Categories
Militer Nasional Ragam TNI

997 Peserta Wisata Nusantara Bersatu Ikuti Upacara HUT ke-72 TNI

Koranjurnal.co.id, Cilegon – 997 orang peserta Wisata Nusantara Bersatu yang terdiri dari 730 siswa dari keluarga asuh prajurit TNI dan 267 siswa  berprestasi dari  SMP dan mahasiswa seluruh Indonesia mengikuti secara langsung upacara Peringatan HUT ke-72 TNI yang dipusatkan di Dermaga Indah Kiat, Cilegon Banten, Jawa Barat, Kamis (05/10/2017). 

Dengan menggunakan Kapal KRI Tanjung Nusanive dari Dermaga Tanjung Priok Jakarta, para peserta Wisata Nusantara Bersatu yang mengenakan ikat kepala merah putih tiba di Pelabuhan Merak Banten dan langsung menuju lokasi acara puncak peringatan HUT ke-72 TNI. 

Terpancar semangat dan keceriaan dari para peserta mengikuti kegiatan Wisata Nusantara Bersatu ini dan ingin segera menyaksikan upacara parade dan defile serta berbagai ketangkasan dan atraksi yang disuguhkan oleh prajurit-prajurit TNI dari ketiga Matra TNI.

Inilah kali pertama mereka menyaksikan secara langsung gelaran HUT TNI. Begitu pula antusias masyarakat di Kota Cilegon, Serang dan sekitarnya. Puluhan ribu masyarakat sejak pukul 02.00 WIB dini hari berbondong-bondong menuju Dermaga Indah Kiat untuk menyaksikan aksi-aksi terlatih dan profesional yang ditunjukkan para prajurit TNI serta melihat berbagai jenis Alutsista modern yang dimiliki TNI dan berkesempatan naik di atas Tank Leopard TNI AD pada sesi acara parade dan defile yang melintasi mimbar podium.

Peserta Wisata Nusantara Bersatu dengan prajurit TNI bersama sama naik tank Leopard melintasi depan podium acara yang disaksikan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI serta ribuan masyarakat. Foto: Ist/disp.

Sementara itu Asisten Teritorial Kasad Mayjen TNI Widagdo usai pelaksanaan Upacara HUT ke-72 TNI mengatakan bahwa seluruh peserta Wisata Nusantara Bersatu terdiri dari para siswa dari keluarga asuh prajurit TNI pada pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan siswa berprestasi di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk mengenalkan para siswa tentang tugas TNI menjaga kedaulatan NKRI sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada bangsa dan negara.

“Mereka adalah para siswa berprestasi yang terdiri dari mahasiswa  dan siswa SMP dari seluruh Indonesia. Tujuannya diadakan Wisata Nusantara Bersatu ini adalah untuk mempersatukan berbagai keragaman budaya dan memberikan pengalaman dan kebanggaan kepada mereka. Mereka sangat senang mengikuti kegiatan ini terlebih dapat menyaksikan langsung perayaan HUT ke -72 TNI ini,” ujar Aster Kasad.

Setelah menyaksikan puncak acara HUT ke-72 TNI, para peserta Wisata Nusantara Bersatu kembali ke Jakarta menggunakan Kapal KRI Tanjung Nusanive untuk selanjutnya kembali ke daerah masing-masing.‎

Pewarta : Anton

Categories
Militer Nasional TNI

Jelang Peringatan HUT Ke-72, ‎TNI Laksanakan Gladi Bersih dan Upacara di Dermaga PT. Indah Kiat Cilegon Banten

Koranjurnal.co.id, Cilegon – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo didampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, memimpin Gladi Bersih Upacara Parade dan ‎Defile Peringatan HUT Ke-72 TNI Tahun 2017 di Dermaga Indah Kiat Cilegon, Provinsi Banten, Selasa (0‎3/10/2017). 
‎
Tema Peringatan HUT Ke-72 Tahun 2017 adalah “Bersama Rakyat TNI Kuat”. Makna ‎yang terkandung dalam tema tersebut adalah kesadaran TNI yang bersumber dari rakyat, berbuat dan ‎bertindak bersama rakyat menjadi modal utama TNI di dalam mengawal dan mengamankan kepentingan ‎nasional menuju cita-cita bangsa.



Bertindak selaku Komandan upacara adalah Letjen TNI Edy Rahmayadi y‎ang sehari-harinya menjabat sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).‎
‎
Dari siaran pers yang dibagikan kepada wartawan, Pasukan yang terlibat Parade dan Defile berjumlah 5.932 orang adalah : Brigade Upacara I Gabungan terdiri dari : Batalyon Upacara I Perwira Gabungan, yaitu 1 Kompi Upacara Pamen, 2 Kompi Upacara Pama, I Batalyon Upacara Wanita TNI, 1 Kompi Upacara Kowad, 1 Kompi Upacara Kowal, 1 Kompi Upacara Wara, 1 Batalyon Upacara Pom TNI, 1 Kompi Upacara Pom TNI AD, 1 Kompi Upacara Pom TNI AL, 1 Kompi Upacara Pom TNI AU. Brigade Upacara Il Akademi TM : I Batalyon Upacara Taruna Akmil, I Batalyon Upacara Taruna AAL, 1 Batalyon Upacara Taruna AAU. Brigade Upacara Ill TNI AD : 1 Batalyon Upacara Kostrad, 1 Batalyon Upacara Kostrad, 1 Batalyon Upacara Kopassus. Brigade Upacara IV TNI AD: 1 Batalyon Upacara Yonif Kodam 111/SLW, 2 Batalyon Upacara Yonif Kodam Jaya. Brigade Upacara V TNI AL: 1 Batalyon Upacara Koarmatim, Batalyon Upacara Koarmabar, 1 Batalyon Upacara Marinir. Brigade Upacara VI TNI AU: 1 Batalyon Upacara Air Crew, 1 Batalyon Upacara Bintara dan Tamtama TNI AU, 1 Batalyon Upacara Paskhas. Batalyon Upacara PNS: 1 Kompi Upacara PNS AD, 1 Kompi Upacara PNS TNI AL, 1 Kompi Upacara PNS TNI AU, dan 1 Batalyon Komponen Cadangan serta 1 Batalyon Pasukan Lintas Sejarah TNI (hanya mengikuti defille). 
‎
Berikut ini komposisi Pasukan Parade dan Defile; 1 Brigade Gabungan TNI Berjumlah 809, ‎
(4 Komandan Brigif dan 3 Komandan Batalyon) dengan rincian terdiri dari : 1 Pleton jumlah 25 orang (24 ‎pasukan dan 1 Komandan Pleton), 1 Kompi jumlah 76 orang (1 Komandan Kompi dan 3 Pleton), 1 ‎Batalyon 269 orang terdiri dari 230 orang Pasukan (3 Kompi, 1 Komandan Batalyon dan 1 Pembawa ‎Bendera Pleton) serta 39 Cadangan untuk pasukan upacara bersenjata : Pamen PDU I dan PNS Pakaian ‎Sipil Harian + Baret, Pasukan Upacara Bersenjata PDL loreng masing-masing Angkatan. Pakaian pasukan ‎demo sesuai dengan kegiatan demo masing- masing. ‎
‎
Alutsista Demo terdiri dari; TNI AD: (Alusista Defile) 3 Unit Bush Master Kopassus, 6 Unit P6 ATAV Kopassus, 3 Unit Junkle Kopassus, 9 Kendaraan Tempur Anoa, 9 Unit Tank M113 A1, 10 Unit Tank Marder 2A1, 2 Unit INF Pandur II 8×8, 3 Unit Tank Arisgator, 9 Unit ‎Leopard 2RI, 9 Unit Tank Tarantula, 1 Unit Panser Pandur 105 MM, 1 Unit Tank Kapian, 1 Unit Panser Badak, 9 Unit MRLS Astros II MK 6, 9 Unit Meriam 155 Caesar, 9 Unit Meriam 155 M109BE, 6 Unit Meriam 105 KH 178, 6 Unit Meriam 105 M105 M101A, Rudal Strarstreak (1 Unit RadaR Shikra), Rudal Mistral (2 Unit MCP, 3 Unit Atlas dan 3 Unit MPCP), 4 Unit Sepeda Motor Kawal, 5 Unit mobil kawal. (Background) : 4 Unit Astros ‎MK2AV-LMU, 4 Unit Meriam 155 Caesar, 4 Unit Tank Leopard (Alusista Demo Tempur) : 6 Unit Astros MK 11 AV-LMU, 1 Unit 11 AV-UCV, 1 Unit Astros MK2 AV-MET2, 1 Unit Astros ‎2 AV- OPVE, 1 Unit AV-PCC, 2 Unit 155 Caesar, 1 Unit BCV dan 1 Unit ‎Meteo, 7 Unit Tank Leovard 2RI, 1 Unit Tank Pandur, 2 Unit Tank Arisgato, 16 Unit Heli Bell-412, 4 Unit ‎Heli BO-105, 5 Unit Heli Ml-17V5, 1 Unit Heli Ml-35 P, 3 Unit Heli AS- 555 DE, 4 Unit Heli AS-550 BE, 2 Unit Heli Colibri dan 4 Unit Apache AH-64-E. TNI AL: (Alusista Defile) 3 Unit Motor Kawal Pomal, 3 Unit Mobil Pomal, 2 Unit Robicon, 3 ‎Unit Ransus, 1 Unit Ran BONfB, 1 Unit Ran bawah air, 3 Umt SE Rider, 3 Unit BNIP 3F, 1 Unit BTR4 (‎Alut Background), 2 Unit Truk Tatra Opleker, 1 Unit Aligator, 6 Unit Meriam HOW 105, 1 Unit IVILRS Norico, 2 Unit Truk AMO 3 Unit ARH TWIN GUN, 2 Unit Truk Duriap. MAT Alusista‎ (Background) : 8 Unit BMP-3F, 6 Unit LVT-7, 2 Unit MLRS NORINCO 90B (Alusista untuk ‎pendukung parade dan defile): 1 Unit Tank Recovery BMP-3F, 6 Unit Truk, 5 Unit Ran Kecil, (‎Alusista Demo Tempur): 48 KRI berbagai KLS, 17 Unit Pesud FIX Wing (3 Unit CN-235 KMA, 6 Unit ‎Casa, 2 Casa Patmar, 6 Unit Bonanza), 10 Unit Pesud Rotary Wing (5 Unit Heli Bell, 4 Unit Heli Bolcow, ‎1 Unit Panther, 12 Unit RM 70 GRAD, 6 Unit BMP-3F, 3 Unit LVT-7, 2 Unit Truk Amo, 4 Unit Sea Rider, 2 Unit Perahu Karet, 2 Unit Truk dan 2 Unit Mobil. ‎TNI AU terdiri dari : (Alusista Defile): 1 Unit Ransus Mars, 1 Unit Ran Jungle Hunter, 1 Unit ‎ELF EOD, 1 Unit Ford EOD, 2 Unit Rantis GPS Jammer, 2 Unit Rantis P6 Atav, 1 Unit P2 Comando, 1 Unit Rantis Jihandak, 4 Unit Truk OER Likon, 2 Unit SMART Hunter, 2 Unit Truk Mercy, Unit DC ‎Hilux, 1 Unit COMMOB, 2 Unit DMV 30 T, 2 Unit DMV 30 Armor, 1 Unit APC Turangga ‎Demo Udara, 2 Unit Pesawat Cesna-172, 2 Unit Heli SAR dan Medavac, 2 Unit Heli Nas-332 VVIP, 6 ‎Unit Pesawat KT-IB (1 Unit Cadangan Untuk Aerobatik), 1 Unit UAV dan 1 Unit cadangan untuk Surve ‎Udara, 2 Unit Pesawat CN-295 dan 1 Unit Cadangan Untuk Terjun Frifol + Fly Past, 2 Unit Pesawat ‎CN295, 5 Unit ENIB-314 Super Tukano (1 cadangan untuk sosio Drama), 8 Unit SU-27/30 (2 Cadangan ‎untuk Sim sul dan Bom BUR ST PASS), 8 Unit F-16 dan 2 Cadangan Untuk Sim TO A dan Sim SU, 44 ‎Paramotor dari Fasi, 5 Unit EC-120 COLIBRI dan 1 Cadangan Untuk Fly Past.


‎
Dalam acara tersebut, disuguhkan penampilan demonstrasi Prajurit TNI diantaranya; Pencak Silat : 1.800 prajurit TNI terdiri dari TNI AD (Kopassus, Div 6‎. 1 Kostrad, Kodam 111/Siliwangi), TNI AL (Korps Marinir), TNI AU (Koharmatau TNI AU) dan Wan TNI, ‎menampilkan Bela Diri Pencak Silat gabungan dengan berbagai jenis pencak silat yang ada di Indonesia ‎yaitu Merpati Putih, Tapak Suci, Perisai Diri, Pagar Nusa, Pemersatu Hati, Pagar Kencana, Ciung Wanara, ‎Cimande, Panglipur, Budi Kancana. Halang Rintang Laut Gabungan dengan melibatkan 192 Prajurit T‎NI AD, TNI AL & TNI AU. Terjun Free Fall Gabungan TNI AD, TNI AL, TNI AU & Wan TNI, ‎menggunakan 2 Unit CN-295 TNI AU dengan jumlah peterjun 72 Personel (67 personel Terjun Akurasi & ‎5 personel Terjun Membawa Bendera). Terjun Statik Laut Gabungan (TNI AD, TNI AL & TNI AU), ‎menggunakan 2 Unit Pesawat CN-295 TNI AU dengan jumlah 100 personel penerjun statik laut gabungan. 

‎Jupiter Aerobatic Team : 8 Pesawat Udara KT 1 B (6 Pesawat Udara Manuver & 2 Pesawat Udara 
sebagai cadangan) dan 1 Heli SAR Super Puma (TNI AU). ‎

Pewarta : Anton

Categories
Daerah Militer Ragam

Terjun Satwa Kopassus Akan Meriahkan HUT Ke-72 TNI‎

Koranjurnal.co.id, Banten – Dalam rangka memperingati HUT ke 72 TNI tahun 2017, para penerjun Kopassus melaksanakan latihan akhir untuk memeriahkan demonstrasi terjun bebas militer (free fall) dengan akrobat membentuk ular-ularan bersama satuan TNI lain dan demonstrasi terjun bebas militer (free fall) dengan satwa (anjing) penyerang di Pelabuhan Indah Kiat, Merak Cilegon Provinsi Banten, Kamis (28/09/2017).

Demonstrasi itu puncaknya akan dipertunjukkan pada tanggal 5 Oktober 2017 di tempat yang sama. Disamping itu, yang tak kalah menarik akan tampil pula puluhan prajurit Kopassus dalam demonstrasi pendaki serbu (Dakibu) pada sebuah crane yang terletak di pinggiran dermaga Cilegon.

Kali ini Kopassus mengeluarkan masing-masing 6 penerjun free fall yang pelaksanaan latihannya sudah dimulai beberapa hari yang lalu, baik secara internal di lingkungan Kopassus maupun secara eksternal bergabung dengan satuan TNI lain di Bandara Halim Perdanakusuma.

Banyak prestasi yang telah diukir oleh para penerjun Kopassus di kancah internasional dalam cabang olahraga free fall. Keikut sertaan Kopassus dalam kejuaran terjun payung militer dunia yang bertajuk Conseil International Du Sport Military (CISM) World Military Parachuting Championship tahun 2013 yang diselenggarakan di China, meraih medali perunggu. Tahun 2014 saat di selenggarakan di Stadion Manahan Solo berhasil meraih medali emas, dan pada tahun 2015 ketika diselenggaran di Korea Selatan juga berhasil meraih medali perak.

Selain itu, prajurit Kopassus bersama satuan lain yang tergabung dalam Tim Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD), dengan komandan kontingen Mayor Inf  Frengki Susanto berhasil menjadi Juara Umum pada kejuaraan terjun payung “The Trengganu Challenge Parachutting Championship and Malaysian Armed Forces Championship Closed” pada tahun 2015 di Malaysia. Dalam pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI), Sertu Teddi M. Romdhon juga berhasil terjun dengan membawa bendera Merah Putih berukuran besar (22,25 meter x 33,25 meter) di atas langit Lapangan Suparlan Pusdiklatpassus Kopassus Batujajar pada tahun 2016.

Pada tahun 2017 ini, kembali para penerjun payung Kopassus melakukan variasi penerjunan dengan membawa satwa (anjing) penyerang pada pelaksanaan demonstrasi yang akan digelar dalam HUT ke 72 TNI nanti.

Sertu Teddi M. Romdhon yang ikut ambil bagian sebagai salah satu peterjun diantara 6 penerjun lain yang membawa satwa (anjing) penyerang mengatakan bahwa terjun bebas militer (free fall) kali ini memiliki keunikan tersendiri, karena setiap penerjun harus mampu menjinakkan satwa agar satwa yang ikut terjun bisa beradaptasi ketika melaksanakan penerjunan dari udara.

“Sebelumnya kami harus menyatu dengan satwa yang akan kita bawa untuk terjun, sehingga dalam pelaksanaan latihan sehari-hari, kita ajak satwa itu untuk bermain-main dan bercengkerama serta dielus-elus agar jinak dan menurut.  Ini adalah salah satu cara berkomunikasi dengan satwa sehingga pada saatnya nanti satwa yang akan kita ajak terjun sudah familiar dengan penerjun,” tegas Romdhon.

Sementara itu, Sertu (K) Dessy Alvionita yang sudah malang melintang di dunia terjun payung, kali ini juga turut serta membawa salah satu bendera Mabes TNI/Angkatan sebagai Srikandi Udara penerjun wanita Kopassus dalam demonstrasi terjun payung memeriahkan HUT ke 72 TNI.

Wanita asal Kutai Barat, Kalimantan Timur ini sudah memiliki segudang prestasi dalam bidang terjun payung. Dessy juga merupakan salah satu penerjun perempuan yang sudah seringkali beraksi dalam moment-moment seperti ini.

“Saya merasa bangga bisa ikut melakukan penerjunan di setiap event, baik kegiatan formil maupun kejuaraan lainnya. Ini juga tidak terlepas dari perjuangan saya untuk selalu konsisten melakukan latihan dan terus mengukir prestasi,” tegas Dessy.

“Pertandingan World Military Parachuting Championship tahun 2013 di China, kta mendapat peringkat ke 5 dari 42 negara. Rekor 375 penerjunan dan paling tinggi 10.000 feet.Sebagai penerjun saya merasa enak dan seru aja, meskipun awalnya merasa takut. Tetapi kita harus bisa mengatasi rasa ketakutan itu,” kata Dessy anak bungsu dari tiga bersaudara ini.‎

Pewarta : Anton