Categories
Daerah Militer Ragam TNI

Pangdam III/Siliwangi Sambut Kedatangan Presiden Jokowi Meninjau Korban Banjir Bandang Lebak Banten

Koran Jurnal, Lebak – Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugraha Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., menyambut kehadiran Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo beserta rombongan di Ponpes Latansa

Kampung Parakan Santri, Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak Banten, Selasa (0701/2020).

Selain Pangdam III/Slw, Gurbenur Banten, Kabinda Banten, Danrem 064/MY, Bupati Lebak, dan Pimpinan Ponpes Latansa Lebak Banten turut menyambut Kehadiran Presiden RI Ir.Joko Widodo.

Kedatangan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerjanya untuk meninjau secara langsung warga korban pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor. Juga untuk memastikan penanganan bagi para warga yang terdampak banjir dan longsor berjalan dengan baik.

Sebelumnya Persiden Jokowi sempat meninjau warga terdampak longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
“Tadi pagi saya hadir di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor dan sekarang kita melihat (penanganan) banjir bandang di Kabupaten Lebak,” kata Presiden di Pondok Pesantren La Tansa yang juga terdampak banjir bandang.

Bangunan-bangunan hancur masih terlihat di Pondok Pesantren La Tansa saat Presiden tiba sekitar pukul 11.48 WIB. Presiden melihat beberapa fasilitas yang rusak dengan didampingi rombongan. Dari La Tansa, Presiden kemudian meninjau para pengungsi di Gelanggang Olah Raga (GOR) Lebak Gedong. Presiden hendak memastikan kebutuhan warga terdampak bencana terpenuhi.

Presiden mengatakan, beberapa penyebab bencana banjir bandang di Lebak adalah akibat perambahan hutan dan penambangan emas secara ilegal. Untuk itu, ia meminta Gubernur Banten dan Bupati Lebak untuk menghentikan kedua aktivitas tersebut.

“Enggak bisa lagi karena keuntungan satu, dua, tiga orang, kemudian ribuan yang lainnya dirugikan dengan adanya banjir bandang ini,” tegasnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Jokowi menyebut ada 30 jembatan penting yang menghubungkan antardesa yang perlu segera diselesaikan.

“Tadi saya sudah perintahkan kepada Menteri PU agar dalam 3-4 bulan itu semuanya sudah bisa diselesaikan,” ungkapnya.

“Rumah yang rusak dilaporkan oleh Bu Bupati tadi ada 1.410. Nanti akan kita data di lapangan secara lengkap, apakah memungkinkan untuk direlokasi, karena memang kalau melihat banjirnya besar seperti ini harus direlokasi,” jelasnya.

“Beberapa hal tadi sudah disampaikan untuk masyarakat yang terkena longsor untuk mau direlokasi, dipindahkan ke tempat yang tidak terlalu jauh kurang lebih 2 kilometer dari situ.

“Kemarin kita lihat dari helikopter sangat kelihatan sekali, yang longsor itu bukan hanya puluhan, tapi ratusan. Ini baru pada tahap diselesaikan, dibersihkan, terutama yang terisolir,” ucapnya.

Oleh karena itu, Presiden mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari tingkat desa agar terus waspada terhadap kemungkinan bencana. Terutama mengingat puncak musim hujan masih akan berlangsung sampai bulan depan.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau lokasi banjir bandang di Lebak antara lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. (Pen/red)

Categories
Daerah Ragam TNI

Pangdam III/Siliwangi Tinjau Lokasi Banjir Desa Karangligar

Koran Jurnal, Karawang – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., didampingi Dandim 0604/Krw Letkol Inf Medi Hariyo Wibowo, M.MSc., meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat Kabupaten Karawang, Minggu (05/01/2020).

Dalam peninjauanya, Pangdam III/Siliwangi menyapa dan menyalami warga serta memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para pengungsi korban banjir dihalaman Kantor Desa Karangliga, dilanjutkan menuju ke lokasi banjir di Desa Kampak RT/RW. 005/002 Desa Karangligar.

Sebelum memberikan bantuan bingkisan paket sembako dan meninjau lokasi banjir, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto terlebih dahulu meninjau Posko Terpadu Tanggap Darurat Banjir dan untuk memastikan personil jajaran Kodam III/Siliwangi sigap dan cepat dalam menanggulangi bencana yang sewaktu-waktu terjadi di wilayah Kodam III/Siliwangi.

Usai meninjau lokasi banjir di Kabupaten Karawang, Pangdam III/Siliwangi dan rombongan melanjutkan perjalanan untuk meninjau lokasi banjir lainnya yang berada di wilayah Kodam III/Siliwangi. (Pen/red).

Categories
TNI

Pangdam III/Siliwangi Pimpin Syukuran Hari Juang TNI AD Tahun 2019

Koran Jurnal, Bandung – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., memimpin acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD tahun 2019 yang bertempat di Secaba Rindam III/Siliwangi Bihbul Kab. Bandung, Selasa (17/12/2019).

Kegiatan diawali dengan Gowes Gembira Hari Juang TNI AD dan dibagi menjadi 2 route. Untuk peserta pria mengambil start dari Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh dengan menempuh jarak lebih kurang 30 km sedangkan untuk ibu-ibu star dari Hubdam III/Siliwangi dengan jarak tempuh 23 km titik akhir Fhinis di Secaba Rindam III/Siliwangi Bihbul.

Mengawali sambutannya, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wadan Kodiklat, Kapolda Jabar, Gubernur Jabar dan Forkopimda Jabar, Dansesko TNI, Danseskoad, Dansecapa, Kadisjarah, pejabat utama Kodam III/Siliwangi, pejabat utama Polda Jabat dan para peserta Gowes Gembira Hari Juang TNI AD.

Lebih lanjut Pangdam katakan, “syukuran Hari Juang TNI AD dilaksanakan dengan sederhana, namun diharapkan tidak meninggalkan esensi dari makna peringatan itu sendiri”.

“Ini adalah bentuk syukur kita atas anugerah yang telah diberikan oleh Tuhan YME sekaligus mempererat tali silaturahmi dan komunikasi yang selama ini telah terjalin dengan baik,” ungkap Pangdam.

Selanjutnya, “Saya mohon dukungannya agar prajurit TNI AD semakin profesional sehingga dapat menjadi kebanggaan rakyat serta dapat terus memberikan pengabdian terbaik kepada Bangsa dan Negara khususnya pada masyarakat Jawa Barat,” ucap Pangdam III/Siliwangi.

Sesuai dengan tema hari juang TNI AD tahun anggaran 2019 kali ini yakni ‘Angkatan Darat Adalah Kita’ Angkatan Darat tidak bisa dipisahkan dengan masyarakat, TNI AD bersama rakyat harus kompak dan prajurit TNI AD merupakan bagian dari rakyat Indonesia yang berjuang bersama-sama untuk negara ini.

Dalam pengabdiannya, TNI AD telah dapat melaksanakan tugasnya dengan baik sehingga wajar jika masyarakat Bangsa dan Negara mengakui profesionalisme TNI AD.

“Selain melaksanakan operasi dan kegiatan-kegiatan serta latihan dalam rangka menjalankan tugas pokok TNI AD, dalam mempertahankan keutuhan NKRI dan melindungi tumpah darah Indonesia dari berbagai ancaman dan gangguan, TNI AD juga turut serta dalam menjaga perdamaian dunia dengan mengirimkan pasukan Garuda dalam misi PBB ke berbagai negara,” jelas Pangdam.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng diberikan kepada prajurit yang berprestasi dalam bidang olah raga umum dan olah raga militer. Kemudian pemberian bingkisan kepada masyarakat dan anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian terhadap anak-anak panti asuhan sebagai generasi penerus bangsa.(pen/red)

Categories
Militer TNI

Pangdam III Siliwangi Sambut Kedatangan Yonif Raider 301/PKS Pasca Purna Tugas Operasi Pengamanan Perbatasan RI-Malaysia

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto memimpin penyambutan 410 prajurit satgas pamtas Yonif Raider 301/Prabu Kian Santang pasca purna tugas operasi pengamanan daerah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat. Penyambutan itu dilakukan di Markas Kolinlamil, Jakarta Utara, Senin (09/12/2019).

Tampak turut hadir dalam penyambutan, Panglima Kolinlamil Laksamana Muda TNI R.Achmad Rivai, Kapendam III Siliwangi, Kolonel Inf F.X Sri Wellyanto, dan para pimpinan Kodam III Siliwangi, serta jajaran Persit Kartika Jaya Cabang Siliwangi.

Panglima Kodam (Pangdam) Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto mengaku bangga karena seluruh prajurit dapat melaksanakan tugas pengamanan dengan baik.

“Selama lebih 9 bulan sejak kalian berada di daerah penugasan telah berhasil melaksanakan tugas pengamanan perbatasan dan memberikan kontribusi positif bagi terwujudnya stabilitas keamanan wilayah perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat,” ujar Pangdam Siliwangi, Nugroho Budi Wiryanto kepada para prajurit.

Sementara Danyonif R 301/PKS Letkol Inf Andi menuturkan selama bertugas di daerah perbatasan, para prajurit harus menghadapi berbagai kerawanan yang cukup ekstrim seperti aktivitas illegal logging, illegal minning, human trafficking, pelintas batas, kriminal bersenjata, penyeludupan narkoba, dan miras. “Selama sembilan bulan terakhir anggota kami bertugas di tiga kabupaten yakni Kapuas Hulu, Sintang, dan Sanggau dengan bertugas di pos-pos perbatasan,” ujar Letkol Inf Andi.

Selama penugasan sejak 15 Februari 2019 lalu, Satgas Yonif R 301/PKS berhasil menangkap 14 orang TKI ilegal, membuat rakit merah putih bagi warga Desa Sungai Kelik, pembangunan lima jembatan, mengoperasikan kembali PLTS di Dusun Melancau Kapuas Hulu, membangun bak penampungan air dan menjadi tenaga pendidik di 26 sekolah.

Pihaknya juga menerima penyerahan 47 pucuk senjata rakitan, menggagalkan penyelundupan baju bekas (lelong) bernilai jutaan, serta memupuk kembali jiwa nasionalis di perbatasan dengan membagikan 130 bendera Merah Putih selama bertugas di daerah perbatasan.(red)