Categories
Militer

POM TNI dan Propam Polri Gelar Coffee Morning serta Halal Bihalal 1447 Hijriah 

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Polisi Militer (POM) TNI bersama POM Angkatan dan Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri menggelar Coffee Morning dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai langkah memperkuat sinergitas dan soliditas antar institusi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi dan koordinasi antara TNI dan Polri di tengah dinamika tugas yang semakin berkembang.

Dalam sambutannya, Danpuspomad, Mayjen TNI Eka Wijaya Permana, menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin selama ini harus terus dijaga dan diperkuat, khususnya dalam membangun komunikasi serta kesamaan langkah dalam pelaksanaan tugas di lapangan.

Sementara itu, Kadivpropam Polri, Irjen Pol. Abdul Karim menyampaikan bahwa dinamika geopolitik global dan perkembangan situasi yang cepat menuntut kesiapan seluruh elemen negara untuk selalu adaptif dan responsif.

Menurutnya, TNI dan Polri memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus sebagai pelaksana kebijakan pemerintah.

“Dalam perspektif masyarakat, TNI dan Polri merupakan satu kesatuan yang merepresentasikan negara, sehingga sinergitas yang solid menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik,” ujarnya.

 

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara POM TNI dan Propam Polri semakin kuat, tidak hanya dalam hubungan kelembagaan, tetapi juga dalam implementasi di lapangan.

Dengan soliditas yang terus diperkuat, TNI–Polri diharapkan mampu menjaga stabilitas nasional sekaligus menghadirkan rasa aman dan kepercayaan di tengah masyarakat.(***)

Categories
TNI

POM Koopsud I Ambil Bagian Dalam Operasi Penegakan Ketertiban dan Yustisi POM TNI TA 2024

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pom Koops Udara I, Kolonel Pom Roni Widayanto, S.H., mewakili Pangkoops Udara I menghadiri undangan Upacara pembukaan gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) & Yustisi Pom TNI TA 2024 di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/3/2024).

Operasi Gaktib dan Yustisi 2024 dilaksanakan secara serentak, mandiri maupun gabungan di wilayah hukum masing-masing Pom Angkatan/Pom wilayah di seluruh Indonesia bertujuan untuk mewujudkan penyelenggaraan operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TNI yang tegas dan berwibawa.

Adapun sasarannya meliputi meningkatkan disiplin dan tata tertib serta kepatuhan hukum Prajurit TNI baik perorangan maupun kesatuan untuk mewujudkan Prajurit TNI yang memiliki jiwa Patriot sejati yang PRIMA.

Gelar Operasi Gaktib 2024 dengan mengusung tema “Melalui Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2024, Polisi Militer Siap Meningkatkan Penegakan Hukum, Disiplin dan Tata Tertib Prajurit Guna Mewujudkan TNI PRIMA menuju Indonesia Maju” melibatkan personel dari berbagai unsur.

Sebanyak 1.100 personel mendukung pelaksanaan Opsgaktib tahun ini adalah Batalyon 1 (Pomad, Pomal dan Pomau); Batalyon 2 dari unsur Kopassus, Marinir dan Kopasgat; Batalyon 3 dari Kostrad, Kodam Jaya dan Brimob; Batalyon 4 terdiri dari 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Prov (Satprov Mabes AD, Mabes AL dan Mabes AU), 1 SSK Polri (Div Propam, Lantas, Sabhara) dan 1 SSK Gabungan (Satpol PP, Bea Cukai, dan Dishub).

Adapun kendaraan yang terlibat pada operasi terpusat terdiri dari 16 unit kendaraan roda empat, 20 unit kendaraan roda dua, 3 unit kendaraan tahanan dan 3 unit K9 Satwa gabungan POM TNI.(pen)

Categories
Olahraga

Satgas Antimafia Bola Tahap III Kerjasama POM TNI Awasi Pertandingan Liga 1,2 dan 3

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian RI (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono mengatakan, dalam menjalankan tugas pengawasan penyelenggaraan pertandingan sepakbola untuk liga 1,2 dan 3, Satgas Antimafia Bola Tahap III bekerja sama dengan POM (Polisi Militer) TNI.

“Disamping satgas antimafia bola pusat ini, kemudian ada juga satgas anti mafia bola di tingkat kewilayahan, kita bekerjasama dengan POM TNI. Sehingga kolaborasi kita, kerjasama kita semakin menguatkan, untuk mewujudkan sepakbola kita yang jujur, bersih dan bermartabat serta berprestasi,” lugas Gatot Eddy dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/02/2020).

Menurut Eddy, kolaborasi sebagai bentuk sinergitas antara Polri dan TNI untuk mengawal dan mewujudkan olahraga sepakbola Indonesia yang bersih dan bermartabat.

“Yang nantinya akan melahirkan atlet-atlet sepakbola yang profesional,” lugasnya.

Wakapolri menambahkan, satgas anti mafia bola tahap 3 ini juga akan mengawasi dan memonitor perekrutan calon pemain katagori usia 20 tahun atau dikenal U20.

“Tugas antimafia bola ini juga mengawasi dan memonitor perekrutan daripada adik-adik usia 20 dalam rangka persiapan piala dunia pada tahun 2021,” tutur mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Lebih lanjut, Wakapolri berharap
keberadaan Satgas Antimafia Bola dapat memberikan dampak positif dalam persepakbolaan di Indonesia.

“Satgas Antimafia Bola Tahap III sudah berjalan sejak 1 Februari 2020. Semuanya untuk masyarakat, bangsa Indonesia,” tuturnya.

Turut mendampingi Wakapolri dalam konferensi pers Satgas Antimafia Bola Tahap III, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sujana, Kepala Satgas Anti Mafia Bola Tahap III, Brigjen Pol Hendro Pandowo, Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono, POM TNI Kolonel Pom Danang Sulistiyanto, dan Kabidhumas Polda Metro Jaya Yusri Yunus.(red)