Categories
Militer Polhukam Polisi TNI

Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Terima Brevet Komando Kopassus

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima brevet kehormatan Komando Kopassus TNI Angkatan Darat.

Upacara penyematan brevet Korps Baret Merah TNI Angkatan Darat kepada Panglima TNI dan Kapolri dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan, di Markas Komando Pasukan Khusus (Makopassus) Cijantung, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2022).

Selain brevet kehormatan, Panglima TNI dan Kapolri juga sekaligus menerima pembaretan dan sangkur Komando.

Pantauan pewarta di lokasi acara, tampak sebelum upacara penyematan brevet, rombongan TNI-Polri menyaksikan berbagai demonstrasi keterampilan dari prajurit Satuan 81 Kopassus.

Panglima TNI dan Kapolri kompak menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus rasa bangganya atas pengangkatan keduanya menjadi warga kehormatan Korps Baret Merah tersebut.

“Sungguh merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi saya pribadi, atas diberikannya Brevet Komando, Baret Merah, dan Pisau dari Komando Pasukan Khusus. Kebanggaan saya pun bertambah ketika saya melihat secara langsung profesionalisme para prajurit Komando yang ditampilkan dalam kegiatan demonstrasi yang tadi kita saksikan bersama,” ujar Laksamana Yudo Margono yang mengaku makin jatuh cinta dengan Kopassus dan berjanji akan ikut serta memajukan Kopassus ke depannya.

Hal senada juga disampaikan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit mengaku bangga bisa menjadi bagian dari pasukan elite Angkatan Darat yang rekam jejaknya sudah sangat dikenal di Indonesia, bahkan kerap membawa harum nama Indonesia di kancah internasional.

“Kami mewakili seluruh anggota Polri mengucapkan terima kasih atas kebanggaan yang diberikan kepada kami, dan tentunya kebanggaan ini akan kita jaga. Hari ini adalah momen bersejarah untuk semakin memperkuat dan memperkokoh sinergitas dan soliditas TNI Polri,” lugas Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Acara tersebut turut dihadiri para pejabat TNI-Polri diantaranya, Wakasal, Wakasau, Ketua Umum Dharma Pertiwi, Ketua Umum Bhayangkari, Ketua Umum Persit KCK, Ketua Persit PCBS Kopassus, serta sejumlah tamu undangan.(*)

Categories
Militer Nasional TNI

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto Terima Brevet Komando Baret Merah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P menerima penyematan Brevet Komando dari pasukan elite TNI Angkatan Darat, Komando Pasukan Khusus atau Kopassus di Markas Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Senin (18/12/2017).

Penyematan dilakukan oleh Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayjen TNI Madsuni dalam suatu upacara militer yang dihadiri dan disaksikan langsung oleh para pimpinan angkatan, pejabat tinggi TNI dan Polri.

Panglima TNI dalam sambutannya mengucapkan terimakasih dan rasa bangganya atas pengangkatan dirinya menjadi warga kehormatan Kopassus.

“Saya merasa bangga dan terhormat menggunakan Baret Merah dan Brevet Kopassus yang merupakan simbol kebanggaan prajurit Kopassus, salah satu pasukan khusus TNI,” ujarnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengatakan bahwa sejatinya kebanggaan yang utuh adalah memelihara kemampuan, militan dan memiliki daya juang dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh negara.

“Saya mengharapkan para prajurit Kopassus selain memiliki kebanggaan Koprs Baret Merah dengan kualifikasi tinggi, yang paling penting adalah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Itulah sejatinya kebanggaan yang utuh,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menginggatkan bahwa tantangan tugas ke depan tidak semakin ringan, dimana fenomena ancaman global semakin berubah, prajurit komando agar senantiasa meningkatkan etos kerja.

“Profesional dan modern bisa dicapai apabila didukung dengan kemampuan keterampilan prajurit, soliditas dan solidaritas antar satuan. Komitmen sekecil apapun yang disepakati merupakan kunci bagi keberhasilan tugas,” tuturnya.

“Untuk itu, selaku Panglima TNI, saya akan melengkapi peralatan yang diperlukan satuan Kopassus dalam mendukung tugas operasi, saya juga akan meningkatkan kemampuan prajurit Komando dihadapkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga mampu melaksanakan tugas-tugas yang diberikan negara dengan baik,” ungkapnya.

Menjawab pertanyaan awak media tentang kesejahteraan prajurit, Panglima TNI menjelaskan bahwa kesejahteraan prajurit akan terus dievaluasi, utamanya terkait tunjangan khusus bagi prajurit yang bertugas di daerah perbatasan dan penyediaan rumah bagi seluruh prajurityang belum memiliki rumah pribadi.

“Kita akan cari formulasi untuk menyediakan perumahan bagi prajurit melalui Tabungan Wajib Perumahan (TWP), sehingga mereka merasa tenang dan nyaman meninggalkan keluarganya saat bertugas ke daerah yang jauh,” ujarnya.

Sementara itu menanggapi pertanyaan wartawan tentang proses penyelesaian kasus Helikopter AW 101, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa TNI pada dasarnya mendukung kebijakan dari pemerintah dalam memberantas korupsi.

“Terkait masalah Heli AW 101, saat ini sudah masuk ke tingkat penyelidikan, kita ikuti mekanisme sehingga sampai pada Pengadilan Militer di Otmil dan semua akan kita kawal sampai keputusan di pengadilan militer,” tutupnya.

Pewarta : Anton/Pusp.