Categories
Polhukam

Ketum FSP LEM SPSI Yakin Penetapan UMP 2024 Tanpa Hambatan & Pemilu Aman, Jujur, Adil!

Koran Jurnal, Jakarta – Kalangan buruh memilki keyakinan jika hajat besar di tahun 2024 mendatang yaitu penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) kemudian gelaran Pemilu dapat berlangsung lancar sebagaimana harapan bersama.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Arif Minardi.

“Di 2024 nanti khususnya teman-teman buruh punya konsen besar pada penetapan UMP serta Pemilu. Kami optimis semuanya terlaksana dengan kepatuhan pada aturan,” ujar Arif, Jum’at (3/11/2023).

Mengenai UMP, dia bilang apa yang diputuskan nanti pasti telah melalui kajian mendalam dengan mempertimbangkan banyak hal.

“Akan mencerahkan baik dari sisi pekerja maupun penguasaha,” katanya.

Lalu berkaitan dengan pesta demokrasi lima tahunan kepada semua pihak diharapkan tak perlu saling hujat apalagi hingga berbuat melawan hukum.

“Kita hanya perlu melaluinya dengan hati yang riang dan gembira demi keutuhan bangsa,” ucap Arif.

Apalagi bagi para buruh momen ini harus dimanfaatkan untuk lebih merekatkan kebersamaan.

“Walau perbedaan pilihan itu pasti terjadi namun kekompakan tetap jadi yang utama dalam mendukung pemerintah mulai dari TNI-Polri hingga jajaran pemerintah daerah terkait penyelenggaraan konstelasi politik lima tahunan tersebut aman, jujur dan adil,” tegasnya.(*)

Categories
Polhukam

Dukung Pemilu 2024 Aman dan Kondusif Disuarakan FSP LEM SPSI

Koran Jurnal, Jakarta – Kaum buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) menyampaikan sikap politiknya menyongsong pelaksanaan Pemilu pada Februari 2024 nanti.

Menurut Ketua Umum FSP LEM SPSI Arif Minardi, pentingnya semua pihak tak terkecuali buruh untuk ambil bagian dalam menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

“Seluruh elemen masyarakat harus mendukung hajatan politik lima tahunan terlaksana dengan tertib dan damai seperti yang menjadi harapan publik dan pemerintah,” kata Arif, Minggu (17/9/2023).

Salah satu upaya untuk mewujudkan kondisi tersebut ialah dengan tidak melakukan tindakan yang dapat menganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.

“Saling menghormati antar sesama pihak walau adanya perbedaan politik. Berbeda itu wajar namun alangkah baiknya justru dengan perbedaan kerukunan kian tercipta dengan baik,” tandasnya.

Di sisi lain, pihaknya berbicara perlunya kedewasaan bagi kalangan buruh yang tengah menghadapi ramainya desakan pencabutan UU Cipta Kerja (Omnibus Law) serta tuntutan kenaikan UMP tahun 2024 sebesar 15 persen.

“Harus dengan kepala dingin dan bijak saat menyuarakan aspirasi. Jangan karena aksi yang melenceng dari ketentuan justru membuat pesan yang disuarakan menjadi terhalang,” paparnya.(*)

Categories
Polhukam

FSP LEM SPSI Imbau Aksi Sejuta Buruh Dilaksanakan dengan Kondusif

Koran Jurnal, Jakarta – Aksi Sejuta Buruh rencananya digelar pada 10 Agustus 2022 mendatang. Aksi turun ke jalan itu, dilaksanakan guna menuntut pencabutan omnibus law Undang-Undang Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP LEM SPSI) Arif Minardi, mengajak para buruh melaksanakan aksi tersebut dengan tetap menjaga kondusifitas.

“Saya mengimbau untuk rekan buruh atau serikat pekerja, tetap memelihara kondusifitas di masyarakat nantinya,” ujarnya, Rabu (6/7/2022).

Arif mengajak para buruh untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di berbagai kesempatan, termasuk momen Aksi Sejuta Buruh. Menurutnya hal ini penting dilakukan. Mengingat, kamtibmas yang tercipta, mampu menghadirkan banyak kegiatan positif bagi seluruh kalangan.

“Dengan kamtibmas yang kondusif kita bisa turut menyampaikan aspirasi secara jernih, damai, pesan utama pun tersampaikan,” kata dia.

Karena menjadi kebutuhan semua pihak, tak terkecuali para buruh, Arif mengajak mereka bahu-membahu menghadirkan kamtibmas yang kondusif. Termasuk bersama-sama dengan aparat kepolisian.

“Mari kita jaga kamtibmas, kondusifitas dengan seluruh elemen anak bangsa, termasuk Polri di dalamnya,” tandasnya.(*)