Categories
Militer

Jelang Super Garuda Shield Dimulai, Diplomasi Militer TNI di JS Osumi

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Reception on Deck bersama Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Jepang (JSDF), Jenderal Hiroaki Uchikura, di atas kapal perang Jepang JS Osumi yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (24/8/2025).

Pertemuan ini digelar jelang Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield 2025 yang dijadwalkan dibuka secara resmi esok hari.

Sebelum acara reception tersebut dimulai, Panglima TNI melaksanakan Courtesy Call dengan Jenderal Uchikura untuk menyampaikan ucapan selamat atas pengangkatannya sebagai Kepala Staf Gabungan JSDF, menggantikan Jenderal Yoshide.

“Saya yakin, di bawah kepemimpinan Jenderal Uchikura, JSDF akan semakin maju dan profesional,” ujar Jenderal Agus Subiyanto.

Kedua pimpinan militer juga membahas upaya peningkatan kerja sama antara TNI dan JSDF ke depan, khususnya dalam pelaksanaan latihan bersama di bidang bantuan kemanusiaan, penanggulangan bencana, serta latihan militer lainnya yang bersifat strategis dan mempererat hubungan bilateral.

Selanjutnya di tempat yang sama, Panglima TNI juga courtesy call dengan Komandan Komando Indo-Pasifik Amerika Serikat (USINDOPACOM), Admiral Samuel J. Paparo. Pertemuan ini menjadi momen untuk menyambut kehadiran Admiral Paparo sekaligus menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan latihan-latihan militer yang telah dilaksanakan bersama antara TNI dan militer Amerika Serikat.

Latihan bersama dengan negara-negara sahabat seperti ini, sangat bermanfaat bagi prajurit TNI, baik dalam meningkatkan kemampuan individu maupun memperkuat kapabilitas satuan secara keseluruhan dalam menghadapi tantangan pertahanan di masa depan.(pus)

Categories
Militer TNI

Resmi Ditutup, Latma Garuda Shield Ke 15 Diharapkan Berkontribusi Bagi Perdamaian Kawasan

Koran Jurnal, Jakarta – Latihan Bersama Garuda Shield ke 15 tahun 2021 antara TNI AD dan US Army yang berlangsung selama dua minggu (1 sampai dengan 14 Agustus 2021) di tiga daerah latihan (Baturaja, Amborawang, dan Makalisung) secara resmi ditutup oleh Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si bersama Commander of 25th Inf Div US Army Major General Joseph A. Ryan selaku Inspektur Upacara yang dipusatkan di lapangan upacara Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Sabtu (14/08/2021).

Wakasad saat membacakan amanat KSAD, Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, bahwa Latma Garuda Shield-15/2021 berbeda dengan yang sebelumnya karena dilaksanakan di tiga daerah latihan secara paralel, dimana latihan tersebut dirasakan manfaatnya bagi kedua Angkatan Darat dalam meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan profesionalisme kemampuan militer masing-masing prajurit.

“Di samping itu, juga terjalinnya hubungan person to person yang lebih kuat, saling berinteraksi, berbagi ilmu dan pengalaman, ide maupun pendapat dalam memecahkan berbagai persoalan taktis yang dihadapi sekaligus menumbuhkan sikap saling percaya, saling mengerti, dan saling menghargai,” tegas KSAD dalam amanat tertulisnya.

Latihan terbesar dalam sejarah kerjasama militer TNI AD dan US Army inipun diharapkan dapat lebih mempererat kerja sama, interoperabilitas dan sinergi mulai dari level strategis sampai dengan tingkat operasional akan semakin mudah terbentuk melalui komunikasi secara langsung di lapangan sehingga membawa kontribusi nyata bagi terwujudnya perdamaian dan stabilitas keamanan di kawasan.

Sementara itu, Major General Joseph A. Ryan dalam sambutannya mengucapkan terima kasihnya kepada KSAD beserta para pejabat TNI AD yang telah menyelenggarakan latihan ini dengan luar biasa dari mulai tahap perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan, sehingga dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. Latma Garuda Shield yang telah dimulai sejak tahun 2007 ini telah memberikan pelajaran luar biasa dan merupakan fondasi bagi kemitraan TNI AD dan _US Army_ yang berkelanjutan melalui latihan-latihan lainnya di masa akan datang.

Upacara penutupan yang dipusatkan di Puslatpur Kodiklatad Baturaja ini, juga dihadiri oleh Dankodiklatad, Aster Kasad, Waasintel Kasad Bidang Inteltek dan Hublu, Waaslat Kasad Bidang Kermamil, serta tamu undangan lainnya.

Di akhir upacara penutupan itu, para peserta upacara, pejabat TNI AD serta US Army membentangkan bendera Indonesia dan Amerika, sebagai wujud rasa hormat dan bakti terhadap negara serta simbol kerjasama yang baik antara TNI AD dan US Army melalui moto “Together We Can”.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

KSAD Meninjau Latma Garuda Shield Ke-15 di Amborawang

Koran Jurnal, Kaltim – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa beserta Ibu Ketua Umum Persit KCK meninjau Latma Garuda Shield ke-15 Tahun 2021, yang digelar di Amborawang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (12/08/2021).

Latihan terbesar sepanjang sejarah kerjasama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini, diselenggarakan mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 di tiga tempat berbeda, yaitu Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, Daerah Latihan Amborawang di Balikpapan dan  Makalisung di Manado.

Jenderal TNI Andika Perkasa berharap, melalui latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army ini, bukan saja meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, namun juga dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD dan US Army. Adapun materi latihan yang dipastikan dapat meningkatkan kemampuan prajurit kedua negara tersebut,   meliputi _Staff Exercise_, _Field Training Exercise (FTX)_, _Live Fire Exercise (LFX)_, _Aviation_ dan _Medical Exercise (Medex)_ serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu _Joint Combined Exchange Training (JCET)_ dan _Garuda Airborne_.

KSAD mengatakan di Amborawang ini sebanyak 376 prajurit TNI AD dan US Army yang terlibat, dengan materi latihan adalah ofensif tapi hubungan kompi, dimana dalam pergerakannya menghadapi gangguan atau hambatan seperti ranjau, dan lain-lain.

“Mekanisme latihan di Amborawang baru pertama kali dilakukan di TNI AD karena menerapkan metode latihan dua pihak tidak dikendalikan, yang selama ini biasanya menggunakan  metode satu pihak dikendalikan, “ungkap KSAD.

Menurut KSAD pasukan lawan bukan dari Yonif 600 R/Mdg tapi dari Yonif 621/Manuntung dan Yonif 623/BWT.

“Mereka berupaya mengalahkan satu sama yang lain tanpa dikendalikan, sehingga realisme latihan dapat diwujudkan  dengan optimal,” tegas KSAD.

KSAD merasa bangga dengan prajurit TNI AD yang berinteraksi dengan  _US Army_, tukar menukar makanan dan nomor telepon untuk mempererat persahabatan. “Saya bangga dengan para prajurit TNI AD yang berinteraksi dengan _US Army_, persahabatan ini harus berlanjut terus,” pungkas KSAD.

Menyangkut rekruitmen prajurit TNI AD baik pria maupun wanita, KSAD mengatakan akan terus dievaluasi dan diperbaiki.

“Dalam rekruitmen prajurit TNI AD ada seleksi kesehatan, akademik, psikologi, jasmani dan administrasi akan terus dievaluasi dan diperbaiki,” tegas KSAD.

KSAD mengatakan perbaikan dan evaluasi ini dilaksanakan agar rekruitmen prajurit TNI AD lebih fokus dalam melakukan seleksi prajurit.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

KSAD Tinjau Latma Garuda Shield Ke-15 di Makalisung Sulawesi Utara

Koran Jurnal, Sulut – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) , Jenderal TNI Andika Perkasa beserta Ibu Ketua Umum Persit KCK meninjau (Latma) Garuda Shield ke-15 Tahun 2021, yang digelar di Makalisung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Senin (09/08/2021).

Latihan terbesar sepanjang sejarah kerjasama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini, diselenggarakan mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 di tiga tempat berbeda, yaitu Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, Daerah Latihan Amborawang di Balikpapan dan Makalisung di Manado. Sedangkan materi yang dilatihkan meliputi Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex) serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET), dan Garuda Airborne.

Jenderal TNI Andika Perkasa berharap, melalui latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army ini, bukan saja meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, namun juga dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD dan US Army.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal Andika menyampaikan bahwa dari dialog dengan para prajurit baik dari Yonif 712/ Raider maupun dengan US Army menunjukkan adanya pengalaman baru berinteraksi dengan tentara negara lain serta merasakan adanya keramahan dan persahabatan serta menambah adanya teman baru.

Hadir dalam kunjungan tersebut, Danpusterad, Pangdam XIII/Merdeka, Aslat Kasad, Ir Kodiklatad, Kadispenad, Ir Pushubad, Bupati Minahasa serta pejabat utama Kodam XVII/ Merdeka.(disp/red)

Categories
Daerah Militer TNI

KSAD dan Commanding General USARPAC Membuka Latma Garuda Shield Ke-15 di Martapura 

Koran Jurnal, Sumatera Selatan – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Commanding General USARPAC General Charles A. Flynn, menjadi inspektur pada upacara pembukaan Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield ke-15 Tahun 2021, yang digelar di Puslatpur TNI AD di Martapura, Batu Raja, Sumatera Selatan, Rabu, (04/08/2021).

Latihan terbesar sepanjang sejarah kerja sama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini, diselenggarakan mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 di tiga tempat berbeda, yaitu Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, Daerah Latihan Amborawang di Balikpapan dan Makalisung di Manado. Sedangkan materi yang dilatihkan meliputi Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex) serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET) dan Garuda Airborne.

Jenderal TNI Andika Perkasa dan Jenderal Charles A. Flynn berharap, melalui latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army ini, bukan saja meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, namun juga dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD dan US Army.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal Andika menekankan bahwa ini adalah latihan terbesar dan merupakan pengalaman pertama terjun lintas negara yg tidak pernah dialami generasi sebelumnya.

“Bagi generasi muda yang tergabung dalam latihan ini, semoga melalui Garuda Shield akan membentuk prajurit-prajurit calon pemimpin TNI AD di masa depan yang profesional dan bertaraf internasional,” pungkas Jenderal Bintang Empat ini.

Sementara itu, General Flynn mengatakan latihan ini merupakan simbol dari tujuan yg lebih besar dari kerja sama militer Indonesia dan Amerika di masa depan. Selain itu, General Flynn menyampaikan, bahwa dirinya sangat terkesan dengan profesionalisme prajurit TNI AD, dan sangat berterima kasih atas keramahan yg ditunjukkan.

Upacara Pembukaan Latma Garuda Shield ini, dihadiri oleh Pangkostrad, Dankodiklatad, Danpuspomad, Asintel Kasad,
Pangdam II/Swj, Waasops Panglima TNI, Waasops Kasau, Waasops Kasal, Danjen Kopassus, para Danpussen Kodiklatad, Pangdivif-1 Kostrad, para Danbrigif jajaran Divif-1 dan Kodam, para Danyonif jajaran Kodam II/Swj dan Kodam III/Slw, serta Deputi IV Bidkoorhanneng, Asdep 4/IV Kuatpuan dan Kemhan, dan Kabid Kemhan Kemenkopolhukam RI, Dirjen Pothan, Dirjen Kuathan dan Kabagdiklat Kemhan RI, Dilla.P mewakili Menparekraf serta H. Lanosin Bupati Oku Timur.(disp/red)