Categories
Militer TNI

Resmi Ditutup, Latma Garuda Shield Ke 15 Diharapkan Berkontribusi Bagi Perdamaian Kawasan

Koran Jurnal, Jakarta – Latihan Bersama Garuda Shield ke 15 tahun 2021 antara TNI AD dan US Army yang berlangsung selama dua minggu (1 sampai dengan 14 Agustus 2021) di tiga daerah latihan (Baturaja, Amborawang, dan Makalisung) secara resmi ditutup oleh Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si bersama Commander of 25th Inf Div US Army Major General Joseph A. Ryan selaku Inspektur Upacara yang dipusatkan di lapangan upacara Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Sabtu (14/08/2021).

Wakasad saat membacakan amanat KSAD, Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, bahwa Latma Garuda Shield-15/2021 berbeda dengan yang sebelumnya karena dilaksanakan di tiga daerah latihan secara paralel, dimana latihan tersebut dirasakan manfaatnya bagi kedua Angkatan Darat dalam meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan profesionalisme kemampuan militer masing-masing prajurit.

“Di samping itu, juga terjalinnya hubungan person to person yang lebih kuat, saling berinteraksi, berbagi ilmu dan pengalaman, ide maupun pendapat dalam memecahkan berbagai persoalan taktis yang dihadapi sekaligus menumbuhkan sikap saling percaya, saling mengerti, dan saling menghargai,” tegas KSAD dalam amanat tertulisnya.

Latihan terbesar dalam sejarah kerjasama militer TNI AD dan US Army inipun diharapkan dapat lebih mempererat kerja sama, interoperabilitas dan sinergi mulai dari level strategis sampai dengan tingkat operasional akan semakin mudah terbentuk melalui komunikasi secara langsung di lapangan sehingga membawa kontribusi nyata bagi terwujudnya perdamaian dan stabilitas keamanan di kawasan.

Sementara itu, Major General Joseph A. Ryan dalam sambutannya mengucapkan terima kasihnya kepada KSAD beserta para pejabat TNI AD yang telah menyelenggarakan latihan ini dengan luar biasa dari mulai tahap perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan, sehingga dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. Latma Garuda Shield yang telah dimulai sejak tahun 2007 ini telah memberikan pelajaran luar biasa dan merupakan fondasi bagi kemitraan TNI AD dan _US Army_ yang berkelanjutan melalui latihan-latihan lainnya di masa akan datang.

Upacara penutupan yang dipusatkan di Puslatpur Kodiklatad Baturaja ini, juga dihadiri oleh Dankodiklatad, Aster Kasad, Waasintel Kasad Bidang Inteltek dan Hublu, Waaslat Kasad Bidang Kermamil, serta tamu undangan lainnya.

Di akhir upacara penutupan itu, para peserta upacara, pejabat TNI AD serta US Army membentangkan bendera Indonesia dan Amerika, sebagai wujud rasa hormat dan bakti terhadap negara serta simbol kerjasama yang baik antara TNI AD dan US Army melalui moto “Together We Can”.(disp/red)

Categories
Militer TNI

TNI AD dan US ARMY Tunjukkan Kemampuan Fisik Individu melalui ARMY ACFT 600

Koran Jurnal, Jakarta – Masih dalam rangkaian kegiatan Latihan Bersama (Latma ) Platoon Exchange-A , kali ini berupa Kegiatan Army ACFT 600/ kesegaran jasmani US Army, para prajurit Yonif Para Raider 431 Kostrad dan Cav 3-4 US Army terlibat olah raga bersama yang digelar di Fort Shafter 25th Infantry Division, Honolulu, Hawai, Selasa (17/11/2020).

Adapun materi yang dilaksanakan dalam Army ACFT 600 meliputi Deadlift, Standing Power Throw, Hand Release Push-Up, Sprint-Drag-Carry, Leg Tuck dan ditutup lari sejauh 2 Mil.

Tanpa ragu prajurit Yonif Para Raider 431 Kostrad mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan rasa percaya diri yang penuh, walaupun ini masih awam bagi tentara Indonesia, tetapi bagi prajurit Kostrad materi yang disajikan justru menjadi hal yang layak untuk dicoba dan dipraktekkan secara Individual. Disisi lain US Army juga menampilkan kemampuan terbaik mereka untuk mengimbangi prajurit TNI AD yang sangat antusias sehingga kegiatan ini berjalan seru diselimuti penuh rasa kekeluargaan dan keseriusan.

Komandan Kontingen PLATEX-A TNI- AD Mayor Inf Kemas Muhammad Nauval yang hadir pada acara tersebut turut membakar semangat peserta pertandingan, dimana saat memberikan pesan kepada prajurit Yonif Para Raider 431 Kostrad yang akan bertanding, Mayor Inf Kemas Muhammad Nauval menekankan agar seluruh prajurit Satria menunjukan kemampuan terbaik mereka guna menjaga harkat dan martabat bangsa dan negara Indonesia dengan tetap memperhatikan semangat kerjasama antara TNI AD dan US ARMY.

Dalam pelaksanaan ARMY ACFT, seluruh prajurit yang terlibat Latma Platex-A baik dari TNI AD maupun US Army, tentunya melaksanakan persiapan dan pemanasan dengan diselingi komunikasi antara prajurit TNI AD dan US Army, karena melalui kegiatan fisik bersama ini diharapkan peserta kedua delegasi bisa menunjukkan kemampuannya sekaligus menjalin kebersamaan antar peserta agar terbangunan semangat kerjasama yang baik dan saling menguntungkan diantara TNI AD dan US Army di masa mendatang.

Usai melaksanakan Army ACFT 600, walaupun materi yang disajikan cukup menguras tenaga prajurit, tetapi prajurit Yonif Para Raider 431 Kostrad dan US Army masih terlihat penuh semangat dan menebar senyum persahabatan.(disp/red)