Categories
Polhukam TNI

Kasum TNI Terima Deputi Pertahanan AS

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon menerima Courtesy Call (CC) Deputy Assistant To Secretary Of Defence (DASD), Dr. Andrew Byers bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (6/5/2025).

Pada pertemuan tersebut Kasum TNI memperkenalkan beberapa Perwira Tinggi yang mendampinginya dan menyampaikan terima kasih kepada Dr. Byers dan delegasi

“Saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak berkunjung ke Mabes TNI dan menginformasikan kebijakan serta prioritas pertahanan Amerika kepada kami,” ucap Letjen TNI Richard.

Dalam kesempatan itu juga, Kasum TNI dan Dr. Byers membahas berbagai hal diantaranya pengembangan daerah latihan, rencana diadakannya potensi latihan multilateral, dan beberapa kerja sama dalam beberapa bidang pertahanan dan militer seperti keamanan siber.

Selanjutnya, untuk meningkatkan keamanan dan pertahanan di Kawasan INDO PASIFIK khususnya, Kasum TNI meyakinkan bahwa Indonesia selalu menginginkan terciptanya kawasan yang damai, aman dan makmur, dikarenakan faktor tersebut sangat penting bagi tercapainya cita-cita suatu negara.(Pusp)

Categories
TNI

HUT ke 78 TNI Ziarah dan Tabur Bunga di TMPN Kalibata

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Bambang Ismawan mewakili Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono memimpin ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (4/10/2023). Ziarah ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 TNI.

Pantauan pewarta, Bambang tiba di lokasi dengan didampingi Wakasad Letjen TNI Agus Subianto dan Wakasau Marsdya A Gustaf Brugman. Serta rombongan perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) TNI dari tiga Matra.

Sementara menurut informasi yang diperoleh, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dalam waktu sama melakukan ziarah ke makam Pahlawan Jenderal Soedirman di Yogyakarta.

Disampaikan Bambang, kegiatan ini dalam rangka menghormati dan mengingat kembali jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Ziarah ini dilaksanakan di seluruh Indonesia. Di daerah-daerah, dipimpin oleh yang tertua di masing-masing daerah,” kata Bambang, dikutip rmid.

Bambang berharap ziarah ini dapat mengingatkan kembali generasi muda atas jasa para pahlawan. Juga, agar generasi masa kini menjadikan perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi.

“Dalam rangka menghormati dan mengingat kembali jasa-jasa para pahlawan kita, yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujarnya.(**)

Categories
TNI

Kasum TNI Kunjungi Pusat Penerangan TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI) Letjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M. melaksanakan kunjungan kerja ke kantor Pusat Penerangan TNI, Gedung Balai Wartawan, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (18/2/2021).

Kedatangan Letjen TNI Ganip Warsito beserta rombongan disambut langsung oleh Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Mayjen TNI Achmad Riad, S.I.P. beserta Wakil Kepala Puspen TNI (Wakapuspen TNI) Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP, dan para staf Puspen TNI.

Selanjutnya Kasum TNI menerima paparan dari Wakapuspen TNI tentang kondisi Puspen TNI mulai dari program kerja, kendala yang dihadapi dan hal-hal yang menonjol saat ini.

Dalam arahannya, Letjen TNI Ganip Warsito menyampaikan bahwa diawal jabatannya sebagai Kasum TNI, rencananya akan mengunjungi 23 satuan Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) di jajaran Mabes TNI dan 6 (enam) satuan pelayanan. “Dengan kunjungan ini, Saya bisa mengetahui segala permasalahan di satuan bawah, dan akan melakukan tugas saya untuk mengkoordinasikannya,” ucapnya.

Selanjutnya Kasum TNI mengatakan bahwa permasalahan yang menonjol sekarang ini adalah tentang kebutuhan personel karena hampir setiap satuan memiliki permasalahan yang sama. Menurutnya, Mabes TNI rata-rata membutuhkan personel qualified yang mewakili tiga matra, sementara Angkatan yang membina personel juga membutuhkan hal yang sama untuk memenuhi kebutuhan personel di satuannya.

“Jadi kita akan selalu berkoordinasi dengan TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara, guna memenuhi kekurangan personel tersebut,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kasum TNI menyampaikan bahwa akan berusaha mencarikan solusi untuk mendukung tugas-tugas Puspen TNI, salah satunya memenuhi kebutuhan Puspen TNI seperti kendaraan liputan, gedung perkantoran yang sudah mulai tua serta rencana Validasi Organisasi Puspen TNI untuk memenuhi tugas-tugas agar semakin efektif dan efisien.

“Walaupun Puspen TNI menghadapi beberapa kendala dalam pelaksanaan tugas, namun saya yakin dengan kepemimpinan Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad akan dapat membawa perubahan yang lebih baik dan lebih maju kedepan nantinya,” harap Kasum TNI.(Pusp/red)

Categories
TNI

Kasum TNI Kunjungi Tiga Satuan Pengamanan Pulau Terluar di Natuna

Koran Jurnal, Natuna – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. mengunjungi tiga satuan pengamanan pulau terluar di Natuna, yaitu Satuan Radar (Satrad) 212, Rumah Sakit Integrasi dan Hanggar Integratif, di Natuna-Kepulauan Riau, Kamis (10/12/2020).

Di sela-sela kunjungannya, Kasum TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A., M.Sc. memberikan pengarahan kepada para Komandan Satuan TNI Terintegrasi di Natuna diantaranya menyampaikan bahwa, tugas tentara adalah perang, maka dari itu untuk mengatasi perang harus disusun organisasi yang efektif di masa damai.

“Untuk itu, perlu adanya sinkronisasi terhadap Satuan TNI Terintegrasi (STT) sebagai satuan yang disiapkan untuk menghadapi peperangan digaris depan,” ucapnya.

Sebelumnya, Kasum TNI meninjau perairan Natuna melalui pesawat intai maritim TNI AU dan berkomuniksi langsung dengan Komandan KRI Bung Tomo 357 Kolonel Laut (P) Hendro Sugiarto, M.Tr. Hanla.

Turut mendampingi Kasum TNI, antara lain Kapuskes TNI Mayjen TNI Dr. dr. Tugas Ratmono, SP.S., MARS. M.H., Pa Sahli Tk. III Bid. Sosbudkum HAM & Narkoba Panglima TNI Mayjen TNI Dedi Sambowo, Waasintel Panglima TNI Laksma TNI Drs. Putu Arya Angga S., Waasops Panglima TNI Marsma TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., Waaslog Panglima TNI Brigjen TNI Sunarto Setiabudi dan Waaskomlek Panglima TNI Brigjen TNI Seff Nurdin.(Pusp/red)

Categories
TNI

Kasum TNI: Jaga Soliditas TNI-Polri, Pemda dan Masyarakat

Koran Jurnal, Jatim – Kasum TNI Letjen TNI Muhammad Herindra, M.A.,M.Sc. mengunjungi Prajurit Batalyon Artileri Medan (Yon Armed) 8/Uddhata Yudha 105/Tarik yang akan bertugas dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku Utara, bertempat di Mako Yon Armed, Jember, Jawa Timur, Rabu (25/11/2020).

Di hadapan ratusan prajurit Yon Armed 8/Uddhata Yudha 105/Tarik, Kasum TNI menegaskan agar tetap menjaga soliditas antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat. Perlu diingat bahwa TNI-Polri dan Pemerintah Daerah adalah aparatur negara yang mempunyai tujuan yang sama, hanya perannya berbeda-beda.

“Ingat, kita (TNI) harus menghormati peran mereka dan kita harus bersinergi, saya pikir sinergi itu dari dulu sudah ada, seperti peribahasa bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Kalau kalian bersatu, Insya Allah Indonesia akan maju kedepannya,” jelasnya.

Kasum TNI juga mengingatkan agar para prajurit menghormati HAM karena prajurit adalah aparat negara. Kalau ada tindakan yang tidak terpuji dari prajurit kepada masyarakat pasti nanti akan dikaitkan dengan HAM, apabila satu orang berbuat salah, satu Batalyon akan kena semuanya.

“Sekarang jaman medsos, masyakarat sekarang bisa klik langsung translit dan share ke mana-mana. Perbuatan satu orang prajurit di lapangan yang berbuat buruk langsung akan melukai semua anggota TNI,” ujarnya.

“Masing-masing prajurit harus jaga betul, jangan berbuat seenaknya karena jaman medsos tidak bisa lagi kalian bersembunyi, satu orang berbuat salah, selesai sudah. Demikian halnya kalau kalian berbuat baik, kalian juga akan membuat nama TNI jadi lebih harum,” kata Kasum TNI.

Lebih lanjut disampaikan bahwa seluruh prajurit dalam setiap melaksanakan tugas jangan pernah ragu-ragu karena sudah dilindungi dengan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 dimana tugas TNI adalah menegakan kedaulatan negara, menjaga keutuhan wilayah, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Tugas TNI dilaksanakan dengan cara Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Kasum TNI berharap bahwa prajurit selama berada di daerah tugas agar tetap memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI serta semua peraturan dan ketentuan yang berlaku.

“Tidak boleh kita berbuat seenaknya, setiap perbuatan kita harus menghormati dan mentaati hukum yang berlaku, karena prajurit adalah warga negara biasa, jadi kalian harus menunjukkan bahwa kalian adalah aparat negara yang taat kepada hukum,” ucapnya.

Kepada prajurit Yon Armed 8/Uddhata Yudha 105/Tarik yang akan melaksanakan tugas di wilayah yang pernah mengalami konflik horizontal, Kasum TNI menekankan agar menunjukkan netralitas dan jangan pernah berpihak/imparsial.

“Disana nanti ada Pilkada, jaga netralitas dan jangan berpihak, tugas prajurit melindungi semuanya. Jangan sampai prajurit malah menjadi bagian dari konflik, prajurit harus menjadi bagian dari sosuli,” pungkasnya.(Pusp/red)

Categories
Militer TNI

TNI Gelar Rakor Komunikasi dan Elektronika Tahun 2020

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto membuka Rapat Koordinasi Komunikasi dan Elektronika (Rakor Komlek) TNI Tahun 2020 di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (20/2/2020).

Rakor Komlek TNI yang mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme dan Interoperabilitas Bidang Komunikasi dan Elektronika dalam Rangka membangun TNI yang Kuat, Unggul, Maju dan Mandiri” diharapkan dapat menguatkan jalinan komunikasi yang harmonis guna menyamakan persepsi dan memantapkan soliditas serta profesionalitas Komlek TNI, sehingga lebih optimal dalam mendukung pencapaian tugas pokok TNI.

Kasum TNI dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan Rakor Komlek TNI tahun 2020 sejalan dengan dinamika perkembangan lingkungan strategis baik lingkup global, regional maupun nasional, termasuk fenomena-fenomena kekinian yang memberikan Multiplier Effect terhadap Geopolitik, Geoekonomi dan Geostrategi. Hal ini juga berpengaruh kepada kemajuan teknologi militer di suatu negara termasuk Indonesia.

Menyikapi kemajuan teknologi, komunikasi, elektronika dan informatika yang sedemikian pesat, Kasum TNI menegaskan agar Komlek TNI sebagai bagian penting dan strategis harus mampu mengimbangi dinamika ancaman yang bergerak cepat, tidak tunggal namun jamak dan bersifat multi dimensional.   Untuk itu  dibutuhkan interopabilitas Komlek TNI yang terintegrasi dan tergelar di wilayah NKRI guna mendukung efektifitas pencapaian Tugas Pokok TNI baik Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Kasum TNI menyampaikan bahwa Komlek TNI berperan sebagai mata dan telinga TNI yang mampu menjangkau seluruh penjuru tanah air, Komlek TNI tidak bisa berdiri sendiri tanpa bekerjasama dengan komunitas Teknologi Informatika Nasional. Oleh karena itu, jalin kerja sama dengan Instansi/Lembaga serta Ormas terkait sehingga mampu menjawab tuntutan dan tantangan tugas pokok TNI kedepannya.(Pusp/red)

Categories
Nasional TNI

Kasum TNI: Generasi Penerus Pemimpin TNI Masa Depan Memiliki Tugas Tidak Ringan

Koranjurnal.co.id, Bandung – Di era kemajuan zaman yang semakin modern ini, generasi penerus Pemimpin TNI masa depan memiliki tuntutan dan tantangan tugas yang tidak semakin ringan. Oleh karena itu, pemahaman awal terhadap kemampuan Agility Leadership guna  memberikan bekal kepada para Perwira Siswa (Pasis) untuk dapat mengimplementasikannya dalam tugas, peran dan fungsinya serta bisa dijadikan sebagai inspirasi yang cerdas bagi para  Pasis dalam memimpin satuannya di masa yang akan datang.
 
Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A. saat memberikan ceramah dengan judul “Agility Leadership” di hadapan 150 Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) XLV Sesko TNI TA. 2018, terdiri dari 59 Pasis TNI AD, 42 Pasis TNI AL, 38 Pasis TNI AU, 6 Pasis Polri dan 5 Pasis mancanegara dari Singapura, Australia, India, Managascar dan Malaysia, bertempat di Gedung Grha Adibrata, Sesko TNI, Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/5/2018). 
 
“Melalui forum ini para Pasis dapat meningkatkan kualitas diri yang tidak hanya terampil, cerdas, dan kompetitif semata, namun memiliki kualitas, etika dan moralitas yang tinggi, integritas yang dibanggakan serta loyalitas yang kuat sebagai hal mendasar dalam mewujudkan kepemimpinan dalam menghadapi tantangan pada masa mendatang,” harap Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.
 
Kasum TNI menyampaikan bahwa pengertian Agility Leadership dan Leadership Agility menurut Rhenald Kasali adalah sebuah kemampuan yang dibangun terus menerus agar mampu merespons perubahan dengan tangkas, efektif, tepat waktu dan berkelanjutan. Sedangkan  Leadership Agility adalah standar berkualitas tinggi, tapi juga terbuka untuk berubah dan memahami saat cara lama dalam bekerja tidak lagi efektif.
 
Lebih dalam Kasum TNI menjelaskan bahwa konsep kepemimpinan menurut John C. Maxwell sebenarnya begitu kaya namun  rumit tetapi dapat disederhanakan menjadi lima tingkatan, yaitu kepemimpinan dasar (rights/hak), perkenanan (relationships/hubungan), produktivitas (results/hasil), mengembangkan orang lain (reproduction/reproduksi) dan puncak kepemimpinan (respect/rasa hormat).
 
Menurut Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan, untuk mengembangkan kemampuan Agility Leadership,  para Perwira Siswa harus dapat melakukan tiga hal yaitu: Pertama,  pemimpin yang berani melakukan perubahan dan harus memiliki kejelasan visi, keberanian bertindak, melihat program perubahan sebagai tantangan pribadi, kemampuan menggalang dukungan, menumbuhkan komitmen, keberanian berada di dalam kontiversi, kemampuan mengindentifikasikan simbol-simbol yang mencerminkan suasana baru dan kemampuan memberikan umpan balik (feed back).
 
Kedua, pemimpin mampu melangkah kedepan dan mengambil keputusan. Pemimpin harus waspada terhadap segala bentuk intrik dan perubahan di lingkungan eksternal. Kewaspadaan ini harus segera ditindaklanjuti guna merespons secara cepat dan tepat, dan mengambil langkah-langkah yang tepat.  Ketiga, pemimpin mampu tentukan pilihan dan mempengaruhi orang lain. Salah satu tugas terpenting seorang pemimpin adalah untuk menentukan yang terbaik bagi organisasi dan para anggotanya.
 
Lebih lanjut Kasum TNI menyampaikan bahwa pemimpin harus dapat merangkul dan mempengaruhi massa. Menurutnya, kepemimpinan adalah suatu upaya mempengaruhi kegiatan pengikut melalui proses komunikasi untuk mencapai tujuan tertentu. “Penanaman pengaruh dari pimpinan kepada anak buah akan tercapai apabila seorang pemimpin mampu memberikan contoh-contoh tindakan yang terpuji,” ucapnya.
 
“Misalnya memberikan contoh disiplin, seorang pemimpin harus datang lebih awal dalam setiap kesempatan, lebih awal masuk kantor, lebih awal untuk masuk dalam suatu rapat atau acara-acara resmi maupun tidak resmi (formal dan nonformal),” kata Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan.
 
Kasum TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mengatakan bahwa dengan disiplin pada acara penting seperti itu, biasanya anak buah akan segan dan meneladaninya. 
“Pemimpin yang efektif dapat dinilai dari kemampuannya untuk mempengaruhi orang lain,” katanya.(tonmp/Pusp)