Categories
Militer TNI

Pangkostrad Terima Kunjungan Kerja Pangkogabwilhan II ke Markas Kostrad

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad), Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, S.H., M.Tr (Han)., menerima kunjungan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP di ruang kerja Pangkostrad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (09/01/2020).

Kedatangan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP beserta rombongan di Makostrad disambut langsung Pangkostrad didampingi oleh Kaskostrad Mayjen TNI Ainurrahman dan para Asisten Kaskostrad.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP., beserta rombongan juga berkesempatan menyaksikan tayangan profil Kostrad, tukar menukar cinderamata, foto bersama dan diakhiri dengan melihat Museum Darma Bhakti Kostrad.

Kunjungan Pangkogabwilhan II beserta rombongan ke Makostrad bertujuan sebagai bentuk silaturahmi untuk saling mengenal antara satuan Kostrad maupun Kogabwilhan dalam membangun komunikasi dan bersinergi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu, Pangkostrad memperkenalkan satuan Kostrad yang merupakan bagian dari TNI Angkatan Darat, yang memiliki tugas sangat strategis dalam menjaga keutuhan wilayah serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pangkostrad mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Fadjar Prasetyo, S.E., MPP., beserta rombongan. Dan berharap kiranya kunjungan kerja ini menjadi modal awal kebersamaan Kostrad dan Kogabwilhan untuk sama-sama bersinergi mewujudkan dan memantapkan kesamaan visi dan langkah secara profesional dalam menjaga dan mengamankan kedaulatan NKRI.(pen/red)

Categories
Daerah Militer Ragam TNI

Pangdam III/Siliwangi Sambut Kedatangan Presiden Jokowi Meninjau Korban Banjir Bandang Lebak Banten

Koran Jurnal, Lebak – Pangdam III/Slw Mayjen TNI Nugraha Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., menyambut kehadiran Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo beserta rombongan di Ponpes Latansa

Kampung Parakan Santri, Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak Banten, Selasa (0701/2020).

Selain Pangdam III/Slw, Gurbenur Banten, Kabinda Banten, Danrem 064/MY, Bupati Lebak, dan Pimpinan Ponpes Latansa Lebak Banten turut menyambut Kehadiran Presiden RI Ir.Joko Widodo.

Kedatangan Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo beserta rombongan dalam rangka kunjungan kerjanya untuk meninjau secara langsung warga korban pasca bencana banjir bandang dan tanah longsor. Juga untuk memastikan penanganan bagi para warga yang terdampak banjir dan longsor berjalan dengan baik.

Sebelumnya Persiden Jokowi sempat meninjau warga terdampak longsor di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.
“Tadi pagi saya hadir di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor dan sekarang kita melihat (penanganan) banjir bandang di Kabupaten Lebak,” kata Presiden di Pondok Pesantren La Tansa yang juga terdampak banjir bandang.

Bangunan-bangunan hancur masih terlihat di Pondok Pesantren La Tansa saat Presiden tiba sekitar pukul 11.48 WIB. Presiden melihat beberapa fasilitas yang rusak dengan didampingi rombongan. Dari La Tansa, Presiden kemudian meninjau para pengungsi di Gelanggang Olah Raga (GOR) Lebak Gedong. Presiden hendak memastikan kebutuhan warga terdampak bencana terpenuhi.

Presiden mengatakan, beberapa penyebab bencana banjir bandang di Lebak adalah akibat perambahan hutan dan penambangan emas secara ilegal. Untuk itu, ia meminta Gubernur Banten dan Bupati Lebak untuk menghentikan kedua aktivitas tersebut.

“Enggak bisa lagi karena keuntungan satu, dua, tiga orang, kemudian ribuan yang lainnya dirugikan dengan adanya banjir bandang ini,” tegasnya.

Berdasarkan laporan yang diterimanya, Jokowi menyebut ada 30 jembatan penting yang menghubungkan antardesa yang perlu segera diselesaikan.

“Tadi saya sudah perintahkan kepada Menteri PU agar dalam 3-4 bulan itu semuanya sudah bisa diselesaikan,” ungkapnya.

“Rumah yang rusak dilaporkan oleh Bu Bupati tadi ada 1.410. Nanti akan kita data di lapangan secara lengkap, apakah memungkinkan untuk direlokasi, karena memang kalau melihat banjirnya besar seperti ini harus direlokasi,” jelasnya.

“Beberapa hal tadi sudah disampaikan untuk masyarakat yang terkena longsor untuk mau direlokasi, dipindahkan ke tempat yang tidak terlalu jauh kurang lebih 2 kilometer dari situ.

“Kemarin kita lihat dari helikopter sangat kelihatan sekali, yang longsor itu bukan hanya puluhan, tapi ratusan. Ini baru pada tahap diselesaikan, dibersihkan, terutama yang terisolir,” ucapnya.

Oleh karena itu, Presiden mengimbau kepada seluruh jajaran pemerintah daerah mulai dari tingkat desa agar terus waspada terhadap kemungkinan bencana. Terutama mengingat puncak musim hujan masih akan berlangsung sampai bulan depan.

Turut mendampingi Presiden saat meninjau lokasi banjir bandang di Lebak antara lain, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. (Pen/red)

Categories
Daerah Infrastruktur

Presiden Jokowi Ingin Infrastruktur Jalan untuk Angkut Produk Pertanian di Pegunungan Arfak Papua Barat Memadai

Koran Jurnal, Papua – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa dirinya mendengarkan masukkan Bupati dan Gubernur terkait pembangunan utamanya infrastruktur jalan untuk mempermudah akses perdagangan produk-produk pertanian di wilayah pegunungan Arfak, Papua Barat.

“Produk-produk pertanian yang ada di Pegunungan Arfak, bisa dibawa ke Manokwari dan dibawa ke provinsi-provinsi yang lain. Karena di sini, memang produk-produk pertanian sangat banyak sekali,” ujar Presiden menjawab pertanyaan wartawan di Pasar Irai, Kabupaten, Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, Minggu (27/10/2019).

Untuk menjual hasil pertanian, lanjut Presiden, seperti kentang, ada wortel, ada kol, ada bunga-bungaan, agar bisa dijual ke provinsi-provinsi yang lain, dibutuhkan sarana infrastruktur yang memadai.

“Dan tadi sudah saya sampaikan, ada 139 kilometer jalan yang akan segera dibangun dan diperbaiki. Yang kedua juga airport, yang dalam dua tahun ini akan kita selesaikan,” tutur Presiden.

Pembangunan lainnya, sambung Presiden, termasuk di dalamnya pasar juga akan diselesaikan.

“Tadi Pak Mendagri sudah saya perintahkan untuk juga ikut membantu pembangunan kantor kabupaten, kantor-kantor untuk mendukung kabupaten yang belum selesai,” ujarnya.

Kunjungan Kerja Pertama Presiden Jokowi Periode 2019-2024

Pada kesempatan tersebut, Presiden akui bahwa ini pertama kali kunjungan ke Pegunungan Arfak.

“Saya kaget sekali, dari tadi sangat indah, sangat cantik, danaunya, dan juga alamnya,” tambahnya.

Untuk pengembangan destinasi pariwisata, Presiden sampaikan nanti akan dilihat oleh Menteri Pariwisata.

“Yang jelas, kalau kita lihat dari atas, keindahannya sangat, sangat bagus sekali,” ujar Presiden Jokowi.

Begitupun halnya mengenai usulan pemekaran, Kepala Negara menyampaikan akan menunggu usulan dari bawah seperti apa baru nanti akan diputuskan. Di akhir penjelasan, Presiden menegaskan bahwa ini adalah kunjungan kerja pertamanya pada periode kali ini.

“Ya, ini adalah kunjungan pertama saya sejak dilantik, adalah tanah Papua. Papua Barat dan besok ke Papua,” tutur Presiden.(hum/red)

Categories
Daerah Militer Polisi TNI

Danlanal Dabo Singkep Terima Kunjungan Kerja Kapolda Kepri

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan Lanal (Danlanal) Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto, M.Tr.Hanla., menerima kunjungan kerja Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, S.H., beserta Ny. Erna Didid Widjanardi di Mako Lanal Dabo Singkep, baru-baru ini. Kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk sinergitas antara TNI dan Polri, sehingga keamanan di wilayah Lingga dapat terjaga dengan baik.

Dalam sambutannya Danlanal Dabo Singkep mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Kepri beserta jajarannya yang telah berkunjung ke Mako Lanal Dabo Singkep dan berharap semoga dapat mempererat hubungan antara Polda Kepri, Polres Lingga dan Lanal Dabo Singkep sehingga kedepannya sinergitas antara TNI dan Polri dapat terjaga dan terpelihara dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama Kapolda Kepri menyampaikan ucapan terima kasih telah diterima di Mako Lanal Dabo Singkep serta berharap agar Polri dan TNI AL khususnya di wilayah Lingga dapat bekerjasama dengan baik dalam melaksanakan tugas penegakan hukum terutama bidang maritim. Kapolda Kepri juga akan berupaya agar para atasan di pusat mengetahui bahwa sinergitas TNI AL – Polri di wilayah Kepri terjalin dengan baik.

Kegiatan diakhiri dengan tukar menukar cinderamata antara kedua pejabat serta dilanjutkan dengan foto bersama Kapolda Kepri dan jajarannya dengan didampingi oleh Danlanal Dabo Singkep dan Perwira Staf Lanal Dabo Singkep.(tonmp/Disp)