Categories
Ekonomi Infrastruktur

BPH Migas Tinjau Pembangunan Infrastruktur Jaringan Gas Bumi IKN

Koran Jurnal, Kaltim – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) mengusung konsep kota ramah lingkungan. Demikian juga dengan pemanfaatan energi yang menggunakan sumber energi bersih, salah satunya gas bumi. Guna mendukung hal tersebut, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH) melakukan peninjauan perkembangan pembangunan fasilitas jaringan gas bumi (jargas) di IKN, Kalimantan Timur, Sabtu (1/6/2024) kemarin.

Anggota Komite BPH Migas Harya Adityawarman menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan melihat kesiapan infrastuktur gas bumi yang sudah terbangun di IKN. Pria yang kerap disapa Didit ini menjelaskan, penggunaan gas bumi sebagai energi bersih sejalan dengan konsep pengembangan IKN yang ramah lingkungan.

“Tentunya BPH Migas mendukung pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi bersih, seperti yang digunakan di Rumah Susun (rusun) IKN ini,” terangnya saat ditemui di area pembangunan Rusun Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Didit menambahkan, gas bumi menjadi tulang punggung dalam transisi energi Indonesia. Ia berharap para pemangku kepentingan bersinergi dalam pengembangan jargas di IKN ini.

“Kami berharap dengan sinergi tersebut pengaliran gas bumi di IKN dapat berjalan dengan lancar, baik dan sesuai target waktu yg direncanakan,” jelas Didit.

Sementara itu, Sales Area Head Kalimantan PGN Dedy Tulus Pambudi menjelaskan bahwa hunian yang berada di IKN sepenuhnya akan menggunakan gas terpusat.

“Diharapkan sebelum 17 Agustus 2024, pemasangan jaringan gas sudah dapat dipasang dan digunakan pada rusun yang sudah aktif dan bisa dihuni,” harapnya.

Dalam kunjungan ke IKN ini, hadir juga Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief dan Saleh Abdurrahman. Ketiganya juga meninjau rumah tapak jabatan Menteri dan rusun ASN. Mendampingi dalam kunjungan ini staf Kementerian PUPR Jeri A. Ardani.

*Pemantauan SPBU*

Di hari yang sama, Anggota Komite BPH Migas melakukan pengawasan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Saleh mengapresiasi adanya upaya penerapan QR Code dan Fuel Card secara bersamaan. Dengan metode ini, pencatatan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi semakin tertib.

“Dengan adanya dua hal ini (QR Code dan Fuel Card), lebih meyakinkan pada angka BBM yang dikeluarkan karena kita dapat mendeteksi plat nomor kendaraan secara berlapis,” terangnya.

Langkah pengecekan melalui dua sistem ini diawali dengan pencocokan nomor polisi kendaraan dan kode QR yang dimiliki oleh pengendara, serta pencatatan pengisian BBM berdasarkan pembayaran dari deposit fuel card yang digunakan dalam satu hari.

Pada kesempatan yang sama, Eman menekankan pentingnya kualitas pelayanan dan infrastruktur di SPBU sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat.

“Kami melihat SPBU ini sedang direnovasi. Tentunya ini menjadi penting agar masyarakat merasa nyaman ketika melakukan pengisian BBM,” jelasnya.

Dalam pemantauan ke SPBU ini, turut hadir Sales Area Manager Retail Pertamina Patra Niaga Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimut) Ayub Ritto serta Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Rayon I Kalimantan Timur Ferry Fernando.(hum)

Categories
Infrastruktur Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Sadawarna Jawa Barat

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana meresmikan Bendungan Sadawarna di Desa Sadawarna, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (27/12/2022).

Melansir laman sekretariat kabinet, Bendungan Sadawarna merupakan bendungan ke-33 yang telah diresmikan Presiden Jokowi sejak 8 tahun terakhir.

“Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini saya resmikan Bendungan Sadawarna di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat,” ucap Presiden Jokowi.

Bendungan yang pembangunannya dimulai sejak 2018 ini, menghabiskan anggaran sebesar Rp2,65 triliun. Presiden berharap pembangunan Bendungan Sadawarna ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan produksi padi di Kabupaten Indramayu.

“Karena kita tahu Indramayu adalah penyumbang surplus nomor satu terbesar di Indonesia. Dan kita harapkan tidak turun, tetapi naik seperti tadi Pak Gubernur menyampaikan, dari 1,3 juta ton menjadi 1,8 juta untuk Kabupaten Indramayu,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kabupaten Sumedang dan seluruh masyarakat Sumedang yang telah merelakan airnya untuk mengairi sawah-sawah yang ada di wilayah Indramayu. Ia menjelaskan, bendungan ini memiliki luas genangan 680 hektare dan bisa mengairi kurang lebih 4.280 hektare sawah.

“Kita harapkan dengan banyaknya waduk-waduk yang telah dibangun di seluruh tanah air Indonesia, kita berharap produktivitas padi, utamanya dan komoditas hortikultura dan yang lain-lainnya bisa naik dan ketahanan pangan kita semakin baik, kemandirian pangan kita semakin baik. Itulah tujuan utama dari dibangunnya waduk, selain memang waduk juga ada yang di pakai untuk wisata, untuk pembangkit listrik, dan juga untuk penyediaan air baku,” pungkasnya.

Dalam acara tersebut turut mendampingi Presiden diantaranya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Hadi Tjahjanto, Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Kabupaten Sumedang Dony Ahmad Munir, Bupati Kabupaten Indramayu Nina Agustina, serta Wakil Bupati Kabupaten Subang Agus Maskur Rosyadi.(*)

Categories
Infrastruktur Ragam Transportasi

Pengamat Maritim: Sarankan Dibuat ‘ALKI Rest Area’ Guna Mengoptimalkan Manfaat ALKI sebagai Sumber Devisa Negara

Koran Jurnal, Jakarta – Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dimana terdiri dari 17.499 pulau yang terbentang dari Sabang sampai Merauke, dari  Miangas hingga Rote. Total wilayah Indonesia sekitar 7,81 juta kilometer persegi (km2), dengan 2/3 wilayahnya adalah lautan.

Dengan kondisi geografis Indonesia seperti itu, maka wajar apabila Indonesia mengklaim sebagai negara maritim dan bercita-cita kembali menjadi Poros Maritim Dunia. Apalagi di Indonesia telah ditetapkan tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang menjadi rute utama perjalanan kapal-kapal yang hendak melintasi Indonesia tanpa perlu singgah, demikian keterangan yang diberikan Pengamat Maritim dan Pendiri Perkumpulan Ahli Keselamatan dan Keamanan Maritim Indonesia (AKKMI) Capt. Marcellus Hakeng Jayawibawa di Jakarta, Senin (13/6/2022).

Capt. Hakeng mengutip isi dalam Undang Undang No. 6/1996 tentang Perairan Indonesia di Pasal 1 ayat 8 menyebutkan, “Alur Laut Kepulauan adalah alur laut yang dilalui oleh kapal atau pesawat udara asing di atas alur tersebut, untuk melaksanakan pelayaran dan penerbangan dengan cara normal semata-mata untuk transit atau langsung, secara tidak terhalang melintas melalui atau di atas perairan kepulauan dan laut teritorial yang berdampingan antara satu bagian laut lepas atau Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.”

Kemudian terkait ALKI sambung Capt. Hakeng  juga ditegaskan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 tahun 2002. Dimana disana diatur bahwa ALKI I melintasi Laut Cina Selatan, Selat Karimata, Laut Jawa, Selat Sunda, Samudra Hindia. ALKI II melintasi Laut Sulawesi, Selat Makassar, Laut Flores, Selat Lombok. ALKI III melintasi Samudra Pasifik, Laut Maluku, Laut Seram, Laut Banda, Selat Ombai, Laut Sawu, dan Samudra Hindia.

“Dengan adanya ALKI tersebut tidak salah apabila Indonesia bercita-cita menjadi Poros Maritim Dunia. Jalur laut di nusantara ini bisa dikatakan padat dan sangat ramai. Oleh karenanya menjadi tugas Pemerintah untuk menjamin keamanan pelayaran dan penerbangan di kawasan ALKI yang telah ditetapkan tersebut,” jelasnya.

Keberadaan ALKI juga menjadikan Indonesia sebagai negara yang strategis. “Kestrategisan ini harusnya mempunyai selling point tinggi dalam hal ekonomi. Sebab, Indonesia berada di jalur perdagangan Internasional. Tapi apakah memang demikian situasinya saat ini?” ujar dia.

Disebutkan Capt. Hakeng kembali, keunggulan lain terkait keberadaan ALKI untuk Indonesia adalah akan dilewati banyak kapal-kapal niaga. Data dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terdapat 40% potensi barang perdagangan dunia senilai USD 15 triliun per tahun yang melewati perairan Indonesia.

“Seharusnya dengan posisi Indonesia yang seperti ini akan banyak kapal laut dari negara lain yang singgah. Akan tetapi permasalahannya, pelabuhan-pelabuhan yang ada di Indonesia belum menjadi pilihan utama kapal-kapal niaga asing yang melalui wilayah Indonesia. Kebanyakan kapal dagang asing tersebut memilih untuk sandar di pelabuhan Singapura. Oleh karena itu, pemerintah harus terus menelurkan ide kreatifnya guna meningkatkan daya saing dan kualitas pelayanan berbagai pelabuhan di tanah air sehingga dapat menjadi pilihan bagi Kapal-Kapal asing tersebut untuk singgah.

Untuk menjadi informasi, Selat Malaka saja ada lebih dari 120.000 kapal per tahun yang lewat di sana. Kemudian ada lebih 56.000 kapal per tahun yang melalui Selat Sunda. Dan untuk Selat Lombok  dilalui lebih dari 36.000 kapal per tahun. Oleh karena itu, sebenarnya ALKI memiliki potensi besar guna menambah pundi devisa negara, Capt. Hakeng mendorong Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk dapat membaca kebutuhan pasar ini bukan hanya berdasarkan kemauan dan pemikirannya sendiri.

“Dalam pemikiran saya, sudah saatnya untuk dapat menarik pendapatan negara dari aktifitas yang terjadi di ALKI yang selama ini hanya di utilisasi sebagai ‘Jalan Tol’ oleh Kapal-Kapal Asing yang hanya lewat dan melintas. Pemerintah Pusat dapat mencoba mengembangkan konsep yang saya sebut sebagai ‘ALKI Rest Area’. Dimana di situ nanti, kapal-kapal yang sebelumnya hanya melintasi ALKI, diperbolehkan untuk berhenti sejenak dan melakukan kegiatan-kegiatan seperti pengisian air tawar, pergantian crew kapal, belanja kebutuhan untuk logistik di kapal, dan pengisian bahan bakar di area-area terbatas yang sudah ditentukan wilayahnya. Dengan cara tersebut diharapkan kapal-kapal dagang asing tidak hanya melintasi perairan kita saja, tapi juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi negara Indonesia. Kita bisa membuat beberapa titik ALKI Rest Area seperti di Natuna, Batam, Merak, Tarakan, lombok, Bitung, Kupang, Wayame dan Saumlaki,” ungkap Capt. Hakeng yang juga menjabat Sekretaris Jenderal di Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Maritim Indonesia (FORKAMI).

Lebih lanjut Capt. Hakeng mengungkapkan ALKI Rest Area ini tentunya bisa berupa pelabuhan ataupun bisa dengan sistem Ship to Ship transfer. Jadi dilokasi tersebut pun akan tumbuh sektor usaha atau ekonomi baru. Selain itu, di area tersebut juga dapat dibangun pangkalan Angkatan Laut ataupun kantor perwakilan Penegak Hukum lainnya sehingga secara langsung dapat pula menjaga kedaulatan dengan melakukan pengawasan langsung wilayah NKRI yang dijadikan ALKI.

“Pembangunan pelabuhan atau rest area di wilayah ALKI akan mengokohkan kedaulatan, keamanan, dan ketahanan maritim kita kedepannya selain tentunya juga dapat menggerakkan perekonomian daerah dan Negara. Tapi tetap, aturan pendukungnya penting untuk bisa dibuat dan diperkuat terlebih dahulu sehingga ketika diputuskan akan dibuat ALKI Rest Area, tidak melanggar Hak Lintas Damai bagi Kapal-Kapal sebagaimana diatur dalam UU No. 6 tahun 1996 tentang Perairan Indonesia,” pungkas Capt. Hakeng. (*)

Categories
Jalan Tol Megapolitan

7 Ruas Jalan Tol di DKI Jakarta Diberlakukan E-TLE Mulai 1 April 2022

Koran Jurnal, Jakarta – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mulai besok 1 April 2022 resmi memberlakukan tilang elektronik atau E-TLE di sejumlah jalan Tol DKI Jakarta. Sanksi tilang tersebut diterapkan bagi kendaraan yang melebihi batas kecepatan atau ‘over speed’ dan batas muatan atau ‘over dimension over loading’ (ODOL) di jalan tol.

“Ada lima ruas jalan tol untuk penerapan pelanggaran pembatasan kecepatan dan dua ruas tol pelanggar batas muatan di Jakarta,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Mapolda Metro Jaya, Selasa lalu (29/3/2022).

Berikut 5 ruas jalan tol yang berada di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang akan diberlakukan penerapan pelanggaran pembatasan kecepatan:
1. Tol Jakarta-Cikampek yang bawah
2. Tol Jakarta-Cikampek yang MBZ
3. Ruas tol Sedyatmo ke arah andara, ruas tol Dalam Kota
4. Ruas Tol Kunciran
5. Ruas Tol Cengkareng

Sedangkan untuk pelanggaran batas muatan diterapkan di 2 ruas tol, yakni ruas Tol JORR dan ruas Tol Jakarta-Tangerang.

Kebijakan penerapan tilang elektronik atau E-TLE di jalan tol tersebut sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 23 Ayat 4. PP tersebut juga diperkuat dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan Pasal 3 Ayat 4 pada Pasal 23 Ayat 4.

Dalam aturan itu tertulis bahwa batas kecepatan berkendara di jalan tol sebagai berikut:

1. Berkendara di jalan bebas hambatan paling rendah 60 Km/Jam sampai tertinggi 100 Km/Jam,

2. Berkendara di tol dalam kota sendiri kecepatan minimal berkendara 60 Km/Jam, maksimal berkendara yaitu 80 Km/Jam,

3. Kemudian untuk berkendara di tol luar kota yakni minimal 60 Km/Jam dan maksimal 100 Km/Jam,

Seperti diberitakan, Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan mengatakan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Jasa Marga untuk melakukan penegakkan hukum berbasis IT untuk WIM dan pelanggaran over speed.

“Salah satu solusi yang kita tawarkan bersama Jasa Marga adalah penegakkan hukum berbasis IT dengan sasaran ODOL dan pelanggar kecepatan,” kata Aan dalam keterangan tertulis, seperti dilansir Kompascom, Kamis (24/3).

Categories
Infrastruktur TNI

TNI AU Fasilitasi Pertemuan Menteri BUMN dan Gus Muhaidi, Warga Sampang Pembuat Pesawat RC Garuda

Koran Jurnal, Jakarta  TNI Angkatan Udara memfasilitasi pertemuan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia (BUMN RI), Erik Thohir dengan Gus Muhaini, warga desa Tambah, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Pertemuan berlangsung di hanggar Skadron Udara 45 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (15/2/2022).

Gus Muhaidi merupakan pembuat pesawat Remote Control (RC) Garuda yang namanya viral di media sosial, karena mampu mendisain pesawat RC Garuda secara otodidak dengan skala yang persis sama dengan pesawat Garuda sebenarnya. Bahkan, Gus Muhaidi membuatnya dengan bahan-bahan yang sederhana, steroform dan bisa terbang dalam waktu yang relatif lama.

Saat pertemuan yang juga dihadiri Danlanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Bambang Gunarto, S.T.,M.M.,M.Sc tersebut, Menteri BUMN menyampaikan apresiasinya atas kreatifitas Gus Muhaidi membuat pesawat aeromodeling jenis Garuda ini. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Gus Muhaidi merupakan bukti dari suatu pekerjaan yang apabila dilakukan dengan hati, mampu menghasilkan karya yang luar biasa.

“Hari ini kita belajar dari Gus, berawal dari hobi dan kecintaaannya terhadap pesawat udara, Gus Muhaidi berhasil membuat miniatur pesawat yang bisa diterbangkan,” ujar Menteri BUMN.

Menteri BUMN juga menyampaikan komitmen pemerintah yang selalu hadir, dalam membantu dan memfasilitasi masyarakat yang mempunyai ide-ide kreatif, seperti yang dilakukan oleh Gus Muhaidi

“Dari pemerintah hadir, BRI dan Garuda, serta TNI AU memfasilitasi, kita bersatu bersama rakyat membangun mimpi-mimpi yang bisa menjadi kenyatakan,” ungkap Menteri BUMN.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Danlanud Halim ?Perdanakusuma, Marsma TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc. Menurutnya, apa yang dilakukan oleh Gus Muhaidi perlu bimbingan, sehingga bisa dikembangkan di masa mendatang.

“Kami sangat mengapresiasi, dengan belajar otodidak dari youtube, komunitas pak Gus Muhaidi bisa merancang pesawat mirip pesawat aslinya dengan alat aeromodeling yang ada dan mengerti bagaimana pesawat ini bisa terbang dengan mulus, dan tentunya beliau membutuhkan bimbingan dari kita semua” ujar Danlanud Halim P.

Pada pertemuan tersebut, Gus Muhaini menerbangkan pesawat RC Garuda jenis Boeng 737 yang dirakitnya di Skadron Udara 45, Lanud Halim Perdanakusuma.(disp)

Categories
Infrastruktur Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Jalan ‘Bypass Balige’

Koran Jurnal, Sumut – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan ‘Bypass Balige’, di Kabupaten Toba, Rabu (2/2/2022). Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasati oleh Presiden RI.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian, dalam keterangannya menyebutkan bahwa Jalan ‘Bypass Balige’ dibangun secara bertahap sejak 5 tahun yang lalu dan menelan biaya Rp 176 miliar. Jalan tersebut dibangun untuk mencegah terjadinya kemacetan yang terjadi di Kota Balige dan sekitarnya.

“Jadi ini jalan untuk mencegah terjadinya kemacetan di Balige, jadi sifatnya lingkar bypass sehingga traffic-traffic yang sifatnya go through tidak akan ke Balige, itu bisa melalui jalan lingkar ini,” ujar Hedy.

Selain itu, jalan sepanjang 9,8 km tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan meningkatnya kelancaran transportasi serta aksesibilitas bagi kawasan-kawasan di sekitar Kota Balige.

“Ini akan memperbaiki, meningkatkan aksesibilitas untuk kawasan-kawasan di sekitar Balige. Jadi ini juga akan membentuk ruang pengembangan kota balige ke depan,” ungkap Hedy.

Manfaat tersebut dirasakan oleh masyarakat sekitar antara lain Rohana Simanjuntak, yang juga pengguna Jalan ‘Bypass Balige’. Ia mengaku bahwa kehadiran jalan tersebut dapat mempersingkat waktu tempuhnya dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Sebelumnya saya harus melalui kota, makan waktu terus karena kepadatan juga disana cenderung macet jadi karena sudah ada jalan bypass ini sangat membantu kira-kira 15 menit lah waktu saya sangat tertolong,” ujar Rohana.

Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Jokowi atas kehadiran Jalan ‘Bypass Balige’ dan berharap jalan bypass tersebut dapat dipelihara dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

“Terima kasih buat Pak Jokowi buat programnya ada jalan bypass di sini, saya pribadi sangat tertolong, masyarakat sekitar sini juga sangat tertolong, banyak manfaatnya,” ucap Rohana.

“Harapannya ke depan, jalanan ini terawat dengan baik, tidak langsung rusak, jadi manfaatnya bisa berkelanjutan, pemeliharaannya berkelanjutan, jadi manfaatnya bisa maksimal,” tandasnya.

Turut hadir dalam peresmian tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Bupati Toba Poltak Sitorus.(sekb)

Categories
Infrastruktur IPTEK TNI

Danpushidrosal Terima Kunjungan Pengurus PII Banten

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P menerima kunjungan kerja Pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) wilayah Banten,

Kunjungan yang dipimpin oleh Ketua PII Banten Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Ir. Eden Gunawan, M.M.,IPM, ASEAN-Eng ini diterima Danpushidrosal yang didampingi pejabat utama di Anjungan Utama Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara, Jum’at (21/01/2022).

Pada kesempatan tersebut, Komandan Pushidrosal menyampaikan secara umum tentang tugas, peran dan fungsi Pushidrosal, baik sebagai Kotama Ops TNI dan Kotama Bin TNI AL maupun sebagai Lembaga Hidrografi Nasional, serta kiprah dan perannya sebagai representasi Pemerintah Indonesia di kancah internasional dalam bidang hidrografi, serta cakupan produk yang dihasilkan berupa peta laut, baik peta kertas maupun elektronik serta publikasi nautika guna mendukung keselamatan pelayaran.

Ditambahkannya, Pushidrosal sebagai lembaga yang memiliki fungsi dan peran di bidang hidro-oseanografi memiliki kontribusi penting pada sektor maritim di Indonesia, seperti; penyediaan peta laut untuk keselamatan navigasi pelayaran, penetapan batas maritim dengan negara tetangga, menunjang transportasi laut, perikanan, pengembangan wisata bahari, mendukung operasi militer, pembangunan pelabuhan, mitigasi bencana alam, pembangunan sungai dan pesisir, serta mendukung pengelolaan sumber energi laut.

Sementara itu, Ketua PII Banten menyampaikan bahwa kunjungan tersebut dilaksanakan untuk melihat dari dekat Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional serta dalam rangka menambah wawasan anggota PII Banten tentang survei dan pemetaan hidro-oseanografi, mulai dari pengumpulan data hingga menjadi produk Peta Laut.

Pada kesempatan kunjungan tersebut, rombongan tamu PII Banten juga berkesempatan mengunjungi satuan kerja Pushidrosal, seperti Dinas Hidrografi, Dinas Pemetaan, Indonesian Hydrographic Data Center, Dinas Produksi dan Distribusi, Museum Pushidrosal, serta KRI Rigel-933 yang sedang bersandar di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara.(disp/red)

Categories
Infrastruktur TNI

KSAU Temui Menteri Perhubungan: Bahas Revitalisasi Lanud Halim Perdanakusuma

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., mengunjungi Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Ir.Budi Karya Sumadi, di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Jakarta Pusat, Selasa (20/01/2022).

Kedatangan KSAU disambut
Menhub RI dan beberapa pejabat Kemenhub. Selain silaturahmi, pertemuan juga membahas beberapa topik, terkait pelaksanaan revitalisasi Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

Dalam pertemuan tesebut, kedua pejabat, membahas time table, teknis pelaksanaan, dan infrastruktur revitalisasi Lanud Halim Perdanakusuma. Pertemuan diharapkan menciptakan integrasi dengan pihak-pihak yang terkait, sehingga revitalisasi dapat terlaksana dengan lancar dan aman sesuai dengan rencana.

Turut mendampingi KSAU Asrena Kasau, Asops Kasau, Pangkoopasu I, dan Danlanud Halim Perdanakusuma.

Sementara Menhub didampingi Sekjen Kemenhub RI, Dirjen Perhubungan Darat, dan Para Pejabat utama Kemenhub RI.(disp/red)

Categories
Ekonomi Infrastruktur International

PLN Jamin Pasokan Listrik MotoGP 2022 di Mandalika

Koran Jurnal, Jakarta – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, pihaknya menjamin kebutuhan atau pasokan listrik penyelenggaraan pra-musim MotoGP di Sirkuit Pertamina Mandalika pada 13 sampai 15 Februari 2022.

“PLN berkomitmen untuk menghadirkan layanan zero down time (ZDT) atau listrik tanpa kedip pada gelaran MotoGP, seperti pada perhelatan World Superbike (WSBK) pada November 2021,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Lasiran di Mataram, NTB, Minggu (9/1/2022) lalu.

Untuk merealisasikan ZDT, lanjut Lasiran, PLN UIW NTB melakukan beberapa persiapan di lokasi. Antara lain  menginventarisasi ulang kebutuhan material dan juga peralatan cadangan, pengerjaan beberapa pekerjaan sipil, pemasangan kabel di beberapa titik dan mobilisasi beberapa peralatan ke sirkuit.

Disebutkan PLN, pasokan listrik bersumber dari 2 gardu induk (GI), yakni GI Kuta dan GI Sengkol.

“Sebanyak 18 unit genset, 17 unit Uninterruptible Power Supply dan 6 unit gardu bergerak akan tetap kami siapkan sebagai peralatan back-up apabila terjadi gangguan pada supplai utama,” terangnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) selaku pengelola Sirkuit Pertamina Mandalika, terutama yang terkait dengan titik-titik di area sirkuit yang memerlukan aliran listrik. Seperti di 6 lokasi tersebar, yakni main pit building, observation deck, medical center, bright sore, race control dan juga TV compound.

“Saat ini, proses persiapan dan penyambungan (aliran listrik) sedang dikerjakan oleh tim di lapangan,” ujarnya.

Lasiran menambahkan, di sisi pembangkitan, PLN juga memastikan bahwa kondisi sistem dalam status normal.
“Saat ini beban puncak Sistem Kelistrikan Lombok adalah 264 Mega Watt (MW) dengan daya mampu pembangkit adalah sebesar 329 MW. Terdapat cadangan daya sebesar 65 MW yang masih dapat digunakan oleh masyarakat,” rinciannya.

Tak hanya kelistrikan di area sirkuit saja, PLN juga mempersiapkan keandalan kelistrikan pada sejumlah fasilitas pendukung seperti hotel, masjid yang berada di daerah Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

“PLN juga telah menyiapkan personel dan juga peralatan pendukung yang akan siaga selama pelaksanaan MotoGP,” imbuhnya.(*)

Categories
Infrastruktur Nasional

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Sindangheula

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Bendungan Sindangheula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (04/03/2021) siang.

“Alhamdulillah pada hari ini Bendungan Sindangheula yang dibangun tahun 2015 sudah selesai dan siap difungsikan. Saya minta pemerintah daerah dan masyarakat menjaga dan memanfaatkan bendungan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kita,” ujar Presiden saat memberikan sambutan pada peresmian bendungan tersebut.

Kepala Negara mengatakan, Bendungan Sindangheula dibangun untuk meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Banten. Dengan kapasitas yang mencapai 9,3 juta meter kubik, bendungan ini ditargetkan dapat memberikan manfaat irigasi terhadap 1.280 hektare sawah yang ada di Banten, khususnya di Serang.

“Kita harapkan bendungan ini memberikan nilai tambah yang besar bagi para petani di Banten dalam menjamin ketersediaan air yang cukup, sehingga sekali lagi kita semakin produktif dan bisa menjaga ketahanan pangan, khususnya di Provinsi Banten,” ujarnya.

Tak hanya untuk irigasi, Bendungan Sindangheula juga menyediakan air baku bagi daerah-daerah industri yang berkembang di Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon.

“Bendungan ini mampu menyediakan air baku hingga 0,80 meter kubik per detik, ini sudah dimulai digunakan oleh provinsi separuhnya 0,40 meter kubik per detik,” tuturnya.

Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat untuk pengendalian banjir dengan mereduksi banjir 50 meter kubik per detik dari sungai-sungai yang biasanya meluap, seperti Sungai Ciujung dan Sungai Cidurian.

Manfaat lainnya adalah untuk pembangkit listrik berkapasitas 0,40 megawatt. Presiden berharap fungsi ini dapat dimanfaatkan oleh Provinsi Banten untuk menghilangkan ketergantungan terhadap energi fosil.

Selain itu, Presiden mengungkapkan, area sekitar Bendungan Sindangheula juga dapat menjadi lahan konservasi dan objek pariwisata.

“Ini juga untuk konservasi dan pariwisata, harus kita jaga konservasi di sekitar waduk sehingga air waduk kita harapkan nanti semakin tahun semakin tahun semakin naik dan manfaatnya bisa kita gunakan untuk masyarakat di Provinsi Banten. Dan tentu saja ini kalau saya melihat tadi masuk, ini juga bisa menjadi destinasi wisata baru di Provinsi Banten dan juga mungkin bisa menarik dari provinsi yang lain di luar Banten,” ujarnya.

Mendampingi Presiden dalam agenda kunjungan kerja tersebut Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeljono. Turut hadir Gubernur Banten Wahidin Halim dan Direktur Utama PT PP Novel Arsjad.

Usai memberikan sambutan, Presiden menekan tombol sirine sebagai tanda telah diresmikannya Bendungan Sindangheula di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.

Usai peresmian, Presiden beserta rombongan terbatas melakukan peninjauan di area sekitar bendungan.(Ist/red)