Categories
TNI

Pesawat Falcon 7X dan 8X Siap Operasional Perkuat Skadron Udara 17 VVIP/VIP TNI AU

Koran Jurnal, Jakarta – Kegiatan doa bersama mengawali operasional dua pesawat bisnis jet Falcon 7X dan Falcon 8X TNI AU yang sekaligus sebagai penghuni dan memperkuat Skadron Udara 17 VVIP/VIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Tradisi penerimaan pesawat buatan _Dassault Aviation_ Perancis ini, disaksikan langsung Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA, dan Ketum PIA Ardhya Garini, Ny. Inong Fadjar Prasetyo, di hanggar Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (4/1/2023).

Selain doa bersama, tradisi penyambutan pesawat Falcon 7x dan 8X juga ditandai dengan penyematan logo Skadron Udara 17, serta pemecahan kendi dan penyiraman air bunga.

Kasau dalam amanatnya mengatakan, tradisi penyambutan pesawat baru, merupakan doa untuk para pilot dan kru pesawat Falcon 7X dan 8X Skadron Udara 17, agar diberikan keselamatan dalam mengoperasikan pesawat Falcon 7X dan 8X.

“Kepada seluruh kru, segera menyesuaikan dalam mengoperasikan pesawat Falcon 7X dan Falcon 8X. Teruslah belajar dan tingkatkan penguasaan pesawat Falcon 7X dan Falcon 8X,” pinta Kasau.

Kasau menambahkan, Pesawat Falcon 7X dan 8X bisa dioperasionalkan untuk mendukung komando dan pengendalian pimpinan TNI, TNI AU, maupun Lembaga negara lainnya dalam menjalankan tugas kenegaraan.

Kasau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden RI yang telah menyetujui penambahan alutsista modern bagi TNI AU. Menurut Kasau, kehadiran kedua pesawat merupakan salah satu upaya mewujudkan TNI AU menjadi Angkatan Udara yang disegani di kawasan.

Kedua pesawat telah datang ke Indonesia (Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta) pada Selasa (27/12/2022). Sebelumnya, pesawat angkut VVIP/VIP TNI AU bermesin jet ini, diterbangkan dari Perancis menuju Dubai UEA (26/12/2022). Kemudian melanjutkan penerbangan ke Indonesia dan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada 27 Desember 2022. Kedatangan pesawat turut ditinjau Menteri Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto pada tanggal 28 Desember 2022 lalu.

Turut hadir dalam penerimaan Falcon 7X dan Falcon 8X, Wakasau Marsdya TNI A. Gustaf Brugman, Pangkoopsudnas Marsdya TNI M. Tony Hardjono, Wadankodiklatau, Irjenau, Korsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Pangkoopsud I, Kadiskomlek, Kadismatau, Kadispenau dan Komandan Lanud Halim Perdanakusuma.(disp)

Categories
TNI

Pangkoopsud I Hadiri Doa Bersama KSAU Mengawali Operasional Pesawat TNI AU Falcon 7X dan 8X di Lanud Halim Perdanakusuma

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkoopsud I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., menghadiri doa bersama KSAU Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., dalam rangka mengawali pengoperasian Pesawat TNI AU yakni Falcon 7X dan Falcon 8X di hanggar Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta (4/1/2023).

Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan doa dan dilanjutkan peresmian dengan tradisi penyematan stiker logo Skadron Udara 17 dilanjutkan pemecahan kendi dan penyiraman air bunga di kedua pesawat Falcon 7X dan 8X yang didampingi oleh Ketum PIA Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo.

Dalam acara tersebut, kini Skadron Udara 17 resmi diperkuat pesawat buatan perusahaan asal Prancis Dassault Aviation yakni Falcon 7X dan 8X dengan nomor registrasi A-0707 dan A-0808, yang sebelumnya diserahkan langsung oleh Menteri Pertahanan Bapak Prabowo Subianto kepada TNI AU pada 28 Desember 2022 lalu.

Kasau berharap kepada seluruh penerbang dan crew agar segera menyesuaikan dan terus belajar, profesional mengawaki pesawat Falcon 7X dan 8X sebagai kekuatan dari Skadron Udara 17 sehingga berjalan dengan baik. Dan berpesan kepada seluruh anggota Skadron Udara 17, agar merawat dan menjaga pesawat Falcon 7X dan 8X dengan baik serta bisa membanggakan TNI AU kedepannya.

Seusai acara doa bersama Kasau beserta ibu dan para pejabat TNI AU lainnya melaksanakan foto bersama dengan background pesawat Falcon 8X.

Turut hadir dalam doa bersama menyambut operasional pesawat Falcon 7X dan 8X Wakasau Marsdya TNI Agustinus Gustaf Brugman, M.Si.,(Han), Ibu Wakasau, Pangkoopsudnas dan Ibu, Pangkoopsud I dan Ibu, Wadankodiklatau dan Ibu, Para Pejabat Utama Mabesau dan Ibu, Danlanud Halim PK dan Ibu serta para pejabat TNI AU lainnya.(pen)

Categories
Militer TNI

KSAU Dampingi Menhan RI Tinjau Pesawat Falcon 7X dan 8X TNI AU

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Letnan Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto meninjau pesawat Interim Falcon 7X dan Falcon 8X di, Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (28/12/2022).

Pesawat type Dassault Falcon 7X dan 8X, registrasi A-0707 dan A-0808 tiba di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, pada hari Selasa 27 Desember 2022, setelah menempuh perjalanan selama delapan jam dari Dubai. Sebelumnya, kedua pesawat diterbangkan dari Perancis ke Dubai tanggal 26 Desember 2022.

Dua pesawat buatan Dassault Aviation Perancis ini, merupakan pesawat angkut VIP/VVIP TNI Angkatan Udara yang akan memperkuat Skadron Udara 17 Wing Udara 1 Lanud Halim Perdanakusuma.

Menhan RI mengatakan, kedatangan pesawat Falcon 7X dan Falcon 8X merupakan upaya Kemenhan RI dalam memperkuat alutsista modern TNI, khususnya dalam memperkuat pertahanan udara Indonesia.

“Kita memerlukan TNI yang kuat, Angkatan Udara yang kuat, karena negara kita sangat besar, negara kita seluas Eropa, jadi kita sangat butuh pertahanan udara yang kuat,” ujar Menhan RI.

Menhan RI menjelaskan, kedua pesawat menjadi Kodal bagi pimpinan TNI, sehingga pimpinan TNI memiliki kecepatan dalam bergerak pada setiap pelaksanaan tugas.

Pesawat Falcon 7X dan 8X merupakan jenis pesawat jet yang memiliki sejumlah keunggulan, yaitu jarak tempuh yang jauh dengan endurance 10,5 jam (7X) dan 12 jam (8X) dengan jangkauan maksimal 5.950 Nm dan 6.450 Nm. Pesawat ini juga mampu landing pada landasan pacu yang pendek.

Kedua pesawat didukung oleh mesin type PW307A dan PW307D buatan Canada dan mampu terbang hingga ketinggian 51.000 Feet dan maximal operating speed 370 kts/0.9 Mach

Sebelum kedatangan pesawat, TNI AU telah menyiapkan personel untuk mengawaki pesawat dan telah melaksanakan sejumlah pelatihan di Perancis. Mereka terdiri dari empat penerbang, empat teknisi dan enam Cabin crew /pramugari.

Para Penerbang telah melaksanakan latihan simulator di CaE Burger hill London Inggris selama dua bulan dilanjutkan Latihan terbang sebanyak 8 sorties dengan 25 jam terbang setiap penerbangnya di Fasilitas Dassault Le Bourget Paris Perancis selama 1 bulan. Pelatihan para Penerbang akan dilanjutkan di dalam negeri dengan instruktur dari Dassault.

Saat peninjauan, Menhan RI beserta Kasau menyaksikan tradisi water salute sebagai ungkapan selamat datang kepada pesawat Falcon 7X/8X di Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma. Menhan RI juga turut meninjau Kabin pesawat dan berdialog dengan para Kru pesawat TNI AU yang nantinya mengawaki pesawat tersebut.

Turut hadir pada peninjauan tersebut Sekjen Kemhan RI Marsdya TNI Dony Ermawan, Pangkoopsudnas Marsdya TNI M.Tonny Hardjono, para pejabat Utama TNI AU dan pejabat utama Kemenhan RI lainnya.