Categories
Militer TNI

KSAU Terima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana pada Momen HUT ke 81 TNI

Koran Jurnal, Jakarta – Dedikasi dalam memperkuat, mengembangkan, dan membangun TNI Angkatan Udara mengantarkan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana.

Tanda kehormatan tersebut dianugerahkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada KSAU dalam momentum upacara peringatan Dirgahayu ke 81 TNI yang digelar di Plaza Prima, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Selain KSAU, Bintang Mahaputera Adipradana juga dianugerahkan kepada Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R., Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.

Pada kesempatan yang sama, Presiden RI turut menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Periode 2025–2026 Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, serta Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Penganugerahan tanda kehormatan tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, pengabdian, dan jasa dalam mendukung kemajuan, pengembangan, serta pembangunan TNI.

Bagi TNI Angkatan Udara, penghargaan ini menjadi bagian dari perjalanan pengabdian dalam memperkuat peran TNI AU menjaga kedaulatan wilayah udara nasional, sekaligus menjadi motivasi untuk terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.(disp)

Categories
TNI

TNI AU Perkuat Arah Pembangunan Kekuatan Udara Hadapi Peperangan Modern

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Udara terus menata pembangunan kekuatan agar mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis, perkembangan teknologi, dan karakter peperangan modern yang semakin dinamis.

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Staf Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., bersama sejumlah pejabat TNI AU di Auditorium IG Dewanto, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (22/9/2026).

KSAU menyampaikan, pengembangan kekuatan TNI AU perlu terus diselaraskan dengan tuntutan operasional, baik dari aspek organisasi, personel, maupun kemampuan satuan.

Marsekal Tonny juga meminta para perwira memahami perkembangan air warfare, termasuk perlindungan aset strategis, penyiapan titik-titik alternatif yang dapat mendukung operasi, serta kesiapan satuan dalam menghadapi perkembangan karakter peperangan modern.

Dalam pengembangan organisasi, Kasau menyampaikan TNI AU akan menata sejumlah satuan, termasuk penguatan organisasi Korpasgat.

Arah pembangunan kekuatan tersebut turut diperkuat melalui penyempurnaan Doktrin Swa Bhuwana Paksa. Katim Pokja Penyusunan Naskah Doktrin Swa Bhuwana Paksa Marsda TNI Benny Arfan, M.MP., MMDS., MSS., menyebut penyusunan doktrin telah berlangsung sejak 2025 melalui sejumlah tahapan pembahasan dan penyempurnaan.

Wadankodiklatau menjelaskan, penyempurnaan doktrin tersebut kembali menegaskan perspektif pemanfaatan ruang udara dan ruang antariksa yang semakin relevan dengan perkembangan teknologi dan lingkungan strategis.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AU memperkuat pembangunan kekuatan udara yang adaptif, modern, profesional, dan mampu menjawab tuntutan serta tantangan tugas ke depan.(disp)

Categories
TNI

AACC ke-23, TNI AU Perkuat Interoperabilitas Angkatan Udara ASEAN untuk Penanganan Kemanusiaan dan Bencana

Koran Jurnal, Cilangkap – TNI Angkatan Udara memperkuat interoperabilitas Angkatan Udara ASEAN melalui kerja sama yang praktis, bertahap, inklusif, dan berorientasi pada misi, khususnya dalam bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Hal tersebut disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. dalam 23rd ASEAN Air Chiefs Conference (AACC) yang dilaksanakan melalui video conference, Rabu (9/9/2026).

KSAU menegaskan bahwa interoperabilitas tidak berarti Angkatan Udara ASEAN harus memiliki sistem yang sama atau berada dalam satu komando. Kerja sama tetap dibangun dengan menghormati kedaulatan, kewenangan nasional, serta perbedaan sistem dan kemampuan masing-masing negara.

Dalam menghadapi misi bersama, khususnya Humanitarian Assistance and Disaster Relief (HADR), kemampuan bekerja sama menjadi faktor penting. Kekuatan udara memiliki peran dalam bantuan kemanusiaan, pencarian dan pertolongan, evakuasi medis, penilaian udara, serta distribusi bantuan secara cepat.

TNI AU mendorong penguatan komunikasi, berbagi informasi, latihan, dan pendidikan sebagai fondasi interoperabilitas. Upaya tersebut sejalan dengan mekanisme ASEAN, termasuk AHA Centre dan prinsip One ASEAN, One Response.(disp)

Categories
Militer

Angkasa Shooting Club Asah Kemampuan Menembak dan Perkuat Soliditas Anggota

Koran Jurnal, Jakarta – Angkasa Shooting Club (ASC) terus mendorong pengembangan kemampuan menembak anggotanya melalui kegiatan Monthly Game, yang tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mengasah kemampuan penembak serta memperkuat komunikasi dan soliditas keluarga besar ASC.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum ASC Marsda TNI Bambang Gunarto dalam Monthly Game Angkasa Shooting Club yang digelar di Lapangan Tembak Brigade I Parako Pasgat, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M.

Menurut Ketua Umum ASC, kegiatan Monthly Game menjadi bagian dari upaya untuk terus mengasah kemampuan menembak anggota sehingga dapat ditampilkan dalam berbagai event antarangkatan maupun antarlembaga pemerintahan.

Selain aspek kemampuan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, komunikasi, dan soliditas keluarga besar Angkasa Shooting Club. Dalam pelaksanaannya, aspek keselamatan menjadi perhatian utama untuk memastikan kegiatan penembakan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Pada Monthly Game tersebut, kompetisi berlangsung dalam sejumlah kategori. Pada kategori Pistol Eksekutif A 20 meter, juara pertama diraih Wakasau dengan poin 189,03, sedangkan juara kedua diraih Kasau dengan poin 188,08.

Pada kategori Pistol Eksekutif A Non Optik 20 meter, juara pertama diraih Pangkorpasgat dengan poin 188,05 dan juara kedua Irjenau dengan poin 122,01.

Sementara itu, kategori Pistol Eksekutif 20 meter Purnawirawan menempatkan Marsdya TNI (Purn) Kusworo sebagai juara pertama dengan poin 187, diikuti Marsda TNI (Purn) Hari Mursanto dengan poin 178,01 dan Marsekal TNI (Purn) Fadjar Prasetyo dengan poin 174,01.

Untuk kategori Pistol Eksekutif 20 meter Non Optik Purnawirawan, juara pertama diraih Marsda TNI (Purn) Djoko Senoputro dengan poin 183,03, sedangkan juara kedua diraih Marsda TNI (Purn) I Made dengan poin 77,02.

Melalui kegiatan tersebut, ASC tidak hanya mempertahankan kegiatan kompetisi menembak, tetapi juga mendorong pengasahan kemampuan, komunikasi, dan soliditas di antara keluarga besar Angkasa Shooting Club.

Turut hadir, Wakasau, Parkorpasgat, Irjenau, Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, Kapuslaklambangjaau, Kapusgeosau. dan pejabat tinggi TNI AU lainnya.(disp)

Categories
Militer TNI

Perkuat Kesiapan dan Profesionalisme, TNI AU Maknai 80 Tahun Pengabdian Tanpa Batas

Koran Jurnal, Jakarta – Delapan dekade pengabdian tanpa batas menjadi perjalanan panjang TNI Angkatan Udara yang dibangun melalui karya nyata. Hal tersebut disampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., saat memimpin upacara peringatan HUT ke-80 TNI AU di Lapangan Apel Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4/2026).

KSAU menegaskan bahwa dari generasi ke generasi, setiap prajurit menunjukkan pengabdian melalui kesiapan untuk selalu hadir, berbuat, dan memberikan yang terbaik dalam setiap situasi. Menurutnya, komitmen tersebut tercermin dalam berbagai capaian strategis yang berhasil diraih.

Sejumlah capaian tersebut menjadi indikator profesionalisme, di antaranya keberhasilan mempertahankan zero accident selama dua tahun berturut-turut. Selain itu, TNI AU juga berhasil melaksanakan misi kemanusiaan internasional melalui airdrop 17,8 ton bantuan ke Gaza, serta penanganan bencana di Sumatera secara cepat dan terkoordinasi.

Di bidang pembinaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia tercermin dari prestasi nasional dan internasional, serta kontribusi pada program ketahanan pangan dan pelayanan gizi. Sementara itu, tata kelola organisasi diperkuat melalui perolehan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan penghargaan Unit Pelayanan Prima.

“Capaian tersebut menjadi fondasi penting sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kesiapan dalam menjawab tuntutan lingkungan strategis yang terus
berkembang,” ujar KSAU.

Lebih lanjut, KSAU menekankan TNI AU kini berada dalam fase akselerasi pembangunan yang menuntut kecepatan, ketepatan, dan keterpaduan.

“Akselerasi ini bukan sekadar peningkatan kapasitas, melainkan upaya memastikan seluruh kekuatan udara bekerja secara utuh, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi kepentingan nasional,” ungkap KSAU.

Momentum delapan dekade pengabdian TNI Angkatan Udara menjadi penguat komitmen untuk bertindak semakin cepat, hadir semakin dekat, dan memberikan dampak yang semakin tepat sebagai wujud kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas nasional serta mendukung terwujudnya Indonesia Maju.(disp)

Categories
TNI

KSAU Terima Penghargaan Adibhakti Sanapati dari BSSN, Tegaskan Peran Strategis Siber

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menerima Tanda Penghargaan Adibhakti Sanapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai bentuk apresiasi atas jasa, darma bhakti, serta komitmen dalam penguatan keamanan siber dan persandian nasional.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BSSN Drs. Nugroho Sulistyo Budi, M.M., M.Han., saat ceramah umum Kasau di lingkungan BSSN, pada Rabu (18/2/2026).

KSAU menyebutkan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan apresiasi terhadap kerja kolektif seluruh prajurit TNI Angkatan Udara yang secara konsisten berkontribusi dalam penguatan keamanan siber nasional.

Sementara itu, dalam ceramahnya, KSAU Marsekal Tonny Harjono menyatakan ruang siber telah berkembang menjadi domain kelima peperangan yang berperan dalam menentukan keberhasilan operasi militer modern. Menurutnya, kegagalan mengamankan domain siber, khususnya pada fase awal konflik, dapat berdampak langsung terhadap efektivitas operasi di medan nyata.

Lebih lanjut, KSAU menjelaskan berbagai konflik global menunjukkan serangan siber kerap dilakukan sebelum serangan fisik, baik melalui serangan terbuka maupun infiltrasi senyap jangka panjang. Serangan tersebut, lanjutnya, berpotensi melumpuhkan sistem komunikasi serta memengaruhi pengambilan keputusan strategis.

Marsekal Tonny Harjono juga menekankan pertahanan siber bukan hanya persoalan teknis, tetapi merupakan bagian dari kesiapsiagaan pertahanan udara nasional. Oleh karena itu, Kasau menyampaikan TNI Angkatan Udara terus memperkuat kemampuan siber melalui pengembangan sumber daya manusia, penguatan organisasi dan satuan siber, peningkatan sistem deteksi dan respons ancaman, serta integrasi domain siber dalam latihan dan operasi multi-domain.

Selain itu, Marsekal Tonny Harjono menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan BSSN, untuk menghadapi dinamika ancaman siber yang semakin kompleks dan berkembang cepat.

Sinergi TNI Angkatan Udara dan BSSN diharapkan terus diperkuat melalui kolaborasi strategis dalam pengembangan sumber daya manusia, modernisasi keamanan siber, serta integrasi penanganan insiden untuk meningkatkan ketahanan nasional menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks dan dinamis.(disp)

Categories
Militer

KSAU Hadiri Upacara Penutupan Latsitardanus XLVI

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menghadiri upacara penutupan Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) XLVI Tahun 2026 di Dermaga Mako Kolinlamil, Jakarta Utara, Sabtu (15/2/2026). Upacara dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Latsitardanus XLVI melibatkan 154 Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) yang tergabung bersama Akademi TNI, Taruna Akademi Kepolisian, Taruna Politeknik Siber dan Sandi Negara, Kadet Unhan RI, Kementerian , serta unsur pendukung lainnya.

Selama penugasan, para Taruna AAU terlibat secara langsung dalam berbagai aksi sosial di Kabupaten Aceh Tamiang. Aksi tersebut meliputi pelayanan kesehatan, penyaluran bantuan kemanusiaan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Dalam sambutannya, Panglima TNI menyampaikan apresiasi atas semangat, dedikasi, soliditas, dan kepedulian sosial para peserta yang tercermin melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Lebih lanjut, Panglima TNI berpesan agar pengalaman selama Latsitardanus dijadikan landasan untuk terus memelihara sinergi dan integrasi setelah kembali ke satuan masing-masing.

“Tetaplah menjaga disiplin, loyalitas, dan profesionalisme untuk menjadi pemimpin yang tangguh, humanis, serta bermoral, demi kepentingan bangsa dan negara,” kata Panglima TNI.

Keterlibatan Taruna AAU menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Udara dalam menyiapkan perwira masa depan yang tidak hanya unggul, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.(disp)

Categories
Polhukam

KSAU Hadiri Rapat Kerja Bersama Komisi I DPR RI, Bahas Program 2025 dan Renja 2026

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Rapat tersebut dihadiri Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, dan sejumlah pejabat lainnya.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto tersebut berlangsung tertutup, membahas evaluasi program 2025 dan rencana kerja 2026.

Menhan RI menyampaikan bahwa ia telah melaporkan situasi terkini kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang secara umum dalam kondisi stabil.

Lebih lanjut, Menhan RI menyebutkan Presiden RI memberikan arahan agar Kemhan dan TNI terus memperkuat efisiensi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran negara, penegakan hukum yang tegas terhadap penyimpangan sebagai bagian dari penguatan tata kelola pertahanan yang profesional dan berintegritas.(disp)

Categories
TNI

TNI AU Laksanakan Penandatanganan Bersama Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Mabesau T.A 2026

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Mabesau, mulai dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga mitra kerja penyedia barang dan jasa, melaksanakan setiap tahapan pengadaan secara disiplin dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Kasau saat menghadiri Penandatanganan Bersama Kontrak Pengadaan Barang/Jasa Satker Mabesau TA 2026 di Gedung Serbaguna Suharnoko Harbani, Mabesau, Jakarta, Rabu (21/1/2026) kemarin.

KSAU menyampaikan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025. Regulasi tersebut menegaskan bahwa setiap proses pengadaan harus disesuaikan dengan kebutuhan, memenuhi standar kualitas, serta dilaksanakan tepat waktu.

“Tentunya ini diharapkan bisa mendukung kegiatan operasional dan kesiapsiagaan operasi TNI Angkatan Udara,” ucap KSAU.

KSAU juga mengapresiasi capaian pengadaan tahun 2025 yang mencapai 98,6 persen. Capaian itu dinilai mencerminkan konsistensi dan keseriusan organisasi dalam menjaga ritme kerja.

Meski demikian, Kasau menekankan bahwa capaian tersebut harus diikuti dengan pelaksanaan kontrak yang tertib dan konsisten, sehingga barang dan jasa yang diterima benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasional di lapangan.

KSAU berharap TNI Angkatan Udara semakin kuat sebagai organisasi yang profesional dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui pengadaan yang dikelola secara tepat dan sesuai ketentuan, diharapkan kebutuhan operasional TNI Angkatan Udara dapat terpenuhi secara optimal, sehingga kemampuan pertahanan udara nasional terus meningkat dan pelaksanaan tugas pertahanan negara dapat berjalan secara efektif.(disp)

Categories
Polhukam TNI

KSAU Marsekal Tonny Harjono Terima Audiensi Managing Director PT Airbus Indonesia Nusantara

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menerima audiensi Managing Director PT Airbus Indonesia Nusantara, Regis Antomarchi, di Ruang CC Kasau, Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (8/1/2026).

Audiensi tersebut membahas kerja sama yang telah terjalin selama ini antara TNI Angkatan Udara dan Airbus, termasuk berbagai isu terkait penggunaan serta pengoperasian pesawat produksi Airbus yang saat ini dioperasikan oleh TNI AU.

Pembahasan difokuskan pada optimalisasi dukungan pemeliharaan untuk menjaga keandalan dan kelaikan pesawat. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesiapan operasional TNI AU secara berkelanjutan, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pertahanan negara secara optimal.

Turut hadir mendampingi Kasau, Aslog Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Waasrena Kasau, serta Kadisaeroau.(disp)