Categories
TNI

Entry Briefing KSAL, Laksamana Muhammad Ali Sampaikan 4 Program Prioritas TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Resmi menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., langsung menggelar Entry Briefing kepada seluruh Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) seluruh Indonesia melalui tatap muka langsung maupun sarana Video Conference (Vicon) dari Auditorium Denma Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, Jum’at (30/12/2022).

KSAL Laksamana Muhammad Ali menyampaikan, visinya untuk mewujudkan kekuatan Angkatan Laut yang profesional, modern dan tangguh guna mencapai kesiapan dan kesiagaan yang tinggi dalam melaksanakan tugas-tugas Angkatan Laut yang dipercayakan oleh negara. Selain itu, disampaikan misi dan penekanan-penekanan serta arah kebijakan pembinaan kekuatan Angkatan Laut, dan program prioritas KSAL yang akan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas kedepannya.

Selain meneruskan kebijakan pejabat sebelumnya dengan berpedoman kepada kebijakan pemerintah, KSAL juga menyampaikan empat program prioritas dimana Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama dengan pertimbangan berputarnya roda sebuah organisasi akan bertumpu pada kemampuan sumber daya manusianya.

Program prioritas kedua adalah pemenuhan kebutuhan akan alutsista. TNI AL akan memfokuskan diri untuk mencapai kekuatan yang siap dioperasionalkan dalam bentuk kesiagaan dan kesiapan yang tinggi. ”Modernisasi dan pemeliharaan serta perawatan Alutsista harus memiliki hasil nyata yakni alutsista yang siap dioperasionalkan dan siap digelar sesuai kebutuhan operasi,” tegasnya.

Sementara itu, program prioritas ketiga adalah peningkatan fasilitas pangkalan dan sarana maupun prasarana yang dapat menunjang operasi serta tugas-tugas TNI AL. Menurut Kasal, pangkalan harus dilengkapi untuk mampu memberi dukungan secara optimal kepada satuan operasional, selain itu peningkatan fasilitas maupun sarana dan prasarana (Sarpras) juga diperlukan bagi operasi perbatasan, serta dalam menunjang validasi organisasi, dimana ada beberapa satuan baru maupun satuan yang direlokasi sarprasnya belum memadai.

Sedangkan program prioritas keempat adalah manajemen operasi dan sistem dukungan logistik. Dalam mencapai keberhasilan operasi maupun pencapaian tugas-tugas TNI AL diperlukan penataan terhadap manajemen operasi yang diikuti dengan evaluasi sesuai dengan tahapannya, guna menentukan strategi yang tepat serta efektif.

Beberapa penekanan yang juga disampaikan diantaranya agar prajurit TNI AL melaksanakan pengabdian dengan ketulusan serta rasa keikhlasan hati, menyamakan visi, langkah dan persepsi dalam mencapai program-program prioritas KSAL, memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing bidang dan fokus terhadap penyelesaian tugas sesuai dengan arah kebijakan KSAL, meningkatkan kesiapan operasional baik Alutsista dan satuan-satuan operasi, diikuti dengan peningkatan kemampuan (capability), memperkokoh soliditas antar matra TNI, menjaga netralitas TNI serta perkuat dedikasi dan loyalitas kepada TNI AL, TNI, bangsa dan negara.

KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali berharap kepada TNI sebagai Patriot NKRI (Prajurit TNI yang Profesional, Modern dan Tangguh) agar dapat bekerja sama dan berjuang bersama dengan kesamaan tekad, visi dan misi  dalam membangun TNI AL untuk meraih kejayaan Angkatan Laut yang hakiki, yakni Jalesveva Jayamahe.(disp)

Categories
Bisnis Ekonomi

Sriwijaya Air Luncurkan Program ‘Sriwijaya Air 17th’

Koran Jurnal, Jakarta – Maskapai Sriwijaya Air akan merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 pada tanggal 10 November 2020 dan akan mengusung tema besar ‘Stronger Together’. Makna ‘Stronger Together’ sendiri melambangkan kondisi Sriwijaya Air saat ini yang sedang bersama-sama saling menguatkan serta bekerja dengan cerdas guna dapat terus bertahan dalam kondisi industri penerbangan yang masih terdampak pandemi.

Selain meluncurkan tema HUT ke-17, dalam rangka memberi apresiasi kepada para pelanggan setia, Sriwijaya Air pun meluncurkan program promosi ‘Sriwijaya Air 17th’ dengan menawarkan tiket perjalanan Sriwijaya Air dan NAM Air dengan harga mulai dari Rp170.000,-/tiket.

Melalui siaran pers yang diterima Kamis (05/11/2020), dijelaskan oleh Jefferson Jauwena selaku Direktur Utama Sriwijaya Air bahwa, “Program ‘Sriwijaya Air 17th’ ini akan berlaku untuk tiket perjalanan maskapai Sriwijaya Air yang dipesan dan di-issued tepat pada tanggal 10 November 2020 dari mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB. Adapun periode penerbangannya adalah dari tanggal 11 November 2020 – 30 April 2021. Harga tiket mulai dari Rp170.000,- ini pun berlaku bagi pelanggan dewasa dan anak-anak namun tidak berlaku bagi penerbangan secara grup.”

Tiket promosi ‘Sriwijaya Air 17th’ dapat diperoleh dengan mengakses website resmi www.sriwijayaair.co.id atau melalui aplikasi Sriwijaya Air Mobile di smartphone.(ccm/red)

Categories
Ekonomi

Presiden Jokowi Resmikan Program Bank Wakaf Mikro

Koranjurnal.co.id, Medan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Program Bank Wakaf Mikro, di Pondok Pesantren (Ponpes) Mawaridussalam, di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Senin (08/10/2018).

Kegiatan tersebut adalah bagian akhir dari kunjungan kerjanya Presiden Jokowi di Provinsi Sumatera Utara yang didampingi Ibu Negara Iriana.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan saat ini pemerintah sudah mendirikan bank wakaf mikro di 33 pondek pesantren. Setiap bank wakaf mikro, menurut Presiden, diberikan modal kurang lebih Rp8 miliar.

Pendirian bank wakaf mikro ini, menurut Presiden, merupakan respons pemerintah atas keluhan dari masyarakat di desa-desa atau di pondok-pondok pesantren mengenai sulitnya mengakses pelayanan perbankan, karena selain administrasinya rumit juga harus ada jaminan.

Padahal, lanjut Presiden, masyarakat, umat perlu akses ke keuangan untuk modal kerja, untuk modal investasi, dan yang lain-lainnya. Oleh sebab itu, tambah Presiden, pemerintah berinsiatif mendirikan yang namanya bank wakaf mikro.

“Nanti ibu-ibu yang mau pinjam atau yang sudah pinjam, pertama itu Rp3 juta. Nanti kalau sudah mengangsur baik, bisa kembangkan lagi Rp1-3 juta. Kemudian kalau sudah diangsur, bagus, mau nambah Rp10 (juta) silakan, mau nambah Rp15 (juta) silakan, kan enggak ada agunan,” kata Presiden Jokowi.

Ditegaskan Presiden Jokowi, pengembangan ekonomi mikro, pengembangan ekonomi umat, terutama di pondok pesantren dan di lingkungan pondoknya harus berjalan dengan baik. Karena itu, sambung Presiden, pemerintah akan terus mengembangkan bank wakaf mikro.

“Kita harapkan nantinya kalau sudah gede, sudah ratusan atau sudah ribuan, ini akan di-holding-kan menjadi sebuah bank besar,” ucap Presiden Jokowi seraya menambahkan, bahwa saat ini memang baru dalam tahap membangun sebuah pondasi.

Tampak hadir dalam acara tersebut antara lain Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, pimpinan dan siswa pondok pesantren, serta warga sekitar.(red/DBPers)