Categories
Ragam TNI

Sambut Bulan Puasa 1444 H dan HUT Kopassus ke-71, Kopassus Berbagi Takjil

Koran Jurnal, Jakarta – Bulan Ramadan merupakan bulan suci yang penuh berkah. Sebab di bulan ini Allah memberikan berlipat pahala bagi orang yang mengerjakan kebaikan. Untuk mendapatkan pahala yang Allah janjikan, salah satu yang bisa dikerjakan adalah memberi makan orang yang berbuka puasa.

Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang berbagi takjil kepada orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala puasa tanpa mengurangi pahala puasa orang yang ditraktir takjil.”
(HR. Ahmad: 4/114, dan disahihkan oleh Tumudzi: 807)

Kali ini menyambut bulan Puasa 1444 H & HUT Kopassus ke-71 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) melaksanakan kegiatan pembagian seratus paket takjil dan makanan berbuka puasa siap saji, Selasa (28/3/2022).

Kegiatan berbagai kasih Ramadhan ini diperuntukkan bagi warga Desa binaan Sat 81 Kopassus, Grup 3 Kopassus, Grup 2 Kopassus dan Grup 1Kopassus serta Pusdiklatpassus Kopassus dan juga para pengguna jalan yang melintas.

Pembagian takjil yang dimulai pukul 17.00 WIB ini perharinya dibagikan 100 hingga 300 takjil, yang dibagikan secara door to door dan di posko pinggir jalan raya kesatuan masing masing.(pen)

Categories
Megapolitan

Pemerintah Tetapkan 23 Maret 2023 Awal Ramadhan 1444 Hijriah

Koran Jurnal, Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama resmi menetapkan 1 Ramadan 1444 Hijriah/2023 Masehi pada hari Kamis, 23 Maret 2023.

Penetapan awal Ramadhan itu disampaikan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Rabu (22/3/2023).

“Berdasarkan hisab posisi hilal seluruh Indonesia sudah di atas ufuk dan telah memenuhi kriteria MABIMS serta laporan rukyatul hilal, tadi kita bersepakat secara mufakat bahwa 1 Ramadan 1444 Hijriah jatuh pada hari Kamis, tanggal 23 Maret 2023 Masehi,” kata Menag Yaqut, saat memimpin konferensi pers penetapan awal Ramadhan 1444 Hijriah.

Yaqut berharap dengan hasil sidang isbat ini seluruh umat Islam di Indonesia dapat menjalankan ibadah puasa Ramadhan secara bersama-sama.

“Semoga ini menjadi simbol cerminan kebersamaan umat Islam di Indonesia, kebersamaan ini juga mudah-mudahan menjadi wujud dari kebersamaan kita semua sebagai anak bangsa untuk menatap masa depan bangsa yang lebih baik,” ujar Menag Yaqut.

Dia berharap bulan Ramadhan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan bangsa Indonesia.

“Ramadhan ini mari kita jadikan sebagai momentum untuk memperkuat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah,” ucapnya.

Lanjut Yaqut menjelaskan, penetapan 1 Ramadhan 1444 H dalam sidang isbat lebih dahulu disampaikan laporan dari Tim Hisab Rukyat Kemenag.

“Disampaikan bahwa ketinggian hilal di seluruh Indonesia pada posisi antara 6 derajat 46,2 menit sampai dengan 8 derajat 43,2 menit dengan sudut elongasi 7,93 derajat sampai dengan 9,54 derajat,” paparnya.

“Posisi tersebut, telah memenuhi kriteria visibilitas hilal atau yang dikenal dengan imkanurrukyah yang disepakati oleh MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Menteri Agama RI, Menteri Agama Malaysia, dan Menteri Agama Singapura) sebagai pedoman menetapkan awal bulan kamariah,” pungkasnya.(*)