Categories
Bencana TNI

Pesawat C-130 Hercules Angkut Bansos dari Lanud Haluoleo Kendari

Koran Jurnal, Jakarta – Pesawat C-130 Hercules A-1337 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang yang diterbangkan Mayor Pnb Fahmi membawa bantuan sosial untuk para korban bencana alam di Mamuju Majene Sulawesi Barat. Bantuan sebanyak 12 ton lebih tersebut diberangkatkan dari Lanud Haluoleo Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (25/01/2021). Barang bantuan tersebut berupa paket sembako dan tenda darurat.

Sementara di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta juga diberangkatkan satu pesawat CN-295 A-2909 Skadron Udara 2 yang diterbangkan Kapten Pnb Iskandar dengan membawa bantuan sosial sebanyak lima ton untuk korban bencana alam di Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Mamuju Majene Sulawesi Barat.

Selain dukungan angkutan udara, hari ini prajurit TNI Angkatan Udara juga turut serta membantu para korban bencana alam. kegiatan yang dilaksanakan antara lain pendistribusan logistik dan pembersihan fasilitas umum yang dilakukan oleh personel Paskhas di Banjarmasin Kalimantan Selatan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir.

Sementara di desa Botteng Sulawesi Barat, para prajurit Batalyon Kesehatan (Yonkes) Denma Mabesau melaksanakan pelayanan kesehatan dan permainan lapangan untuk menghibur para korban bencana alam dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

Satgas Kesehatan TNI Bantu Proses Persalinan Warga Korban Gempa Sulbar

Koran Jurnal, Sulbar – Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan TNI dari Batalyon Kesehatan tiga Matra TNI kembali melaksanakan aksi kemanusiaan membantu proses persalinan warga Korban gempa bumi di Mamuju Sulawesi Barat.

Tiga dokter dari tim kesehatan TNI yakni Letda Ckm dr. Alfred Doni Purba (Yonkes 1 Kostrad), Letda Laut (K) dr. Andre Prasetyo Mahesya (Yonkes-1 Marinir) dan Letda Kes dr. M. Ibnu Fazar SP (Yonkes AU) dibantu oleh dr. Wulan (Puskesmas Rangas) dan Bidan di Posko Puskes TNI yang berada di Komplek Kantor Gubernur Sulbar, Jl. Abdul Malik Pattana Endeng Kelirahan Rangas, Kec. Simboro, Kab. Mamuju, Sulawesi Barat berhasil yang membantu proses persalinan ibu Nurdah dengan baik dan lancar, Sabtu (23/01/2021).

Ibu Nurdah, salah satu pengungsi yang tinggal di kluster pengungsian kantor Gubernur Sulbar, pada pukul 18.00 WITA didampingi suami dan dokter dr. Puskesmas mendatangi posko kesehatan TNI dan menyampaikan keluhan kalau ketuban pasien sudah pecah. Selanjutnya setelah diperiksa ternyata benar dan tim Satgas langsung menyiapkan peralatan untuk proses persalinan.

Proses persalinan berlangsung dari pukul 20.00 hingga pukul 21.15 WITA berjalan lancar dan sukses. Bayi lahir jenis kelamin perempuan dengan proses persalinan normal.

Pasutri ibu Nurdah dan bapak Udin yang dikaruniai bayi perempuan tersebut adalah anak ke enam dan berterima kasih kepada tim Kesehatan TNI yang telah membantu proses persalinan. “Terima kasih banyak saya ucapkan bagi TNI dan semua yang bertugas di kantor Gubernur atas bantuannya,” ucap ibu Nurdah.

Letkol Ckm Ngatmin, Amk selaku Dansatgas Kes TNI mengatakan bahwa setelah proses persalinan selesai sang ibu dan bayi dirujuk ke RS Regional Provinsi untuk dilaksanakan observasi dan untuk mendapatkan perawatan selanjutnya.

“Proses evakuasi menggunakan mobil ambulan dari Puskesmas Tabulahan Kabupaten Mamasa yang tergabung dalam klaster kesehatan bersama satgas kesehatan TNI,” katanya.

Selanjutnya, hari ini Tim Satgas Kesehatan TNI dipimpin Letda Kes dr. Ibnu mengunjungi rumah ibu Nurdah sambil membawa bantuan perlengkapan bayi berupa susu, baju, popok, botol dot, tisue basah dan keperluan lainnya.

“Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada TNI yang telah memberi kami bantuan berupa perlengkapan bayi,” kata ibu Nurdah.(Pusp/red)

Categories
TNI

Bantu Tingkatkan Ekonomi Warga, Satgas Yonif MR 413 Kostrad Olah Singkong Jadi Gethuk Goreng

Koran Jurnal, Papua – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad Pos Mosso membantu meningkatkan ekonomi Warga Perbatasan RI-PNG dengan mengolah singkong menjadi makanan tradisional Jawa Tengah berupa Gethuk Goreng yang di lakukannya di Kampung Mosso Distrik Muara Tami Kota Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 413 Kostrad Mayor Inf Anggun Wuriyanto, S.H., M.Han. dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua, Sabtu (23/01/2021).

Munurut Dansatgas, kegiatan yang dilakukan oleh Pos Mosso pimpinan Letda inf Hary Bagus dalam mengajarkan masyarakat mengolah singkong menjadi Gethuk Goreng, dapat membantu meningkatkan perekonomian di Kampung Mosso.

“Awalnya, beberapa anggota Pos Mosso melakukan anjangsana di kediaman Mama Agustina Nutafua (55) sekaligus membantu panen Singkong di kebun miliknya,” katanya.

“Kemudian salah satu anggota Pos Mosso bernama Praka Taufik menyarankan agar hasil panen singkong tersebut sebagian diolah menjadi makanan khas dari daerahnya Banyumas, Jawa Tengah yaitu Gethuk Goreng. Karena tidak pernah melakukan hal itu Mama Agustina meminta agar Praka Taufik mengajarkan cara membuat Gethuk Goreng tersebut,” ungkap Dansatgas.

Seperti diketahui bahwa pembuatan Gethuk Goreng terbilang cukup mudah, dimana singkong yang telah dikupas lalu direbus selama 30 menit ke dalam panci. Setelah itu singkong ditumbuk hingga halus dicampur dengan gula merah secukupnya yang diisi di dalam Gethuk Goreng tersebut. Langkah terakhir sebelum masuk di penggorengan ialah dengan membentuknya sesuai ukuran yang dikehendaki.

Dari Hasil percobaan tersebut, Mama Agustina mengakui bahwa Gethuk Goreng yang diolah bersama Satgas sangat lezat dan ia yakin warga lainnya di Kampung Mosso akan menyukai makanan baru ini.

“Saya ingin menjadikan ini sebagai usaha baru saya. Saya juga berterima kasih kepada anak-anak Satgas Pos Mosso yang telah membantu mengajarkan saya membuat Gethuk Goreng ini,” tutur senang Mama Agustina.

Harga Gethuk Goreng itu sendiri yang ditawarkan oleh Mama Agustina seharga Rp. 5.000,- kepada masyarakat Kampung Mosso dimana pada satu bungkus nya terdapat 4 buah Gethuk Goreng siap santap.(pen/red)

Categories
Bencana TNI

TNI AU Berkontribusi Nyata terhadap Pemulihan di Provinsi Kalsel dan Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Udara berkontribusi nyata dalam pemulihan bencana banjir di Banjarmasin Kalimantan Selatan serta gempa bumi di wilayah Mamuju, Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (23/01/2021).

Hal ini ditunjukkan oleh Prajurit Satgas Paskhas yang bertugas di daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang dipimpin Mayor Pas Raden Ruli Rusliana mulai membantu mendistribusikan bantuan berupa sembako dan mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

Mayor Pas R. Ruli R menjelaskan, pada hari ini selain memberikan sembako Satgas Paskhas, juga melaksanakan evakuasi korban jiwa, yang ada di tiga desa yaitu di Kecamatan Sungai Tabuk, wilayah Martapura, dan wilayah Marahaban.

Lebih lanjut, Mayor Pas Ruli menjelaskan di Kecamatan Sungai Tabuk kita mendistribusikan logistik, obat-obatan, serta membantu tenaga medis puskesmas, selanjutnya, di wilayah Martapura mendistribusikan logistik, kemudian wilayah Marabahan untuk Satgas Paskhas melaksanakan evakuasi dan distribusi logistik.

Di lokasi yang berbeda, Prajurit Batalyon Kesehatan (Yonkes) Denma Mabesau yang dipimpin oleh Kapten Kes Lim Friendly Suman Sitorus, S. Farm., menyampaikan, pada hari ini Yonkes Denma Mabesau dibantu relawan tenaga medis telah merawat sebanyak 193 pasien yang berada di beberapa tempat yaitu di Base, Katandean, dan Ulumanda , selain itu di wilayah Taan kita juga bekerjasama dengan Pertamina wilayah Sulawesi Barat, melaksanakan pemeriksaan kesehatan.

“Medan yang kita lewati sangat rusak dan tidak dapat dijangkau oleh kendaraan biasa, hanya dapat dijangkau oleh mobil off-road, namun kendala tersebut tidak menghambat kinerja kami untuk melayani korban yang terdampak gempa,” ujar Kapten Kes Lim Friendly Sitorus.

Adapun pelayanan kesehatan tetap menerapkan protokol kesehatan.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

Alumni AAU 2006 Kirim Paket Bantuan Seberat 1,8 Ton untuk Korban Bencana Alam di Sulbar dan Kalsel

Koran Jurnal, Magetan – Alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 2006 melakukan aksi peduli sesama terhadap para korban bencana gempa bumi yang mengguncang Mamuju-Majene, Sulawesi Barat dan bencana banjir yang menimpa Kalimantan Selatan, dengan turut serta berkontribusi dalam penyaluran bantuan untuk para korban.

Alumni AAU Angkatan 2006 atau yang dikenal Punggawa Dirgantara Pasha menyalurkan bantuan sebanyak 1,8 ton berupa makanan, minuman, obat-obatan, masker serta kebutuhan lainnya yang dipusatkan di Lanud Iswahyudi Magetan Jawa Timur.

Ketua Angkatan AAU 2006 Mayor Pnb Martono menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian sebagai prajurit TNI AU terhadap sesama dan merupakan aksi kemanusiaan.

Menurutnya, sebagai tentara yang berasal dari rahim rakyat, AAU Angkatan 2006 memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat khusunya yang menjadi korban gempa Sulawesi Barat dan banjir di Kalimantan Selatan.

“Ketika musibah gempa bumi menimpa saudara kita, sudah saatnya bagi kami sebagai prajurit TNI bersama komponen bangsa lainnya bersama-sama membantu masyarakat dalam melewati masa sulit ini,” ungkapnya, Sabtu (23/01/2021).

Mayor Pnb Martono juga mengatakan bahwa AAU Angkatan 2006 tidak hanya memberikan bantuan logistik kepada korban bencana alam gempa bumi  di Sulbar dan banjir di Kalsel, namun ada beberapa personel yang terjun langsung melakukan evakuasi dan membantu korban di lokasi bencana tersebut.

“Salah satu personel yang terjun langsung dalam aksi cepat tanggap bencana tersebut adalah Mayor Pas Irrie selaku Dansatgas Paskhas yang bertugas memberikan bantuan kemanusiaan untuk mengevakuasi dan melakukan pendistribusian bantuan logistik,” ucapnya.

Disamping melakukan pendistribusian logistik, beberapa Alumni AAU 2006 juga dilibatkan dalam menyiagakan pasukan pengendali pangkalan agar Bandara Tempa Padang Sulawesi Barat dapat beroperasional dengan baik untuk menerima bantuan logistik yang datang. “Selain Mayor Pas Irrie ada juga Mayor Nav Nanang Afandik yang juga turut membantu kelancaran pengiriman bantuan logistik menuju daerah bencana,” kata Ketua Punggawa Dirgantara Pasha.

“Tak banyak yang dapat kami berikan, semoga dapat menjadi bagian berkah dalam membantu meringankan kesulitan yang dialami para korban bencana,” tutupnya (rls/red)

Categories
TNI

Danpuspomad Kunjungi Pos Kout Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa

Koran Jurnal, Merauke – Dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja ke jajaran Kodam XVII/Cenderawasih, termasuk salah satu diantaranya Kabupaten Merauke, Komandan Pusat Polisi Militer TNI-AD (Danpuspomad) Letjen TNI Dodik Wijanarko, S.H.,C.Fr.A beserta rombongan meluangkan waktu mengunjungi Pos Komando Utama (Kout) Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di Distrik Sota.

Hal tersebut disampaikan Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Jum’at (22/01/2021).

Dansatgas mengungkapkan, kunjungan pejabat Angkatan Darat dalam hal ini Danpuspomad merupakan suatu kehormatan sekaligus menambah moril anggota Satgas dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-PNG sektor selatan, tepatnya di Kabupaten Merauke.

“Kami berterima kasih atas kepedulian dan perhatian pimpinan kepada Satgas Yonif 125/Simbisa,” ucapnya.

Sementara itu, di sela-sela kunjungannya ke Pos Kout pada Jumat (21/1/2021), Letjen TNI Dodik Wijanarko, S.H.,C.Fr.A berpesan agar seluruh prajurit bijak dalam menggunakan media sosial (medsos) “Tugas operasi bagi Prajurit merupakan suatu kehormatan. Untuk itu, hindari pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan,” tandasnya.

Dalam kunjungannya ke jajaran Satgas Yonif 125/Simbisa, Danpuspomad juga memberikan bingkisan berupa sembako kepada prajurit.

Kunjungan ini, kata Dansatgas diharapkan dapat memberikan motivasi dan menambah semangat prajurit menjelang akhir penugasannya di wilayah perbatasan.

“Seluruh personel Satgas senantiasa berupaya untuk berbuat yang terbaik dalam pengabdiannya di wilayah perbatasan, sehingga kehadirannya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Danrem 174/ATW selaku Dankolakops Brigjen TNI Bangun Nawoko beserta Ketua Persit KCK Koorcab Rem 174 Ny. Renny Bangun Nawoko juga turut hadir mendampingi Danpuspomad dalam kunjungan tersebut.(pen/red)

Categories
TNI

Satgas Yonif 125/SMB Bersama Koramil, Polsek dan Warga Kerja Bakti Lakukan Perbaikan Jalan Terputus

Koran Jurnal, Merauke – Jalan yang menghubungkan Kabupaten Merauke dengan Kabupaten Boven Digoel terputus, Satgas Pamtas Yonif 125/SMB bersinergi dengan Koramil 1707-17/Elikobel dan Polsek Bupul serta beberapa warga menggelar kerja bakti untuk melakukan perbaikan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Jum’at (22/01/2021).

Selanjutnya disampaikan bahwa sepuluh orang personel Satgas dari Pos Kotis dipimpin Dankima Satgas Kapten Inf M. Almuzakkir Walad bergabung dengan personel Polsek Bupul dan Koramil Elikobel serta warga lainnya untuk memperbaiki jalan yang putus di Kilometer 207 Kampung Simpati, Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke.

“Hal ini dimaksudkan agar warga bisa melintas baik dari Kabupaten Merauke menuju Kabupaten Boven Digoel maupun arah sebaliknya,” katanya.

Dansatgas mengatakan bahwa sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan, Satgas Yonif 125/SMB dibawah Komando Pelaksana Operasi (Kolakops) Korem 174/ATW senantiasa berupaya memberikan rasa nyaman di wilayah perbatasan RI-PNG Sektor Selatan, khususnya di wilayah Kabupaten Merauke.

“Tentu dalam pelaksanaannya, Satgas tetap bersinergi dengan Koramil, aparat Kepolisian setempat maupun stakeholder terkait lainnya,” ujarnya.

Menurut Letkol Inf Anjuanda Pardosi, jalan yang putus tersebut merupakan akses satu-satunya bagi masyarakat yang hendak bepergian dari Kabupaten Merauke menuju Kabupaten Boven Digoel maupun sebaliknya, sehingga dibutuhkan penanganan yang cepat agar bisa dilalui.

Tak lupa, Dansatgas Yonif 125/SMB juga mengucapkan terima kasih kepada PT Agrinusa Persada Mulia (APM) yang telah berkontribusi membantu perbaikan jalan tersebut dengan mendatangkan alat berat, sehingga pengerjaannya menjadi lebih mudah.

“Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang melintasi jalan tersebut agar lebih berhati-hati sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, karena perbaikan yang dilakukan masih bersifat sementara untuk sekedar bisa dilalui,” tutur Dansatgas.(pen/red)

Categories
Bencana TNI

TNI AL Gelar Doa Bersama untuk Korban Bencana Alam

Koran Jurnal, Jakarta – Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa diawal tahun 2021, Bangsa Indonesia dilanda berbagai bencana seperti kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak di Perairan Pulau Laki Kepulauan Seribu, gempa Mamuju-Majene Sulawesi Barat, tanah longsor di Sumedang Jawa Barat, banjir di Kalimantan Selatan, banjir bandang di Bogor Jawa Barat dan bencana lainnya dibeberapa wilayah yang melanda masyarakat Indonesia.

Untuk itu, Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., menghimbau kepada seluruh Pimpinan Kotama untuk menggelar doa bersama secara serentak usai Sholat Jumat.

Menindaklanjuti hal tersebut, Panglima Koarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., yang sedang on board di KRI Semarang-594 dalam rangka acara tabur bunga di laut bersama keluarga korban Sriwijaya Air 182 di Perairan Pulau Laki Kepulauan Seribu memanfaatkan moment tersebut untuk menggelar doa bersama usai Sholat Jum’at, (22/01/2021).

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Mako Koarmada I, untuk Personel yang beragama Islam di Masjid Al Muttaqin, Agama Nasrani di Gereja Bahtera Kasih, dan Agama Hindu di Pura Graha Santhi.

Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari himbauan Kasal untuk menggelar doa bersama yang bertujuan untuk memanjatkan doa kepada korban bencana agar amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

“Bagi masyarakat yang dilanda bencana gempa dan banjir yang masih bertahan ditempat pengungsian agar senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan serta kesabaran. Semoga bencana yang terjadi dibeberapa daerah wilayah Indonesia akhir-akhir ini segera berakhir dan kita bisa bangkit kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam menghadapi berbagai bencana tersebut, TNI AL telah turun langsung ke lapangan untuk membantu korban bencana baik sebagai tenaga SAR, tenaga kesehatan maupun bergerak dalam penyaluran bantuan ke lokasi bencana dengan menggunakan KRI.

“Semoga apa yang kita lakukan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah,” tuturnya.(disp/red)

Categories
Bencana TNI

TNI dan Pemda Distribusikan Bantuan Bencana Gempa di Sulawesi Barat secara Merata

Koran Jurnal, Jakarta – Bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di Kabupaten Majene Sulawesi Barat telah didistribusikan secara merata oleh TNI dan Pemda serta dibantu relawan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Hal ini menjawab adanya informasi bahwa bantuan tersebut tidak sampai kepada masyarakat di beberapa wilayah yang terdampak bencana, salah satunya Desa Lombang Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Menyikapi hal ini, Jum’at (22/1/2021) Komandan Kodim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe mengecek langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan Camat Malunda Bapak Salahuddin, S.Sos. guna mengklarifikasikan berita tersebut.

Camat Malunda  mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan oleh pihak TNI dan Pemda serta para relawan telah menjangkau seluruh wilayahnya bahkan wilayah yang sulit dijangkau oleh alat transportasi darat seperti Desa Ulumanda. Bantuan logistik juga disalurkan menggunakan Helikopter.

“Terkait adanya informasi yang mengatakan bantuan tidak sampai kepada masyarakat Malunda, informasi tersebut tidak benar,” ujarnya.

“Masyarakat saya sendiri mengatakan bahwa bantuan yang diterima sangat berlebih sampai bertumpuk-tumpuk seperti mie instan, telur dan kebutuhan-kebutuhan lainnya,” tambah Salahuddin.

Pada kesempatan yang sama, Dandim 1401/Majene Letkol Inf Yudi Rombe selaku Dansatgas Bencana Gempa di Majene mengatakan bahwa anggotanya bersama stakeholder sudah mendistribusikan semua logistik dari komando atas dan dari para donatur. “Kami sudah menyalurkan bantuan sesuai prosedur termasuk kepada 5 desa yang terisolir dengan menggunakan Helikopter milik BNPB,” katanya.

“Semua bantuan kami serahkan kepada Camat, kemudian dari Camat diserahkan kepada Kepala Desa atau Kepala Dusun. Bantuan yang diberikan habis terbagi rata kepada masyarakat yang terdampak bencana dan kami selalu mengevaluasi semua kegiatan ini untuk mencapai hal yang lebih baik,” ucap Dandim 1401/Majene.(Pusp/red)

Categories
TNI

3 Kapal TNI AD Angkut Bantuan Kemanusiaan Menuju Kalsel dan Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta – TNI AD mengerahkan tiga Kapal TNI AD (ADRI 50, ADRI 51, ADRI 52) yang mengangkut personel, bahan-bahan logistik, peralatan RS Lapangan serta alat berat guna membantu korban bencana alam di Kalimantan Selatan maupun Sulawesi Barat.

Total bantuan logistik maupun perlengkapan dan peralatan penunjang lainnya terdiri dari beras 74.654 kilogram (74,6 ton), mie instan 14.109 dus, minyak goreng 1.214 dus, Sarden/makanan kaleng 134 dus, biskuit 801 dus, susu 654 dus, vitamin 25 dus, air mineral 967 dus, tenda 28 unit, terpal 61 lembar, alas tidur/matras 251 lembar, masker medis 57 boks, perlengkapan ibadah 639 dus, sanitizer 144 dus, alat mandi 52 dus, pampers dan pembalut 224 dus, selimut 696 lembar, kopi 11 dus, gula 556 kg, kecap 50 dus, obat 4 dus, botol susu 1 dus, makanan bayi 255 dus, handuk 2 koli, paket sembako 1.122 paket, APD 9 koli, tissue 1 dus, sandal 1 dus, alat pertukangan dan genset 18 unit, sarung bantal 1 dus, jaket loreng 2 koli, aneka minuman 26 dus dan toren air kapasitas 1005 liter 4 buah.

Selain itu, barang maupun kendaraan yang diangkut adalah alat kesehatan 111 koli, peralatan perhubungan 28 koli, peralatan dapur lapangan 56 koli, tenda serba guna 2 koli, pemanas Naraga 11 koli, Naraga 312 koli, Truk Fuso 5 ton 1 unit, Truck NPS 2,5 Ton 3 unit, Dump Truck Hino 2 unit (berisi jembatan bailey), Crane Cargo 2 unit, Truck Trado 1 unit (berisi Jembatan bailey).

Peralatan pendukung lain yang juga dikirim adalah HT Icom 100 buah, repeater link icom 2 set, radio SSB 2 set, accu 120 ah 10 buah, solar cell 1000 watt 6 buah, solar cell arjuna 25 buah, veldbed alumunium dan selimut 1.000 set, meja lapangan 120 buah, kursi lapangan 60 buah, tenda serba guna 8 set, kompor T-50 12 set, alat dapur lapangan 34 Item 12 set, ompreng 1.500 buah, 1 truck tangki air, 1 hilux kendaraan dansatgas, 2 unit sepeda motor, jembatan acrow panel 1 set (13 petak), alat berat excavator PC 70 4 unit, backhoe loader 2 unit, truck cargo 2 unit, dump truck 2,5 ton 2 unit, truck tangki air 1 unit, mobil RO 1 unit, sepeda motor trail 6 unit dan mobil Mitsubishi Strada 1 unit.

Untuk Kapal ADRI 52 yang diberangkatkan pada hari Selasa (19/1/2021) dari tempat yang sama mengangkut 194 personel termasuk 38 ABK Kapal terdiri dari 142 personel dari Yonkes 2 Kostrad, personel Puskesad, personel Perhubungan, personel Pembekalan dan Angkutan, personel Dispenad serta juga membawa bantuan logistik yang dibutuhkan para korban terdampak bencana.

Rumah Sakit Lapangan yang diangkut Kapal ADRI 52 berkapasitas perawatan 100 tempat tidur & terdiri dari 146 unit alat kesehatan, 45 unit perlengkapan kesehatan, 22 set tenda type 54, 6 set tenda type 36, 1 set modul laboratorium, 1 set modul emergency, 1 set modul CSSD, 1 set modul perawatan, 1 set modul farmasi, 1 set modul OK, 1 set modul ICU. Selain itu untuk mendukung operasional rumah sakit lapangan didukung dengan 1 unit ambulans, 9 unit truck logistik, 2 unit truck boks, 1 unit kendaraan Danyon, 1 unit dapur lapangan, 1 unit water treatment, 2 unit genset, 28 set Rigid Floor, 28 unit AC, 1 unit cool box, 1 unit forklift, 1 set panel listrik, 1 unit truck tanki BBM, 2 unit kendaraan sanitary, 12 unit truck logistik, 1 unit truck fuso dan alat perhubungan berupa 1 set SSB dan 35 unit HT WLAN serta lighting tower 3.

Bantuan ini selain dari pengadaan TNI AD juga didapatkan dari sumbangan beberapa Filantropis diantaranya Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, PT. Sritex, PT. Cimory, PT. Tribangun Semesta, Indofood, PT. Mayora, Budha Tzu Chi, Artha Graha Peduli dan beberapa pihak donatur lainnya.

Kapal ADRI 51 telah tiba di Pelabuhan Fery Simboro, Mamuju, kemarin (Kamis, 21 Januari) pada pukul 15.30 WITA, kemudian Kapal ADRI 50 juga telah tiba di pelabuhan Trisakti, Banjarmasin kemarin pada pukul 17.25 WITA. Sementara itu Kapal ADRI 52 direncanakan akan tiba di Pelabuhan Fery Simboro, Mamuju, sore ini pukul 16.00 WITA.(disp/red)