Categories
Bencana

Kementan Akan Kirim Bantuan Tahap III untuk Korban Bencana Sumatera Gunakan KRI Makassar 590

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat melalui program Kementan Peduli. Hingga saat ini, proses pengiriman bantuan Tahap II telah berjalan, sementara Tahap III akan dikirim menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Makassar 590.

Pada pengiriman Tahap II, bantuan Kementan Peduli telah diberangkatkan menggunakan KRI Surabaya-936 dari Pelabuhan Tanjung Priok. Seluruh bantuan dikirim untuk mempercepat penanganan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di wilayah tujuan.

Seiring dengan itu, penyaluran Tahap III juga tengah disiapkan melalui KRI Makassar-590. Hingga laporan terakhir, telah dilakukan pemuatan sebanyak 22 unit kendaraan. Adapun sisa bantuan yang masih dalam proses pemuatan terdiri dari 19 unit kendaraan, beserta 153 paket bantuan yang masih berada di gudang. Proses pemuatan direncanakan rampung secepatnya, sebelum KRI Makassar siap diberangkatkan menuju lokasi bencana.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa penyaluran Tahap III merupakan kelanjutan dari upaya percepatan yang telah dilakukan sejak Tahap I dan II, baik melalui jalur udara maupun laut. Seluruh proses distribusi dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kesiapan armada dan kondisi teknis pelabuhan.

“Bantuan ini adalah amanah. Prinsip kami jelas, distribusi harus cepat, tepat sasaran, dan dikawal sampai benar-benar diterima masyarakat terdampak. Tahap III ini adalah lanjutan dari percepatan yang terus kami lakukan,” tegas Amran.

Seluruh bantuan mencakup kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat yang telah disesuaikan dengan hasil koordinasi bersama BNPB dan pemerintah daerah setempat.

Amran juga menegaskan bahwa pengawalan dilakukan secara ketat sejak proses pemuatan di dermaga hingga bantuan diterima di daerah tujuan. Setiap pengiriman disertai mekanisme serah terima resmi kepada pihak berwenang sebelum disalurkan ke titik-titik terdampak.

“Semua bantuan kami kawal, dari dermaga hingga diterima di daerah dan disalurkan ke masyarakat. Ini tanggung jawab moral kami, karena bantuan ini berasal dari pegawai Kementerian Pertanian dan mitra strategis yang menitipkan amanahnya,” ujar Amran.

Untuk memastikan kelancaran distribusi, Kementan terus memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk dengan TNI Angkatan Laut, BNPB, serta pemerintah daerah. Kolaborasi ini menjadi kunci agar bantuan dapat tiba tepat waktu dan benar-benar meringankan beban masyarakat terdampak.

“Kita bekerja bersama. Negara hadir melalui kolaborasi semua pihak. Yang terpenting, masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan dan bebannya bisa berkurang,” pungkasnya.(hum)

Categories
Bencana TNI

TNI AL Kerahkan Personel Evakuasi Korban Banjir di Sulawesi Selatan

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VI Makassar mengerahkan Tim Satgas Siaga Bencana untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir di beberapa wilayah akibat guyuran hujan deras di Sulawesi Selatan, Selasa (14/2/2023).

Prajurit TNI AL dilengkapi peralatan diterjunkan di beberapa kawasan terdampak banjir seperti Perumahan Puri Pattene Permai Kecamatan Pattene Kabupaten Maros, Dusun Parangmalenggu, Desa Panakukang, Kecamatan Palangga Kabupaten Gowa, termasuk beberapa komplek TNI AL yang juga terdampak banjir yaitu kompleks TNI AL Lembo, Dewakembar, Dewakang (Tabaringan) dan Dewaruci (Tamalaba).

Tim Satgas Siaga Bencana Lantamal VI dibawah koordinator Asops Danlantamal VI Kolonel Laut (P) Ahmad Muharram terjun langsung melakukan penyisiran dengan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

TNI AL juga mendukung kendaraan truk dan ambulance untuk membantu pergeseran tenaga medis, obat-obatan dan logistik ke tempat penampungan sementara sekaligus mendukung pemeriksaan dan pelayanan kesehatan korban banjir.

Menurut Asops Danlantamal VI menyampaikan, “Tim Satgas Siaga Bencana Lantamal VI telah berhasil membantu warga untuk mengevakuasi puluhan warga dan material yang terdampak banjir di perumahan Puri Pattene Permai yang nantinya akan dibawa ke Posko Siaga Banjir sementara yang terletak di Masjid Hadijah yang terletak di dalam komplek perumahan tersebut. Satgas juga memberikan bantuan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sehingga masyarakat yang sakit bisa cepat ditangani oleh tim Medis dari Lantamal VI Makassar.” Pangkalan Utama TNI AL Makassar juga menerima aduan layanan masyarakat, apabila ada warga yang terkena bencana banjir agar dapat menghubungi pihak Tim Satgas Siaga Bencana Lantamal VI Makassar yang beralamat di Jl. Yos Sudarso No. 308 Kota Makassar.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali memerintahkan agar dimanapun TNI AL berada harus mempunyai nilai yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Aksi tanggap darurat yang dilakukan prajurit TNI AL ini sebagai wujud kepedulian TNI AL terhadap kesulitan yang dialami masyarakat akibat terjadinya bencana alam.

Kasal menjelaskan bahwa ancaman bencana akan terus terjadi dan bisa dipastikan terjadi, sehingga kesiapan TNI AL akan terus ditingkatkan untuk menghadapi kontinjensi tersebut.

Dalam upaya bantuan kepada masyarakat saat terjadinya bencana alam, TNI AL akan terus melaksanakan amanat undang-undang dengan menggelar Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat serta kementerian dan lembaga terkait dalam penanggulangan bencana alam yang bisa saja terjadi kapanpun.(disp)

Categories
Bencana TNI

Ketua IKKT Cabang 10 Puspen TNI Berikan Bantuan Sosial kepada Korban Banjir

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua IKKT PWA Cabang 10 Puspen TNI Ny. Antit Achmad Riad didampingi Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad, S.I.P. selaku Pembina memberikan bantuan kepada Prajurit dan PNS Puspen TNI yang terkena musibah banjir beberapa waktu lalu, bertempat di Ruang Patriot Puspen TNI, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (25/02/2021).

Pada kesempatan tersebut, Ny. Antit Achmad Riad menyampaikan bahwa pemberian bantuan sembako sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) Pengurus Gabungan I Staf Umum TNI Cabang 10 Puspen TNI kepada personel yang tertimpa musibah.

“Kepada anggota yang terkena musibah hendaknya tetap sabar, jaga kesehatan diri dan keluarga serta tetap semangat dalam beraktifitas,” harapnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Wakapuspen TNI Laksma TNI Tedjo Sukmono, S.H., CHRMP dan para Pengurus IKKT PWA Cabang 10 Puspen TNI.(Pusp/red)

Categories
Bencana Nasional

Kepala BNPB Tinjau Penanganan Banjir di Karawang dan Serahkan Bantuan Rp. 500 Juta

Koran Jurnal, Karawang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo bersama Menteri PMK Muhadjir Effendy dan Sekretaris Daerah Karawang Acep Jamhuri meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe, Kabupaten Karawang Barat, Minggu (21/02/2021).

Dalam peninjauan tersebut, Doni Monardo beserta rombongan melihat langsung giat penanganan banjir yang dipicu curah hujan tinggi dan meluapnya Sungai Ciseet, Sungai Citarum, dan Kali Cimalaya sejak Minggu (07/02).

Saat menyambangi pos dapur umum, Doni Monardo melihat kegiatan penyelenggaraan dapur umum guna memastikan makanan yang disajikan bagi para pengungsi sudah sesuai dengan gizi seimbang.

Usai meninjau dapur umum, rombongan kemudian menyempatkan diri ke lokasi pos pengungsian. Adapun tujuannya untuk memastikan penanganan berjalan baik dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Karawang, sebanyak lima belas kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian muka air beragam. Tepantau tinggi permukaan air antara 10 hingga 250 cm.

Data BPBD setempat mencatat lima belas kecamatan terdampak yaitu Kec. Rengasdengklok, Kec. Telukjambe Barat, Kec. Telukjambe Timur, Kec. Karawang Barat, Kec. Batujaya, Kec. Cikampek, Kec. Tirtamulya, Kec. Ciampel, Kec. Pangkalan.

Selanjutnya Kec. Rawamerta, Kec. Jatisari, Kec. Banyusari, Kec. Karawang Timur, Kec. Cimalaya Wetan, dan Kec. Pakis Jaya.

Dari lima belas kecamatan tersebut, terdapat 14.754 KK terdampak banjir dan 3.393 KK Mengungsi. BPBD mencatat kerugian material akibat banjir berupa 14.340 unit rumah terdampak, 51 unit rumah rusak berat, 157 unit rumah rusak sedang, 870 unit rumah rusak ringan, 40 unit fasos dan fasum terdampak dan 217 hektar sawah terdampak.

Pada kesempatan tersebut, Doni Monardo yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Penanganan Covid-19 berpesan agar penanganan pengungsi hendaknya dilakukan dengan cara memisahkan kelompok rentan. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko penularan Covid-19

Dalam hal ini, kelompok rentan yang dimaksud yaitu lansia, warga yang memiliki komorbid, ibu hamil, ibu menyusui, balita dan anak-anak.

Selain itu, Doni juga mengecek ketersediaan alat tes antigen di pos kesehatan. Hal ini untuk menunjang para petugas medis untuk tetap memastikan kondisi kesehatan para pengungsi dan sekaligus mencegah penularan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

BNPB Serahkan Bantuan 500 Juta

Guna membantu percepatan penanganan banjir, BNPB memberikan bantuan secara simbolis Dana DSP Sebesar Rp500 Juta kepada Sekda Karawang. Selain itu bantuan lain yang diserahkan berupa masker 10.000 pcs, selimut 80 lembar, lampu emergency air garam 300 unit.

Sebelumnya BNPB telah menyerahkan dukungan kepada BPBD Kabupaten Karawang berupa tenda gulung 200 lembar, matras 200 lembar, selimut 200 lembar, mie sago 100 karton, sarung 200 lembar dan perahu karet 1 set.

Kerja Sama Multi Pihak

Berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, Doni menilai bahwa dalam upaya penanganan dan pengurangan risiko bencana banjir yang bersifat tahunan di Kabupaten Karawang tersebut dibutuhkan kerja sama berbagai pihak.

“Diperlukan kerja sama, koordinasi dan kegigihan untuk bisa melakukan berbagai upaya, sehingga risiko ini tidak berulang setiap tahun,” ujar Doni.

Selain itu, Doni juga menyoroti bahwa permasalahan limbah industri maupun rumah tangga juga berpotensi menjadi faktor penyebab banjir Kabupaten Karawang harus diselesaikan secara bersama-sama.

“Tidak sedikit sumber daya yang dapat dikelola disini, ada banyak industri dan perusahaan, mereka harus diikutsetakan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pengelolaan ekosistem untuk mengelola limbah industri dan rumah tangga,” tambah Doni.

Adapun untuk mengurangi risiko bencana banjir ke depannya, BNPB akan mendukung normalisasi yang dimulai dari muara sungai dengan alat berat jenis excavator amphibious guna melakukan pengerukan sedimentasi.(pus/red)

Categories
TNI

3 Kapal TNI AD Angkut Bantuan Kemanusiaan Menuju Kalsel dan Sulbar

Koran Jurnal, Jakarta – TNI AD mengerahkan tiga Kapal TNI AD (ADRI 50, ADRI 51, ADRI 52) yang mengangkut personel, bahan-bahan logistik, peralatan RS Lapangan serta alat berat guna membantu korban bencana alam di Kalimantan Selatan maupun Sulawesi Barat.

Total bantuan logistik maupun perlengkapan dan peralatan penunjang lainnya terdiri dari beras 74.654 kilogram (74,6 ton), mie instan 14.109 dus, minyak goreng 1.214 dus, Sarden/makanan kaleng 134 dus, biskuit 801 dus, susu 654 dus, vitamin 25 dus, air mineral 967 dus, tenda 28 unit, terpal 61 lembar, alas tidur/matras 251 lembar, masker medis 57 boks, perlengkapan ibadah 639 dus, sanitizer 144 dus, alat mandi 52 dus, pampers dan pembalut 224 dus, selimut 696 lembar, kopi 11 dus, gula 556 kg, kecap 50 dus, obat 4 dus, botol susu 1 dus, makanan bayi 255 dus, handuk 2 koli, paket sembako 1.122 paket, APD 9 koli, tissue 1 dus, sandal 1 dus, alat pertukangan dan genset 18 unit, sarung bantal 1 dus, jaket loreng 2 koli, aneka minuman 26 dus dan toren air kapasitas 1005 liter 4 buah.

Selain itu, barang maupun kendaraan yang diangkut adalah alat kesehatan 111 koli, peralatan perhubungan 28 koli, peralatan dapur lapangan 56 koli, tenda serba guna 2 koli, pemanas Naraga 11 koli, Naraga 312 koli, Truk Fuso 5 ton 1 unit, Truck NPS 2,5 Ton 3 unit, Dump Truck Hino 2 unit (berisi jembatan bailey), Crane Cargo 2 unit, Truck Trado 1 unit (berisi Jembatan bailey).

Peralatan pendukung lain yang juga dikirim adalah HT Icom 100 buah, repeater link icom 2 set, radio SSB 2 set, accu 120 ah 10 buah, solar cell 1000 watt 6 buah, solar cell arjuna 25 buah, veldbed alumunium dan selimut 1.000 set, meja lapangan 120 buah, kursi lapangan 60 buah, tenda serba guna 8 set, kompor T-50 12 set, alat dapur lapangan 34 Item 12 set, ompreng 1.500 buah, 1 truck tangki air, 1 hilux kendaraan dansatgas, 2 unit sepeda motor, jembatan acrow panel 1 set (13 petak), alat berat excavator PC 70 4 unit, backhoe loader 2 unit, truck cargo 2 unit, dump truck 2,5 ton 2 unit, truck tangki air 1 unit, mobil RO 1 unit, sepeda motor trail 6 unit dan mobil Mitsubishi Strada 1 unit.

Untuk Kapal ADRI 52 yang diberangkatkan pada hari Selasa (19/1/2021) dari tempat yang sama mengangkut 194 personel termasuk 38 ABK Kapal terdiri dari 142 personel dari Yonkes 2 Kostrad, personel Puskesad, personel Perhubungan, personel Pembekalan dan Angkutan, personel Dispenad serta juga membawa bantuan logistik yang dibutuhkan para korban terdampak bencana.

Rumah Sakit Lapangan yang diangkut Kapal ADRI 52 berkapasitas perawatan 100 tempat tidur & terdiri dari 146 unit alat kesehatan, 45 unit perlengkapan kesehatan, 22 set tenda type 54, 6 set tenda type 36, 1 set modul laboratorium, 1 set modul emergency, 1 set modul CSSD, 1 set modul perawatan, 1 set modul farmasi, 1 set modul OK, 1 set modul ICU. Selain itu untuk mendukung operasional rumah sakit lapangan didukung dengan 1 unit ambulans, 9 unit truck logistik, 2 unit truck boks, 1 unit kendaraan Danyon, 1 unit dapur lapangan, 1 unit water treatment, 2 unit genset, 28 set Rigid Floor, 28 unit AC, 1 unit cool box, 1 unit forklift, 1 set panel listrik, 1 unit truck tanki BBM, 2 unit kendaraan sanitary, 12 unit truck logistik, 1 unit truck fuso dan alat perhubungan berupa 1 set SSB dan 35 unit HT WLAN serta lighting tower 3.

Bantuan ini selain dari pengadaan TNI AD juga didapatkan dari sumbangan beberapa Filantropis diantaranya Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, PT. Sritex, PT. Cimory, PT. Tribangun Semesta, Indofood, PT. Mayora, Budha Tzu Chi, Artha Graha Peduli dan beberapa pihak donatur lainnya.

Kapal ADRI 51 telah tiba di Pelabuhan Fery Simboro, Mamuju, kemarin (Kamis, 21 Januari) pada pukul 15.30 WITA, kemudian Kapal ADRI 50 juga telah tiba di pelabuhan Trisakti, Banjarmasin kemarin pada pukul 17.25 WITA. Sementara itu Kapal ADRI 52 direncanakan akan tiba di Pelabuhan Fery Simboro, Mamuju, sore ini pukul 16.00 WITA.(disp/red)

Categories
Daerah Polisi Ragam

Kabaharkam Polri Kirim Bantuan 15 Ton Beras dan 750 Dus Mie Instan untuk Korban Banjir Kota Medan

Koran Jurnal, Medan – Hujan deras yang terjadi Jum’at (4/12/2020) malam menyebabkan sejumlah wilayah di Kota Medan terendam banjir. Bahkan banjir ini memakan korban jiwa sebanyak 5 orang dan 2 orang lainnya dinyatakan hilang.

Dampak banjir merendam 2.396 rumah, 4.249 KK dan 12.783 jiwa. Data tersebut terangkum dari 10 kecamatan dan 14 kelurahan.

Bencana banjir di Kota Medan ini mendapat perhatian Kabaharkam Polri sekaligus Kaopspus Aman Nusa II 2020 Komjen Pol Agus Andrianto.

Melalui stafnya Abink, Mantan Kapolda Sumut ini menyalurkan bantuan sembako sebanyak 15 ton beras dan 750 dus mie instan.

“Saya di whatsapp Pak Kabaharkam untuk menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Kota Medan,” ujar Abink saat ditemui awak media Sabtu, (05/12/2020) di Kantor Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun yang juga menjadi posko banjir BPBD Kota Medan.

Bantuan sembako dari Kabaharkam Polri diserahkan langsung ke BPBD Kota Medan untuk nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat terdampak banjir.

“Kami akan bantu salurkan kepada masyarakat Kota Medan yang terdampak banjir dan ke posko-posko dapur umum lapangan,” ujar Suheri Pinem dari BPBD Kota Medan.

Sementara itu Lurah Sei Mati Ruzi menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang dikirimkan Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

“Kami mewakili warga Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Maimun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas bantuan yang dikirimkan oleh Kabaharkam Polri,” ujar Ruzi.

Di tempat terpisah, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat dikonfirmasi awak media melalui pesan singkat Whatsapp-nya mengatakan bahwa bantuan sembako untuk warga Kota Medan yang terdampak banjir merupakan wujud kepedulian dan kehadiran Polri ditengah masyarakat.

“Kehadiran Polri membantu masyarakat juga representasi kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat,” ujar Komjen Pol Agus Andrianto.

Mantan Wakapolda dan Kapolda Sumut ini juga mendoakan semoga banjir yang melanda Kota Medan dan dibeberapa wilayah lain segara surut.

“Semoga segera surut dan masyarakat dapat beraktivitas kembali, apalagi saat ini pandemi Covid-19 masih terjadi,” tutup Komjen Pol Agus Andrianto.(hum/red)

Categories
TNI

TNI AU Kerahkan Boeing dan Super Puma, Bantu Bencana Banjir Bandang di Luwu Utara

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Udara merespon cepat bencana alam banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara khususnya daerah Masamba, Provinsi Sulawesi Selatan, dengan mengerahkan dua buah pesawat jenis Boeing dengan tail number AI-7303 milik Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin dan Heli Super Puma NAS-332/H-3213 milik Skadron Udara 6 Lanud Atang Sendjaja.

TNI AU bergerak cepat dengan mengerahkan pesawat Boeing intai Skadron Udara 5 yang diawaki oleh Kapten Pnb Panji untuk memastikan situasi serta kondisi daerah yang terdampak bencana alam dan mengalami kerusakan cukup parah.

Bersamaan dengan itu TNI AU juga mengerahkan satu unit Helikopter Super puma NAS-332/H-3213 yang diterbangkan oleh Mayor Pnb Nugroho, guna memberikan dukungan SAR, evakuasi, pencarian, dan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Selain itu juga, TNI AU menyiapkan personel Pasukan Khas (Paskhas) guna mengantisipasi potensi ancaman banjir bandang serta mempercepat evakuasi dan pencarian korban di kawasan pemukiman yang terendam banjir.

Hal Ini merupakan wujud kepedulian TNI Angkatan Udara kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam sekaligus merupakan pelaksanaan tugas TNI yaitu Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang salah satunya adalah penanggulangan bencana alam.(disp/red)

Categories
Militer Ragam TNI

Dharma Pertiwi dan OASE Bantu Korban Banjir Warga Cibitung Jawa Barat

Koran Jurnal, Jakarta – Dharma Pertiwi dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Atase Militer negara-negara sahabat menggelar Bakti Sosial dalam rangka membantu warga yang mengalami musibah banjir beberapa waktu lalu di Cibitung, dengan memberikan bantuan berupa Sembilan Bahan Pokok (Sembako).

Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto mewakili Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo bersama istri para Atase Militer negara-negara sahabat meninjau langsung kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di Perumahan Trias Estate Tambelang Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (08/01/2020).

Ketum Dharma Pertiwi dan Istri para Atase Militer negara sahabat seperti dari Spanyol, Singapura, Pakistan, India, Korea Selatan, Thailand, Netherland dan Myanmar menyempatkan diri memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga yang terkena musibah banjir. Pemberian Sembako ini ditujukan kepada 1.688 Kepala Keluarga Perumahan Trias Desa Wanasari Cibitung yang mengalami banjir parah.

Bantuan yang diberikan tersebut berupa bahan pokok sembako, kasur, selimut, alat pembersih rumah, obat-obatan dan menyediakan dapur umum yang menyiapkan 2.000 nasi box untuk masyarakat setempat dengan melibatkan 500 prajurit TNI dari Mabes TNI dan Kodam Jaya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial kali ini dilaksanakan atas perintah dari Ibu Negara Ny. Iriana Joko Widodo, sebagai bagian dari kepedulian sosial antar sesama.

Ketum Dharma Pertiwi mengatakan bahwa keterlibatan prajurit TNI disini sudah sejak terjadi bencana banjir dan sampai hari ini masih membantu membuang sampah serta membersihkan sungai yang penuh dengan sampah dan lumpur. Bakti sosial kali ini, TNI mengerahkan 1 unit escavator, 5 unit truk, 2 unit dump truck, 3 unit mobil damkar dan operator serta 2 unit mobil tangki air bersih.

Kepada masyarakat yang berdomisili di Perumahan Trias Estate, Ny. Nanny Hadi Tjahjanto berpesan agar selalu menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan dan melaksanakan gotong-royong setiap hari Sabtu dan Minggu, agar sungai tidak menjadi dangkal yang menyebabkan air meluap dan terjadi banjir.(pen/red)

Categories
Megapolitan

GP Ansor Jakarta Selatan Salurkan Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir ‘door to door’

Koran Jurnal, Jakarta – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Cabang Jakarta Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada korban bencana banjir di beberapa lokasi terdampak, khususnya warga wilayah Jakarta Selatan.

“Dari awal kami sudah bergerak memberikan bantuan yang dibutuhkan masyarakat sebanyak 70 KK (keluarga) dari rumah ke rumah (door to door), biar terbagi rata,” ujar Muhammad Anwar, Ketua GP Ansor Cabang Jakarta Selatan, di Rumah Pergerakan Gus Dur, Kalibata Timur, Jakarta, Rabu (08/01/2020).

Anwar mengatakan, untuk wilayah Kecamatan Pancoran setidaknya sudah menyalurkan berupa uang tunai Rp 9.100 000, yang dibelanjakan untuk air mineral, makanan siap saji dan peralatan mandi.

“Kami juga mengumpulkan berupa donasi pakaian layak pakai, selimut, mie instan 30 dus, susu 2 dus, selimut 15 buah, gula, teh dan obat-obatan,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, bantuan yang didapat berasal dari berbagai latar belakang suku, agama dan status sosial lainnya.

“Kami menjalin kerjasama dengan berbagai pihak swasta maupun komunitas dalam penggalangan bantuan, seperti Yayasan Ibnu Sina Peduli, FIF Group,” ujarnya.

Bantuan yang terkumpul langsung diberikan kepada korban banjir di wilayah yang terdampak banjir, sampai saat ini sudah terjangkau 300 kepala keluarga (KK).

“Semoga bantuan yang disalurkan, dapat memberikan manfaat pada warga sekaligus meringankan warga masyarakat yang sedang dilanda krisis air bersih,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris GP Ansor Cabang Jakarta Selatan, Ali Subchan mengatakan, untuk penyaluran bantuan yang disalurkan dari rumah ke rumah akan dilakukan oleh masing-masing PAC (perwakilan anak cabang) GP Ansor Jakarta Selatan di wilayah lokasi terdampak bencana banjir.

“Penyerahan bantuan kemanusiaan ini akan diserahkan ke warga yaitu di Pancoran, Jagakarsa, Pesanggrahan, dan juga lokasi lain Jakarta Selatan yang terdampak (banjir),” lugas Ali.

GP Ansor berharap bantuan kemanusiaan ini memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir.(red)

Categories
Daerah Ragam

Kepala BNPB Tinjau Lokasi Banjir Bandang dan Longsor Lebak Gedong Banten

Koran Jurnal, Banten – Kepala BNPB Doni Monardo bersama Menko PMK Muhajir Effendi meninjau lokasi yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Kecamatan Lebak Gedong, Lebak, Banten pada Sabtu (04/01/2020).

Pada kunjungan tersebut Doni Monardo menyerahkan bantuan dana siap pakai [DSP] sebesar Rp 350 juta kepada Korem 064/Maulana Yusuf yang digunakan untuk penanganan darurat. Penyerahan DSP disaksikan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Danrem setempat. Selain itu, pemda setempat mendapat bantuan dana dari kemenko PMK sejumlah Rp 500 juta dan Kemensos Rp 611 juta.

Setelah melihat lokasi terdampak, Doni menyapa para penyintas yang masih bertahan di pos kesehatan yang terletak di Desa Banjar Irigasi, Lebak Gedong. Di sela-sela kunjungan, Doni menyampaikan apresiasi kepada petugas, TNI, Polri, Basarnas dan unsur Pemerintah Kabupaten Lebak yang telah melakukan upaya penanganan darurat.

“Sejak hari pertama mereka telah turun ke lapangan, memberikan bantuan pertama, pertolongan pertama kepada masyarakat terdampak,” ujar Doni di lokasi.

Banjir bandang dan longsor yang tepatnya melanda Kampung Cigobang, Kecamatan Lebak Gedong ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Bencana tersebut terjadi pada Jumat (3/2), pukul 16.30 WIB. Selain hujan intensitas tinggi, salah satu penyebab longsor adanya galian tambang milik Aneka Tambang yang tidak dikembalikan fungsinya.(hum/red)