Categories
Ragam TNI

Flag Relay Merah Putih HUT ke-73 TNI di Balikpapan dan Manado

Koranjurnal.co.id, Manado – Rangkaian Pawai Bendera (Flag Relay) Merah Putih dari Sabang sampai Merauke dalam rangka peringatan HUT ke-73 TNI tahun 2018, yang dibawa oleh Prajurit TNI peraih medali Asian Games XVIII meninggalkan Pulau Jawa dan berlanjut ke kota berikutnya, yaitu Balikpapan-Kaltim dan Manado-Sulut, Senin (02/10/2018).

Pembawa Flag Relay Merah Putih, yaitu Pratu Mar Ardianto (atlet Rowing peraih medali emas), Serda (K) Huswatun Hasanah (atlet Tinju Kelas Ringan 60 kg putri peraih medali perak dan perunggu), Serda (K) Dini Mitasari (atlet Sepak Takraw peraih medali perunggu), Serda Jas Rio Akbar (atlet Dragon Boat 1.000 meter dan 500 meter peraih medali perak) dan Serda Bah/W Ririn Pujiastuti (atlet Dragon Boat 200 meter peraih medali perak) bersama sejumlah prajurit TNI perwakilan tiga matra pembawa Pataka.

Setibanya di Bandara Sepinggan Balikpapan, Flag Relay Merah Putih diarak dengan konvoi kendaraan menuju kantor Walikota Balikpapan melintasi jalan protokol yang disambut meriah oleh warga masyarakat yang menyaksikan arak-arakan tersebut. Dilanjutkan ke Makodam VI/Mulawarman dengan berjalan kaki  bersama dengan prajurit TNI, Polri, FKKPI, PPM, pelajar dan unsur masyarakat.

Sementara itu, di Lanud Samratulangi Manado, Flag Relay Merah Putih disambut  dengan tarian selamat datang Cakalele  kemudian dilanjutkan pengarakan Bendera berkendaraan keliling kota Manado  menuju Yonif 712/Raider.

Dilanjutkan berjalan kaki menuju Makodam XIII/Merdeka yang dikuti oleh unsur TNI, Polri, Tarian adat, Marching Band Satpol PP Manado, pelajar, pramuka, FKKPI, PPM, Panser Ki Kav, Panser Barakuda Polri,  Kelompok Motor Gede, Kendaraan Jepang dan gabungan kelompok  masyarakat kota Manado. Kirab bendera diiringi juga dengan parade bendera sebanyak 1.500 bendera Merah Putih dan bentangan bendera sepanjang jalan 400 meter.

Pawai Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-73 TNI tahun 2018, bertujuan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme dan menunjukkan bahwa antara TNI dan Rakyat tidak ada pemisah karena TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.(ton/Pusp)

Categories
Nasional Ragam

1.550 Pramuka Putri se-Indonesia Akan Ikuti Perkempinas III 2017 di Kal-Tim

Koranjuranal.co.id, Jakarta – Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menggelar Perkemahan Putri Tingkat Nasional (Perkempinas) III pada 19-24 November 2017 di Bumi Perkemahan Pantai Manggar Balikpapan, Kalimantan Timur. Wakil Ketua Kwarnas Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Susi Yuliati mengatakan, kegiatan ini akan diikuti 1.550 Pramuka Penegak dan Pandega (usia 17-24 tahun) putri. 
 
“Kegiatan ini tujuannya mendidik dan mengarahkan Pramuka putri agar bisa menjadi anggota masyarakat yang berguna, sanggup dan mampu menyelenggarakan pembangunan bangsa dan negara,” ujar Susi Yuliati.
 
Susi meneruskan, Perkempinas tak lain untuk mengembangkan diri Pramuka Putri. Mereka, lanjutnya, diharapkan menjadi sosok Pramuka putri yang anggun, kreatif, terampil, berwawasan luas, mandiri, tangguh, berpikir cemerlang, peduli dan penuh kasih sayang.
 
Kegiatan-kegiatan dalam Perkempinas 2017 memberikan porsi yang cukup besar pada kegiatan-kegiatan yang dapat menunjukkan potensi wawasan, keterampilan keputrian dan permasalahan nasionalisme terhadap kaum perempuan. Secara umum, kegiatannya dibagi dalam delapan kelompok, yakni (1) Kegiatan Umum dan Persaudaraan, (2) Kegiatan Khusus, (3) Global Development Village & Science, (4) Tur Edukasi, (5) Keterampilan Putri, (6) Kegiatan Bakti, (7) Seni dan Budaya, dan (8) Festival Perkempinas 2017.


 
Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menjelaskan, semua kegiatan di Gerakan Pramuka dilakukan dengan persiapan panjang. Panitianya pun seluruhnya dari anggota Gerakan Pramuka sendiri, tanpa event organizer (EO). Semua aspek dipikirkan, seperti cuaca, air bersih, tempat ibadah, dan lain-lain. Demikian pula kegiatan Perkempinas ini.
 
“Kekuatan dan kelebihan dari kegiatan luar ruangan adalah apa yang mereka lihat, rasakan, lakukan selama di alam bebas menjadi ilmu bagi mereka. Selain itu, interaksi dan partisipasi mereka juga meningkat, lebih dari itu mereka punya solidaritas dan kepekaan sosial,” ungkap Adhyaksa.
 
“Perkempinas digelar karena Kwarnas ingin memberikan kesempatan dan kedudukan yang sama kepada Pramuka putri untuk mendapat pelatihan dan pendidikan yang menarik melalui media perkemahan di alam terbuka, sebagai bekal kehidupannya kelak,” tutupnya.
 
Perkempinas 2017 rencananya akan dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, yang juga Ketua Harian Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Nasional pada 19 November 2017. Selain itu, pembukaan Perkempinas juga akan dihadiri para tokoh dan pejabat pemerintah daerah seperti Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault, Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, serta para tamu undangan dari Tim PKK, Pimpinan Kwarda Kaltim dan Kwarcab Balikpapan.‎

Pewarta : Anton