Categories
Daerah TNI

Demonstrasi Alutista TNI AL dan Atraksi Prajurit Lantamal II Pukau Masyarakat Kota Padang

Koranjurnal.co.id, Padang – Ribuan masyarakat Kota Padang memenuhi Pantai Muaro Lasak untuk menyaksikan Demonstrasi Raid Amfibi dan Sailing Pass TNI Angkatan Laut dalam rangka penutupan Pameran Alutsista TNI Tahun 2018 di Monumen Tugu Merpati Perdamaian, Muaro Lasak, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (07/10/2018).

Acara dimulai dengan olahraga bersama TNI dengan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti renovasi Monumen Tugu Merpati Perdamaian antara Dirut PT. Semen Padang dengan Lantamal II dan menyaksikan demonstrasi TNI AL.

Sebelumnya dilaksanakan kegiatan Pameran Alutsista TNI selama tiga hari mulai 5 hingga 7 Oktober 2018 dengan menampilkan berbagai Alutsita TNI AD, TNI AL, dan TNI AU yang ada di Padang serta turut meramaikan pameran diantaranya dari Kepolisian, BMKG Sumatera Barat, Basarnas serta PT. Telkom.

Menurut Komandan Lantamal II Laksma TNI Agus Sulaeman, M.Sc., hari ini adalah hari terakhir pelaksanaan Pameran Alutsista TNI, setelah dimulai dari hari Jum’at yang menampilkan berbagai atraksi dari masing-masing Angkatan, dari TNI AU menampilkan atraksi Paramotor, dari TNI AD bela diri Yoong Moo Do dan pada hari ini dari TNI AL menampilkan demonstrasi Penembakan sasaran oleh dua KRI yaitu KRI Kurau dan KRI Kalahitam, kemudian dilanjutkan dengan Raid Amfibi dari Pasukan Yonmarhanlan II dengan skenario pembebasan sandera dan penghancuran sasaran, kemudian berlanjut dengan Parade Sailing Pass yang dilaksanakan oleh dua KRI Satrol Lantamal II, Kapal Polair, Kapal KPLP, Kapal Basarnas dan KAL Sinyaru Lantamal II.

Harapannya masyarakat Kota Padang dapat menyaksikan langsung baik persenjataan yang dimiliki TNI maupun atraksi TNI, sehingga masyarakat mengetahui profesionalisme yang dimiliki oleh TNI, karena sesuai dengan tema HUT Ke-73 TNI yaitu “Profesionalisme TNI Untuk Rakyat,” imbuh Danlantamal II.

Walikota Padang H. Mahyeldi mengucapkan terima kasih kepada Lantamal II, karena dalam rangka HUT TNI ke-73 telah menampilkan Alutsista dan juga Pendaratan Marinir.

“Ini suatu pelajaran yang sangat berharga sekali, tentunya untuk masyarakat generasi muda, acara ini merupakan pengenalan dan sosialisasi tentang kemaritiman tentang laut dan mudah-mudahan ini akan meningkatkan rasa cinta kepada generasi muda terhadap laut,” tambahnya.

Kegiatan dihadiri oleh Komandan Lantamal II Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, M.Sc., Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah, Danrem 032/Wbr, Wadan Lantamal II, Para Asisten Danlantamal II, Dansatrol Lantamal II, Kasatker Lantamal II.(red/Disp)

Categories
Militer TNI

Danlantamal III Jakarta Pimpin Upacara Peringatan HUT TNI ke-73

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Komandan  Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E.,M.M. menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara peringatan hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Ke 73 tanggal 5 Oktober 2018 yang bertempat di lapangan apel Markas Komando  (Mako) Lantamal III Jakarta, Jalan Gunung Sahari, Ancol Jakarta Utara, Jum’at (05/10/2018).

Panglima TNI  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danlantamal III, menyampaikan mengawali amanatnya Panglima TNI mengajak kita semua untuk memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar meringankan beban yang menimpa saudara-saudara kita di Palu, Donggala, Sigi, dan Parigi Moutong, demikian juga yang masih diderita saudara- saudara kita di Lombok.

TNI bersama sama komponen bangsa lainnya telah bekerja bahu membahu, kita berupaya sekuat tenaga guna meringankan beban yang diderita saudara saudara kita. TNI telah mengerahkan personil dan alutsistanya untuk memberikan pertolongan pertama, melaksanakan evakuasi, menyalurkan bantuan, memberikan pengamanan, serta memulihkan sarana dan prasarana secara bertahap.

Apa yang dilaksanakan di lokasi bencana, baik pengerahan personil dan alutsista, adalah sebagian bentuk dari profesionalisme TNI. Oleh karenanya sangat tepat apabila peringatan TNI Ke 73 tahun 2018 ini mengambil tema “Profesionalisme TNI untuk Rakyat”. Tema singkat namun padat ini mengandung makna bahwa TNI yang senantiasa ditingkatkan profesionalismenya melalui berbagai pendidikan, latihan, persenjataan, alutsista serta dipenuhi kesejahteraannya oleh negara, adalah semata mata untuk seluruh rakyat Indonesia.

Sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari berbagai tantangan saat ini maupun masa depan yang semakin kompleks. Perkembangan politik, ekonomi dan teknologi global telah menciptakan ruang atau dimensi dan metode peperangan baru. Membawa ketidakpastian dan kekhawatiran dalam menjangka prospek masa depan. Kemajuan teknologi sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disrutif dibidang informatika, siber, komunikasi, transpormasi, biomolekular, militer, ruang angkasa dana lain sebagainya.

Ketidakpastian akibat krisis ekonomi, politik dan kepemimpinan global yang dikatalisasi oleh disrupsi teknologi, membawa perang tidak lagi terbatas (Restricted war) dalam suatu batas teritorial. Perang telah menjadi tidak terbatas (Unrestriced war) masuk ke berbagai dimensi, seperti perang ekonomi, perang dagang, peranghukum, perang siber, perang opini.

Selain menghadapi kompleksitas tantangan kedepan, kita juga harus mengahadapi gejolak alam yang terjadi akhir akhir ini. TNI sebagai satuan yang siaga di masa damai, harus membantu pemerintah. Seperti kejadian luar biasa, gizi buruk di Asmat, kebakaran hutan di Kalimantan, gempa bumi di Lombok, dan saat ini gempa bumi di Palu.

Tugas lain  yang tidak kalah pentingnya membantu pemerintah dalam mengatasi aksi terorisme, penegakan hukum di laut, pengamanan wilayah udara, serta even-even strategis nasional dan internasional seperti pengamanan Asian Games, Asian Para Games dan pengamanan sidang tahunan IMF-World Bank Bali.

Belajar dari pengalaman masa lalu, mencermati perkembangan di masa kini dan memperhatikan tantangan-tantangan di masa depan, maka TNI harus mentransformasi diri, menjadi kekuatan militer yang profesional, handal dan kapabel menghadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan .

Pembangunan TNI yang terstruktur dalam rencana Postur TNI dan Rencana Strategis TNI, pada tahun 2018 telah mecapai 61,9% target Minimum Essential Force (MEF), dan di harapkan pada akhir tahun 2019 akan mencapai 72% seperti target Pemerintah pada akhir Renstra 2015-2019.

Dalam tugas-tugas selain perang, TNI juga terlibat dalam pengamanan pemilu. TNI berkomitmen untuk menjaga netralitas, dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019. Kesuksesan pilkada 2017 dan 2018 menjadi batu pijakan dalam pengamanan pemilihan legilatif dan pemilihan presiden tahun 2019. Salah satu kuncinya adalah tekad TNI untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjadi benteng bagi keutuhan NKRI.

Hadir pada upacara hari TNI tahun ini Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) I.M. Wira Hady A.W. para Asisten Danlantamal III, Kafasharkan Jakarta, Danpomal Lantamal III, Kakuwil Lantamal III, para Kadis dan Kasatker Lantamal III serta seluruh anggota militer dan PNS Jajaran Lantamal III Jakareta.(ton)

Categories
Nasional TNI

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Dirgahayu TNI Ke-73

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-73 yang digelar di Plaza Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jum’at (05/10/2018).

Tiba pada pukul 09.00 WIB di Gedung Sudirman Mabes TNI Cilangkap, Presiden beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo disambut oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta Ibu Nanny Hadi Tjahjanto, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji

Setelah itu, Presiden selaku inspektur upacara kemudian menuju tempat upacara. Dalam upacara kali ini bertindak selaku komandan upacara yaitu Kolonel Pnb. Yoyon Kuscahyono.

Sementara Kepala Staf Garnisun Tetap I/Jakarta Brigjen TNI Herianto Syahputra bertindak selaku perwira upacara. Adapun Sapta Marga pada upacara ini dibacakan oleh Letda Inf. Haryo Utomo, Lettu Laut (P) Satri Adriawan, dan Letda Lek. Arief Ryan Herawan.

Sebelum menyampaikan amanatnya, dalam kesempatan ini Presiden menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia, berupa Bintang Kartika Eka Paksi Nararya kepada Kolonel Cpl. Hery Keswanto, Bintang Jalasena Nararya kepada Kapten Mar. Sunardi, dan Bintang Swa Bhuana Paksa Nararya kepada Peltu Argo Budi Prasetyo. Adapun Keputusan Presiden Republik Indonesia dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Marsda Trisno Hendradi selaku Sekretaris Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan.

Setelah menyampaikan amanatnya, prosesi dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Presiden beserta Ibu Iriana. Potongan tumpeng kemudian diberikan kepada 3 perwakilan prajurit berprestasi dari masing-masing angkatan.

Ketiga prajurit tersebut adalah Lettu Herliansyah yang meraih _Best of the Best_ Menembak AASAM 2014-2018, Praka Mar. Jefry Ardianto yang meraih medali emas cabang olahraga dayung pada Asian Games 2018, dan Pratu Olef M. Kafiar yang meraih medali emas cabang olahraga triathlon pada Aquathlon Metasport Series Singapura Tahun 2017.

Setelah itu, pada pukul 10.03 WIB Presiden beserta Ibu Iriana kemudian meninggalkan tempat upacara.(red/DBPers)

Categories
TNI

Kirab Bendera Merah Putih HUT Ke-73 TNI Tahun 2018 Tiba di Kota Sorong

Koranjurnal.co.id, Papua – Rombongan Kirab Bendera (Flag Relay) Merah Putih dari Sabang sampai Merauke, dengan menggunakan Pesawat Boeing 737 A-7304 dari Ambon, tiba di Bandara DEO, Jl. Basuki Rahmat, Kelurahan Remu Selatan, Distrik Sorong Manoy, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, Rabu (03/10/2018).

Kedatangan Prajurit TNI pembawa Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-73 TNI tahun 2018 disambut tarian adat Papua dan diterima Danlanud Biak Marsma TNI Fajar Susilo, dilanjutkan  menuju Mako Armada III Sorong.

Kegiatan Pawai Kirab Bendera Merah Putih di mulai dari lapangan Mako Armada III dan finish di lapangan Korem 171/PVT.  Rombongan Flag Relaydilepas oleh KS Armada III Sorong Laksma TNI Dadi Hartanto, M.Tr.(Han), dihadiri antara lain oleh Pangarmada-III Laksda I.N.G. Ariawan, S.E. M.M., Danrem 171/PVT Brigjen TNI Ignatius Yogo Triyono, M.A. serta Danlantamal XIV Laksma TNI Rahmad Jayadi, M.Tr.(Han).

Pawai diikuti kurang lebih 1.000 orang peserta, antara lain anggota Koarmada,  Korem 171/ PVT, Lantamal XIV, TNI AU (Koops AU III),  Kodim 1704,Yonif 752/RK, Yonmar, Denzipur 13/PPA, Brimob, Polres Kabupaten Sorong, FKPPI,  Basarnas, Menwa serta murid-murid SMP dan SMA Kota Sorong.

Kegiatan Pawai Kirab Bendera Merah Putih diiringi dengan 1 Unit Anoa Yonif RK 752 /VYS., 10 Unit sepeda motor Babinsa Kodim 1704/Sorong, 20 Unit sepeda motor Patroli Polres Sorong Kota,  6 unit Pol Raider dari Polres Kota Sorong, Pomad dan Pomal.

Pawai Kirab Bendera Merah Putih juga dimeriahkan oleh beberapa elemen masyarakat Sorong diantaranya, Komunitas Mobil Sukoy, Motor Trail dan Vespa Sorong serta Sepeda Osaka Sorong.

Para pembawa Kirab Bendera Merah Putih yang berprestasi di Asian Games XVIII, yaitu Pratu Mar Ardianto (atlet Rowing peraih medali emas), Serda (K) Huswatun Hasanah (atlet Tinju Kelas Ringan 60 kg putri peraih medali perak dan perunggu), Serda (K) Dini Mitasari (atlet Sepak Takraw peraih medali perunggu), Serda Jas Rio Akbar (atlet Dragon Boat 1.000 meter dan 500 meter peraih medali perak) dan Serda Bah/W Ririn Pujiastuti (atlet Dragon Boat 200 meter peraih medali perak) bersama sejumlah prajurit TNI perwakilan tiga matra pembawa Pataka.(red/Pusp)

Categories
Ragam TNI

Flag Relay Merah Putih HUT ke-73 TNI di Balikpapan dan Manado

Koranjurnal.co.id, Manado – Rangkaian Pawai Bendera (Flag Relay) Merah Putih dari Sabang sampai Merauke dalam rangka peringatan HUT ke-73 TNI tahun 2018, yang dibawa oleh Prajurit TNI peraih medali Asian Games XVIII meninggalkan Pulau Jawa dan berlanjut ke kota berikutnya, yaitu Balikpapan-Kaltim dan Manado-Sulut, Senin (02/10/2018).

Pembawa Flag Relay Merah Putih, yaitu Pratu Mar Ardianto (atlet Rowing peraih medali emas), Serda (K) Huswatun Hasanah (atlet Tinju Kelas Ringan 60 kg putri peraih medali perak dan perunggu), Serda (K) Dini Mitasari (atlet Sepak Takraw peraih medali perunggu), Serda Jas Rio Akbar (atlet Dragon Boat 1.000 meter dan 500 meter peraih medali perak) dan Serda Bah/W Ririn Pujiastuti (atlet Dragon Boat 200 meter peraih medali perak) bersama sejumlah prajurit TNI perwakilan tiga matra pembawa Pataka.

Setibanya di Bandara Sepinggan Balikpapan, Flag Relay Merah Putih diarak dengan konvoi kendaraan menuju kantor Walikota Balikpapan melintasi jalan protokol yang disambut meriah oleh warga masyarakat yang menyaksikan arak-arakan tersebut. Dilanjutkan ke Makodam VI/Mulawarman dengan berjalan kaki  bersama dengan prajurit TNI, Polri, FKKPI, PPM, pelajar dan unsur masyarakat.

Sementara itu, di Lanud Samratulangi Manado, Flag Relay Merah Putih disambut  dengan tarian selamat datang Cakalele  kemudian dilanjutkan pengarakan Bendera berkendaraan keliling kota Manado  menuju Yonif 712/Raider.

Dilanjutkan berjalan kaki menuju Makodam XIII/Merdeka yang dikuti oleh unsur TNI, Polri, Tarian adat, Marching Band Satpol PP Manado, pelajar, pramuka, FKKPI, PPM, Panser Ki Kav, Panser Barakuda Polri,  Kelompok Motor Gede, Kendaraan Jepang dan gabungan kelompok  masyarakat kota Manado. Kirab bendera diiringi juga dengan parade bendera sebanyak 1.500 bendera Merah Putih dan bentangan bendera sepanjang jalan 400 meter.

Pawai Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-73 TNI tahun 2018, bertujuan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme dan menunjukkan bahwa antara TNI dan Rakyat tidak ada pemisah karena TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.(ton/Pusp)