Categories
TNI

TNI AU Sukses Gelar Open Base Festival Merah Putih 2023 di Lanud Atang Senjaya Bogor

Koran Jurnal, Bogor – TNI AU dalam hal ini Lanud Atang Sendjaja Bogor, bekerja sama dengan panitia Festival Merah Putih (FMP), sukses menggelar open base memperingati HUT Ke-78 Kemerdekaan RI. Kegiatan mendapat sambutan hangat dari masyarakat kota Bogor dan sekitarnya, Sabtu (26/8/2023) kemarin.

Berbagai kegiatan demo udara dihadirkan oleh Federasi Aero Sport Indonesia Bogor. Diantaranya terjun payung dengan membawa bendera merah putih menggunakan Helikopter EC-725 Caracal dan demo udara sembilan pesawat trike, serta kegiatan paramotor dengan tiga pesawat trike.

Kegiatan lainnya adalah pertunjukkan tari daerah Harmony Nusantara oleh Wanita TNI Angkatan Udara, serta menampilkan keberagaman budaya Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Dalam acara ini, kendaraan taktis dan alutsista TNI AU juga dipamerkan. Berbagai kendaraan taktis Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI Angkatan Udara serta sejumlah Helikopter berbagai jenis juga dipamerkan.

Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI M. Taufiq Arasj, S.Sos., mengatakan, kegiatan ini merupakan kolaborasi yang sangat positif untuk menumbuhkan dan memupuk jiwa nasionalisme dan cinta dirgantara.

Hadir juga pada kegiatan tersebut, Walikota dan Wakil Walikota Bogor beserta pejabat Forkopimda Kota Bogor, dan Para Pejabat TNI Polri Wilayah Bogor, serta pejabat Lanud Atang Sendjaja, Bogor.
TNI AU melakukan kegiatan semacam ini sejak awal berdirinya untuk menarik minat masyarakat mencintai kedirgantaraan khususnya generasi muda, karena dunia kedirgantaraan secara terus menerus memerlukan para generasi muda sebagai aviator tanah air.(disp)

Categories
TNI

KSAL: Saya Serahkan Sang Merah Putih, Kibarkan di Lautan Nusantara

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M menyerahkan bendera Sang Merah Putih kepada pasukan pengibar bendera bawah laut TNI AL. Prosesi penyerahan bendera itu dilakukan di Loby Gedung Utama Mabesal, Cilangkap Jakarta Timur, Selasa (16/08/2022).

“Saya Serahkan Sang Merah Putih, Kibarkan di Lautan Nusantara,” pesan KSAL Laksamana TNI Yudo Margono saat prosesi penyerahan.

Selain bendera Merah Putih, KSAL juga menyerahkan bendera TNI Angkatan Laut dengan diiringi pesan, “Kibarkan bendera kewajiban, Jalesveva Jayamahe”.

Adapun Bendera Merah Putih dan bendera TNI Angkatan Laut diterima oleh Komandan Pasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Hermanto selaku Ketua Panitia Pengibaran Bendera Merah Putih di Bawah Laut yang selanjutnya bendera tersebut akan dibawa ke lokasi pusat acara di Pulau Putri Kepulauan Seribu.

Kepada awak media, KSAL menjelaskan bahwa TNI Angkatan Laut dalam rangka memeriahkan HUT ke-77 RI akan menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut yang akan dilaksanakan di 77 lokasi Pangkalan Jajaran TNI AL yang tersebar di seluruh Indonesia pada Rabu, 17 Agustus 2022 besok. Di pusat pelaksanaan upacara pengibaran bendera di bawah laut di Pulau Putri, Wakasal Laksamana Madya TNI Ahmadi Heri Purwono akan bertindak selaku Inspektur Upacara mewakili KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.

KSAL menjelaskan bahwa dengan pengibaran bendera bawah laut di 77 lokasi di seluruh Indonesia ini mengisyaratkan TNI AL siap menjaga kedaulatan dan keamanan NKRI.

“Pengibaran bendera di bawah laut di 77 di seluruh jajaran Angkatan Laut untuk mengisyaratkan bahwa TNI Angkatan Laut siap untuk menjaga kedaulatan dan keamanan di seluruh Indonesia dan tentunya ini juga membangkitkan kembali kejayaan maritim untuk Indonesia, pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat,” ujar KSAL.

Sebanyak 888 penyelam dari Prajurit TNI AL, TNI dan POLRI, Pemerintah Daerah, organisasi masyarakat, klub selam, awak media dan masyarakat serentak akan berpatisipasi dalam pengibaran bendera bawah laut ini, sekaligus untuk memecahkan rekor MURI.

Para penyelam akan membawa bendera pada kedalaman kurang lebih 10 meter dengan susunan inspektur upacara, komandan upacara, pengibar bendera dan peserta upacara serta pengucapan Dirgahayu RI dari bawah laut, dengan tema yang diusung “Membangun Kejayaan Maritim Untuk Indonesia Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.”(disp)

Categories
TNI

KRI Rigel-933 Kibarkan Bendera Merah Putih di Pulau Sekatung Natuna Utara

Koran Jurnal, Sekatung – Dalam rangka HUT ke-76 TNI, Kapal perang TNI AL di bawah pembinaan Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melakukan pengibaran bendera Merah Putih di pulau terluar Indonesia, Pulau Sekatung, Natuna Utara, Rabu (13/10/2021).

Personil KRI Rigel-933 di bawah komandan Letkol Laut (P) Jaenal Mutakim yang saat ini sedang melaksanakan tugas operasi survei dan pemetaan hidro-oseanografi di Laut Natuna Utara, melaksanakan misi khusus pengibaran bendera Merah Putih dan pengecekan titik TR 030 di Pulau Sekatung serta menyerahkan bantuan sosial di pulau tersebut.

Kegiatan tersebut sesuai dengan arahan Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., agar KRI yang tengah melaksanakan operasi untuk hadir dan singgah di pulau-pulau kecil dan terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.

Pulau Sekatung merupakan pulau yang tidak berpenghuni yang berada di utara pulau Laut, dipisahkan oleh Selat Setakong dengan lebar sekitar 40 meter. Pulau sekatung yang berada di ujung utara Indonesia dan garis terdepan nusantara ini di jaga oleh 10 personil Marinir dan 10 personil TNI AD, mereka ditempatkan di pulau sekatung selama 10 bulan sebelum digantikan personil lainnya.

Pengibaran bendera Merah Putih dimulai setelah melewati waktu ± 10 jam saat kapal bertolak dari dermaga Posal Sabang Mawang dan embarkasi personel survei di Teluk Sengiap. Tepat berada di sebelah timur Pulau Sekatung, KRI Rigel-933 melaksanakan lego jangkar di sekitar pulau Sekatung pada posisi 0447’.574”U, 10801’.603” T dengan jarak 2 Nm. Selanjutnya dengan dibantu oleh Tim Satgas Marinir menuju lokasi menggunakan rubber boat Marinir, yang ditempuh dalam 15 menit menuju pulau Sekatung.

Personil KRI Rigel-933 dibagi menjadi dua tim, satu tim melaksanakan pengibaran bendera Merah Putih dan 1 tim melaksanakan pengecekan titik TR 030. Perjalanan yang dilalui dari pantai menuju lokasi terdapat banyak halangan, di antaranya terdapat banyak pohon lebat dan rimbun serta akses jalan yang terjal. Setiba di lokasi, personil yang terlibat menyiapkan alat-alat untuk pengibaran bendera termasuk menaiki tiang suar Pulau Sekatung. Setelah semua persiapan dilakukan, dilanjutkan upacara penaikan bendera Merah Putih, yang dipimpin oleh Inspektur Upacara Komandan KRI Rigel-933. Pelaksanaan upacara penaikan bendera merah putih dan pengecekan titik TR di pulau sekatung berjalan dengan baik.

Setelah pengibaran bendera, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial kepada Komandan Peleton Marinir Letda Mar Raymound. Setelah Pelaksanaan Pengibaran bendera Merah Putih, pengecekan TR 030 dan penyerahan bansos selesai dilaksanakan, seluruh personil KRI Rigel-933 kembali ke kapal, guna melaksanakan tugas operasi survei dan pemetaan hidro-oseanografi di perairan Laut Natuna Utara.(disp/red)

Categories
Polhukam TNI

Pemuda Asmat Panjat Tower dan Kibarkan Bendera Merah Putih 

Koran Jurnal, Papua – Ketegasan dan kebanggaan bahwa Papua adalah bagian tak terpisahkan dari NKRI, diwujudkan melalui pengibaran bendera Merah Putih yang dilakukan Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK Kostrad bersama warga Asmat yang mewakili seluruh masyarakat Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 754/ENK Kostrad, Letkol Inf Dodi Nur Hidayat, dala rilis tertulisnya di Kabupaten Mimika, Papua, Jum’at (06/12/2019)

Diungkapkan Dansatgas, yang menjadikan aksi tersebut luar biasa heroik adalah karena pelaksanaan pengibaran bendera Merah Putih tersebut dilakukan dengan cara memanjat tower yang pada beberapa waktu lalu menjadi tempat berkibarnya bendera Bintang Kejora di wilayah Asmat pada 17 Agustus 2019.

“Aksi yang dipimpin Letda Laksono mendapat respon yang sangat positif dari masyarakat, dimana seluruh masyarakat Asmat menyatakan bahwa Asmat adalah bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Dodi.

Lebih lanjut ditegaskan oleh Dodi bahwa tidak ada bendera yang bisa berkibar di wilayah Papua selain bendera Merah Putih.

“Papua adalah bagian dari NKRI, maka hanya ada bendera Merah Putih yang bisa berkibar di tanah yang diberkati oleh Tuhan,” ucapnya.

Salah satu masyarakat Asmat, Alowisius (24 tahun) yang ikut serta mengibarkan bendera Merah Putih di atas tower tersebut juga menyampaikan bahwa saya adalah bagian dari NKRI bendera saya hanya bendera Merah Putih tidak ada yang lain lagi.

“Kita masyarakat Papua, kita cinta terhadap Indonesia dan kita cinta terhadap bendera Merah Putih,” tegasnya.(disp/red)