Categories
Militer

Latgabma Keris Woomera 2026, Kopaska Menyelam Bersama MTO ADF

Koran Jurnal, Jakarta – Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut (TNI-AL) bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan infiltrasi bawah air dalam simulasi penyiapan pantai pendaratan pada Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera 2026. Latihan berlangsung di perairan Banongan, Situbondo, pada Minggu (18/10/2026).

Dalam skenario latihan, pantai pendaratan diasumsikan dikuasai musuh dengan perimeter pertahanan bawah air, jaring rintangan, serta pemantauan ketat. Karena itu, tim pendahulu harus memastikan area pendaratan aman sebelum operasi amfibi dilancarkan.

Tim selam gabungan menuntaskan pengintaian bawah air (_underwater reconnaissance_) dengan memetakan koridor pendekatan dan mencatat titik rintangan. Tim juga mengonfirmasi kelayakan jalur pendaratan tanpa terdeteksi elemen simulasi musuh.

“Keris Woomera 2026 bukan sekadar latihan militer biasa, melainkan pembuktian bahwa profesionalisme dan interoperabilitas pasukan kedua negara mampu menjawab tantangan operasi amfibi terkompleks sekalipun,” ujar Katim Kopaska Kapten Akbar.

Latihan ini menjadi momentum bagi Kopaska TNI AL dan MTO ADF untuk membangun koordinasi serta rasa saling percaya melalui penyelarasan taktik dan prosedur. Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI dalam menjaga keamanan maritim, sekaligus menjadi wujud diplomasi militer Indonesia dalam mendukung stabilitas kawasan Indo-Pasifik.(pustni)

Categories
IPTEK TNI

Danpushidrosal Terima Alexander Dalrymple Award 2026

Koran Jurnal, Monaco – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menerima penghargaan Alexander Dalrymple Award 2026 dari United Kingdom Hydrographic Office (UKHO), Inggris, atas kontribusinya dalam pengembangan hidrografi, kartografi, dan keselamatan navigasi.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Rear Admiral Angus Essenhigh OBE, the UK’s National Hydrographer and the UKHO’s Director of Data Acquisition and Defence, pada Senin (12/10/2026), menjelang pelaksanaan 10th International Hydrographic Organization (IHO) Council Meeting di Monaco.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kepemimpinan, dedikasi, dan kontribusi berkelanjutan Danpushidrosal dalam memajukan bidang hidrografi dan keselamatan navigasi, baik di Indonesia maupun di tingkat regional dan internasional.

Di bawah kepemimpinan Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, Pushidrosal terus memodernisasi kemampuan hidrografi nasional serta menyediakan dan memelihara peta laut berkualitas tinggi dan informasi hidrosapasial maritim guna mendukung keselamatan pelayaran dan kepentingan maritim nasional.

Selain itu, Danpushidrosal juga berperan aktif dalam memperkuat kerja sama hidrografi regional melalui keikutsertaan dalam East Asia Hydrographic Commission (EAHC). Kontribusi tersebut turut mencakup pengembangan dan penerapan standar modern IHO, termasuk kerangka data S-100 serta pelaksanaan uji coba sistem Electronic Chart Display and Information System (ECDIS) berbasis S-100 di Selat Malaka dan Selat Singapura.

Danpushidrosal menyampaikan bahwa penghargaan Alexander Dalrymple Award merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi Indonesia dalam bidang hidrografi dunia dan kerja sama internasional. Penghargaan tersebut juga menjadi motivasi bagi Pushidrosal untuk terus mengembangkan standar hidrografi, inovasi, serta kolaborasi internasional dalam mendukung keselamatan pelayaran.

Secara historis, Alexander Dalrymple Award diberikan setiap tahun oleh UKHO kepada tokoh atau lembaga yang dinilai berperan besar dalam peningkatan keselamatan navigasi, pemutakhiran data hidrografi, dan penguatan kerja sama internasional di bidang survei dan pemetaan laut.

Penghargaan Alexander Dalrymple Award merupakan bentuk pengakuan internasional yang diberikan oleh United Kingdom Hydrographic Office (UKHO) kepada individu maupun institusi yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan ilmu dan praktik hidrografi, khususnya dalam bidang survei dan pemetaan laut.(disp)

Categories
TNI

Danpushidrosal Beri Penghargaan Prajurit Berprestasi di Bidang Olahraga dan Tugas

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., memberikan penghargaan kepada Prajurit Pushidrosal berprestasi bertempat di Lapangan Apel Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (8/10/2026).

Dalam sambutannya, Danpushidrosal menyampaikan ucapan selamat kepada para prajurit yang telah menunjukkan prestasi di bidangnya masing-masing yang telah berjasa memberikan yang terbaik untuk Pushidrosal.

Prestasi tidak hanya diukur dari bidang olahraga, tetapi juga dari kemampuan dan keberhasilan personel dalam melaksanakan tugas pokok Pushidrosal, baik di bidang survei, pemetaan maupun bidang tugas lainnya yang berkontribusi terbaik bagi kedinasan.

Danpushidrosal berharap setiap Kasatker mengetahui personelnya sehingga bisa menempatkan pada posisi yang memang bisa dikatakan “Right Man on the Right Place on the Right Time” sehingga akan memberikan performa yang terbaik bagi organisasi Pushidrosal.

Adapun prajurit Pushidrosal yang menerima apresiasi atas prestasinya, antara lain Kapten Laut (K) Dr. Andrey Asmaraman yang berhasil meraih Juara III Panglima TNI Open Tournament Bola Basket Putra Tahun 2026, Letda Laut (KH) Anggita Pamukti, S.Kom., dan Serda POM Raka Prasetya Nugraha yang turut meraih Juara I Panglima TNI Open Tournament Bola Voli Putra Tahun 2026.

Prestasi membanggakan juga ditorehkan Sertu Jas Sheva Bima Firmansyah yang berhasil meraih enam medali emas dan satu medali perunggu pada Cirebon Open Tournament Finswimming Kejuaraan Nasional Selam Antarclub se-Indonesia. Sheva meraih Juara I nomor 50 meter kategori Apnea, Snorkeling, dan Surface TNI/Polri Putra sekaligus dinobatkan sebagai atlet terbaik, serta Juara I nomor 100 meter, 200 meter, dan 400 meter Surface TNI/Polri Putra, serta Juara III nomor 50 meter Biffin TNI/Polri Putra. Ia juga meraih Juara III nomor 3.000 meter Panglima TNI Open Finswimming Tahun 2026.

Sementara itu, Sertu Jas Alper Delano Hangewa meraih satu medali perak dan tiga medali perunggu pada Cirebon Open Tournament Finswimming Kejuaraan Nasional Selam Antarclub se-Indonesia, masing-masing Juara II nomor 100 meter dan Juara III nomor 200 meter Biffin serta Juara III nomor 50 meter Snorkeling TNI/Polri Putra. Alper juga berhasil meraih Juara III nomor 3.000 meter Panglima TNI Open Finswimming Tahun 2026.

Prestasi dari cabang finswimming juga ditorehkan Serda Jas/W Mutiara Reshinta Putri dengan raihan tiga medali emas dan dua medali perak pada Cirebon Open Tournament Finswimming Kejuaraan Nasional Selam Antarclub se-Indonesia. Mutiara meraih Juara I nomor 50 meter, 100 meter, dan 400 meter Biffin TNI/Polri Putri serta Juara II nomor 50 meter Snorkeling TNI/Polri Putri. Selain itu, Mutiara berhasil meraih Juara II nomor 2.000 meter Panglima TNI Open Finswimming Tahun 2026.

Pada cabang olahraga lainnya, Serda PDK Nailatul Fitriyah berhasil meraih Juara I Panglima TNI Open Tournament Jetski Putri Tahun 2026. Sertu TTU Totok Sumardiyanto meraih Juara I Panglima TNI Menembak Materi Eksekutif 20 Meter Beregu Umum. Sertu BEK Dhona Resha Samodra meraih Juara III BMN Award Tahun 2026 Kementerian Pertahanan.

Penghargaan juga diberikan kepada M. Diyas Zakaria Ananda, putra dari Kapten Laut (KH) Dedi Irawan, A.Md., yang berhasil meraih Juara I Panglima TNI Open Tournament Panjat Tebing Speed Putra U-13 Tahun 2026.

Danpushidrosal menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh personel Pushidrosal untuk terus mengembangkan potensi, meningkatkan profesionalisme, serta memberikan pengabdian terbaik sesuai bidang tugas dan tanggung jawab masing-masing.(disp)

Categories
Polhukam

Amerika Serikat Serahkan Kendaraan Amfibi Serbu AAV kepada Korps Marinir TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Amerika Serikat menyerahkan Kendaraan Amfibi Serbu (Assault Amphibious Vehicles/AAV) kepada Korps Marinir Indonesia (KORMAR). Momen penyerahan dilakukan dalam Upacara Penyambutan yang berlangsung di lapangan apel Markas Batalyon Infanteri ke-6 di Cilandak, Jakarta, pada Senin (28/9/2026).

Penyerahan tersebut menandai tonggak penting dalam kemitraan pertahanan Amerika Serikat dan Indonesia.

Penjabat Wakil Duta Besar AS Aqueelah T. Johnson turut hadir bersama Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Agus Subiyanto, serta sejumlah Kepala Staf Angkatan TNI dalam upacara yang menandai keberhasilan pengiriman peralatan sekaligus mencerminkan kuatnya kerja sama keamanan antara Amerika Serikat dan Indonesia.

“Pengadaan Assault Amphibious Vehicles oleh Indonesia menunjukkan komitmen bersama kita untuk meningkatkan keamanan dan kesiapan di seluruh kawasan Indo-Pasifik melalui modernisasi peralatan pertahanan,” ujar Penjabat Wakil Duta Besar AS Aqueelah T. Johnson, dalam siaran pers.

“Saya bangga melihat kemitraan yang terus kita bangun semakin memperkuat keamanan kawasan melalui penggunaan platform buatan Amerika Serikat yang telah teruji dalam pertempuran,” ucapnya.

Dalam tahap awal ini, TNI Angkatan Laut (TNI-AL) mengadakan 35 unit AAV dengan nilai lebih dari 23 juta dolar AS, yang merupakan pembelian dalam skala besar pertama oleh Indonesia dalam beberapa tahun terakhir melalui skema Foreign Military Sales (FMS) dengan Amerika Serikat.

Sebanyak 12 kendaraan pertama tiba pada 22 September, terdiri dari 11 unit varian AAVP7 sebagai kendaraan pengangkut personel dan satu unit varian AAVC7 untuk keperluan komando.

Korps Marinir Indonesia dan Korps Marinir Amerika Serikat sama-sama mengakui kinerja teruji dalam pertempuran dari generasi AAV ini, yang akan memberikan kemampuan baru dan lebih kuat bagi TNI-AL untuk mendukung operasi dari laut menuju daratan. Indonesia berencana untuk mengakuisisi 70 unit AAV tambahan guna memperkuat kemampuan operasional di seluruh wilayah kepulauan Indonesia.

Amerika Serikat menantikan kelanjutan kemitraan dengan Indonesia seiring Indonesia mempertimbangkan berbagai peluang untuk semakin memperkuat kemampuan Korps Marinir Indonesia.

Amerika Serikat tetap berkomitmen mendukung upaya modernisasi pertahanan Indonesia dan memajukan kemitraan keamanan yang kuat dan berkelanjutan guna mendukung perdamaian, stabilitas, dan kesiapan di kawasan Indo-Pasifik.(**)

Categories
Megapolitan

Tiga KRI Jajaran Pushidrosal Dukung Operasi SAR di Laut Jawa dan Perairan Anak Krakatau

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) mengerahkan tiga Kapal Republik Indonesia (KRI) jajaran Pushidrosal, yakni KRI Dewa Kembar-932, KRI Spica-934, dan KRI Canopus-936, untuk mendukung pelaksanaan operasi Search and Rescue (SAR) TNI Angkatan Laut dalam pencarian dan pertolongan di wilayah perairan Indonesia.

Menurut Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., Ketiga KRI tersebut melaksanakan tugas dukungan berupa deteksi bawah air dan deteksi arus bawah permukaan untuk mendukung penyelam, serta menyediakan informasi hidro-oseanografi yang diperlukan dalam mendukung efektivitas pencarian dimana dalam pelaksanaan tugas berada di bawah kendali On Scene Commander (OSC) Danguskamlabar di lapangan.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan Pushidrosal dalam memperkuat operasi SAR, baik dalam penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa maupun operasi pencarian terhadap rombongan yang hilang kontak di sekitar perairan Anak Krakatau, Selat Sunda.

Dalam operasi SAR KM Virgo Transport 8, KRI Canopus-936 dengan Komandan KRI Kolonel Laut (P) Indragiri Yani Wardhono, S.T., M.Sc., M.Tr.Opsla., dan KRI Spica-934 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Alin Abimanyu, S.T., M.Ling., dikerahkan setelah kapal tersebut mengalami kecelakaan dalam pelayaran dari Surabaya menuju Banjarmasin. Sebelumnya, kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan mengalami kondisi miring sebelum kehilangan komunikasi. TNI Angkatan Laut kemudian memperkuat operasi SAR gabungan dengan mengerahkan sejumlah unsur KRI.

Sementara itu, KRI Dewa Kembar-932 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Aris Priyadi, S.T., M.Tr.Opsla., turut dilibatkan dalam operasi SAR gabungan untuk mencari lima jurnalis dan tiga awak speedboat Arupadhatu 1 yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Dalam pelaksanaannya, operasi memperhatikan faktor keselamatan personel, kondisi cuaca, serta aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Keterlibatan KRI jajaran Pushidrosal tersebut menunjukkan bahwa kemampuan hidro-oseanografi tidak hanya berperan dalam penyediaan data dan informasi kelautan, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam mendukung operasi kemanusiaan, khususnya pencarian dan pertolongan di laut.

Melalui kemampuan survei dan dukungan data hidro-oseanografi, Pushidrosal terus memperkuat sinergi dengan unsur TNI Angkatan Laut dan instansi terkait guna membantu menciptakan operasi SAR yang terukur, aman, dan efektif.

Kesiapsiagaan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional dalam mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran serta memberikan kontribusi nyata terhadap tugas kemanusiaan di wilayah perairan Indonesia.(disp)

Categories
IPTEK TNI

Pushidros TNI AL Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) melaksanakan kegiatan Launching ENC S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di perairan Teluk Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M.

Launching ENC S-101 dan Sea Trial Produk S-100 ini merupakan bagian dari roadmap Pushidrosal dalam mempersiapkan implementasi seri S-100 yang mengacu pada standar International Hydrographic Organization (IHO).

Dalam sambutannya, Danpushidrosal menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan Pushidrosal menuju persiapan dan penerapan seri S-100 yang merupakan standar internasional terbaru peta laut digital yang akan diterapkan pada Tahun 2029. Upaya tersebut telah dilaksanakan sejak tahun 2021 dan terus dikembangkan secara bertahap sebagai bagian integral dari roadmap implementasi S-100 Pushidrosal.

“Roadmap ini mencerminkan komitmen kuat Pushidrosal untuk terus meningkatkan kualitas, interoperabilitas, dan pemanfaatan yang efektif, selaras dengan perkembangan standar IHO,” ujar Danpushidrosal.

Danpushidrosal menjelaskan, sea trial S-100 yang dilaksanakan merupakan tahap pertama dari rangkaian pengujian untuk memvalidasi secara langsung di lapangan penerapan produk dan layanan S-100, termasuk ENC S-101, Batimetri S-102, Pasang Surut S-104, dan Arus Permukaan S-111.

Pengujian pada tahap selanjutnya akan diperluas ke wilayah dengan karakteristik pasang surut dan arus yang lebih ekstrem. Hal tersebut dilakukan untuk mengkaji lebih lanjut efisiensi, ketahanan, serta kemampuan sistem S-100 guna merespons kondisi hidro-oseanografi yang lebih kompleks dan beragam dalam rangka meningkatkan keamanan dan efisien bernavigasi.

Hasil sea trial ini juga diharapkan memberikan masukan bagi proses evaluasi, penyempurnaan, dan pengembangan implementasi S-100 baik di internal Pushidrosal maupun IHO.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan dan pakar hidro-oseanografi dari mitra internasional, yaitu Timothy William Lewis dan Graeme Stringer dari UKHO, Anna Childerhose dan Michael Sebastian Melchger dari OSI Kanada, serta Dan Morash dari Teledyne CARIS Kanada.

Sebelumnya, pada pekan lalu Pushidrosal juga telah melaksanakan kegiatan Sea Trial pendahuluan yang dihadiri oleh para pejabat dan undangan dari internal TNI AL, dimana unsur TNI AL merupakan pengguna utama Peta Laut Elektronik untuk operasional dan latihan TNI AL. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Pushidrosal dalam mempersiapkan penerapan S-100 dan meningkatkan kemampuan penyediaan informasi hidro-oseanografi yang modern, terintegrasi, dan interoperabel untuk TNI AL.

“Melalui rangkaian pengujian tersebut, Pushidrosal terus memperkuat kesiapan teknologi, sumber daya, dan sistem dalam mendukung transformasi digital hidro-oseanografi serta penyediaan informasi kelautan dan navigasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan operasional,” pungkas Danpushidrosal.(disp)

Categories
IPTEK

Danpushidrosal Hadiri Peluncuran RAIA Grid, Platform Infrastruktur Digital Berbasis AI

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menghadiri peluncuran RAIA Grid, platform infrastruktur digital berbasis Artificial Intelligence (AI), di Jakarta, pada Rabu (26/8/2026).

Peluncuran RAIA Grid dihadiri Founder and Chairman Arsari Group Hashim Djojohadikusumo, President Directorv RAIA Grid Hendri Mulya Syam, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha, serta Deputy CEO and COO Arsari Group Aryo Djojohadikusumo.

RAIA Grid dikembangkan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) dengan dukungan jaringan fiber sepanjang lebih dari 86.000 kilometer. Platform ini dirancang sebagai digital superhighway yang menghubungkan operator telekomunikasi, pusat data, penyedia layanan cloud, hyperscaler, hingga sektor korporasi, dengan dukungan teknologi Machine Learning, AI, dan Agentic AI.

Kehadiran Danpushidrosal pada kegiatan tersebut berkaitan erat dengan peran Pushidrosal sebagai anggota Timnas Pengelolaan Penyelenggaraan Pipa dan/atau Kabel Bawah Laut, yang menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi sebagai acuan penetapan jalur resmi pipa dan kabel bawah laut. Teknologi digital dan AI semakin strategis dalam pengelolaan data dan informasi, yang mempunyai relevansi dalam mendukung pengelolaan informasi hidro-oseanografi dan geospasial maritim secara cepat, akurat, dan terintegrasi.

Peluncuran RAIA Grid sekaligus menunjukkan semakin pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem digital nasional. Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, konektivitas dan pengelolaan data yang kuat menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan, keselamatan pelayaran, pertahanan, dan kepentingan maritim nasional.(disp)

Categories
Pendidikan TNI

Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., memberikan pembekalan kepada 17 orang Perwira Siswa Pendidikan Spesialisasi Perwira Hidrografi (Pasis Dikspespa Hidros) Angkatan-XXIV Tahun 2026 (12 siswa TNI AL, 1 orang disnav tanjung priok dan 4 orang dari negara pakistan, kamboja, vietnam dan brunai), 1 orang Mahasiswa S1 dan 3 orang mahasiswa S2 STTAL Hidros bertempat di ruang serbaguna Pusdikhidros, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (18/8/2026).

Dalam pembekalannya yang mengusung tema “Menjadi Perwira Hidrografi yang Profesional dan Adaptif”, Danpushidrosal menegaskan bahwa profesi hidrografi tidak dapat dipandang sebatas aktivitas pengukuran kedalaman laut maupun pembuatan peta laut, namun dituntut mampu menjadi problem solver berbasis data maritim, dengan memastikan setiap data yang diperoleh melalui kegiatan survei memiliki tingkat kebenaran, akurasi, dan data survei yang akurat selanjutnya diolah menjadi informasi berupa peta laut dan produk nautika yang relevan, mutakhir, serta terintegrasi, sehingga informasi tersebut menjadi landasan bagi pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan aman, baik untuk kepentingan operasi TNI Angkatan Laut, keselamatan navigasi pelayaran, maupun kebutuhan pembangunan dan kebijakan nasional.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan lembaga hidrografi yang mampu menjamin ketersediaan data dan informasi kelautan yang berkualitas. Dalam konteks tersebut, Pushidrosal memiliki peran ganda (dual role) sebagai satuan kerja TNI Angkatan Laut sekaligus Lembaga Hidrografi Nasional. Lima pilar fungsi Pushidrosal meliputi fungsi militer, pelayanan umum, penerapan lingkungan laut, diplomasi, dan penelitian.

Dalam perspektif pertahanan, Danpushidrosal menekankan bahwa pemahaman terhadap karakteristik medan laut merupakan bagian fundamental dari keberhasilan operasi militer. Data batimetri, arus, pasang surut, dan karakteristik dasar laut yang akurat diperlukan dalam mendukung berbagai operasi, termasuk pergerakan kapal selam, pendaratan amfibi, maupun perencanaan operasi ranjau laut.

Sejalan dengan perkembangan teknologi, para perwira hidrografi juga dituntut mampu menguasai berbagai perangkat survei modern, seperti Single Beam Echosounder (SBES), Multibeam Echosounder (MBES), Side Scan Sonar (SSS), Sub-Bottom Profiler (SBP), Magnetometer, hingga sistem nirawak seperti AUV, ROV, dan USV. Namun, kecanggihan teknologi tetap harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia.

Dalam pembekalan tersebut juga disampaikan mengenai penguatan tata kelola survei dan pemetaan hidrografi nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2026 tentang Survei Hidrografi dan Pemetaan Hidrografi Nasional. Kebijakan tersebut mempertegas posisi Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional serta memperkuat tanggung jawab dalam penyelenggaraan, pemantauan, dan validasi kegiatan survei dan pemetaan hidrografi di wilayah perairan Indonesia.

Menurut Danpushidrosal, penguatan tersebut sekaligus membawa konsekuensi meningkatnya tanggung jawab profesi para perwira hidrografi. Produk yang dihasilkan tidak semata-mata menjadi konsumsi internal, tetapi dapat menjadi rujukan dalam mendukung kepentingan hukum, pembangunan nasional, keselamatan pelayaran, serta berbagai kepentingan strategis negara.

Karena itu, para Pasis dituntut menjaga kualitas dan integritas data, meningkatkan kemampuan berkolaborasi lintas kementerian/lembaga, menguasai teknologi digital, serta memiliki kesadaran terhadap keamanan data maritim.

Menutup pembekalannya, Danpushidrosal berpesan “Jadilah perwira hidrografi yang menguasai ilmu, teknologi, dan medan”, reputasi seorang perwira hidrografi tidak dibangun dari janji manis atau retorika belaka, melainkan dari data yang akurat, kerja lapangan yang disiplin, dan integritas moral yang tidak dapat digoyahkan.

Categories
Militer

Sejumlah Pejabat TNI, Kementerian dan Lembaga Negara Terima Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., menyematkan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi kepada sejumlah pejabat TNI, Kementerian, Lembaga Negara dan Tenaga Ahli. Penyematan brevet kehormatan ini sebagai bentuk penghargaan sekaligus simbol apresiasi atas perhatian, dukungan, dan komitmen terhadap pengembangan kemampuan hidro-oseanografi nasional.

Penyematan brevet kehormatan dilaksanakan di atas KRI Canopus-936 yang berlayar di perairan Teluk Jakarta, Rabu (12/8/2026), dimana sebelumnya para perwakilan penerima brevet kehormatan terlebih dahulu meninjau secara langsung kegiatan survei hidro-oseanografi di kawasan Pantai Festival Ancol, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan survei, mulai dari kegiatan geodetik dan garis pantai, meteorologi, survei drone, pengamatan pasang surut, hingga praktik levelling.

Brevet kehormatan tersebut diberikan antara lain kepada Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Edwin, S.H., M.Han., M.H., Wakil Gubernur Lemhannas Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma, S.E., M.M., M.Sc., Sekjen Kemhan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo, S.E, Kabalog Kemhan Marsdya Yusuf Jauhari, M.Eng, Irjen TNI Laksdya TNI Hersan, Pangkormar Letjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.Tr.Opsla., CHRMP., M.M., Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, M.Tr.(Han)., S.E., M.M., Irjenal Laksdya TNI Achmad Wibisono, S.E., CHRMP., Asrena Kasal Laksda TNI H.Krisno Utomo, M.A., M.M., Pangkoarmada III Laksda TNI Dato Rusman S.N, S.E., M.Si., dan Danseskoal Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo, M.Tr.Opsla.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelayaran menggunakan KAL Alnitak dan KAL Alnilam menuju titik rendezvous KRI Canopus-936. Dalam perjalanan tersebut, para penerima brevet berkesempatan melihat secara langsung kegiatan pengukuran arus dan gelombang serta investigasi pipa dan kabel bawah laut, sebagai bagian dari pelaksanaan tugas survei hidro-oseanografi Pushidrosal.

Setibanya di KRI Canopus-936, para pejabat menerima penjelasan mengenai kemampuan dan peralatan survei yang dimiliki kapal survei hidro-oseanografi dengan menjelaskan beberapa alat survei antara lain Side Scan Sonar (SSS), Sub Bottom Profiler (SBP), Autonomous Surface Vessel (ASV), Gradiometer, Sparker, C-Node, Autonomous Underwater Vehicle (AUV), Unmanned Aerial Vehicle (UAV), serta Ping Locator.

Puncak kegiatan dilaksanakan di Geladak Heli KRI Canopus-936 melalui prosesi penyematan Brevet Kehormatan Hidro-Oseanografi, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan penyematan brevet dan pemasangan baret kehormatan Hidro-Oseanografi oleh Danpushidrosal sekaligus penyerahan sertifikat.

Penyematan brevet kehormatan tersebut tidak semata-mata menjadi simbol penghargaan, tetapi juga merefleksikan kedekatan dan sinergi antara Pushidrosal dengan para pemangku kepentingan strategis dalam mendukung tugas TNI Angkatan Laut serta kepentingan nasional di bidang hidro-oseanografi.(disp)

Categories
Militer

Perkuat Diplomasi Maritim Nasional, Pushidrosal Terima Audiensi Wamenlu RI

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menerima Audiensi Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Arif Havas Oegroseno, S.H., LL.M., beserta jajaran Kementerian Luar Negeri RI di Markas Komando Pushidrosal, Ancol, Jakarta Utara, Senin (3/8/2026).

Kedatangan Wakil Menteri Luar Negeri RI disambut langsung oleh Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., didampingi Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M.Tr.Opsla., dan Pejabat Utama Pushidrosal.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga di bidang kemaritiman nasional dan menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara diplomasi luar negeri dengan dukungan data hidro-oseanografi guna menjaga kedaulatan serta memperkuat posisi Indonesia di forum maritim internasional.

Dalam sambutannya, Danpushidrosal antara lain menyampaikan bahwa sebagai Lembaga Hidrografi Nasional, Pushidrosal memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya dalam mendukung operasi pertahanan negara dan keselamatan navigasi pelayaran, tetapi juga sebagai penyedia data dan informasi hidro-oseanografi yang menjadi landasan penting dalam diplomasi maritim Indonesia, termasuk penegasan batas-batas wilayah laut di tingkat internasional.

Pertemuan tersebut menjadi momentum yang sangat bernilai untuk meningkatkan komunikasi koordinasi dan pemahaman bersama atas berbagai isu strategis dan krusial yang menjadi perhatian antara Kemenlu dan Pushidrosal. Sinergi antara diplomasi luar negeri dan data survei hidro-oseanografi yang akurat adalah kunci utama dalam mempertahankan kedaulatan serta hak berdaulat negara kesatuan republik indonesia di wilayah laut.

Lebih lanjut, Danpushidrosal menyampaikan harapannya agar Pushidrosal dan Kemenlu RI dapat terus memperkuat kolaborasi, khususnya dalam pemanfaatan data hidro-oseanografi, perundingan perbatasan laut antarnegara, penguatan hukum laut internasional (UNCLOS 1982), serta pengelolaan tata kelola maritim secara holistik dan siap memberikan dukungan penuh, baik dalam bentuk penyediaan data pemetaan maritim, dukungan teknis, maupun pertimbangan kepakaran hidro-oseanografi guna mendukung tugas-tugas diplomasi Kemenlu RI di kancah global.(disp)