Categories
TNI

Jabatan Komandan Pusat Polisi Militer TNI AL Diserahterimakan

Koran Jurnal, Jakarta – Jabatan Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Danpuspomal) resmi diserahterimakan dari Mayjen TNI Marinir I Made Wahyu Santoso kepada Laksamana Pertama TNI Samista dalam sebuah upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, di Mako Puspomal, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (13/6/2023).

Disampaikan oleh KSAL saat serah terima jabatan Danpuspomal bahwa, sebagai center of discipline, Pomal harus selalu pro aktif guna mencegah dan menyelesaikan setiap pelanggaran disiplin, maupun menjauhkan segala tindak pidana di lingkungan TNI AL. Melalui keteladanan di dalam bersikap, menjunjung tinggi penegakan hukum dan disiplin dalam melaksanakan aturan bagi prajurit TNI AL lainnya.

“Kalian adalah garda terdepan demi tegaknya hukum di lingkungan TNI AL, jaga kredibilitas itu dengan kinerja, dedikasi serta profesional dalam bertugas, tidak pandang bulu dan tanpa tebang pilih dalam memproses tindakan pelanggaran hukum, menegakkan aturan dengan tegas dan adil, demi menjaga kehormatan dan integritas TNI AL,” tegas KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali.

Pejabat Komandan Puspomal yang baru Laksamana Pertama TNI Samista merupakan perwira tinggi TNI AL angkatan ke-37 tahun 1991. Sebelum menjadi Komandan Puspomal, sejumlah jabatan strategis telah dilalui oleh lulusan PPRA Angkatan – 59 Lemhannas ini.

Bagi Laksma Samista penugasan di Satuan Polisi Militer bukan hal yang baru. Tercatat Laksma TNI Samista pernah menjabat sebagai Danpomal Lantamal III Jakarta pada tahun 2014, kemudian dipercaya menjadi Danpusdik Pomal Kodiklatal Surabaya tahun 2016, serta sempat menjabat sebagai Danpom Koarmada I di tahun 2018.

Dalam kesempatan ini juga Kasal menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Mayjen TNI Marinir I Made Wahyu Santoso, atas dedikasi dan pengabdian luar biasa yang telah dipersembahkan selama mengemban jabatan sebagai Danpuspomal.

“Selamat kepada Laksamana Pertama TNI Samista, yang telah memperoleh amanah dan kepercayaan untuk meneruskan kepemimpinan organisasi sebagai Danpuspomal. Saya sangat yakin, dengan kapasitas yang dimiliki, Laksamana akan mampu mengemban amanah ini dengan baik,” tegas KSAL.(disp)

Categories
Kriminalitas TNI

TNI AL Tangkap Perwira Tinggi Gadungan

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menangkap seorang oknum TNI gadungan yang membuat konten tik tok dengan menggunakan atribut TNI AL berpangkat Laksamana Pertama (Laksma) TNI di depan kantor PNM Bonong Mekar, Cipendey Bandung Barat, Selasa (31/01/2023).

Danpuspomal Brigjen TNI Mar I Made Wahyu Santoso didampingi Kadispenal Laksma TNI Julius Widjojono, Kadiskum AL Laksma TNI Leonard Marpaung dan Kadispamsanal Laksma TNI Yudhi Bramantyo dihadapan awak media menjelaskan bahwa terungkapnya kasus ini bermula saat ditemukannya akun tik tok yang beberapa kali memuat video seorang laki-laki yang menggunakan seragam TNI AL dengan pangkat Laksma TNI.

“Setelah mendapatkan informasi tersebut tim gabungan Satlidpam Puspomal, Tim intel dan Dislidpam Pom Lantamal III segera melaksanakan penelusuran dan penyelidikan secara seksama terhadap pelaku untuk mencegah terjadi tindakan yang dapat merugikan banyak pihak maupun citra TNI AL dan diketahui bahwa tersangka bukanlah anggota TNI AL,” ujar Danpuspomal dihadapan awak media.

Kronologis penangkapan berawal pada hari Senin (30/01/2023) sekitar pukul 22.00 WIB tim bergerak menuju ke alamat Tarum Barat III B14 No 29 Jababeka Cikarang Barat berdasarkan informasi awal yang didapat dari penelusuran kendaraan yang digunakan pelaku dan didapat informasi bahwa mobil tersebut diberikan kepada saudara MN di daerah Telaga Pesona Cikarang Barat. Kemudian didapatkan informasi dari saudara MN tentang keberadaan pelaku dan nomor telepon pelaku, selanjutnya dilakukan cek posisi dan didapat pelaku berada di daerah Cikalong Kabupaten Purwakarta.

Setelah memperoleh informasi yang tepat, tim gabungan mencari keberadaan pelaku di daerah Cikalong dan waduk Cirata guna melaksanakan penyelidikan dan penangkapan. Keesokan harinya pada Selasa (31/01) tim gabungan berhasil menangkap pelaku yang berinisial MM 73 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.

Dari pelaku didapatkan barang bukti baju dan celana dinas PDH lengkap dengan pangkat Laksma TNI, brevet dan tanda jasa, KTP, handphone serta kalung tanda BIN. Pelaku mengaku membuat baju dan membeli atribut TNI AL serta tanda lencana BIN di pasar senen Jakarta Pusat atas keinginan sendiri.

Modus yang dilakukan pelaku mengaku sebagai anggota TNI AL berpangkat Laksma TNI, untuk melancarkan aksi bejatnya menarik minat wanita dan pengakuannya sudah beberapa kali bertemu serta melakukan hubungan badan dengan 3 (tiga) wanita berbeda. Setelah melaksanakan penyelidikan dan pemeriksaan selanjutnya pelaku akan dilimpahkan ke pihak berwajib yakni Mabes Polri.

Untuk mengantisipasi hal ini terulang kembali, Danpuspomal menegaskan akan terus mensosialisasikan dan menekankan kepada para penjual atribut TNI di manapun terkhusus Pasar Senen untuk tidak mudah menjual atribut kepada seseorang maupun kelompok yang tidak memiliki identitas instansi terkait.

Sementara itu, Dispenal akan terus mensosialisasikan larangan kepada seluruh prajurit TNI AL menggunakan media sosial dengan tujuan-tujuan negatif, selain itu Dispamsanal juga akan memberikan pengawasan terhadap media-media sosial untuk mengantisipasi seandainya ada pelanggaran seperti ini terjadi bisa segera ditindaklanjuti.

Respon cepat personel TNI AL dalam menangkap pelaku pencemaran citra baik TNI AL tersebut diapresiasi oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali. Hal ini sejalan dengan penekanan Kasal bahwa setiap personel TNI AL harus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjawab setiap tugas tugas yang dipertanggungjawabkannya dan memahami tugas masing-masing bidang dengan tetap fokus kepada arah kebijakan KSAL.(disp)