Categories
Hiburan Infotainment

PL Fair Project 2018, Reza Artamevia Pukau Penggemar Setianya pada Hari Pahlawan

Koran Jurnal, Jakarta – Penyanyi medio tahun 90an Reza Artamevia kembali tampil dalam acara pentas seni Pangudi Luhur (PL) Fair 2018, di SMA Pangudi Luhur, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, Sabtu malam (10/11/2018).

Penampilan Reza bertepatan dengan hari Pahlawan ini, adalah aksi panggung yang kedua kalinya sejak pertama hadir pada 27 tahun lalu dalam acara yang sama. Reza kembali memukau para penggemar setianya, dihadapan para pelajar, dan alumni SMA Pangudi Luhur serta ratusan penonton.

“Dulu tahun 1991 saya tampil disini sekarang saya kembali kesini setelah 27 tahun dan banyak yang masih mengetahui lirik saya. Saya sangat terharu sekali,” kata Reza di lokasi.

Reza menuturkan, Pangudi Luhur kerab mengadakan pensi yang menghadirkan berbagai musisi, penyanyi dan grup musik ternama baik lokal dan nasional.

“Saya mengapresiasi teman-teman PL yang memiliki kreativitas seperti ini,” tuturnya.

Dari pantauan pewarta di lokasi, sebagai bintang tamu PL Fair Project, Reza Artamevia menyuguhkan 5 lagu hitnya dan sekaligus sebagai penampilan terakhir dalam acara tersebut.

Berikut 5 lagu yang dinyanyikan Reza Artamevia antara lain, Cintakan Membawamu, Satu yang tak bisa, Dia, Aku Wanita, dan berharap tak berpisah.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara PL Fair Project 2018 Albertus Ananta Tunggadewa mengatakan, alasan pihaknya mengundang Reza Artamevia sebagai bintang tamu (Guest Star) dalam PL Fair Project 2018 ini, karena sekarang sedang tren musik 90an dan Reza sebagai seorang diva sangat mewakili.

“Selain itu target kami bukan hanya remaja namun juga kepada orang tua murid yang tentunya menyukai kualitas suara dari Reza,” jelasnya pada konferensi pers, Rabu (07/11) lalu.(ton)

Categories
Nasional

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Hari Pahlawan 2018 di TMPN Cikutra Bandung

Koran Jurnal, Bandung – Presiden Joko Widodo pagi ini bertindak sebagai inspektur upacara pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018. Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan secara nasional dipusatkan di Bandung, Jawa Barat.

Upacara peringatan digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional Cikutra, Kota Bandung, Sabtu (10/11/2018).

Tiba sekira pukul 08.10 WIB, Kepala Negara langsung memulai jalannya rangkaian upacara dengan melakukan penghormatan bagi arwah para pahlawan.

Selanjutnya, untuk mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, dalam suasana hening, dibunyikan sirene selama kurang lebih 1 menit yang diakhiri dengan mengheningkan cipta.

Upacara yang berlangsung dengan khidmat tersebut diakhiri dengan pembacaan doa untuk arwah para pahlawan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Adapun jajaran Menteri Kabinet Kerja yang hadir di antaranya ialah Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Selepas upacara, Presiden meninggalkan tempat upacara sambil melaksanakan tabur bunga di pusara beberapa pahlawan seperti Laksamana Muda Udara Nurtanio Pringgoadisurdjo, Komodor Sulaiman, Dr. Setiabudi Danudirdja atau Douwes Dekker, Prof. Dr. Moestopo, dan HR. Moh. Yogie S. Memet.

Sebelum meninggalkan TMPN Cikutra, Presiden juga sempat beramah tamah dan berfoto bersama keluarga para pahlawan yang hadir dalam upacara peringatan Hari Pahlawan ini.(red/DBPers)

Categories
Hiburan Pendidikan

Hari Pahlawan, SMA Pangudi Luhur Gelar ‘PL Fair’ 2018

Koran Jurnal, Jakarta – Sekolah Menengah Atas (SMA) Pangudi Luhur kembali menggelar ‘PL Fair’ 2018, yang akan diselenggarakan pada 10 November 2018, di SMA Pangudi Luhur, Jakarta.

PL Fair merupakan acara rutin tahunan SMA Pangudi Luhur Jakarta yang menyuguhkan dan menampilkan berbagai hasil kreativitas para pelajar Pangudi Luhur, baik karya seni dibidang fotografi, instalasi art, dan panggung musik.

Kali ini, PL Fair Project 2018 mengambil tema “Expurgate Sensations”, dalam dinamika masyarakat metropolitan.

Kepala sekolah SMA Pangudi Luhur, Albertus Suwarto mengatakan, pagelaran PL Fair ini digelar untuk meningkatkan kreativitas para peserta didik dan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan Nasional. Menurut dia, kegiatan ini sekaligus menjadi momen penting bagi para pelajar untuk meniru semangat nilai-nilai perjuangan para pahlawan nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa dan negara Republik Indonesia.

“Kami ingin mengambil inspirasi semangat pahlawan nasional yang gigih berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia. Anak-anak muda Pangudi Luhur ini mencoba belajar dengan gigih dengan menyelenggarakan sebuah kegiatan yang menurut kami sebagai pendidik, apa yang dilakukan mereka adalah sebuah kegiatan hebat untuk ukuran anak SMA, dan mereka mau belajar untuk hal itu,” kata Albertus Suwarto dalam konferensi pers, di SMA Pangudi Luhur Jakarta, Rabu (07/11/2018).

“Mudah-mudahan semangat cinta tanah air ini secara konkret diwujudkan dalam suatu pagelaran PL Fair. Dan mereka bisa mengambil inspirasi dari semangat pahlawan ini, yang gigih untuk meraih prestasi demi bangsa dan negara,” tambahnya.

Ketua Panitia PL Project 2018, Albertus Ananto Tunggadewa menuturkan, kegiatan PL Fair adalah kegiatan yang sudah berlangsung lama dan dilakukan secara turun temurun.

Lebih lanjut, Ia mengatakan, kegiatan yang sengaja digelar bertepatan dengan hari pahlawan nasional ini untuk membangkitkan semangat generasi muda PL dalam mengisi hasil perjuangan para pahlawan yang telah berjasa dan gugur demi mempertahankan bangsa Indonesia.

“Lewat PL Project 2018 kami ingin membangun dalam diri kami semangat juang dan berkreasi dari usia muda harus ditunjukkan. Perjuangan pahlawan dulu berbeda dengan kami sekarang yang telah menikmati hasil pembangunan,” kata Dewa

Selain menampilkan hasil kreativitas generasi muda, kegiatan ini juga disisipi dengan aksi peduli korban gempa bumi yang terjadi di Sulawesi Tengah. Ananto Tunggadewa yang akrab disapa Dewa, mengungkapkan bahwa dalam acara ini, Pangudi Luhur juga akan memberikan donasi kepada korban bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala.

“Dari hasil penjualan tiket, kita akan sumbang buat saudara-saudara kita yang mengalami musibah gempa di Palu, Sigi dan Donggala,” katanya.

“Ini juga sebagai bentuk tanggung jawab moral kita. PL Project 2018 merupakan salah satu kegiatan positif dimana kami belajar, kami berorganisasi, kami berhubungan dengan orang banyak dan paling penting kami tidak sekedar pentas seni, tapi juga punya tanggung jawab moral lewat bantuan untuk bencana,” imbuhnya.

Dari informasi yang didapat, PL Project 2018 akan digelar selama dua hari (10-11 November). Untuk tiket masuk acara, pihak panitia menetapkan harga sebesar Rp.65.000. Panitia mempersiapkan sebanyak 4 ribu tiket yang bisa didapatkan on stage pada hari pelaksanaan acara. Untuk meramaikan acara tersebut, Panitia juga menghadirkan beberapa artis nasional sebagai bintang tamu antara lain Reza Artamevia, Jason Ranti, Monita Tahalea, dan lainnya.(red)

Categories
Nasional Ragam TNI

TNI AD dan AMPI ‎Selenggarakan Lomba Generasi Milenia Bertema Nasionalisme

Koranjurnal.co.id, Jakarta – ‎Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, TNI Angkatan Darat bersama Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) mengadakan kerjasama dalam menyelenggarakan kegiatan lomba yang mengajak generasi muda untuk semakin mencintai Tanah Air dan Pahlawan Indonesia

“Kami dari Angkatan Darat bersama rekan-rekan dari AMPI mengadakan kerjasama yakni semacam kegiatan lomba generasi muda yaitu untuk generasi Melenia. Tujuan kegiatan lomba ini juga sebagai bagian dari salah satu misi TNI Angkatan Darat yaitu adalah Bersama Rakyat TNI Kuat,” jelas Mayjen TNI Widagdo Hendro Sukoco, Asisten Teritorial (Aster) Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dalam keterangan pers yang disampaikan kepada rekan wartawan di Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat, Jalan Veteran, Jakarta (10/11/2017).

Aster KSAD mengatakan, kegiatan lomba untuk generasi muda yang pertama kali diadakan bersama AMPI bertujuan mencari masukan dari anak-anak muda/generasi muda tentang TNI Angkatan Darat.

“Inti dari kerjasama ini adalah TNI AD ingin mencari masukan dari anak-anak muda/generasi muda, tentang bagaimana masukan mereka tentang TNI Angkatan Darat dan bagaimana tanggapan mereka selama ini serta harapannya apa kepada TNI AD,” ujar Aster KSAD. 

Penyelenggaraan kegiatan lomba tersebut, TNI AD dan AMPI akan memperlombakan beberapa hasil karya anak-anak muda Melenia sekarang yang dalam aktivitasnya sehari-hari menggunakan aplikasi media sosial.

“Ada tiga kegiatan, yakni membuat Vlog (film singkat) terkait dengan Hari pahlawan. Dan diharapkan seluruh lapisan masyarakat khususnya generasi muda membuat Vlog masing-masing dengan durasi 1 (satu) menit. Bagaimana mereka memberikan semangat kepada TNI, memberikan masukan dan itu akan dilombakan dan diberi hadiah, dan juga membuat komik satu halaman terkait Sumpah Pemuda dan hari Pahlawan, dan membuat Game Online yang menggunakan tokoh nasional yakni Gatot Kaca,” papar Aster KSAD,  Mayjen TNI Widagdo Hendro Sukoco.

“Anak-anak bermain game, tapi ini kita salurkan ‎dengan tokoh nasional dan ini sudah kita publikasikan sejak Oktober lalu dan peminatnya alhamdulilah cukup banyak. Memang kan dunia anak-anak sekarang kan tidak lepas dari itu,” tambahnya.

Aster KSAD berharap dengan kegiatan lomba tersebut, TNI AD mendapatkan masukan-masukan yang berguna. Selain itu, juga ingin agar generasi muda, ‎rasa nasionalisme dan rasa cinta tanah air ‎selalu tetap melekat di hati mereka. “Harapannya TNI Angkatan Darat mendapatkan masukan dari generasi muda, sehingga kedepan TNI AD dengan anak-anak muda yang juga merupakan bagian dari rakyat, semakin erat dan masukan-masukannya dapat berguna bagi TNI Angkatan Darat,” harapnya.

“Jadi harapannya dengan AMPI ini, mengajak anak-anak muda makin menjiwai negaranya, makin mencintai tanah airnya,” ujar Aster KSAD menambahkan.

Sementara itu, Ketua DPP AMPI Dito Ariotedjo mengatakan, bersyukur atas kerjasama dengan TNI AD dalam penyelenggaraan kegiatan lomba ini. “Kami bersyukur dengan kerjasama dengan TNI AD melalui bapak Aster KSAD,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dito menuturkan, lomba tersebut akan disediakan hadiah dengan total puluhan juta rupiah. “Lomba ini akan ada hadiah berupa uang tunai, dan juga ada tambahan doorprize dengan total hadiah puluhan juta (rupiah),” kata Dito.

Untuk tim penilaian hasil karya lomba tersebut, lanjut Dito, nanti tim penjuriannya adalah dari kalangan profesional dan Dinas Penerangan ‎Angkatan Darat.

Lomba akan mulai dipromosikan kembali pada hari Senin (13/11) mendatang melalui media sosial digital dan online. Dari informasi yang diterima rekan wartawan, batas waktu pengiriman karya (lomba) akan diperpanjang hingga 25 November 2017.

Ayo..! ikuti lomba bersama generasi-generasi Milinia dan cetak karya dan kreasimu untuk Cinta Tanah Air dan Pahlawan kita. Kunjungi informasi selanjutnya melalui hastag: #milenialnasionalism .

Pewarta : Anton

Categories
Nasional Ragam

Presiden Joko Widodo Pimpin Peringatan Hari Pahlawan‎ 2017 di TMPN Kalibata

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo pagi tadi, Jumat 10 November 2017, memimpin upacara untuk memperingati Hari Pahlawan tahun 2017. Upacara digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta.

Tepat pukul 08.15 WIB, Presiden memimpin upacara dan mengheningkan cipta selama satu menit.

“Untuk mengenang arwah para pahlawan, mengheningkan cipta dimulai,” ujarnya.



Setelah itu, Presiden meletakkan karangan bunga dan di penghujung upacara tersebut, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membacakan doa untuk arwah para pahlawan.



Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah Jusuf Kalla didampingi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dan sejumlah menteri anggota Kabinet Kerja lainnya menabur bunga di makam Pahlawan Revolusi, Alm. H. Adam Malik, Alm. H. Umar Wirahadikusumah, Alm. H. Soedharmono, Almh. Hj. Ainun Habibie, Alm. H. Taufiq Kiemas, Pahlawan Prajurit Tamtama dan Pahlawan Tak Dikenal.

Pewarta : Anton

‎
‎