Categories
Infotainment

Film Lafran Kini Bisa Ditonton di Platform Aplikasi Streaming mulai 10 Nopember Hari Pahlawan 

Koran Jurnal, Jakarta – Film Lafran, sebuah film biopik yang menceritakan kisah tentang perjuangan pemuda Indonesia bakal ditayangkan kembali di momen hari Pahlawan pada 10 November 2024 mendatang. Namun kali ini film tersebut dapat ditonton melalui jaringan internet di platform OTT (over-the-top) MAXStream dan My Telkomsel App.

Film Lafran, menggambarkan situasi awal kemerdekaan pada masa itu yang diwarnai menguatnya perdebatan tentang keislaman dan nasionalisme di kalangan pemuda.

Bagi Lafran Pane, mahasiswa adalah kelompok non-partisan dan independen yang bisa menjadi gerakan dalam memperjuangkan semangat nasionalisme Indonesia.

Lafran Pane merupakan adik dari sastrawan pejuang, Sanusi dan Armijn Pane. Sanusi dan Armijn Pane menjadi inspirasi perjuangan Lafran kecil sebelum ia pindah ke Jakarta, selanjutnya pindah ke Yogyakarta.

Perjalanan Lafran dari Tapanuli Selatan ke Jakarta hingga Yogyakarta mewarnai perubahan cara pandang Lafran dalam berjuang. Idealismenya menguat, Lafran Pane punya visi besar dalam memperjuangkan keindonesiaan.

Produser Film Lafran, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan, penayangan kembali film ini dimaksudkan untuk semakin menggelorakan semangat juang bagi para pemuda di Indonesia.

“Jadi kalau kita mau melihat sebetulnya ada spirit yang mau kami sampaikan, yang mau kami viralkan bahwa kita harus cinta terhadap nilai-nilai yang kita pegang teguh. Nah di HMI itu ada nilai dasar ada dua nilai dasar yang pertama adalah keislaman tentu kita sebagai umat yang beragama harus percaya, yakin dan taat kepada agama kita, pada Tuhan kita melalui agama kita, kemudian yang kedua adalah nilai ke Indonesia kita harus cinta harus peduli harus merawat negara kita karena kita tinggal besar lahir di sini. Jadi baik buruknya negara ini bangsa ini itu tergantung kita,” papar bang Doli, panggilan akrab sehari-hari, dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa sore (5/11/2024).

Menurut Bang Doli, yang juga Ketua Presidium MN KAHMI mengungkapkan bahwa ada pesan-pesan perjuangan dari pemuda demi kepentingan bangsa dan negara.

“Pesan-pesan itu sebetulnya yang ada dalam film ini selain misalnya kalau kita lihat dari karakter Lafran padanya sendiri ya dalam konteks perjuangan. Bagi Lafran yang paling penting itu adalah niat baik untuk berjuang demi kepentingan bangsa dan negara,” imbuhnya.

“Jadi pelajaran yang bisa kita petik dari film ini, selama kita punya niat yang baik untuk kepentingan bangsa kepentingan negara kepentingan agama, insyaallah itu menjadi sebuah modal kekuatan untuk terus berjuang, itu yang pertama yang kedua adalah semangat pantang menyerah,” sambung Bang Doli.

Aktor Mathias Muchus, pemeran Sutan Pangurabaan di Film Lafran, menyambut baik penayangan kembali film Lafran untuk masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

“Film-film kepahlawanan dengan tema-tema seperti ini perlu didukung oleh semua pihak tentunya untuk pembentukan karakter bangsa. Terimakasih kepada teman-teman semua,” ucap Matias Muchus yang memerankan sosok ayah Lafran.

Sebagai informasi, Film Lafran disutradarai Faozan Rizal, diperankan pemain-pemain seperti Dimas Anggara, Lala Karmela, Mathias Muchus, Tanta Ginting, Ariyo Wahab, Farandika ini diproduksi sejak enam tahun lalu.

Seperti diketahui, film Lafran telah dirilis dan ditayangkan di bioskop awal 16 Juni 2024.(*/Ant)

Categories
Megapolitan TNI

Panglima TNI Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan dan Tabur Bunga di TMP Kalibata

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. menghadiri upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan, bertempat di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta Selatan, Jum’at (10/11/2023).

Pelaksanaan upacara ziarah nasional dalam rangka peringatan Hari Pahlawan dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo dan bertindak sebagai Komandan Upacara Kolonel (Pnb) Puguh Yulianto yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Dinas Operasi Lanud Halim Perdanakusuma.

Pelaksanaan kegiatan, dimulai dengan laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan kepada arwah pahlawan dipimpin oleh Inspektur Upacara. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara. Peletakan karangan bunga oleh Inspektur Upacara. Penghormatan kepada arwah dipimpin oleh Inspektur Upacara. Pembacaan doa. Laporan Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara.

Salah satu proses jalannya upacara adalah mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya dengan ditandai bunyi sirene selama 60 detik dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dipimpin Inspektur Upacara, untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang gugur membela bangsa dan negara. “Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,” ucap Presiden.

Usai pelaksanaan upacara resmi, Inspektur Upacara selanjutnya meletakan karangan bunga di tugu TMP dan kegiatan diakhiri dengan tabur bunga di makam para pahlawan.

Setelah upacara, Panglima TNI memasuki area makam pahlawan untuk melakukan prosesi tabur bunga ke sejumlah makam para pahlawan, diantaranya di makam Presiden RI ke-3 B.J. Habibie dan Jenderal A.H. Nasution.

Hadir dalam upacara ini diantaranya Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin, Menkopolhukam RI Mahfud MD, MenPAN RB RI Abdullah Azwar Anas, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.(Pusp)

Categories
TNI

Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bergema Dalam Upacara Hari Pahlawan ke-78 di Mako Kopassus

Koran Jurnal, Jakarta – Dengan mengusung tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan” Komando pasukan Khusus (Kopassus) memperingati Hari Pahlawan ke-78 di Mako Kopassus Cijantung Jakarta, Jumat (10/11/2023).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si.

Dalam amanat Menteri Sosial RI Tri Rismaharini yang dibacakan Danjen Kopassus, Mensos menjelaskan saat ini Indonesia tengah dihadapkan dengan ancaman penjajahan modern yang kian nyata. Hal inilah tantangan sesungguhnya bagi generasi penerus untuk mengelola kekayaan alam dan juga potensi penduduk Indonesia bagi kejayaan Bangsa dan Negara.

” Ancaman dan tantangan ini akan kita
taklukkan berbekal semangat yang sama. Tidak mudah memang, tapi pasti bisa. Karena Pahlawan Bangsa telah mengajarkan kita nilai-nilai perjuangan,” pesan Mensos dalam amanatnya.

Bersama bangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju, makin sejahtera. Selamat Hari Pahlawan tahun 2023.

Pada kesempatan terpisah, Danjen Kopassus memberikan pengarahan kepada seluruh Prajurit dan PNS Kopassus bahwa sebagai Prajurit Kopassus harus terus mengenang prajurit prajurit terbaik Kopassus yang telah gugur dalam tugas.

” Kita harus mengenal dengan Baik Prajurit – prajurit Terbaik Kopassus yang telah gugur dalam tugas, karena prajurit-prajurit Kopassus tersebutlah yang telah memberikan bukti nyata semangat juang Prajurit Kopassus dalam menjaga dan mempertahankan Kedaulatan Negara melalui tugas-tugas yang telah dijalaninya dengan pantang menyerah dan loyalitas tinggi,” tegas Danjen berpesan.

Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi, kembali mengingatkan kepada generasi muda Kopassus harus mengetahui benar sejarah Kopassus dan sosok-sosok prajurit yang telah diabadikan nama-namanya di Kesatrian Ahmad Yani maupun Kesatrian Kopassus di Grup 1, Grup 2 dan di Pusdiklatpassus.(pen)

Categories
Megapolitan TNI

Mengenang Jasa Pahlawan, TNI AL Bersama Menteri Sosial Laksanakan Upacara Tabur Bunga di Atas KRI

Koran Jurnal, Jakarta – Hari Pahlawan 2023 merupakan waktu yang tepat untuk merenungkan kontribusi kita dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang diperjuangkan oleh para pahlawan dengan mengorbankan jiwa dan raganya.

Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma mendampingi Menteri Sosial RI Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M. T. pada Upacara Tabur Bunga di Laut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Tahun 2023 dari atas KRI Radjiman Wedyodiningrat-992 (KRI RJW-992) di tengah Perairan Laut Jakarta, Jum’at (10/11/2023).

Hari Pahlawan tahun ini mengambil tema “Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan”, yang bermakna supaya kita sebagai bangsa Indonesia dapat merenungkan peran para pahlawan kusuma bangsa dalam memandu kita menuju masa depan yang lebih baik. Para pahlawan tidak hanya berjuang untuk kemerdekaan fisik tetapi juga untuk kemerdekaan ekonomi dan intelektual.

Seperti dikatakan Mensos RI dihadapan awak media mengatakan, “pengambilan tema tersebut untuk pahlawan saat ini yang sedang memerangi kemiskinan dan kebodohan karena itu adalah musuh utama ke depan supaya bangsa Indonesia bisa lebih semangat memerangi kemiskinan dan kebodohan”, ungkap Tri Rismaharini.

Lebih lanjut Mensos RI menyampaikan bahwa semua bisa jadi pahlawan. Seperti contoh saat media memberikan informasi untuk seseorang yang mempunyai masalah dan kemudian mereka terselamatkan karena informasi itu, maka media tersebut dapat dikatakan sebagai seorang pahlawan.

Pintu gerbang kemerdekaan yang telah diperjuangkan dan dibuka lebar oleh para pahlawan harus dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para generasi muda penerus bangsa untuk bergerak dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Dengan semangat para pahlawan yang dapat memperjuangkan bangsa Indonesia, harus bisa menjadi inspirasi bagi semua generasi penerus bangsa dalam memerangi kemiskinan dengan menciptakan kesetaraan dan lapangan pekerjaan, serta menginspirasi generasi muda penerus bangsa memerangi kebodohan untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik dengan mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ilmu pengetahuan dan literasi.

Peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap tanggal 10 November oleh seluruh bangsa Indonesia ini erat kaitannya dengan peristiwa pertempuran yang terjadi di Surabaya. Pertempuran ini berkobar setelah rakyat Surabaya mendapat ultimatum sekutu yang isinya bahwa semua pimpinan bangsa Indonesia dan para pemuda di Surabaya harus menyerahkan senjata, menghentikan perlawanan dan datang selambat-lambatnya tanggal 10 November 1945, pukul 06.00 pagi pada tempat yang telah ditentukan.

Namun ultimatum itu tidak digubris oleh rakyat Surabaya, sehingga terjadilah pertempuran Surabaya yang sangat dahsyat pada tanggal 10 November 1945, selama lebih kurang tiga minggu lamanya. Peristiwa ini merupakan konflik militer antara pasukan Indonesia dan pasukan Sekutu yang mencoba menguasai kembali Indonesia.

Pertempuran itu merupakan salah satu momen penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme.

Pertempuran tersebut juga membangkitkan semangat nasionalisme dan tekad bangsa Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaannya. Sehingga pada akhirnya tanggal 10 November ditetapkan sebagai Hari Palawan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati dan mengenang jasa serta pengorbanan para pahlawan.(disp)

Categories
Megapolitan TNI

Pimpin Tabur Bunga 10 November, KSAL: Generasi Muda Wajib Teladani Perjuangan Para Pahlawan

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan tema peringatan Hari Pahlawan “Pahlawanku Teladanku” memiliki makna mendalam bagi para generasi penerus bangsa.

“Ini makna yang sangat mendalam bagi kita semuanya generasi penerus, dimana dengan keteladanan para pendahulu kita, para pahlawan kita, para pejuang-pejuang bangsa yang memiliki keikhlasan, keberanian dan juga jiwa pantang menyerah dalam berjuang merebut kemerdekaan NKRI,” kata Laksamana Yudo Margono, di atas KRI Semarang 594.

Hal tersebut disampaikan Laksamana TNI Yudo Margono dihadapan awak media saat memimpin upacara tabur bunga Peringatan Hari Pahlawan ke – 77 tahun 2022 yang digelar TNI AL bersama Kementerian Sosial (Kemensos) dalam pelayaran dari dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) menuju Pulau Damar Kepulauan Seribu, Kamis (10/11/2022).

Peringatan Hari Pahlawan ini melibatkan sekitar 400 perwakilan dari TNI/Polri, dan sejumlah kementerian lembaga pemerintah. Upacara Tabur Bunga di laut merupakan bagian dari upaya mengenang jasa-jasa para pahlawan, khususnya para pahlawan dalam mempertahankan kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di laut.

Menurut Kasal, para generasi penerus wajib meneladani apa yang sudah diwariskan para pejuang bangsa yang terdahulu. “Perjuangan itu dilakukan untuk kemajuan, kemakmuran, dan keamanan Republik Indonesia” tegasnya. Hal itu untuk membuktikan jasa pahlawan yang telah memberikan suri tauladan, tidak hanya kepada diri sendiri dan keluarga juga bangsa, serta kemerdekaan yang dinikmati ini diraih dengan penuh perjuangan.

Upacara yang berlangsung di KRI Semarang 594 ini diberangkatkan dari dermaga Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta Utara diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa-jasa Pahlawan bersamaan dengan bunyi gauk KRI Semarang-594 dan diakhiri dengan tabur bunga. Upacara lalu ditutup dengan pelarungan karangan bunga oleh Kasal Laksamana TNI Yudo Margono. Lalu pembacaan doa serta menaburkan bunga di Kepulauan Seribu oleh para peserta upacara.

Sementara itu Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Kesejahteraan Sosial Kementerian Sosial Asep Sasa Purnama menambahkan tujuan peringatan hari pahlawan ini untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepahlawanan setelah merdeka dan meningkatkan rasa semangat dan menggugah rasa cinta terhadap Tanah Air.

“Oleh karenanya kita tidak boleh lengah jadi dalam memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November, semangat untuk menumbuhkembangkan jiwa kepahlawanan harus terus kita lakukan,” ujarnya.(disp)

Categories
TNI

Hari Pahlawan 2021, Kadispenau Sambangi Keluarga Bapak AURI

Koran Jurnal, Jakarta – Pada momentum Hari Pahlawan 10 November 2021 ini, Kadispenau Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah, S.Sos., memaknai dengan bersilaturahmi ke keluarga Bapak AURI Laksamana Udara /Marsekal TNI (Purn) R. Suryadi Suryadarma, di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).

Sebelumnya Kadispenau telah bersilaturahmi kepada dua keluarga tokoh TNI Angkatan Udara Bapak Sarjono Sigit yang merupakan adik dari almarhum Mayor Udara Soetardjo Sigit dan Bapak Ir. Triawan Saleh anak dari Marsekal Muda TNI (Anumerta) Prof. dr. Abdurrahman Saleh.

Dalam kunjungannya, Kadispenau dan rombongan, disambut langsung bapak Adityawarman Suryadarma yang merupakan putra ketiga R. Suryadi Suryadarma, dan kesempatan tersebut Kadispenau menjelaskan kunjungan silaturahmi ini merupakan bentuk *penghargaan dan penghormatan atas jasa-jasa para tokoh perintis, pejuang dan pahlawan TNI AU.*

Selain itu memberikan informasi kepada para keluarga akan tayang Film Kadet 1947 yang merupakan transformasi dari nilai-nilai yang sudah di tanamkan serta diwarisi pendahulu TNI AU, yaitu rasa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa dan negaranya. Harapannya nilai-nilai tersebut dapat disampaikan kepada generasi muda, sehingga mereka lebih dapat mengenal dan mewarisi semangat para Kadet di tahun 1947.

“Film Kadet 1947 ini diharapkan juga mampu menginspirasi para pemuda saat ini, untuk lebih berkontribusi kepada negara dan bangsa,” ujar Kadispenau.

Senada dengan Kadispenau, Producer Temata Studios Celerina Judisari menyampaikan Film Kadet 1947 merupakan film drama aksi yang menceritakan perjuangan heroik tujuh pemuda yang terdiri dari empat Kadet TNI Angkatan Udara dan tiga Air Gunner dengan semangat dan keberanian menyerang Markas Belanda pada tahun 1947. Film ini dikemas dengan alur cerita kekinian, dengan harapan dapat lebih mudah dimengerti oleh generasi muda saat ini dan semakin memupuk semangat cinta tanah air.

Pada pertemuan yang penuh dengan keakraban tersebut Kadispenau memberikan cinderamata dari Kasau berupa buku-buku TNI Angkatan Udara, buku Plan Bobcat, buku Indonesian Air Force In Pictures, sedangkan Producers Temata Studios memberikan jaket Kadet 1947 yang diterima Bapak Adityawarman Suryadarma, Bapak Sarjono Sigit, dan Bapak Ir. Triawan Saleh.

Diakhir kunjungannya, Kadispenau beserta Producers Temata Studios, mengajak para keluarga tokoh yang ada di Film Kadet 1947 untuk hadir dalam
_launching_ Film Kadet 1947.

Film Kadet 1947 akan tayang serentak dibioskop seluruh Indonesia pada tanggal 25 November mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasubdisjarah Dispenau Kolonel Sus Maylina Saragih, dan Co- Producer Kadet 1947 Tesadesrada Ryza.

Categories
Polhukam TNI

Pushidros TNI AL Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2021

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) memperingati hari Pahlawan Tahun 2021 di lapangan apel Markas Komando (Mako) Pushidrosal. Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur Jakarta Utara. Rabu (10//11).

Wakil Komandan (Wadan) Pushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, S.T., M.M., mewakili Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P., menjadi Inspektur Upacara (Irup) Pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021.

Amanat tertulis Menteri Sosial RI Tri Rismaharini yang dibacakan oleh Inspektur Upacara mengingatkan kembali tentang penjajahan yang panjang dan menyakitkan. Dalam kurun waktu 350 tahun negeri kita dijajah berkali-kali oleh pemberontak lokal. Ratusan tahun kita terpecah-pecah karena politik devide et impera atau politik adu domba. Para pendiri bangsa ini menyadari dengan membangun identitas bahwa kita semua bersaudara, sebangsa dan setanah air. Inilah pelajaran yang sangat berharga. Kita masih tetap utuh karena membina kesatuan.

Pertempuran 10 november 1945 di Surabaya yang diperingati sebagai hari Pahlawan ini harus di contoh, dengan tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, serta tidak pernah perduli akan keterbatasan atau halangan. Para pahlawan kita dengan gagah berani memilih melawan bombardir dari kapal perang dan pesawat tempur serta tank dan senjata canggih lainnya walau terkadang hanya dengan bambu runcing dan keyakinan yang tinggi untuk mempertahankan kemerdekaan, yang berbalut semboyan merdeka atau mati.

Semangat tekad dan keyakinan pahlawan harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah “mengalahkan” musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas. Hal ini sejalan dengan tema Hari Pahlawan 2021 “ Pahlawanku Inspirasiku”.

Upacara Hari Pahlawan kali ini berlangsung dengan tertib dan khidmat, dihadiri oleh para pejabat Utama Pushidrosal, 2 kompi Perwira terdiri 1 Kompi Perwira Menengah dan 1 Kompi Perwira Pertama, 2 Kompi Bintara 1 Kompi Tamtama dan 1 kompi PNS Pushidrosal. bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Letkol Laut (P) Janjan Rechar, S.T yang sehari-hari berdinas di Satuan Survei Pushidrosal dan sebagai Perwira Upacara adalah Mayor Laut (E) Benny Rushadi, S.Kom., yang sehari-hari berdinas di Disinfolahta Pushidrosal.

Dalam upacara tersebut dibacakan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara yang dikuti oleh peserta upacara, pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh Lettu Laut (P) Kurnia Malik, A.Md dan pembacaan pesan-pesan para pahlawan oleh Lettu Laut (KH/W) Nadia Zahrina.(disp/red)

Categories
Nasional

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Ziarah Hari Pahlawan Nasional Tahun 2020 di TMP Kalibata

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara Ziarah Nasional dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan tahun 2020. Upacara yang kali ini digelar dengan konsep minimalis dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat tersebut berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (10/11/2020).

Rangkaian upacara dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan yang dipimpin oleh Komandan Upacara Kolonel Laut (P) Yudi Kuncoro. Kemudian, dalam suasana hening, dibunyikan sirene selama 60 detik untuk mengenang Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dipimpin oleh Presiden Joko Widodo selaku Inspektur Upacara.

Kepala Negara kemudian meletakkan karangan bunga dan diikuti dengan pembacaan doa bagi arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Selepas rangkaian upacara peringatan, Presiden bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan didampingi oleh sejumlah jajaran terkait meninggalkan tempat upacara untuk melaksanakan tabur bunga di pusara beberapa pahlawan, di antaranya ialah B.J. Habibie, Ainun Habibie, Ani Yudhoyono, Umar Wirahadikusuma, Soedarmono, Adam Malik, Taufiq Kiemas, para pahlawan revolusi, hingga sejumlah pahlawan tak dikenal.

Presiden Joko Widodo sendiri, dalam unggahannya di akun Instagram pribadi, mengatakan bahwa bangsa ini masih tegak berdiri dan maju berlayar mengarungi zaman oleh karena perjuangan para pahlawan yang selalu hadir di setiap masa dan menyambut tiap tantangan.

Para penerus bangsa yang hari ini mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur harus memancang tekad untuk meneruskan perjuangan mereka dalam perjuangan yang lainnya.

“Perjuangan kita kini adalah memutus rantai penyebaran pandemi Covid-19 yang sudah delapan bulan mendera negeri ini,” tulisnya.

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Sosial Juliari P. Batubara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis.(Ist/red)

Categories
Ekonomi Opini Ragam

Mentan Syahrul: Petani adalah Pahlawan Ekonomi Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati hari pahlawan nasional yang jatuh pada 10 November 2020, Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak semua pihak untuk semakin menghargai kontribusi para petani dalam menyediakan pangan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo secara khusus memberi apresiasi pada semua petani karena selama ini menjadi bagian penting dalam penyediaan pangan nasional. Petani juga menurut mentan harus dipandang sebagai pejuang pangan.

“Hari pahlawan ini berarti juga hari para petani. Sebab mereka menjadi bagian-bagian yang harus kita apresiasi sebagai pejuang dan pahlawan saat ini,” ujar Mentan saat menghadiri peringatan hari pahlawan di ruang Agro War Room, Salasa, (10/11/2020).

Mentan mengatakan, merebaknya pandemi Covid 19 yang berkepanjangan telah menyadarkan masyarakat dunia bahwa sebuah negera bisa menjadi kuat dan besar karena tersedianya pangan dengan sangat baik. Terlebih peran petani terbukti mampu meningkatkan produktivitas.

“Pertanyaannya adalah apakah negara bisa maju tanpa makanan yang tersedia dengan baik. Berarti disitulah kontribusi petani sebagai pejuang dan pahlawan  Tanpa makanan kesehatan pun terganggu, tanpa makanan pandemi jauh lebih berbahaya,” katanya.

Oleh karena itu, Mentan menyebutkan kekuatan dan semangat kebersamaan serta kegotong royongan para petani dengan semua stakeholder termasuk jajaran Kementerian adalah bagian penting sebagai strategi paling utama dalam memajukan kesejahteraan petani.

Apalagi, lanjut Mentan, Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam dan manusia yang begitu subur dan unggul. Untuk itu, Mentan menegaskan keberadaan negara harus bisa melakukan sosial engineering dalam menyemangati para petani supaya terus berprestasi bekerja dan semangat melakukan tugasnya.

“Tantangan pasti ada kedepannya dan kita harus menjadikan tantangan ini menjadi bagian yang harus di solusikan bersama,” tegasnya.(hum/red)

Categories
Nasional

Presiden Jokowi Pimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-74

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin upacara Peringatan Hari Pahlawan ke-74 tahun 2019, di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu pagi (10/11/2019).

Prosesi upacara itu dalam rangka mengenang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Tampak prosesi dalam suasana hening, dan terdengar sirene selama 60 detik yang diakhiri dengan mengheningkan cipta. Sebelumnya, Kolonel Inf. Fredy Sianturi yang bertindak selaku Komandan Upacara terlebih dahulu memimpin penghormatan bagi arwah para pahlawan.

Setelah itu, Presiden meletakkan karangan bunga dan diikuti dengan pembacaan doa bagi arwah para pahlawan yang dipimpin oleh Menteri Agama Fachrul Razi.

Selepas upacara, Presiden meninggalkan tempat upacara dengan didampingi oleh di antaranya Wakil Presiden K.H. Ma`ruf Amin, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Meteri Agama Fachrul Razi, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Idham Azis untuk melaksanakan tabur bunga di pusara beberapa pahlawan yang di antaranya ialah B.J. Habibie, Ainun Habibie, Ani Yudhoyono, Umar Wirahadikusuma, Soedarmono, hingga sejumlah pahlawan tak dikenal.

Dalam kesempatan sama, Presiden Jokowi menegaskan bahwa sebagai bangsa besar yang menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, sudah menjadi tugas kita sebagai penerus untuk turut mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan tersebut.

“Menjadi kewajiban kita bersama sebagai penerus untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh para pahlawan, terutama perjuangan dalam memberantas kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, kesenjangan, dan yang lain-lainnya,” ujarnya.

Adapun jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju yang turut hadir dalam upacara peringatan diantaranya, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, hingga Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.(red)