Categories
Pendidikan TNI

Danpushidrosal Bekali Pasis Dikspespa Hidros, Mahasiswa S1 dan S2 STTAL

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., memberikan pembekalan kepada 17 orang Perwira Siswa Pendidikan Spesialisasi Perwira Hidrografi (Pasis Dikspespa Hidros) Angkatan-XXIV Tahun 2026 (12 siswa TNI AL, 1 orang disnav tanjung priok dan 4 orang dari negara pakistan, kamboja, vietnam dan brunai), 1 orang Mahasiswa S1 dan 3 orang mahasiswa S2 STTAL Hidros bertempat di ruang serbaguna Pusdikhidros, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (18/8/2026).

Dalam pembekalannya yang mengusung tema “Menjadi Perwira Hidrografi yang Profesional dan Adaptif”, Danpushidrosal menegaskan bahwa profesi hidrografi tidak dapat dipandang sebatas aktivitas pengukuran kedalaman laut maupun pembuatan peta laut, namun dituntut mampu menjadi problem solver berbasis data maritim, dengan memastikan setiap data yang diperoleh melalui kegiatan survei memiliki tingkat kebenaran, akurasi, dan data survei yang akurat selanjutnya diolah menjadi informasi berupa peta laut dan produk nautika yang relevan, mutakhir, serta terintegrasi, sehingga informasi tersebut menjadi landasan bagi pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan aman, baik untuk kepentingan operasi TNI Angkatan Laut, keselamatan navigasi pelayaran, maupun kebutuhan pembangunan dan kebijakan nasional.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan lembaga hidrografi yang mampu menjamin ketersediaan data dan informasi kelautan yang berkualitas. Dalam konteks tersebut, Pushidrosal memiliki peran ganda (dual role) sebagai satuan kerja TNI Angkatan Laut sekaligus Lembaga Hidrografi Nasional. Lima pilar fungsi Pushidrosal meliputi fungsi militer, pelayanan umum, penerapan lingkungan laut, diplomasi, dan penelitian.

Dalam perspektif pertahanan, Danpushidrosal menekankan bahwa pemahaman terhadap karakteristik medan laut merupakan bagian fundamental dari keberhasilan operasi militer. Data batimetri, arus, pasang surut, dan karakteristik dasar laut yang akurat diperlukan dalam mendukung berbagai operasi, termasuk pergerakan kapal selam, pendaratan amfibi, maupun perencanaan operasi ranjau laut.

Sejalan dengan perkembangan teknologi, para perwira hidrografi juga dituntut mampu menguasai berbagai perangkat survei modern, seperti Single Beam Echosounder (SBES), Multibeam Echosounder (MBES), Side Scan Sonar (SSS), Sub-Bottom Profiler (SBP), Magnetometer, hingga sistem nirawak seperti AUV, ROV, dan USV. Namun, kecanggihan teknologi tetap harus diimbangi dengan kualitas sumber daya manusia.

Dalam pembekalan tersebut juga disampaikan mengenai penguatan tata kelola survei dan pemetaan hidrografi nasional melalui Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2026 tentang Survei Hidrografi dan Pemetaan Hidrografi Nasional. Kebijakan tersebut mempertegas posisi Pushidrosal sebagai Lembaga Hidrografi Nasional serta memperkuat tanggung jawab dalam penyelenggaraan, pemantauan, dan validasi kegiatan survei dan pemetaan hidrografi di wilayah perairan Indonesia.

Menurut Danpushidrosal, penguatan tersebut sekaligus membawa konsekuensi meningkatnya tanggung jawab profesi para perwira hidrografi. Produk yang dihasilkan tidak semata-mata menjadi konsumsi internal, tetapi dapat menjadi rujukan dalam mendukung kepentingan hukum, pembangunan nasional, keselamatan pelayaran, serta berbagai kepentingan strategis negara.

Karena itu, para Pasis dituntut menjaga kualitas dan integritas data, meningkatkan kemampuan berkolaborasi lintas kementerian/lembaga, menguasai teknologi digital, serta memiliki kesadaran terhadap keamanan data maritim.

Menutup pembekalannya, Danpushidrosal berpesan “Jadilah perwira hidrografi yang menguasai ilmu, teknologi, dan medan”, reputasi seorang perwira hidrografi tidak dibangun dari janji manis atau retorika belaka, melainkan dari data yang akurat, kerja lapangan yang disiplin, dan integritas moral yang tidak dapat digoyahkan.

Categories
Pendidikan

STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian Tahun Akademik 2026

Koran Jurnal, Jakarta – Polri terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan tinggi kepolisian. Hal tersebut ditegaskan dalam kegiatan Wisuda Mahasiswa Program S1 Angkatan ke-83, S2 Angkatan ke-14, dan Program Doktor Ilmu Kepolisian Tahun Akademik 2026 yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-80 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri di Kampus STIK-PTIK, Jakarta, pada Rabu (17/6/2026).

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Drs. Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak, M.Si., menyampaikan bahwa sebanyak 289 wisudawan yang terdiri dari Program Sarjana, Magister, dan Doktor telah menyelesaikan pendidikan sebagai bagian dari upaya Polri meningkatkan kualitas dan kapabilitas personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Ini adalah bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kemampuan pengetahuan seluruh personel SDM Polri agar mampu memahami serta melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya melalui pendekatan keilmuan yang mereka ikuti selama program pendidikan di STIK Lemdiklat Polri,” ujar Komjen Pol. Panca.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan merupakan implementasi dari rekomendasi Tim Percepatan Reformasi Polri serta kebijakan Kapolri dalam membangun SDM yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab harapan masyarakat.

Komjen Pol. Panca juga mengungkapkan bahwa Kapolri mendorong STIK untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui pengembangan Universitas Kepolisian yang saat ini tengah dikaji. Universitas tersebut nantinya diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan bagi anggota Polri, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang ingin mendalami ilmu-ilmu terkait keamanan dan ketertiban.

“Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian harus terus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kita bahas untuk dapat mengakomodasi tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin menimba ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan,” katanya.

Sementara itu, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., menegaskan komitmen lembaganya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan aspek etika, logika, dan rasa dalam pembentukan perwira Polri.

“Polisi harus pintar. Kami terus berbenah agar STIK menjadi bagian penting dalam mencetak kader-kader Polri yang bermartabat, profesional, dan beradab,” ujar Irjen Pol. Eko.

Pada kesempatan yang sama, Guru Besar STIK Lemdiklat Polri Prof. (Ris) Hermawan Sulistyo, M.A., Ph.D., menilai peningkatan jumlah lulusan pendidikan tinggi, khususnya program doktoral, akan memperkuat kualitas kepemimpinan di lingkungan Polri.

“Semakin cerdas, semakin tinggi, semakin pintar, semakin memiliki empati kepada publik,” ungkap Prof. Hermawan.

Melalui penguatan pendidikan tinggi kepolisian, Polri berharap dapat melahirkan pemimpin-pemimpin yang tidak hanya memiliki kecakapan akademis, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, serta semakin dekat dengan masyarakat sesuai arah kebijakan Kapolri dan harapan Presiden Republik Indonesia.(*)

Categories
Pendidikan Polisi

Kapolda Metro Jaya Buka Diktukba Polri Gelombang I TA 2026, Sebanyak 2.906 Peserta Didik

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri membuka secara resmi Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026 yang digelar pada Selasa (6/1/2026). Pada kesempatan tersebut, Kapolda Metro Jaya sekaligus membacakan amanat Kalemdiklat Polri kepada seluruh peserta upacara.

Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I TA 2026 diikuti sebanyak 2.906 peserta didik yang tersebar di sejumlah Sekolah Polisi Negara (SPN), yakni SPN Polda Metro Jaya sebanyak 993 orang, SPN Polda Jawa Timur 971 orang, dan SPN Polda Sulawesi Selatan 942 orang.

Dalam amanat Kalemdiklat Polri Komjen Chryshnanda Dwilaksana, yang dibacakan Kapolda Metro Jaya, ditegaskan bahwa rekrutmen dan pendidikan bertujuan membentuk sumber daya manusia Polri yang profesional, unggul, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis.

Selain pembentukan mental dan kepribadian kebhayangkaraan, peserta didik juga dibekali nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya, penguasaan teknis dan taktis kepolisian dasar, serta pembinaan jasmani guna menunjang kesiapan fisik.

Kalemdiklat Polri menekankan bahwa keberhasilan pendidikan ditentukan oleh disiplin, dedikasi, semangat, dan integritas pribadi. Di akhir amanatnya, Kapolda Metro Jaya menyampaikan harapan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti pendidikan dengan baik, menjunjung tinggi moralitas, serta menjadi Bhayangkara yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.(hum)

Categories
Pendidikan

FEB Unimus Gelar ‘Entrepreneurship Expo and Competition 2025’, Rektor: Mahasiswa Harus Mandiri dan Maju

Koran Jurnal, Jakarta – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan Entrepreneurship Expo and Competition 2025 di Gedung Kuliah Bersama (GKB III) Kampus Unimus Kedungmundu, pada Jum’at (19/12/2025).

Kegiatan sebagai bagian dari proses pembelajaran kewirausahaan mahasiswa itu meliputi business expo, business competition, dan business talk show. Pada sesi business talk show, FEB Unimus menghadirkan alumni yang telah berhasil di bidang wirausaha serta mahasiswa aktif yang telah memiliki bisnis dengan perkembangan pesat.

Rektor Unimus, Prof. Dr. Masrukhi, MPd, menekankan pentingnya mahasiswa memiliki jiwa entrepreneur, termasuk sikap disiplin, pantang menyerah, dan semangat untuk terus berkembang.

“Mahasiswa harus mandiri dan berani keluar dari zona nyaman jika ingin maju dan sukses. Hadapi tantangan dengan jiwa besar dan ketekunan sebagai mahasiswa,” ujar Masrukhi seperti dikutip paradigmadotcodotid.

Ia berkata, jiwa entrepreneur akan membentuk mahasiswa yang memiliki perencanaan masa depan, ketekunan, serta daya juang yang kuat. Ia juga mengingatkan agar mahasiswa tidak menyia-nyiakan waktu dan terus berbuat hal bermanfaat sebagai investasi masa depan.

“Saya sangat senang dengan adanya FEB Entrepreneurship Expo and Competition ini. Semoga dapat memberikan inspirasi agar mahasiswa menjadi pribadi yang maju dan sukses di masa mendatang,” pungkasnya.

Sementara Dekan FEB Unimus, Dr. Andwiani Sinarasri, SE, MSi, menyampaikan bahwa banyak produk unggulan mahasiswa ditampilkan dalam expo tersebut. Ia menegaskan kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan mahasiswa mata kuliah kewirausahaan, namun pada tahun ini dikemas lebih besar dan meriah.

“Kami mendukung kegiatan ini karena menjadi salah satu program unggulan FEB Unimus. Dukungan pimpinan fakultas terus diberikan agar mahasiswa mampu berkompetisi di bidang bisnis, baik skala lokal, nasional, maupun internasional,” tukas Andwiani.

Disebutkan juga, di antara peserta expo terdapat mahasiswa yang telah meraih prestasi kewirausahaan di tingkat nasional.

“Expo ini menjadi ajang latihan, sarana memupuk kepercayaan diri, serta meningkatkan daya saing produk mahasiswa hingga ke luar kampus,” tandasnya.(**)

Categories
Pendidikan Polisi

UNISSULA Luncurkan Pusat Studi Kepolisian, Begini Kata Wakapolri

Koran Jurnal, Semarang – Polri meresmikan Pusat Studi Kepolisian Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang sebagai ruang kolaborasi strategis bagi pengembangan ilmu kepolisian berbasis riset akademik. Peresmian yang disaksikan Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., secara daring serta dihadiri langsung Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Chrysnanda Dwilaksana ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kapasitas keilmuan Polri dan melahirkan pemikiran akademik untuk kebijakan publik di masa mendatang.

Wakapolri menegaskan bahwa Polri membutuhkan kolaborasi serius dengan perguruan tinggi guna memperkuat fondasi kebijakan keamanan nasional yang berbasis data. Rektor Unissula Prof. Dr. Gunarto, S.H., M.H. menegaskan bahwa pusat studi ini merupakan komitmen Unissula untuk hadir sebagai mitra strategis Polri dalam memperkuat kualitas keamanan negara.

“Jika kepolisian suatu negara lemah maka negara itu akan mudah rapuh, tetapi jika kepolisiannya kuat maka negaranya akan berdiri tegar,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kami ingin pusat studi ini tidak hanya menghasilkan kajian, tetapi melahirkan polisi yang dicintai rakyatnya – polisi yang bekerja dengan ilmu, empati, dan keberpihakan pada keadilan substantif.”

Wakapolri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama akademik merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas kebijakan Polri.

“Kolaboratif Polri dengan akademisi merupakan investasi strategis bagi kualitas kebijakan di masa depan. Dengan dibukanya Pusat Studi Kepolisian FH Unissula, saya berharap lahir riset nasional yang kuat, meliputi keamanan pangan, perkembangan sosial, hingga rekomendasi kebijakan Polri yang adaptif terhadap tantangan zaman,” tegasnya.

Ia mencontohkan model kemitraan serupa yang berhasil diterapkan di Inggris, Australia, dan Selandia Baru melalui pendekatan evidence-based policing yang terbukti meningkatkan kepercayaan publik.

Pusat Studi Kepolisian FH Unissula diproyeksikan menjadi simpul dialog intelektual dan pusat kajian strategis dalam memperkuat keamanan publik. Sejumlah pakar akan terlibat dalam penelitian kebijakan, pelatihan kepolisian, serta pengembangan literasi ketahanan pangan. Kepala Lemdiklat Polri Komjen Pol Chrysnanda Dwilaksana berharap pusat studi ini menjadi pemantik kemajuan.

“Semoga pusat studi ini menyemangati Polri dalam bekerja dan memperluas tradisi riset yang mendukung keamanan masyarakat,” ucapnya.

Wakapolri juga menegaskan bahwa Polri terus memperkuat landasan akademik kelembagaan melalui sembilan pusat studi baru termasuk siber, anti korupsi, masyarakat, hingga lalu lintas. Polri juga mendorong pelaksanaan Asta Cita pemerintah melalui penegakan hukum judi online dan narkoba, termasuk pemusnahan barang bukti terbesar sepanjang sejarah sebesar 214,8 ton (Rp 29,37 triliun). Selain itu, Polri mendukung ketahanan pangan nasional dengan produksi 2,5 juta ton komoditas pada 624 ribu hektare lahan serta memperluas program makanan bergizi melalui pembangunan 1.084 SPPG di seluruh Indonesia.

Dengan diresmikannya Pusat Studi Kepolisian FH Unissula, Polri optimis bahwa integrasi sains akademik dan pengalaman lapangan akan melahirkan model kepolisian yang adaptif, humanis, dan berbasis riset. Polri percaya pusat studi ini akan berkembang sebagai Center of Excellence sekaligus mitra permanen dalam penguatan kebijakan keamanan nasional serta mewujudkan kepolisian yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat.(hum)

Categories
Pendidikan

Unimus Gelar Makrab Mahasiswa Baru S1 FEB

Koran Jurnal, Semarang – Dalam rangka mengakrabkan antara civitas akademika S1 Manajemen FEB Unimus, salah satu program yang dilakukan adalah mengadakan Makrab atau malam keakraban untuk mahasiswa baru Prodi Manajemen. Kegiatan Masa Keakraban (Makrab) Program Studi S-1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) berlangsung lancar dan penuh kehangatan.

Kegiatan yang digelar di Gedung P3L Semarang dari tanggal 15 hingga 16 Nopember 2025 dihadiri para dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa baru Prodi S1 Manajemen FEB Unimus.

Sekretaris Program Studi Manajemen, Nurhayati, S.E., M.M. dalam sambutannya, menekankan pentingnya kedisiplinan dan etika bagi mahasiswa. Dia mengingatkan mahasiswa untuk mampu mengelola waktu dengan baik, termasuk mengurangi penggunaan gawai secara berlebihan. Nurhayati juga berpesan untuk mahasiswa baru Prodi S1 Manajemen dapat menerapkan prinsip 5S dalam kesehariannya, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun.

“Mahasiswa juga diharapkan membiasakan diri untuk saling menyapa serta menjaga kerapian dan kesesuaian berbusana sesuai aturan fakultas,” kata Nurhayati, saat membuka kegiatan makrab.

Sebelumnya, para dosen juga menegaskan pentingnya kerja sama antar mahasiswa dan mendorong mereka memiliki target akademik, termasuk menyelesaikan studi tepat waktu.

Kegiatan Makrab kemudian dilanjutkan dengan pemilihan koordinator angkatan dan terpilih sebagai koordinator angkatan yaitu Haris Iqbal.

Pada kesempatan tersebut kegiatan makrab semakin lengkap dengan adanya acara berbagai penampilan dari setiap kelas. Beberapa penampilan tersebut meliputi tarian, menyanyi solo, hingga menyanyi kelompok yang menambah suasana hangat dan mempererat kebersamaan.

Inti dari kegiatan Makrab Mahasiswa baru Prodi S1 Manajemen FEB Unimus adalah menjadikan mahasiswa semakin memahami nilai kedisiplinan, etika, kebersamaan, serta tanggung jawab sebagai bagian dari civitas akademika FEB Unimus.(*)

Categories
Pendidikan

Mahasiswa Prodi Manajemen FEB Unimus Harumkan Indonesia di Ajang Essay Internasional Malaysia

Koran Jurnal, Kuala Lumpur – Dua tim mahasiswa dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menorehkan prestasi gemilang pada Essay International Competition yang digelar di Signature International Hotel, Kuala Lumpur, Malaysia, 18–19 Oktober 2025.

Ajang yang diikuti mahasiswa dari berbagai universitas Asia Tenggara itu merupakan kolaborasi antara International Young Conference (Nusantara Prisma X Universiti Putra Malaysia) dan International Student Summit (Sentosa Foundation X Universiti Sains Islam Malaysia).

Unimus mengirim dua tim andalan, yaitu Ngideonomics Team dan Tadinya Mesra Team. Ngideonomics Team terdiri atas Harlan A. Ganur (ketua tim), Natasya Andriani, Azkya Qorsya, dan Yusuf Ammar. Sedangkan Tadinya Mesra Team beranggotakan Habib Hafizon (ketua tim), Alilatulbariza (presenter), Annisa (presenter), Widianisah, dan Anne Mutiara.

Dibimbing oleh dosen Program Studi Manajemen FEB Unimus, Andro Dewantara Noegroho, S.E., M.M., kedua tim tampil percaya diri dan berhasil membawa pulang 1 medali perak, 3 medali perunggu, serta 1 penghargaan Favorite Poster dari empat karya yang mereka presentasikan.

Menurut Andro Dewantara, capaian ini mencerminkan semangat dan kemampuan mahasiswa Unimus untuk bersaing secara global.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Unimus mampu berkompetisi di tingkat internasional dan terus berinovasi,” ujarnya.

Keberhasilan tersebut menambah deretan prestasi Unimus di kancah internasional serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk aktif berpartisipasi dalam kegiatan akademik dunia.(**)

Categories
Pendidikan TNI

TNI AU Perkuat Hubungan Strategis dengan Australian Defence College

Koran Jurnal, Lembang – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) menerima kunjungan kehormatan Commander Australian Defence College, Rear Admiral James Lybrand, CSC, RAN, beserta rombongan di Lembang, Jum’at (2/5/2025). Kunjungan ini menjadi cerminan nyata hubungan profesional yang terjalin erat antara TNI Angkatan Udara dan institusi pertahanan mitra internasional, sekaligus mempertegas peran strategis TNI AU dalam ranah diplomasi pendidikan militer.

Komandan Seskoau Marsda TNI I Made Susila A., S.I.P., S.H., M.Hum., didampingi Wadan Seskoau Marsma TNI Ir. Joko Sugeng Sriyanto, M.Sc., Kepala Koordinator Dosen (Kakordos) Marsma TNI Dr. Ir. Muhammad Zuhdizul, M.T., CIQaR., serta para pejabat Seskoau lainnya, menyambut langsung kedatangan delegasi Australia. Melalui sambutannya, Komandan Seskoau menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini sebagai momentum penting memperkuat kolaborasi dan saling berbagi wawasan antar institusi pendidikan militer.

Rangkaian kegiatan berlangsung di Ruang Vacana Seskoau, diawali dengan sambutan, penayangan profil institusi, serta sesi Courtesy Call antara kedua pimpinan lembaga. Interaksi yang hangat dan penuh penghormatan antara pejabat Seskoau dan delegasi Australian Defence College mencerminkan saling pengertian dan semangat membangun kerja sama yang berkelanjutan dalam menghadapi tantangan pertahanan global.

TNI Angkatan Udara melalui Seskoau terus meneguhkan komitmennya dalam mencetak perwira-perwira yang tidak hanya unggul secara profesional, tetapi juga siap berperan aktif di tingkat global sebagai representasi kekuatan udara Indonesia yang modern dan adaptif. Diplomasi pendidikan militer ini menjadi bagian integral dari kontribusi TNI AU dalam memperluas jejaring strategis dan memperkuat kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat.

Kunjungan ini sekaligus memperkukuh posisi TNI AU sebagai institusi yang terbuka, inklusif, dan memiliki daya saing global, sejalan dengan semangat membangun sinergi pertahanan demi stabilitas kawasan dan kepentingan nasional Indonesia.(disp)

Categories
Pendidikan TNI

KSAU Kunjungi SMA Pradita Dirgantara di Surakarta

Koran Jurnal, Surakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., mengunjungi SMA Pradita Dirgantara di Surakarta, Rabu (16/4/2025).

Kedatangan KSAU disambut oleh Direktur Utama dan Pengembangan SMA Pradita Dirgantara, Kolonel Adm Ari Presmana Tarigan, beserta seluruh civitas akademika.

Dalam kunjungannya, KSAU menyampaikan komitmen TNI Angkatan Udara untuk mendukung kemajuan SMA Pradita Dirgantara . KSAU juga meninjau secara langsung berbagai fasilitas pendukung pendidikan di lingkungan sekolah serta perkembangannya.

Kunjungan ini bagian dari perhatian pimpinan TNI Angkatan Udara terhadap pengembangan pendidikan generasi muda, khususnya di lingkungan sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Ardhya Garini (Yasarini).

Sebagai salah satu sekolah unggulan, SMA Pradita Dirgantara terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan pendidikan berkualitas. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang lengkap serta lingkungan belajar yang kondusif, sekolah ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Turut mendampingi KSAU, Ketua Umum PIA Ardhya Garini sekaligus Ketua Umum Yasarini, Ny. Isa M. Tonny Harjono, Komandan Kodiklatau Marsdya TNI Dr. Arif Mustofa, M.M., CGRE., Asisten Potensi Dirgantara Kasau, Wakil Asisten Personel Kasau, para Kepala Dinas di lingkungan Mabesau, Komandan Lanud Adi Soemarmo, pengurus Yasarini Pusat, serta sejumlah pejabat lainnya.(disp)

Categories
Pendidikan TNI

Perwira Remaja TNI AU Raih Penghargaan Lulusan Terbaik Taruna Asing di NDA Jepang

Koran Jurnal, Jepang – Perwira Remaja TNI Angkatan Udara, Letda Tek Firjatullah Radita Putra, B.Eng., menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai Lulusan Terbaik Taruna Asing di National Defense Academy (NDA) Japan.

Penghargaan diberikan oleh Presiden NDA Jepang dalam upacara penutupan pendidikan yang berlangsung pada Sabtu, (22/3/2025).

Letda Tek Firjatullah merupakan salah satu dari tiga perwira TNI yang berhasil menyelesaikan pendidikan di NDA Jepang tahun ini. Dua perwira lainnya adalah Letnan Kolonel Laut (P) Dr.Eng. Wayan Mahardhika Wijaya, B.Eng., M.Eng., yang lulus dari program doktor (S3), serta Letnan Dua Infanteri Muhammad Rizki Arifudin, B.Eng., lulusan program sarjana (S1).

Acara turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Perdana Menteri Jepang, Menteri Pertahanan, serta Kepala Staf Gabungan Japan Self-Defense Force (JSDF) beserta jajarannya.

Keberhasilan Letda Tek Firjatullah sebagai lulusan terbaik Taruna Asing merupakan kebanggaan bagi Indonesia, khususnya TNI Angkatan Udara. Pencapaian ini sejalan dengan tekad Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., dalam mewujudkan TNI AU yang AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, Humanis).

Dedikasi, disiplin, dan kompetensi yang ditunjukkan Letda Tek Firjatullah selama menempuh pendidikan di NDA mencerminkan semangat keunggulan yang terus dikembangkan dalam tubuh TNI AU.(disp)