Categories
Infotainment

Pembacaan Putusan Ditunda, Kuasa Hukum Bilang Fariz RM Terima Apapun Keputusannya, Kalau Rehabilitasi Alhamdulillah..!

Koran Jurnal, Jakarta – Sidang putusan terdakwa musisi Fariz Rustam Munaf (Fariz RM) yang sedianya digelar pada Kamis (4/9/2025), ditunda hingga pekan depan. Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyatakan pembacaan putusan digelar secara offline pada Kamis, 11 September 2025.

“Kalau sidang sebelumnya online tidak masalah, tapi karena ini putusan, Mas Fariz harus hadir. Itu sidang terakhir, ibarat nafas hidup terakhir dalam proses hukum ini. Makanya ditunda agar bisa offline,” ujar kuasa hukum Fariz RM, Griffinly Mewoh, S.H, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Kamis (4/9/2025).

“Saya sendiri mewakili pak Deolipa (kuasa hukum Fariz RM) karena sedang kurang enak badan. Kondisi dan keadaan yang kurang kondusif, takut terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Ya namanya musibah siapa yang tahu,” imbuh Griffinly menambahkan.

Griffinly menuturkan, karena kondisi tersebut, banyak sidang yang digelar di pengadilan dilakukan secara online.

“Karena ini sidang putusan, ya idealnya dilakukan secara offline,” tukasnya.

Dalam kesempatan itu, Griffinly menyampaikan ucapan Fariz RM, berterima kasih kepada tim pengacara yang sudah berjuang membantunya.

“Apa pun hasilnya Fariz RM akan menerima. Karena sudah bertikad baik dan menjalani proses hukum. Kalau rehabilitasi alhamdulillah, kalau penjara pun tidak masalah. Tidak usah ada banding,” bebernya.

Meski begitu, pihak kuasa hukum optimistis majelis hakim akan mempertimbangkan fakta persidangan yang menunjukkan Fariz RM sebagai pengguna, bukan pengedar.

“Dalam pledoi kami jelas, Mas Fariz adalah korban penyalahgunaan narkotika. Sesuai undang-undang, negara seharusnya memfasilitasi perawatan medis bagi pengguna, bukan menghukum seperti pengedar,” ucapnya.(*/Lex)

Categories
Infotainment

Tutup Usia 87 Tahun, Titiek Puspa Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Hari Ini

Koran Jurnal, Jakarta – Jenazah Almarhumah (Alm) Titiek Puspa akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Jum’at (11/4/2025) pukul 13.00 WIB.

“Insya Allah besok dimakamkan di Tanah Kusir setelah jam 1, ba’da dzuhur, di Tanah Kusir,” kata Petty Tunjungsari, anak pertama Alm.Titiek Puspa, di Wisma Puspa, Jalan Pancoran Timur Raya, Jakarta Selatan, Kamis malam (10/4/2025).

Lanjut Petty menyampaikan bahwa ibundanya tutup usia di 87 tahun. Ia mengatakan, sebelum menghembuskan nafas terakhir, Ibu (Titiek Puspa) sempat mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan selama 16 hari.

“Eyang di rumah sakit dari tanggal 26 Maret,” terang Petty.

Petty juga menyebut bahwa Eyang (Titiek Puspa) mengalami pecah pembuluh darah. Saat itu, operasinya dinyatakan berhasil. Namun, kondisinya terus melemah.

“Operasinya berhasil dengan baik. Darahnya keluar dari otak kiri rada banyak. Bisa sadar di hari ketiga atau keempat. Tapi memburuk lagi karena badannya panas. Ya, mohon maklum karena ibu saya 87 tahun. Jadi mungkin badannya ya, ya sudah 87 tahun,” beber Petty.

Diketahui, Seniman legendaris Indonesia, Titiek Puspa dikabarkan tutup usia pada Kamis (10/4/2025) sekira pukul 16.00 WIB.

Eyang Titiek sapaan akrabnya, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Medistra, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Adapun, jenazah Titiek disemayamkan di Wisma Puspa di Jalan Pancoran Timur Raya Nomor 21, Jakarta Selatan pada Kamis (10/4/2025).(**)

Categories
Infotainment

Influencer Tiktok Sania Jeny Versari Jadi Sorotan 43 Juta Warganet

Koran Jurnal, Jakarta – Influencer TikTok Sania Jeny Versari atau disapa Sania menjadi sorotan lantaran beberapa kali berhasil mencuri perhatian warganet, terutama saat ia viral dengan tren roti ‘Cromboloni’ dari Monsieur Spoon tahun 2023 lalu.

Karena, Sania Jenny Versari mampu meraih tayangan video yang ditonton oleh lebih dari 43 juta pengguna TikTok.

Setelah konten tersebut, ada lebih dari puluhan konten kreator turut mengikuti review yang sama, bahkan FYP hampir semua orang dipenuhi dengan Cromboloni setahun lalu. Siapa yang sudah ingat? Nah, kita simak yuk food vloger yang satu ini.

Profil dan Biodata Food Vloger Sania

Memiliki nama asli Sania Jeny Versari, ia akrab di sapa Sans atau Sania, lahir tanggal 3 Januari 2001, menganut agama Islam, ia cukup dikenal sebagai food vloger TikTok dengan username @versansss.

TikTok: https://www.tiktok.com/@versansss?_t=ZS-8t8tcDDHCPX&_r=1

Instagram: https://www.instagram.com/saniajv?igsh=MWN2eTgybGt3cmllNA

Saat ini di TikTok, Sania Jenny Versari telah memiliki 961 ribu pengikut dengan likes 78 juta lebih.

Tidak hanya pernah viral karena review Cromboloni untuk pertama kalinya, Sania menjadi trending karena tren “Ubi Ungu”.

Sania juga kerap aktif di akun Instagram pribadinya dengan username @saniajv, dengan jumlah pengikut 145 ribu.***

Categories
Infotainment

Film Lafran Kini Bisa Ditonton di Platform Aplikasi Streaming mulai 10 Nopember Hari Pahlawan 

Koran Jurnal, Jakarta – Film Lafran, sebuah film biopik yang menceritakan kisah tentang perjuangan pemuda Indonesia bakal ditayangkan kembali di momen hari Pahlawan pada 10 November 2024 mendatang. Namun kali ini film tersebut dapat ditonton melalui jaringan internet di platform OTT (over-the-top) MAXStream dan My Telkomsel App.

Film Lafran, menggambarkan situasi awal kemerdekaan pada masa itu yang diwarnai menguatnya perdebatan tentang keislaman dan nasionalisme di kalangan pemuda.

Bagi Lafran Pane, mahasiswa adalah kelompok non-partisan dan independen yang bisa menjadi gerakan dalam memperjuangkan semangat nasionalisme Indonesia.

Lafran Pane merupakan adik dari sastrawan pejuang, Sanusi dan Armijn Pane. Sanusi dan Armijn Pane menjadi inspirasi perjuangan Lafran kecil sebelum ia pindah ke Jakarta, selanjutnya pindah ke Yogyakarta.

Perjalanan Lafran dari Tapanuli Selatan ke Jakarta hingga Yogyakarta mewarnai perubahan cara pandang Lafran dalam berjuang. Idealismenya menguat, Lafran Pane punya visi besar dalam memperjuangkan keindonesiaan.

Produser Film Lafran, Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengatakan, penayangan kembali film ini dimaksudkan untuk semakin menggelorakan semangat juang bagi para pemuda di Indonesia.

“Jadi kalau kita mau melihat sebetulnya ada spirit yang mau kami sampaikan, yang mau kami viralkan bahwa kita harus cinta terhadap nilai-nilai yang kita pegang teguh. Nah di HMI itu ada nilai dasar ada dua nilai dasar yang pertama adalah keislaman tentu kita sebagai umat yang beragama harus percaya, yakin dan taat kepada agama kita, pada Tuhan kita melalui agama kita, kemudian yang kedua adalah nilai ke Indonesia kita harus cinta harus peduli harus merawat negara kita karena kita tinggal besar lahir di sini. Jadi baik buruknya negara ini bangsa ini itu tergantung kita,” papar bang Doli, panggilan akrab sehari-hari, dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa sore (5/11/2024).

Menurut Bang Doli, yang juga Ketua Presidium MN KAHMI mengungkapkan bahwa ada pesan-pesan perjuangan dari pemuda demi kepentingan bangsa dan negara.

“Pesan-pesan itu sebetulnya yang ada dalam film ini selain misalnya kalau kita lihat dari karakter Lafran padanya sendiri ya dalam konteks perjuangan. Bagi Lafran yang paling penting itu adalah niat baik untuk berjuang demi kepentingan bangsa dan negara,” imbuhnya.

“Jadi pelajaran yang bisa kita petik dari film ini, selama kita punya niat yang baik untuk kepentingan bangsa kepentingan negara kepentingan agama, insyaallah itu menjadi sebuah modal kekuatan untuk terus berjuang, itu yang pertama yang kedua adalah semangat pantang menyerah,” sambung Bang Doli.

Aktor Mathias Muchus, pemeran Sutan Pangurabaan di Film Lafran, menyambut baik penayangan kembali film Lafran untuk masyarakat, khususnya kalangan pemuda.

“Film-film kepahlawanan dengan tema-tema seperti ini perlu didukung oleh semua pihak tentunya untuk pembentukan karakter bangsa. Terimakasih kepada teman-teman semua,” ucap Matias Muchus yang memerankan sosok ayah Lafran.

Sebagai informasi, Film Lafran disutradarai Faozan Rizal, diperankan pemain-pemain seperti Dimas Anggara, Lala Karmela, Mathias Muchus, Tanta Ginting, Ariyo Wahab, Farandika ini diproduksi sejak enam tahun lalu.

Seperti diketahui, film Lafran telah dirilis dan ditayangkan di bioskop awal 16 Juni 2024.(*/Ant)

Categories
Featured Hiburan Infotainment Kuliner Megapolitan

Sam Resto And Bar Hadir di Jakarta Pusat, Cafe Bernuansa Vintage dan Modern yang Bikin Betah Pengunjung

Koran Jurnal, Jakarta – Resto and Bar sudah menjadi gaya hidup atau lifestyle bagi para kaum urban, pebisnis, eksekutif muda, maupun wisatawan untuk mencari tempat yang nyaman dan bersantai sambil menyantap makanan enak.

Bagi pecinta makanan western dan asian food, para pebisnis tidak perlu bingung dan ragu ada Cafe di Jakarta Pusat “SAM RESTO AND BAR” pilihan tepat bagi anda. Pengunjung dapat menikmati kenyamanan dengan interior bernuansa klasik juga moderen dengan sound sistem yang mumpuni juga didukung oleh permainan cahaya dalam settingan lampu yang nyaman di mata, makin membuat para pengunjung dipastikan akan betah.

Mungkin anda dari luar kota Jakarta dalam rangka kunjungan Dinas, sangat direkomendasikan bisa langsung jatuhkan pilihan menginap, dan adakan pertemuan di Hotel Maxwell. Di Hotel tersebut ada berbagai fasilitas yang didapatkan, bahkan santai bersama pasangan makan dan minum, di iringi LIVE Musik, serta musik kekinian tersaji komplit hanya di Sam Resto and Bar .

Lokasi cukup strategis, yaitu berada di dalam sebuah Hotel Maxwell, Jalan Pangeran Jayakarta no.70, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Pewarta berkesempatan mampir ke resto and bar di bilangan jakarta pusat dan bertemu langsung dengan Bung Ferdy Manager Sam Resto and Bar, Selasa malam (10/1/2023).

Beliau menjelaskan, “Bahwa kelebihan dan tampilan baru Resto dan Bar dengan konsep klasik sengaja di desain untuk memanjakan para pengunjung dengan Nuansa Klasik tapi Moderen agar setiap pengunjung terasa diajak ke masa lampau namun modern,” ujarnya.

Kembali Ferdy sampaikan,menurutnya disini tempat terbaik menghadirkan kenyamanan resto, bar yang sensasional dan dilayani tenaga profesional dibidangnya. “Kami menyajikan untuk para pengunjung dengan Menu hidangan Barat dan Asia.”

Nikmati lounge bar yang dipandu oleh Bartender berpengalaman dalam meracik berbagai minuman, kami pun tak lupa untuk memanjakan pengunjung dengan live music setiap Senin dan Jum’at.

Adapun berbagai menu makanan tersebut dibuat oleh Chef pilihan dan berpengalaman memasak, kami juga menyediakan buffet untuk sarapan dan layanan room service serta menu ala carte dibuat dan disiapkan dengan rasa terukur penyajian dari Sam Resto dan Bar.

Untuk harga makanan/cemilan makanan tradisional serta makanan luar antara 30 ribuan hingga sepadan dengan rasa serta aneka hidangan. Sedangkan untuk minuman mulai sake and Soju sampai dengan minuman sparkling wine dimulai dari harga 600ribuan sangat terjangkau.

“Silahkan kepada para pengunjung untuk datang ketempat kami Sam Resto and Bar kalian wajib mencoba,” tandas Ferdy.

Sam Resto and Bar selain makanan minuman tersedia juga minuman beralkohol baik produk lokal ada juga minuman luar dengan berbagai merek dan jenis.

Sam Resto and Bar

Improvement and new appearance of restaurant and bar with a classic concept which is located at Jl.Pangeran Jayakarta no.70, Sawah Besar, Central Jakarta is the best place to present the comfort of a sensational and professional restaurant and bar. We welcome you with western and asian dishes. Enjoy our lounge bar with live music every Monday and Friday. Tasty food menu from selected chefs, we also provide buffet for breakfast and room service as well as ala carte menu made and prepared with heart from Sam Resto and Bar.

Website : http://dev-maxwell.bensae.xyz/
Reservasi : +62878-6539-0777
#SamRestoandBar
#MakananEnak
#TempatNyaman
#NuansaKlasik
#Moderen
#PilihanTepat
#maxwellhotelJakarta
(**)

Categories
Hiburan Infotainment

Film Nagabonar Reborn Tayang Serentak Mulai 21 November 2019

Koran Jurnal, Jakarta – Film Nagabonar Reborn hadir serentak di bioskop-bioskop Tanah Air pada 21 November 2019. Pemeran utama film Nagabonar kali ini adalah aktor milenial yaitu Gading Marten, berbeda dengan film besutan tahun 1987 yang dibintangi Deddy Mizwar.

Selain disutradarai Dedi Setiadi, Nagabonar Reborn diproduseri oleh Trimedya Panjaitan, Gusti Randa, serta Harry Sanusi, Juniver Girsang, dan Robert Attiam selaku produser eksekutif dan Gempita Tjipta Perkasa (GTP) sebagai rumah produksi.

Produser film Nagabonar, Trimedya Panjaitan mengungkapkan, Nagabonar Reborn menargetkan satu juta penonton.

“Mudah-mudahan target kami bisa tercapai dengan minimal satu juta penonton. Kalau sudah satu juta penonton, kita sudah sepakat akan membawa para pemainnya umrah untuk yang Muslim dan Yerusalem bagi yang beragama Kristen,” tutur Trimedya Panjaitan di Gala Premier Naga Bonar Reborn di XXI Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2019).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Juniver Girsang selaku produser eksekutif. Dia berharap, film Naga Bonar Reborn yang dikemas secara milenial dengan unsur komedi, drama percintaan dan persahabatan dalam latar sejarah tersebut dapat mengobarkan jiwa nasionalisme anak-anak muda yang menonton film ini nantinya.

“Harapan kami dengan diputarnya film ini, bisa mencapai target. Awalnya target kita itu satu juta (penonton). Kami sebagai produser, juga hanya ingin menyampaikan bagaimana rasa nasionalisme yang dimiliki Naga Bonar ini dapat menjadi cambuk bagi generasi muda,” katanya.

Selain Gading Marten, Naga Bonar Reborn juga dibintangi Citra Kirana, Ence Bagus, aktris teater senior Rita Matumona, komedian Elly Sugigi, Rifky Alhabsyi, Roby Tremonti. Selain itu, ada ayah Gading Marten, Roy Marten, Donny Damara, dan Ray Sahetapy.

Tak hanya deretan aktor serta aktris ternama, di film Naga Bonar Reborn ini juga ada penampilan khusus dari Ketua DPR RI Puan Maharani.(red)

Categories
Infotainment Ragam

Musisi Indonesia Jodie Wenas Sambut Baik Cawapres Ma’ruf Amin Ingin Bangun ‘Opera House’

Koran Jurnal, Jakarta – Musisi Indonesia Jodie Wenas menyambut baik rencana calon wakil presiden nomor urut 01 KH.Ma’ruf Amin, membangun sebuah gedung kesenian dan kebudayaan ‘Opera House’ di Indonesia.

Hal itu dikatakan Jodie Wenas merespon apa yang disampaikan cawapres Ma’ruf Amin dari debat tahap ke 3 antara kedua pasangan cawapres 01 Ma’ruf Amin dan cawapres 02 Sandi Solahuddin Uno, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/03). Debat pilpres 2019 yang ke 3 mengangkat topik, Pendidikan, Ketenagakerjaan, dan Sosial Budaya.

Menurut Jodie, 3 topik debat yang disampaikan Ma’ruf Amin, diluar dugaannya bahwa ternyata cawapres 01 pendamping capres petahana Joko Widodo (Jokowi), dapat tampil memukau dan menguasai topik debat, khususnya mengenai sosial budaya.

“Nga menyangka orang tua dan seorang kiai, dia sangat menguasai banget itu hal-hal bahkan milenial. Khususnya soal seni budaya,” ujar Jodie, di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (18/03/2019) malam.

“Dia (Ma’ruf Amin) sempat bilang mau bikin opera house seperti di Sydney (Australia). Hal ini (dia) sangat memperhatikan budaya. Jadi yang disampaikan oleh Kiai Ma’ruf, benar-benar dia menguasai semua bidang,” pungkasnya.

Bahkan, Jodie asal musisi asal Sulawesi Utara ini, tidak menduga sosok kiai yang mempunyai latar belakang pendidikan agama dan kerohanian ini, mempunyai kepedulian lebih terhadap kesenian dan kebudayaan.

“Kalau saya lihat latarbelakangnya dengan paparan soal sosial budaya itu kayaknya jauh banget ya. (padahal) Dia seorang kiai, yang biasa berdakwah, dia juga master ekonomi (ekonomi syariah), tapi masalah sosial budaya dia menguasai banget ya, dan dia punya konsen yang sangat tinggi mengenai seni dan budaya,” salut Jodie, yang juga sebagai Sekjen Vokalis Rock Indonesia.

“Itu suatu cita-cita yang besar sekali, dan harapan kita,” imbuhnya.

Diketahui, cawapres Ma’ruf Amin berjanji akan membangun gedung pertunjukan seperti ‘Opera House’ di Sydney (Australia). Gedung opera ini sebagai wujud komitmen membangun kebudayaan.

“Kami juga akan membangun semacam opera seperti opera yang ada di Sydney untuk ekshibisi dan pertunjukan kebudayaan,” kata Ma’ruf Amin dalam debat cawapres di Hotel Sultan, Minggu (17/03).

Ma’ruf Amin menyebut pemerintahan Jokowi saat ini sudah memiliki strategi kebudayaan. Maka diperlukan program berkelanjutan agar cita-cita pengembangan kebudayaan bisa terwujud.

“Akan kita lakukan konservasi budaya, pelestarian budaya, dan kita akan melakukan globalisasi budaya ke dunia luar supaya lebih terkenal lebih berkembang,” sambung Ma’ruf Amin.

Selain itu, Ma’ruf berbicara tentang optimalisasi anggaran. Menurutnya, perlu dana abadi kebudayaan selain dana abadi pendidikan dan dana abadi riset.

“Pemerintah sekarang, dengan Bekraf, kita akan mengembangkan kebudayaan dan festival kebudayaan di berbagai negara, ini cita-cita besar,” ujar Ma’ruf Amin.(red/ton)

Categories
Hiburan Infotainment

PL Fair Project 2018, Reza Artamevia Pukau Penggemar Setianya pada Hari Pahlawan

Koran Jurnal, Jakarta – Penyanyi medio tahun 90an Reza Artamevia kembali tampil dalam acara pentas seni Pangudi Luhur (PL) Fair 2018, di SMA Pangudi Luhur, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, Sabtu malam (10/11/2018).

Penampilan Reza bertepatan dengan hari Pahlawan ini, adalah aksi panggung yang kedua kalinya sejak pertama hadir pada 27 tahun lalu dalam acara yang sama. Reza kembali memukau para penggemar setianya, dihadapan para pelajar, dan alumni SMA Pangudi Luhur serta ratusan penonton.

“Dulu tahun 1991 saya tampil disini sekarang saya kembali kesini setelah 27 tahun dan banyak yang masih mengetahui lirik saya. Saya sangat terharu sekali,” kata Reza di lokasi.

Reza menuturkan, Pangudi Luhur kerab mengadakan pensi yang menghadirkan berbagai musisi, penyanyi dan grup musik ternama baik lokal dan nasional.

“Saya mengapresiasi teman-teman PL yang memiliki kreativitas seperti ini,” tuturnya.

Dari pantauan pewarta di lokasi, sebagai bintang tamu PL Fair Project, Reza Artamevia menyuguhkan 5 lagu hitnya dan sekaligus sebagai penampilan terakhir dalam acara tersebut.

Berikut 5 lagu yang dinyanyikan Reza Artamevia antara lain, Cintakan Membawamu, Satu yang tak bisa, Dia, Aku Wanita, dan berharap tak berpisah.

Sebelumnya, Ketua Panitia Penyelenggara PL Fair Project 2018 Albertus Ananta Tunggadewa mengatakan, alasan pihaknya mengundang Reza Artamevia sebagai bintang tamu (Guest Star) dalam PL Fair Project 2018 ini, karena sekarang sedang tren musik 90an dan Reza sebagai seorang diva sangat mewakili.

“Selain itu target kami bukan hanya remaja namun juga kepada orang tua murid yang tentunya menyukai kualitas suara dari Reza,” jelasnya pada konferensi pers, Rabu (07/11) lalu.(ton)

Categories
Hiburan Infotainment Kriminalitas Megapolitan Polisi

Sejumlah Selebriti Deklarasikan Anti Narkoba di Polres Jakarta Selatan

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka menyikapi makin maraknya penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) dikalangan selebriti, menggugah sejumlah artis untuk menyatakan perang terhadap narkoba.

Bentuk dukungan tersebut dituangkan dalam deklarasi dan penandatanganan nota kesepakatan atau memorandum of understanding (MoU) dengan pihak kepolisian di Mapolres Jakarta Selatan,  Kamis (22/02/2018) kemarin.

Hadir dalam kegiatan itu sejumlah artis, diantaranya Ramziy, Eli Sugigi, Amar Zoni dan Produser Manoj Punjabi.

Sementara, dari pihak kepolisian diwakili tuan rumah Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Budi Sartono dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Dalam sambutannya, Budi menyampaikan terima kasih atas kepedulian para artis terhadap pemberantasan dan penyalahgunaan narkotika. Terlebih, belakangan ini banyak artis yang terjerat kasus barang haram tersebut.

“Kami sebagai fasilitator menyampaikan apresiasi kepada para pegiat seni yang memiliki kepedulian terhadap nasib bangsa dan negara ini. Memang saat ini bahaya narkoba telah banyak merusak, tidak sedikit juga artis yang terjerat. Karena itu, kegiatan ini patut menjadi contoh sebagai upaya bersama melawan atau perang terhadap narkoba,” ujar Budi.

Budi menambahkan, pihaknya juga menyambut baik acara ini mengingat wilayah hukum Polres Jakarta Selatan kerap digunakan sebagai lokasi pengambilan gambar (syuting) film atau sinetron. “Selain itu, sepertinya di Jakarta Selatan ini juga banyak bermukim artis. Jadi, memang sangat baik kegiatannya digelar di sini,” imbuhnya.

Selanjutnya, para artis pun melaksanakan deklarasi dan menandatangani MoU.

Adapun poin-poin dari deklarasi tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Bersedia untuk menerima sanksi hukum dan sanksi sosial jika terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba.
  2. Berkomitmen mendukung aparat penegak hukum dalam upaya perang melawan penyalahgunaan narkoba.
  3. Berkomitmen menyatakan perang terhadap penyalahgunaan narkoba dimanapun berada.
  4. Menggalakkan semangat “say no to drug” di lingkungan artis maupun di tengah-tengah masyarakat.
  5. Mendukung aparat penegak hukum dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
  6. Berkomitmen akan menjadi generasi penerus bangsa yang terus meningkatkan kapasitas diri dan prestasi.

Deklarasi ini ditandatangani oleh perwakilan artis Ramzy dan Manoj Punjabi, dan turut Wakapolres Jakarta Selatan AKBP Budi Sartono.(red/np)

Categories
Infotainment Militer Nasional TNI

Panglima TNI: FFN 2017 Tumbuhkan Rasa Nasionalisme

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Film-film Nominasi dalam Festival Film Nusantara (FFN) 2017 merupakan karya anak bangsa yang sangat luar biasa, karena kita sejatinya dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa bela negara, rasa optimisme dan rasa bangga terhadap negara. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Malam Penghargaan Festival Film Nusantara (FFN) dalam rangka HUT ke-72 TNI tahun 2017 di Teater Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat, Selasa malam (10/10/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa penyelenggaraan Festival Film Nusantara 2017 mengakselerasi karya konten kebangsaan yang diwadahi dalam film-flim karya komunitas anak bangsa yang merupakan sumbangsih masyarakat dan prajurit TNI, guna mendorong motivasi perfilman Indonesia.  

“Karya anak bangsa yang dituangkan dalam Festival Film Nusantara sangat luar biasa, para nominator dan peserta telah menunjukkan kemampuannya di berbagai kategori FFN,” katanya.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Film adalah suatu metode pembelajaran untuk meningkatkan motivasi bela negara, kemudian yang paling penting lagi adalah menggali budaya-budaya asli Indonesia yang sudah akan hilang padahal budaya itu merupakan kekuatan hakiki.

“Saya merasa bangga akan karya para nominator dan peserta lainnya dan Saya tidak menduga peserta FFN 300 lebih dari semua daerah di Indonesia, walaupun masih pemula, tapi sangat luar biasa,” ucapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa kedepan, TNI akan membuat Film Laksamana Malahayati seorang pejuang perempuan yang bertugas sebagai intelijen Kesultanan Aceh dan lulusan Akademi Angkatan Laut Aceh.  

“Untuk membuat film Laksamana Malahayati tentu diperlukan studi pustaka agar tidak terjadi kesalahan data dan fakta, karena film ini bukan hanya untuk nasional saja tetapi internasional. Kita tunjukan kepada dunia bahwa kita punya Laksamana Malahayati,” pungkasnya.
 
Adapun film dokumenter kebangsaan peserta FFN  2017 sebagai berikut : Film Kategori Umum meliputi Kasepuhan Cisungsang, Pemburu Dongeng, Dongeng Sebuah Batik, Srikandi Dari Pati, Sense of Place, Sugihartini, Wajah Negara Di Timur Indonesia, Presiden Singkong (Cassava President), Perjalanan Mencintai Negeri, Tarung Bebas Ala Pondok Pesantren, Rembulan, Jagoan Online, Sekolah Emperan, Ciliwung Berdongeng, Cerdas Bersama TNI, Warna Islam Di Nusantara, Toleransi Di Nusantara, Pesantrenku Tak Beratap, Ludruk Tjap Soerabaja, Lentera Dalam Kehidupan, Rona Kerontang Di Tanah Timor, Menyemai Asa Di Pesisir Malang, Buah Manis Pengabdian, Para Penjaga Tana Ulen dan Bunyi Budaya Menuju Moksa.
 
Film Kategori Prajurit TNI terdiri dari Profil Kodam XIV/Hasanudin, Profil Koarmabar Dispen Armabar, Profil Dispenau, KRI Bung Tomo 357 Koarmatim, Sersan Darwis Kodam XIV/Hasanudin, Babinsa Sebagai Garda Terdepan Kodam IX/Udayana, Loen Galak Merah Putih (Aku Cinta Merah Putih) Kodam IM dan Peduli Kasih TNI AD Terhadap Masyarakat Kodam XII/Tanjung Pura.
 
Dalam FFN tersebut, ditampilkan dramateater yang diperankan oleh para prajurit TNI diantaranya Kapten Inf Abu Bastian S.Ikom.M,Si, Lettu Inf Sulaiman S.Pd.I, Letda Chb (K) Uli Magdalena, Serma Bek/ W Parah AP, Serka TTU/ W Veronika, Serka Deasi,  Serda Mustafa Habibi, Serda (K) Rinia Sekarwati, Serda (K) Yulianda KD, Serda (K) Venny Grace, Serda Tri Asviani, Serda Intan Vantika D, Serda heru Purwanto, Serda Anggi R, Serda Rifki Fs, Prada Gregorius S., Prada Khaerul Dahlan, Prada M. Kholil dan Prada Legi Apriansyah.

Pewarta : Anton/pusp. ‎