Categories
TNI

KBN Pasmar 2 Resmi Menjadi Kampung Bahari Nusantara ke 69 TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayor Jenderal TNI Mar Markos mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali meresmikan Kampung Bahari Nusantara (KBN) Pasmar 2 di Dusun Trocor Desa Kedungpandan, Kec. Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (4/12).

Didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Pejabat Utama Mabesal, Pejabat Kotama TNI wilayah Surabaya, Forkopimda Provinsi Jawa Timur, Ibu-ibu pengurus Jalasenastri serta perwakilan dari TNI AD dan TNI AU, Aspotmar Kasal meresmikan KBN Pasmar 2 ditandai dengan penekanan tombol dan penandatanganan Prasasti.

Kegiatan diawali dengan Tari Sambutan Banjar Kemuning dan Gukyuk, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemutaran Filler KBN Pasmar 2 dan ucapan terima kasih dari perwakilan masyarakat, sambutan Aspotmar Kasal, peresmian KBN secara serentak melalui Vicon, penekanan tombol, pemotongan pita, penandatanganan prasasti, pembagian sembako kepada masyarakat, foto bersama, doorstop dan pemberian cinderamata serta pemberian piagam kepada Mitra TNI AL yang mendukung KBN TNI AL.

Sebelumnya, kegiatan yang bertemakan “Kampung Bahari Nusantara TNI AL Siap Mendukung Tranformasi Ekonomi Yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Masyarakat Maritim yang Sejahtera”, Aspotmar Kasal, Wakil Gubernur Jatim dan para pejabat undangan berkesempatan untuk meninjau lokasi pengobatan massal gratis, penyuluhan program stunting kepada 50 peserta, berinteraksi langsung dengan para nelayan di dermaga, pemberian bingkisan berupa makanan sehat untuk peningkatan gizi balita dan anak dan berinteraksi dengan nelayan tambak di dermaga.

Kasal dalam amanat yang dibacakan Aspotmar Kasal mengatakan bahwa KBN merupakan wadah untuk pembinaan wilayah pesisir. “Agenda ini bertujuan untuk memecahkan permasalahan ekonomi, kesehatan dan edukasi bagi masyarakat pesisir serta merupakan bentuk implementasi dari Bintahwilmar guna mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh serta kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung sistem pertahanan semesta”, ungkap Kasal.

Menurut Kasal, peningkatan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat pesisir melalui program Kampung Bahari Nusantara, merupakan salah satu langkah untuk mendukung pencapaian beberapa program prioritas Nasional tahun 2023.

Beberapa program prioritas tersebut antara lain memperkuat ketahanan ekonomi yang berkeadilan, meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing serta memperkuat stabilitas politik, hukum pertahanan dan keamanan.

Saat ini sudah terdapat 69 Kampung Bahari Nusantara yang dibangun tersebar di seluruh Indonesia salah satunya KBN Pasmar 2 Sidoarjo. Kehadiran Kampung Bahari Nusantara ini sesuai dengan program unggulan Kasal dalam rangka membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan kemanunggalan TNI/TNI AL bersama rakyat untuk kepentingan negara.(disp)

Categories
TNI

Bangun Ketahanan Masyarakat Pesisir, TNI AL Bangun 68 Kampung Bahari Nusantara

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Ahmadi Heri Purwono mewakili Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono meresmikan Kampung Bahari Nusantara (KBN) Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari di Desa Ranooha Raya, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Rabu (14/12/2022).

Didampingi oleh Komandan Lanal (Danlanal) Kendari Letkol Laut (P) Abdul Kadir Mulku Zahari dan Forkopimda Propinsi Sultra, Wakasal meresmikan KBN ditandai dengan penekanan tombol dan penandatanganan prasasti KBN Lanal Kendari. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian bantuan 200 paket sembako, bantuan dana untuk pembangunan masjid, bantuan pembangunan sumur bor, bantuan mobil perpustakaan keliling, bantuan laptop dan televisi serta peninjauan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

KSAL dalam amanat yang dibacakan Wakasal mengatakan bahwa melalui program Kampung Bahari Nusantara, TNI Angkatan Laut (TNI AL) bertekad untuk ambil bagian dengan tindakan nyata dalam membina masyarakat pesisir dan kepulauan.

“Melalui program ini, TNI AL membangun kemanunggalan dengan rakyat dalam upaya-upaya memecahkan berbagai permasalahan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir dan kepulauan, khususnya dalam bidang ekonomi, pariwisata, kesehatan, edukasi maupun pertahanan” jelas Wakasal.

Kasal merasa optimis bahwa pembangunan Desa Ranooha sebagai Kampung Bahari Nusantara dapat mendorong perkembangan wilayah setempat menjadi kawasan yang maju, sejahtera, indah, sehat dan dapat berkontribusi terhadap terwujudnya ketahanan nasional yang kuat.

Menurut Kasal KBN bertujuan untuk mensukseskan program ketahanan pangan pemerintah dan mengimplementasikan kegiatan pembinaan kepada masyarakat yang berkaitan dengan potensi maritim dengan harapan dapat membantu pemerintah daerah dalam upaya menyejahterakan masyarakat terutama masyarakat pesisir, yang pada akhirnya akan membangun ketahanan masyarakat secara nasional.

Saat ini total terdapat 68 Kampung Bahari Nusantara yang dibangun tersebar di seluruh Indonesia salah satunya KBN Lanal Kendari. Kehadiran Kampung Bahari Nusantara sesuai dengan program unggulan Kasal dalam rangka membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memantapkan kemanunggalan TNI/TNI AL bersama rakyat untuk kepentingan negara.(disp)

Categories
TNI

Potensi Pengembangan Kampung Bahari Nusantara TNI AL di Sulawesi Utara

Koran Jurnal, Jakarta – Asisten Potensi Maritim (Aspotmar) Kasal Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah, S.E., M.M., M.Tr. (Han)., Rabu (25/5) kemarin, meninjau hutan mangrove di Desa Budo, Kecamatan Wori Sulawesi Utara yang kedepannya akan dipersiapkan sebagai Kampung Bahari Nusantara (KBN) TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Selain Desa Budo, Aspotmar juga meninjau Desa Pinenek, lokasi akan dibangunnya Satuan Pendidikan (Satdik) baru TNI AL di Manado, Sulawesi Utara dimana nantinya Satdik ini diharapkan dapat mendukung kekuatan Satdik-satdik yang telah ada serta diharapkan dapat membangun Sumber Daya Manusia (SDM) TNI AL yang unggul, profesional dan tangguh sesuai dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Peninjauan ini dilaksanakan dalam rangkaian Kunjungan Kerja (Kunker) ke Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di Pulau Komang di Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, tepatnya di Desa Kalinaun yang merupakan desa binaan Lantamal VIII dalam mengaplikasikan tugas-tugas TNI AL, salah satunya menyelenggarakan pembinaan fungsi dan pelaksanaan kegiatan pembinaan potensi maritim.

Pulau Komang ini merupakan salah satu destinasi wisata dengan hamparan pasir putih, bebatuan yang tersusun unik dan hutan bakau (mangrove) serta menjadi daya tarik bagi pengunjung. Dilokasi ini juga terdapat jembatan wisata mangrove yang dibangun atas kerjasama PT. PLN dengan Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal VIII.

“Saya mengapresiasi kerjasama PT. PLN dengan Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) Lantamal VIII dalam pembangunan jembatan wisata mangrove, dengan harapan tempat ini dapat dikembangkan lagi sehingga akan lebih menarik minat pengunjung, salah satunya dengan selalu mengedukasi masyarakat untuk menjaga dan memelihara tempat wisata ini,” ujarnya.(disp)