Categories
TNI

TNI AL Sukses Latihan Penembakan Dua Torpedo Kapal Selam

Koran Jurnal, Jakarta – Dua torpedo Kapal Selam TNI Angkatan Laut (TNI AL) yaitu Torpedo dari KRI Cakra-401 dan Wet Firing Test Torpedo dari KRI Alugoro-405 berhasil ditembakkan dan tepat mengenai sasaran saat latihan penembakan torpedo di sekitar perairan Sapudi pada Minggu (22/10/2023).

Unsur-unsur yang terlibat dalam latihan peperangan ini antara lain KRI Cakra-401, KRI Alugoro-405, KRI Raden Eddy Martadinata- 331, KRI Soputan-923, KRI Sultan Hasanuddin-366, KRI Sultan Iskandar Muda-367, Heli Panther AKS, dan Drone Scan Eagle.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyaksikan di Pusat informasi Tempur (PIT) KRI Raden Eddy Martadinata-331 (KRI REM 331) atas keberhasilan latihan peperangan kapal selam dengan uji penembakan dua torpedo kepala latihan tersebut, dengan disimulasikan KRI REM 331 sebagai sasaran tembak kapal permukaan.

Latihan ini merupakan salah satu implementasi program prioritas Kasal dalam membangun kekuatan Angkatan Laut yang bertumpu pada Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) sebagai kekuatan yang siap dioperasikan, sehingga pengembangan dan modernisasi alutsista guna meningkatkan kekuatan dan kesiapan tempur.

Keberhasilan latihan penembakan dua torpedo tersebut merupakan wujud keberhasilan TNI AL dalam menguji kekuatan dan kesiapan kapal selam pada peperangan Kapal Selam (Submarine Warfare) dan sekaligus peperangan Anti Kapal Selam (Anti-Submarine Warfare).(disp)

Categories
Militer TNI

Kapal Selam-3/Alugoro-405 Segera Menambah Pertahanan Armada TNI AL

Koran Jurnal, Surabaya – Kapal Selam-3/Alugoro-405 secepatnya akan memperkuat jajaran Armada TNI Angkatan Laut. Hal tersebut terungkap saat kapal selam ini ditinjau oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, didampingi Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Wuspo Lukito, di Galangan Kapal PT PAL (Persero), Surabaya, Kamis (08/08/2019).

Kapal Selam-3/Alugoro-405 merupakan kapal selam ketiga yang dibangun dengan skema alih teknologi (Transfer of Technology) antara Daewoo Shipbuilding Marine and Engineering (DSME) Korea Selatan dengan industri pertahanan dalam negeri PT PAL Surabaya. Seperti yang telah diketahui sebelumnya, saat ini TNI Angkatan Laut telah diperkuat oleh dua kapal selam sejenis, yakni KRI Nagapasa-403 pada tahun 2017 dan KRI Ardadedali-404 pada tahun 2018.

Nama Alugoro diambil dari nama sebuah senjata pemukul yang dimiliki oleh tokoh pewayangan Prabu Baladewa, senjata tersebut berupa gada yang digunakan oleh para ksatria atau bangsawan lainnya. Kekuatan senjata ini adalah dengan sekali pukul dapat menghancurkan kepala orang yang dipukulnya. Senjata ini dianggap sakti karena pemberian dari Dewa yaitu Batara Guru, sebagai hadiah pada waktu Baladewa menikah dengan Dewi Erawati.

Kapal Selam-3/ Alugoro-405 memiliki panjang 61,3 meter dengan kecepatan ± 21 knot di bawah permukaan air, mampu berlayar lebih dari 50 hari dan dapat menampung lebih dari 40 kru kapal ditambah dengan satu tim pasukan elit TNI AL untuk menunjang fungsi operasinya.(Disp/red)