Categories
International TNI

Danjen Kopassus Mayjen Iwan Setiawan Kobarkan Semangat Komando di Latma Harimau Satya ke-9, Johor

Koran Jurnal, Malaysia – Komandan Jenderal Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan hadir langsung dalam kegiatan Senior officer Visit Programme (SOVP). Kehadiran Danjen ditengah tengah prajuritnya untuk menambah semangat, selain itu juga untuk meninjau langsung Latihan puncak yang disajikan dengan demonstrasi gabungan antara Kopassus dengan GGK, sekaligus menutup Latma Harimau Satya ke-9 di Teluk Murau, Kem Iskandar Mersing, Johor, Kamis (22/9/2022) lalu.

Kehadiran Danjen Kopassus ke Kem Iskandar Mersing, Johor, didampingi oleh Paban II/Minlat Slatad, Asops Kopassus Kolonel Inf Eko Setyawan, Dangrup 1 Kopassus Letkol Inf Romel Jangga Wardana, dan Katud Slatad Letkol Inf Edy Supriadi.

Dalam Upacara penutupan Latma Harimau Satya 9 juga dilakukan pertukaran Wing FreeFall dan Brevet Sniper antara peserta latihan dari Kopassus dan GGK yang disematkan langsung oleh Danjen Kopassus dan Ketua Staf GGK Brigadir Jenderal Adi Ridzwan Bin Abdullah sebagai tanda kemahiran yang telah yang telah diraih bersama.

Untuk membakar semangat prajuritnya, kegiatan diakhiri dengan teriakan sorak sorai yel-yel Komando dibarengi dengan tangan mengangkat junjung Danjen beserta Ketua Staf di sebagai bukti kecintaan Prajurit kepada pimpinan.(pen)

Categories
Militer TNI

Kopassus Bersama Komando Singapura Menyelesaikan Latihan Chandrapura di Singapura

Koran Jurnal, Jakarta – Komando Pasukan Khusus (Kopassus) berhasil menyelesaikan Latihan Chandrapura (XCP) 2022 bersama Komando Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) di Singapura, Selasa (30/8/2022).

Kegiatan ini membantu membangun kepercayaan diri prajurit, memperdalam persahabatan dan mempererat rasa saling pengertian antar prajurit dari kedua angkatan.

Latihan Bilateral yang diadakan tanggal
22 s.d 29 Agustus melibatkan lebih dari 100 personel dari Batalyon Komando 1 SAF dan TNI Kopassus ini bertujuan mengasah keterampilan tempur melalui pelatihan VOC dan Purkota (UO), dan bidang taktik, teknik, dan Prosedur Perencanaan Operasi Komando, latihan melintasi rintangan (VOC), menembak menggunakan munisi tajam dalam UO dan Terjun Payung Persahabatan menggunakan payung statik.

Melihat kesuksesan latihan antar dua negara ini, Danjen Kopassus Mayjen TNI Iwan Setiawan memuji sekaligus berbangga atas keberhasilan para prajuritnya yang terpilih mengikuti Latihan Chandrapura (XCP) 2022.

“Hari ini, dimana semua peserta latihan berdiri dengan bangga, dan di sini merupakan bagian dari hubungan persahabatan, persaudaraan dan kepercayaan khusus yang dibangun atas dasar kerja sama kita dari masa lalu. Saya berharap kita akan menghargai pengalaman bersama dan persahabatan yang terjalin dalam latihan ini,” kata Danjen Kopassus saat memberikan sambutan keberhasilan prajuritnya.

XCP 2022 diakhiri dengan pertukaran Wing Para Dasar pada saat upacara penutupan, yang dipimpin oleh Chief Commando Officer Kolonel (COL) SAF Pang Chee Kong.

Latihan Bersama seperti ini Pertama kali dilaksanakan pada tahun 1994. tahun ini merupakan edisi ke-28 dalam hubungan pertahanan yang erat dan lama antara Singapura dan Indonesia. Selain latihan bilateral, Tentara Singapura dan Indonesia juga terlibat dalam berbagai kegiatan seperti kunjungan, pertukaran profesionalitas dan lintas-kehadiran kursus. Ini merupakan interaksi rutin yang dapat meningkatkan profesionalisme dan menumbuhkan saling pengertian antara dua angkatan bersenjata.(pen)

Categories
Militer TNI

Tingkatkan Kerja Sama, TNI AL dan TLDM Gelar Latihan Bersama Malindo Jaya

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan mempererat hubungan kerja sama, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM) menggelar Latihan Bersama (Latma) Malindo Jaya 26AB/22 yang dibuka oleh Pangkoarmada II Laksda TNI T.S.N.B. Hutabarat, M.M.S., dihadiri langsung oleh Panglima Armada Barat TLDM Laksamana Madya Datuk Abu Bakar Bin Mohd Ajis bertempat di lounge Majapahit Koarmada II, Senin (29/8) kemarin.

Latihan dengan tema “TNI AL melaksanakan Latma Malindo Jaya 26AB/22 dengan TLDM di Koarmada II, Kodiklatal, dan Laut Jawa dalam rangka meningkatkan kerjasama militer antara Indonesia dan Malaysia (Military to Military)”, ini akan dilangsungkan selama 6 hari dimulai dari tanggal 29 Agustus hingga tanggal 3 September mendatang dengan melaksanakan tiga tahap latihan yaitu Harbour Phase, Sea Phase, dan Post Phase. Dalam pelaksanaannya, latihan ini TNI AL melibatkan 4 kapal perang yakni KRI R.E. Martadinata-331, KRI Tombak-629, dan Helikopter Panther sedangkan TLDM menyertakan KD Sri Indera Sakti-1503 dan KD Leiku-30.

Pangkoarmada II saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa latihan ini memiliki manfaat yang besar, baik dalam meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, maupun hubungan kedua angkatan laut serta bertujuan untuk meningkatkan kemampuan taktik, teknik, dan prosedur operasi pertempuran laut.

Dari pelaksanaan latihan ini Pangkoarmada II berharap semoga dapat memberikan tambahan pengalaman dan meningkatkan profesionalisme prajurit kedua angkatan laut. Untuk itu, kepada peserta latihan Pangkoarmada II berpesan, agar memanfaatkan latihan ini dengan baik, melaksanakan setiap tahap latihan dengan kesungguhan, serta memahami fungsi dan tugas masing-masing.

“Atas nama pemimpin TNI AL, saya menyampaikan penghargaan yang tinggi dan terima kasih kepada Tentara Laut Diraja Malaysia yang senantiasa memelihara hubungan kerja sama antara TLDM dan TNI AL. Semoga kita dapat terus meningkatkan kualitas kerja sama di waktu-waktu yang akan datang.” harap Pangkoarmada II

Dalam kesempatan ini, Panglima Armada Barat TLDM berkesempatan melaksanakan kunjungan ke Monumen KRI Nanggala-402 sekaligus memberikan penghormatan kepada para ABK KRI Nanggala yang telah gugur dalam melaksanakan tugas. Latihan Bersama Malindo Jaya selain dalam rangka meningkatkan profesionalisme, mempererat hubungan kerjasama juga untuk meningkatkan peran diplomasi TNI AL sesuai kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.(disp)

Categories
TNI

Latma ‘Cope West 2022’, 4 pesawat C-130 Hercules TNI AU-US PACAF Terjunkan Logistik di Waduk Karang Kates Malang

Koran Jurnal, Malang – Sebanyak empat pesawat C-130 Hercules yang terlibat pada latihan bersama (Latma) TNI AU-US PACAF Cope West kembali melakukan airdrops mission, Rabu (22/6/2022).

Keempat pesawat (2 TNI AU & 2 US PACAF) secara bergantian melaksanakan misi airdrops logistik dengan droping zone di wilayah perairan waduk Sutami, Karang Kates, Malang.

Dua pesawat C-130H Skadron Udara 32 Lanud Abd Saleh, melaksanakan penerbangan menerjunkan logistik dengan metode Low Cost Low Altitude (LCLA). Sebanyak 4 bundle dan 1 unit perahu karet (Landing Craft Rubber/LCR) di terjunkan di waduk Sutami Karang Kates.

Sementara dua pesawat C-130 Skadron 36 US PACAF melaksanakan misi airdrops logistik berupa survival kits yang dipacking dalam 1 bundle dengan metode LCLA dan diterjunkan di lokasi yang sama.

Pelaksanaan latihan, disaksikan langsung oleh Asops Kasau Marsda TNI M. Khairil Lubis dan Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Marsma TNI Zulfahmi, S.Sos., M.Han beserta pejabat TNI AU lainnya.

Latma Cope West Air Mobility, 2022 memiliki tiga sasaran utama, yaitu Safety as priority, Enhance Professionalism dan Strengthen Friendships. Latihan dengan motto Stronger Together ini, masih akan berlangsung hingga 24 Juni 2022 mendatang.(disp)

Categories
International TNI

Latihan TNI AL dengan Angkatan Laut India Tingkatkan Kerja Sama 

Koran Jurnal, Jakarta – Dua Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo (TOM) – 357 dan KRI Usman Harun (USH) – 359 menggelar Passing Exercise (Passex) dengan unsur-unsur Indian Navy yakni INS Sahyadri-F49 dan INS Kamorta-P28, di perairan Laut Jawa, Sabtu (19/06/2022).

Ke empat kapal perang dua negara sahabat ini melaksanakan latihan dengan membentuk formasi Charlie lambung kanan. Selanjutnya INS Kamorta mengirimkan tanda melalui kibaran bendera sebagai isyarat bahwa seluruh kapal sudah dalam formasi, yang diteruskan kepada KRI USH dan KRI TOM.

Serial latihan selanjutnya adalah Replenishment at Sea (RAS), sebagai kapal penerima, KRI TOM menerima approach dari lambung kanan INS Syahdari, sedangkan KRI USH menerima approach dari lambung kiri INS Kamorta sebagai kapal pemberi. Dengan kecepatan 10 knots dan jarak 45 yard, mail bag transfer yang dikirim dapat terima oleh KRI dan INS dengan aman serta lancar.

Usai melaksanakan Passex, unsur TNI AL dan Indian Navy membentuk formasi 1 untuk melakukan Farewell Pass. INS Sahyadri dan INS Kamorta dengan cepat 17 knots mendahului KRI TOM dan KRI USH lambung kanan. Pada saat Indian Navy Ship melintang, KRI TOM dan KRI USH mengirimkan isyarat lampu. Kemudian KRI TOM memberikan Farewell Speech kepada Indian Navy Ship. Selesai pelaksanaan, KRI TOM dan KRI USH kembali ke pelabuhan Tanjung Priok.

Kegiatan Passex antara TNI AL dan Indian Navy merupakan salah satu upaya diplomasi dalam program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono yang  menekankan kepada komandan-komandan KRI untuk meningkatkan latihan dengan kapal-kapal perang asing yang melintas tidak hanya di Natuna namun juga di seluruh wilayah perairan yurisdiksi Nasional, karena latihan tersebut juga merupakan sarana diplomasi untuk menjaga stabilitas keamanan maritim di wilayah Indonesia dan di kawasan.(disp)

Categories
Militer TNI

TNI AU dan TUDM Gelar Latma Elang Malindo XXVIII/2021

Koran Jurnal, Pontianak – Untuk meningkatkan kesepahaman dalam melaksanakan operasi menjaga wilayah udara perbatasan Indonesia – Malaysia, TNI AU dan Tentara Udara Diraja Malaysia (TUDM), menggelar latihan bersama (Latma) Elang Malindo XXVIII tahun 2021.

Latihan yang dilaksanakan di dua tempat, di Lanud Supadio Pontianak Indonesia dan Kuching Malaysia, ditutup oleh Direktur Latihan (Dirlat) Kolonel Pnb Sidik Setiyono, S.E., M.Han, (TNI AU) dan Dirlat TUDM Kolonel Mohd. Najib Bin Saad secara virtual, Jum’at (3/12/2021).

Kolonel Pnb Sidik Setiyono, S.E., M.Han mengatakan, latihan dapat meningkatkan profesionalisme AU kedua negara, khususnya dalam menjaga wilayah udara Indonesia dan Malaysia.

“Selama lima hari, TNI AU dan TUDM melaksanakan latihan bersama, yang tentunya sangat bermanfaat untuk meningkatkan profesionalisme kedua angkatan udara,” kata Kolonel Pnb Sidik Setyono.

Latma diharapkan dapat lebih memperkokoh hubungan kedua AU khususnya dan kedua negara pada umumnya yang sudah terjalin dengan baik
selama ini.

Sementara Dirlat TUDM Kolonel Mohd. Najib Bin Saad mengucapkan terima kasih kepada TNI AU yang sudah menjadi tuan rumah yang baik selama berlangsungnya latihan.

“Melalui latihan bersama, tentunya dapat meningkatkan hubungan dan kerjasama kedua AU, dan berharap latihan terus dilaksanakan guna mempererat kerjasama TNI AU dan TUDM,” ujarnya.

Latma Elang Malindo XXVIII, melibatkan pesawat tempur Hawk 100/200 dari kedua AU. Beberapa latihan yang di mainkan meliputi Join Border Patrol di perbataan kedua negara, Combat Excersise, Intercepting Excercise, dan ground Attack Tactic.

Latma ditutup secara bersama, ditandai saling tukar menukar cinderamata dari kedua pejabat Dirlat, secara virtual. Turut hadir beberapa pejabat Kolat dari Mabesau, pejabat Lanud Supadio dan peserta latihan.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Resmi Ditutup, Latma Garuda Shield Ke 15 Diharapkan Berkontribusi Bagi Perdamaian Kawasan

Koran Jurnal, Jakarta – Latihan Bersama Garuda Shield ke 15 tahun 2021 antara TNI AD dan US Army yang berlangsung selama dua minggu (1 sampai dengan 14 Agustus 2021) di tiga daerah latihan (Baturaja, Amborawang, dan Makalisung) secara resmi ditutup oleh Wakasad Letjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si bersama Commander of 25th Inf Div US Army Major General Joseph A. Ryan selaku Inspektur Upacara yang dipusatkan di lapangan upacara Puslatpur Kodiklatad, Baturaja, Sabtu (14/08/2021).

Wakasad saat membacakan amanat KSAD, Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, bahwa Latma Garuda Shield-15/2021 berbeda dengan yang sebelumnya karena dilaksanakan di tiga daerah latihan secara paralel, dimana latihan tersebut dirasakan manfaatnya bagi kedua Angkatan Darat dalam meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan profesionalisme kemampuan militer masing-masing prajurit.

“Di samping itu, juga terjalinnya hubungan person to person yang lebih kuat, saling berinteraksi, berbagi ilmu dan pengalaman, ide maupun pendapat dalam memecahkan berbagai persoalan taktis yang dihadapi sekaligus menumbuhkan sikap saling percaya, saling mengerti, dan saling menghargai,” tegas KSAD dalam amanat tertulisnya.

Latihan terbesar dalam sejarah kerjasama militer TNI AD dan US Army inipun diharapkan dapat lebih mempererat kerja sama, interoperabilitas dan sinergi mulai dari level strategis sampai dengan tingkat operasional akan semakin mudah terbentuk melalui komunikasi secara langsung di lapangan sehingga membawa kontribusi nyata bagi terwujudnya perdamaian dan stabilitas keamanan di kawasan.

Sementara itu, Major General Joseph A. Ryan dalam sambutannya mengucapkan terima kasihnya kepada KSAD beserta para pejabat TNI AD yang telah menyelenggarakan latihan ini dengan luar biasa dari mulai tahap perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan, sehingga dapat berjalan dengan baik, lancar dan aman. Latma Garuda Shield yang telah dimulai sejak tahun 2007 ini telah memberikan pelajaran luar biasa dan merupakan fondasi bagi kemitraan TNI AD dan _US Army_ yang berkelanjutan melalui latihan-latihan lainnya di masa akan datang.

Upacara penutupan yang dipusatkan di Puslatpur Kodiklatad Baturaja ini, juga dihadiri oleh Dankodiklatad, Aster Kasad, Waasintel Kasad Bidang Inteltek dan Hublu, Waaslat Kasad Bidang Kermamil, serta tamu undangan lainnya.

Di akhir upacara penutupan itu, para peserta upacara, pejabat TNI AD serta US Army membentangkan bendera Indonesia dan Amerika, sebagai wujud rasa hormat dan bakti terhadap negara serta simbol kerjasama yang baik antara TNI AD dan US Army melalui moto “Together We Can”.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

KSAD Meninjau Latma Garuda Shield Ke-15 di Amborawang

Koran Jurnal, Kaltim – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa beserta Ibu Ketua Umum Persit KCK meninjau Latma Garuda Shield ke-15 Tahun 2021, yang digelar di Amborawang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (12/08/2021).

Latihan terbesar sepanjang sejarah kerjasama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini, diselenggarakan mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 di tiga tempat berbeda, yaitu Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, Daerah Latihan Amborawang di Balikpapan dan  Makalisung di Manado.

Jenderal TNI Andika Perkasa berharap, melalui latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army ini, bukan saja meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, namun juga dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD dan US Army. Adapun materi latihan yang dipastikan dapat meningkatkan kemampuan prajurit kedua negara tersebut,   meliputi _Staff Exercise_, _Field Training Exercise (FTX)_, _Live Fire Exercise (LFX)_, _Aviation_ dan _Medical Exercise (Medex)_ serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu _Joint Combined Exchange Training (JCET)_ dan _Garuda Airborne_.

KSAD mengatakan di Amborawang ini sebanyak 376 prajurit TNI AD dan US Army yang terlibat, dengan materi latihan adalah ofensif tapi hubungan kompi, dimana dalam pergerakannya menghadapi gangguan atau hambatan seperti ranjau, dan lain-lain.

“Mekanisme latihan di Amborawang baru pertama kali dilakukan di TNI AD karena menerapkan metode latihan dua pihak tidak dikendalikan, yang selama ini biasanya menggunakan  metode satu pihak dikendalikan, “ungkap KSAD.

Menurut KSAD pasukan lawan bukan dari Yonif 600 R/Mdg tapi dari Yonif 621/Manuntung dan Yonif 623/BWT.

“Mereka berupaya mengalahkan satu sama yang lain tanpa dikendalikan, sehingga realisme latihan dapat diwujudkan  dengan optimal,” tegas KSAD.

KSAD merasa bangga dengan prajurit TNI AD yang berinteraksi dengan  _US Army_, tukar menukar makanan dan nomor telepon untuk mempererat persahabatan. “Saya bangga dengan para prajurit TNI AD yang berinteraksi dengan _US Army_, persahabatan ini harus berlanjut terus,” pungkas KSAD.

Menyangkut rekruitmen prajurit TNI AD baik pria maupun wanita, KSAD mengatakan akan terus dievaluasi dan diperbaiki.

“Dalam rekruitmen prajurit TNI AD ada seleksi kesehatan, akademik, psikologi, jasmani dan administrasi akan terus dievaluasi dan diperbaiki,” tegas KSAD.

KSAD mengatakan perbaikan dan evaluasi ini dilaksanakan agar rekruitmen prajurit TNI AD lebih fokus dalam melakukan seleksi prajurit.(disp/red)

Categories
Daerah TNI

KSAD Tinjau Latma Garuda Shield Ke-15 di Makalisung Sulawesi Utara

Koran Jurnal, Sulut – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) , Jenderal TNI Andika Perkasa beserta Ibu Ketua Umum Persit KCK meninjau (Latma) Garuda Shield ke-15 Tahun 2021, yang digelar di Makalisung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Senin (09/08/2021).

Latihan terbesar sepanjang sejarah kerjasama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini, diselenggarakan mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 di tiga tempat berbeda, yaitu Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, Daerah Latihan Amborawang di Balikpapan dan Makalisung di Manado. Sedangkan materi yang dilatihkan meliputi Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex) serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET), dan Garuda Airborne.

Jenderal TNI Andika Perkasa berharap, melalui latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army ini, bukan saja meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, namun juga dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD dan US Army.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal Andika menyampaikan bahwa dari dialog dengan para prajurit baik dari Yonif 712/ Raider maupun dengan US Army menunjukkan adanya pengalaman baru berinteraksi dengan tentara negara lain serta merasakan adanya keramahan dan persahabatan serta menambah adanya teman baru.

Hadir dalam kunjungan tersebut, Danpusterad, Pangdam XIII/Merdeka, Aslat Kasad, Ir Kodiklatad, Kadispenad, Ir Pushubad, Bupati Minahasa serta pejabat utama Kodam XVII/ Merdeka.(disp/red)

Categories
Daerah Militer TNI

KSAD dan Commanding General USARPAC Membuka Latma Garuda Shield Ke-15 di Martapura 

Koran Jurnal, Sumatera Selatan – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dan Commanding General USARPAC General Charles A. Flynn, menjadi inspektur pada upacara pembukaan Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield ke-15 Tahun 2021, yang digelar di Puslatpur TNI AD di Martapura, Batu Raja, Sumatera Selatan, Rabu, (04/08/2021).

Latihan terbesar sepanjang sejarah kerja sama militer Indonesia dan Amerika Serikat ini, diselenggarakan mulai tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021 di tiga tempat berbeda, yaitu Puslatpur Kodiklatad di Baturaja, Daerah Latihan Amborawang di Balikpapan dan Makalisung di Manado. Sedangkan materi yang dilatihkan meliputi Staff Exercise, Field Training Exercise (FTX), Live Fire Exercise (LFX), Aviation dan Medical Exercise (Medex) serta dua program latihan yang akan digabungkan, yaitu Joint Combined Exchange Training (JCET) dan Garuda Airborne.

Jenderal TNI Andika Perkasa dan Jenderal Charles A. Flynn berharap, melalui latihan yang melibatkan 2.161 prajurit TNI AD dan 1.547 US Army ini, bukan saja meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, namun juga dapat meningkatkan kemampuan prajurit TNI AD dan US Army.

Pada kesempatan tersebut, Jenderal Andika menekankan bahwa ini adalah latihan terbesar dan merupakan pengalaman pertama terjun lintas negara yg tidak pernah dialami generasi sebelumnya.

“Bagi generasi muda yang tergabung dalam latihan ini, semoga melalui Garuda Shield akan membentuk prajurit-prajurit calon pemimpin TNI AD di masa depan yang profesional dan bertaraf internasional,” pungkas Jenderal Bintang Empat ini.

Sementara itu, General Flynn mengatakan latihan ini merupakan simbol dari tujuan yg lebih besar dari kerja sama militer Indonesia dan Amerika di masa depan. Selain itu, General Flynn menyampaikan, bahwa dirinya sangat terkesan dengan profesionalisme prajurit TNI AD, dan sangat berterima kasih atas keramahan yg ditunjukkan.

Upacara Pembukaan Latma Garuda Shield ini, dihadiri oleh Pangkostrad, Dankodiklatad, Danpuspomad, Asintel Kasad,
Pangdam II/Swj, Waasops Panglima TNI, Waasops Kasau, Waasops Kasal, Danjen Kopassus, para Danpussen Kodiklatad, Pangdivif-1 Kostrad, para Danbrigif jajaran Divif-1 dan Kodam, para Danyonif jajaran Kodam II/Swj dan Kodam III/Slw, serta Deputi IV Bidkoorhanneng, Asdep 4/IV Kuatpuan dan Kemhan, dan Kabid Kemhan Kemenkopolhukam RI, Dirjen Pothan, Dirjen Kuathan dan Kabagdiklat Kemhan RI, Dilla.P mewakili Menparekraf serta H. Lanosin Bupati Oku Timur.(disp/red)