Categories
Militer

Latma Super Garuda Shield 2026 Resmi Dimulai

Koran Jurnal, Bandung – Angkatan Bersenjata Amerika Serikat dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), bersama 13 negara kontributor pasukan, secara resmi membuka latihan Super Garuda Shield 2026 hari ini di Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI), Bandung, Jawa Barat. Pembukaan ini menandai dimulainya latihan militer gabungan dan bersama selama dua minggu, yang berlangsung pada 31 Agustus hingga 11 September 2026.

Latihan tahun ini akan dilaksanakan di sejumlah lokasi, termasuk Bandung, Baturaja, Lampung, dan Kalimantan Utara.

Latma ini melibatkan sekitar 5.000 personel Angkatan vBersenjata gabungan dan mencerminkan kuat serta langgengnya kemitraan pertahanan antara Amerika Serikat dan Indonesia.

Awalnya dibentuk pada 2006 sebagai pertukaran informasi dan pelatihan bilateral antara Amerika Serikat dan Indonesia dengan nama Garuda Shield, latihan ini diperluas pada 2022 dengan melibatkan negara-negara mitra lainnya. Perluasan tersebut mencerminkan semakin pentingnya kerja sama pertahanan di kawasan Indo-Pasifik.

Dalam bentuknya yang terbaru dan paling luas, Super Garuda Shield 2026 akan mencakup berbagai kegiatan, seperti Latihan Staf Gabungan, Latihan Siber, operasi lintas udara, pelatihan perang hutan, dan latihan amfibi. Selain itu, personel Angkatan Laut AS dan Penjaga Pantai AS akan melaksanakan rangkaian pelatihan maritim terkoordinasi bersama TNI Angkatan Laut (TNI-AL) di perairan sekitar untuk memperkuat interoperabilitas gabungan di laut.

“Super Garuda Shield menunjukkan bahwa Amerika Serikat, Indonesia, serta mitra dan sekutu kami lainnya memiliki komitmen yang sejalan dalam menjaga keamanan, kemakmuran, dan kedaulatan di Indo-Pasifik. Latihan ini menegaskan upaya bersama kami untuk menjaga keamanan kawasan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat setempat,” kata Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar AS, Joy Sakurai.

“Saat Amerika Serikat memperingati 250 tahun kemerdekaannya tahun ini, kami bangga berdiri bersama mitra kami di Indonesia dalam memajukan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.”

Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat AS, Mayor Jenderal Patrick Ellis, menegaskan kembali komitmen tersebut.

“Super Garuda Shield 26 membangun hubungan yang berharga serta kesiapan bersama mitra Indonesia dan multinasional kami melalui latihan yang menantang dan nyata,” ujar Mayjen Patrick Ellis, Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4.

“Kami sangat antusias untuk bekerja bahu-membahu dengan mitra kami tahun ini guna memastikan kesiapan kami dalam merespons secara cepat setiap situasi kontingensi atau krisis.”(pen)

Categories
Militer TNI

Di Hutan Selogiri, Prajurit Korps Marinir TNI AL Melaksanakan Jungle Survival bersama Personel Militer Negara Lain

Koran Jurnal, Banyuwangi – Prajurit Korps Marinir TNI AL berbagi ilmu dengan Singapore Army dan Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF) tentang bagaimana cara bertahan hidup di hutan (Jungle Survival) dalam Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2023 di hutan Selogiri, Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (02/09/2023).

Jungle survival merupakan ilmu bertahan hidup dalam keadaan darurat dengan memanfaatkan alam sekitar agar dapat bertahan hidup, kegiatan diawali dengan pemberian materi tentang sumber daya alam apa saja yang dapat dimanfaatkan untuk bertahan hidup serta cara mengolahnya di hutan.

Setelah pemberian materi dilanjutkan dengan mempraktekkan secara langsung cara menangkap dan memasak sejumlah binatang buas, antara lain biawak dan ular, serta memperkenalkan berbagai jenis tanaman hutan yang bisa dimakan secara langsung (tanpa harus dimasak terlebih dulu) dan yang tidak bisa dimakan.

Para prajurit Asing kedua Negara tersebut cukup antusias dalam mengikuti materi latihan yang diberikan oleh Prajurit Korps Marinir TNI AL tersebut, meski awalnya mereka terlihat ragu untuk mencobanya, namun mereka akhirnya bisa mencoba mengolah dan memakan makanan yang telah mereka dapatkan di hutan Selogiri.

Kegiatan tersebut juga selaras dengan tujuan dari Latgabma Super Garuda Shield 2023 kali ini, yaitu guna meningkatkan kerja sama multilateral antar militer negara peserta dan hubungan militer yang positif serta mengembangkan dan meningkatkan kemampuan untuk melaksanakan tugas fungsi gabungan.(disp)

Categories
Jurnal Foto Militer TNI

KSAU Hadiri Pembukaan Latgabma Super Garuda Shield 2022

Koran Jurnal, Baturaja – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., menghadiri pembukaan latihan gabungan bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2022 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan, Rabu (3/8/2022)

Pembukaan latihan ditandai penyematan baret dan tanda peserta oleh Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil, Ph.D., bersama Commanding General U.S. Army Pacific Command General Charles A. Flynn, kepada perwakilan peserta latihan.

Sebanyak 13 negara berpartisipasi dalam latihan bersama tersebut, yaitu yang terlibat yakni Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Jepang, Malaysia, Singapura, Papua Nugini, Korea Selatan, India, Timor Leste, Kanada dan Prancis.

Latgabma SGS 2022 dilaksanakan dari 1 s.d. 14 Agustus 2022, di tiga lokasi berbeda, yakni Puslatpur Baturaja, Puslatpur Marinir, Dabo Singkep, dan Puslatpur Amborawang.

Latgabma tahun ini sedikit berbeda dibandingkan dengan Garuda Shield tahun lalu. Pada tahun lalu hanya melibatkan TNI AD, namun pada tahun ini melibatkan tiga matra, yakni TNI AD, TNI AU, dan juga TNI AL.

Personel yang terlibat, sebanyak 5.069 orang, terdiri dari pasukan tiga matra TNI yaitu TNI AD 1.995 personel, TNI AL 704 personel dan TNI AU 756 personel.

Sementara US Army mengirimkan 1.337 personel, Australia 91 personel, Jepang 110 personel, Singapura 52 personel, Malaysia 3 personel, Inggris 2 personel, Papua Nugini 5 personel, Timor Leste 4 personel, India 2 personel, Kanada 3 personel, Prancis 2 personel dan Korea Selatan 3 personel.

SGS 2022 merupakan latihan bersama tahunan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS (INDOPACOM). Latihan ini dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama dari pengalaman beberapa dekade, serta menciptakan komunikasi antarpersonel negara peserta latihan dalam suatu operasi bersama.

Latgabma SGS 2022 juga untuk mendorong kerja sama regional atau pun internasional, termasuk untuk peningkatan kekuatan militer bagi negara-negara peserta latihan.

Turut mendampingi KSAU, Dankodiklatau, Asops Kasau, Kaskoopsudnas, Pangkoopsud I, serta Dankopasgat.(disp)

Categories
Daerah Militer TNI

Wakasad Tinjau Kesiapan Prajurit TNI AD Mengikuti Latma Super Garuda Shield 2022

Koran Jurnal, Sumsel – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Agus Subiyanto meninjau kesiapan prajurit TNI AD dalam mengikuti Latihan Bersama (Latma) Super Garuda Shield-16/2022 di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Baturaja, Sumatera Selatan, Selasa (2/8/2022).

Kegiatan Wakasad diawali dengan menerima paparan dari Komandan Puslatpur Kodiklat TNI AD Brigjen TNI Suparlan Purwo Utomo terkait kesiapan daerah latihan termasuk sarana dan prasarananya.

Wakasad berharap selama kegiatan latihan Super Garuda Shield semua bisa terlaksana sesuai dengan yang sudah direncanakan.

“Semoga latihan ini bisa berjalan lancar sesuai rencana dan melalui latihan antar negara ini dapat meningkatkan Profesionalisme Prajurit,” ujarnya.

Usai menerima paparan, Wakasad didampingi Dankodiklat TNI AD Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono, Danpussenif Letjen TNI Arief Rahman, Danpuspenerbad Mayjen TNI Dwi Wahyu Winarto dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi menyaksikan terjun payung Free fall prajurit Kopassus bersama US Army, yang merupakan bagian dari materi latihan Operasi Khusus (Special Operation) dalam Super Garuda Shield.

Latma Super Garuda Shield rencananya dilaksanakan mulai tanggal 3 hingga 14 Agustus 2022 di dua tempat yaitu Baturaja Sumatera Selatan dan Amborawang Kalimantan Timur yang diikuti oleh 13 negara.(disp)