Categories
TNI

KSAU Apresiasi Keberhasilan Latihan MOT dan GFAC di Lanud Iswahjudi

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., mengapresiasi keberhasilan pelaksanaan latihan Mission Oriented Training (MOT) dan Ground Forward Air Control (GFAC) tahun 2020 yang diselenggarakan di Lanud Iswahjudi dan Lanud Abdulrachman Saleh.

Apresiasi ini disampaikan KSAU saat meninjau pelaksanaan latihan di Lanud Iswahjudi, Senin (26/10/2020).

“Atas nama TNI Angkatan Udara, saya menyampaikan ucapan terimakasih, penghargaan dan rasa bangga atas keberhasilan latihan MOT dan GFAC, keberhasilan latihan ini tidak dapat diraih begitu saja, tetapi melalui proses dan persiapan yang panjang,” ungkap KSAU.

Saat peninjauan latihan ini, Kasau menyaksikan Large Force Employment (LFE), yakni pelaksanaan misi pertempuran udara yang melibatkan pesawat dalam jumlah yang besar dengan jenis atau platform pesawat yang berbeda.

LFE yang disaksikan Kasau dan sejumlah pejabat utama TNI Angkatan Udara ini melibatkan 34 pesawat, terdiri dari 28 pesawat tempur, 5 pesawat angkut dan 1 pesawat helikopter.

Latihan yang berlangsung sejak tanggal 19 Oktober 2020 ini, direncanakan akan ditutup secara resmi, Selasa (27/10/2020).(disp/red)

Categories
TNI

Tinjau Latihan MOT TA. 2020, KSAU: Penerbang TNI AU Harus Mampu Kembangkan Taktik dan Teknik Tempur Operasi Udara

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., meninjau langsung latihan Mission Oriented Training (MOT) Tahun 2020 yang dipusatkan di Lanud Iswahjudi Madiun, Jawa Timur, Jum’at (23/10/2020).

Kedatangan KSAU dan para pejabat TNI AU, disambut langsung oleh Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputro, S.E., M.M., dan Pasukan jajar kehormatan.

Dalam kesempatan itu, KSAU meminta para penerbang TNI AU untuk terus meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan strategi, taktik, dan teknik tempur operasi udara.

“Kedepan kegiatan latihan ini bisa lebih ditingkatkan dengan latihan yang lebih ofensif tidak hanya bersifat defensif, penuh taktik dan strategi dalam merancang kekuatan tempur di udara,” tegas KSAU.

Sekedar informasi, rangkaian kegiatan KSAU dalam acara tersebut dimulai dengan menerima paparan pelaksanaan kegiatan MOT dari Direktur Latihan (Dirlat), kemudian KSAU beserta rombongan berkesempatan menyaksikan pertempuran udara melalui layar monitor di gedung Air Combat Maneuvering Instrumentation (ACMI) Lanud Iswahjudi Madiun.

Adapun maksud dan tujuan dari latihan MOT ini adalah memberikan bekal dan pengalaman serta meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam bekerja sama antar unsur-unsur satuan yang mengoperasikan Alutsista dengan platform yang berbeda-beda, untuk secara terpadu melaksanakan operasi udara dengan intensitas serta kompleksitas yang tinggi.

Turut hadir mendampingi KSAU, para Asisten Kasau, Pangkohanudnas, Pangkoopsau I, II, dan III, Dankorpaskhas, para Kepala Dinas di jajaran Mabesau, dan para pejabat Lanud IWJ.(disp/red)

Categories
TNI

Asops Kasau Resmi Membuka Latihan MOT dan GFAC di Lanud Iswahjudi Madiun

Koran Jurnal, Madiun – Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Udara (Asops Kasau), Marsda TNI Henri Alfiandi secara resmi membuka latihan Mission Oriented Training (MOT) dan Ground Forward Air Control (GFAC) yang diselenggarakan di Gedung VIP Lanud Iswahjudi, Senin (19/10/2020).

Hadir pada acara pembukaan ini, Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., Wakapuslaiklambangjaau, Marsma TNI Agung Heru Santoso, M.Si (Han), Kadisopslatau, Marsma TNI Kusworo, S.E., M.M., Asops Kaskoopsau II, Kolonel Pnb Eko Sujatmiko, Danwing 3, Kolonel Pnb M. Anjar legowo, Danwing 6, Kolonel Pnb Setiawan dan sejumlah pejabat jajaran Lanud Iswahjudi, serta sejumlah Danskadron Udara yang terlibat pada latihan ini.

Selain diikuti oleh para pejabat di atas, acara pembukaan ini turut diikuti secara virtual oleh sejumlah pejabat TNI AU lainnya dan para peserta latihan.

Pembukaan latihan ditandai dengan pernyataan resmi pembukaan dan penyematan Badge MOT 2020/tanda latihan kepada perwakilan peserta latihan oleh Asops Kasau.

Pada sambutannya Asops Kasau menyampaikan, MOT dan GFAC merupakan latihan yang memadukan latihan – latihan sebelumnya, sehingga terbentuk sebuah kekuatan yang cukup besar dan terpadu dalam melaksanakan suatu operasi udara.

Asops Kasau juga mengatakan, maksud penyelenggaraan latihan ini memberikan bekal dan pengalaman, serta meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam bekerja sama antar unsur-unsur yang mengoperasikan alutsista dengan platform yang berbeda-beda, untuk secara terpadu melaksanakan operasi udara dengan kompleksitas yang tinggi.

Selain melibatkan pesawat tempur, pada latihan MOT dan GFAC tahun 2020 ini juga melibatkan pesawat angkut, pesawat Intai dan Helikopter, serta personel GCI dan tim GFAC.

Latihan MOT dan GFAC tahun 2020 juga akan melaksanakan Large Force Employment malam hari yang melibatkan 24 pesawat tempur dan pesawat transport, materi latihan ini merupakan terobosan baru yang belum pernah dilatihkan pada latihan-latihan sebelumnya.

Pada bagian akhir sambutannya, Asops Kasau menginstruksikan seluruh peserta latihan, agar mengedepankan budaya Safety dengan mengetahui limitasi masing-masing, baik limitasi personel maupun alutsista.

”Ingat bahwa keselamatan terbang dan kerja tetap menjadi prioritas utama,” tegas Asops Kasau.

Kepada seluruh peserta latihan ditekankan pula untuk mematuhi protokol kesehatan dan aturan penanganan Covid-19 yang berlaku di Lanud Iswahjudi maupun Lanud Abdulrachman Saleh, sehingga kondisi kesehatan seluruh personel tetap terjaga.

Latihan MOT dan GFAC yang dilaksanakan di Lanud Iswahjudi dan Lanud Abdulrachman Saleh ini, direncanakan akan berlangsung hingga tanggal 27 Oktober 2020 mendatang.(disp/red)

Categories
TNI

46 Pesawat TNI Angkatan Udara Siap Ambil Bagian dalam Latihan MOT di Lanud Iswahjudi

Koran Jurnal, Jakarta – Sebanyak 46 pesawat TNI Angkatan Udara turut ambil bagian dalam pelaksanaan latihan Mission Oriented Training (MOT) yang akan berlangsung di Lanud Iswahjudi. Sesuai perencanaan yang dibuat, latihan ini akan berlangsung mulai dari tanggal 18 (18/10/2020) hingga tanggal 27 (27/10/2020) mendatang.

46 pesawat ini terdiri dari pesawat tempur, pesawat angkut dan pesawat helikopter. Seluruh pesawat berasal dari 15 skadron udara yang ada di Indonesia.

Sementara dari Lanud Iswahjudi sendiri, melibatkan 3 jenis pesawat tempur yang dioperasionalkannya, 6 pesawat tempur F-16 Skadron Udara 3, 3 pesawat tempur Sukhoi Skadron Udara 14 dan 6 pesawat tempur T-50i Skadron Udara 15.

Ketiga skadron udara dari Lanud Iswahjudi ini melaksanakan latihan MOT bersama skadron udara lainnya seperti Skadron Udara 1 dengan pesawat tempur Hawk 100/200 , Skadron Udara 11 pesawat Sukhoi, Skadron Udara 12 pesawat Hawk 100/200, Skadron Udara 16 pesawat F-16 dan Skadron Udara 21 dengan pesawat EMB-314 Super Tucano.

Sedangkan untuk jenis pesawat angkut melibatkan pesawat CN-295 Skadron Udara 2, Pesawat B-737 Skadron Udara 5, Pesawat Hercules C-130 dari Skadron Udara 31, 32 dan Skadron Udara 33.

Sementara untuk jenis pesawat helikopter terdiri dari pesawat Super Puma AS-332 dari Skadron Udara 6, pesawat EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8.

Direncanakan hari ini, Sabtu (17/10/2020) seluruh pesawat sudah tiba di Lanud Iswahjudi. Selain melibatkan alutsista dalam jumlah yang begitu besar, latihan MOT yang direncanakan selama 10 hari ini melibatkan lebih dari 700 personel.(disp/red)