Categories
Pendidikan TNI

TNI AU AMPUH Cetak Penerbang Militer Unggul di Lanud Adisutjipto

Koran Jurnal, Yogyakarta – TNI Angkatan Udara terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak penerbang militer yang andal dan profesional melalui program Pendidikan Sekolah Penerbang Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) TNI. Sejalan dengan tekad TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis) yang digaungkan Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., sebanyak 30 siswa Dikmapa PSDP Penerbang TNI A-XXXV/TP. 2024 secara resmi diserahterimakan dari Kodiklat TNI kepada Kodiklatau dalam upacara di Wisma Adisutjipto, Lanud Adisutjipto, Kamis (20/3/2025).

Para prajurit siswa ini akan memasuki tahap pendidikan III, yakni fase terbang dasar di Wingdik 100/Terbang Lanud Adisutjipto, setelah sebelumnya menyelesaikan dua tahap pendidikan dasar, yaitu Diksarrit dan Diksargolpa di Magelang. Pendidikan ini menjadi langkah krusial dalam membangun keahlian terbang serta karakter sebagai penerbang militer yang siap mengemban tugas di berbagai operasi udara TNI AU.

Wadankodiklat TNI Marsda TNI Rudi Iskandar menekankan pentingnya kesiapan fisik, mental, serta disiplin tinggi bagi para siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan tahap III.

“Pendidikan ini tidak hanya menuntut keterampilan teknis, tetapi juga kesiapan mental yang kuat. Ikuti seluruh instruksi pelatih dan instruktur dengan penuh kesungguhan. Tanamkan semangat pantang menyerah untuk mewujudkan mimpi menjadi penerbang TNI. Jaga kehormatan diri dan tetap solid dalam satu almamater,” ujar Wadankodiklat TNI.

Sementara itu, Dankodiklatau Marsdya TNI Dr. Arif Mustofa, M.M., CGRE., dalam sambutannya yang dibacakan Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Setiawan, S.E., mengapresiasi keberhasilan para siswa menyelesaikan tahap pendidikan sebelumnya. Ia menegaskan bahwa fase terbang dasar ini merupakan bagian penting dalam membentuk disiplin, keterampilan, serta kesiapan operasional penerbang militer yang Profesional dan Unggul.

“Berlatihlah dengan tekun, disiplin, dan semangat juang tinggi. Pendidikan di Wingdik 100/Terbang akan menjadi pondasi bagi masa depan kalian sebagai penerbang militer yang diandalkan oleh bangsa dan negara,” pesan Dankodiklatau.

Upacara penyerahan ini turut dihadiri Paban Rendik Kodiklat TNI, Danwingdik 100/Terbang, Danse PSDP, Wadanse PSDP, Dansatdik PSDP, serta Danskadik 104 Lanud Adisutjipto. Kehadiran para pejabat ini menegaskan keseriusan TNI AU dalam membangun sumber daya manusia yang adaptif dan modern di dunia penerbangan militer.(disp)

Categories
TNI

Mayor Pnb Pandu “Hornet” Eka Prayoga Raih 3000 Jam Terbang Pesawat Tempur F-16

Koran Jurnal, Madiun – Berhasil mengukir prestasi 3000 Jam Terbang, Mayor Pnb Pandu “Hornet” Eka Prayoga tercatat sebagai penerbang tempur ke-5 pada  pesawat F-16 fighting falcon.

Atas raihan prestasi yang membanggakan ini, Mayor Pnb Pandu berhak menyandang Badge 3000 Jam Terbang yang disematkan langsung oleh Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., pada acara tradisi 3000 Jam Terbang di shelter Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Rabu (04/11/2020).

Turut hadir pada acara tradisi ini,  Ketua PIA AG Cab.2/D. II Lanud Iswahjudi, Ny. Yanti Ikoputra, Danwing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb M. Anjar Legowo, Kadisops, Letkol Pnb Taufik, Kepala RSAU dr. Efram Harsana, Kolonel Kes dr. Tjatur Budi W., Sp.B., dan para komandan satuan jajaran Lanud Iswahjudi.

Pada kesempatan tersebut Komandan Lanud Iswahjudi mengucapkan selamat kepada Mayor Pnb Pandu Eka Prayoga yang telah berhasil membukukan 3000 jam terbang menggunakan pesawat tempur F-16 dengan lancar dan selamat.

Danlanud Iswahjudi mengatakan,  pencapaian 3000 jam terbang ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan oleh setiap penerbang tempur, karena pencapaian 3000 jam terbang membutuhkan waktu yang panjang, usaha keras dan penuh kegigihan, serta kondisi yang prima.

“Prestasi yang telah diukir oleh Mayor Pnb Pandu Eka Prayoga ini patut disyukuri dan diikuti oleh elang-elang muda yang ada di skadron-skadron lainnya, khususnya di Lanud Iswahjudi,” ujar Marsma Iko.

Mayor Pnb Pandu “Hornet” Eka Prayoga merupakan alumnus AAU tahun 2004 dan menyelesaikan Sekolah Penerbang Angkatan ke-72. Saat ini menjabat sebagai Kalambangja Wing 3 Lanud Iswahjudi.(disp/red)

Categories
TNI

Dua Penerbang Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi Sukses Terbang Solo

Koran Jurnal, Madiun – Dua penerbang Skadron Udara 3, Wing 3, Lanud Iswahjudi berhasil menerbangkan pesawat dengan mandiri atau terbang solo pada pesawat tempur F-16 Fighting Falcon. Mereka adalah Lettu Pnb Sandy Tyas Febrianto dan Letda Pnb Chandra Yudha Bakti yang saat ini menjalani Pendidikan Transisi Angkatan ke-23 pesawat tempur F-16 Fighting Falcon.

Keberhasilan terbang solo dua penerbang muda ini, ditandai dengan pelaksanaan Upacara Tradisi Terbang Solo yang dipimpin langsung oleh Danlanud Iswahjudi, Marsma TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M di shelter Skadron Udara 3, Selasa (20/10/2020)

Pada kesempatan tersebut, Danlanud Iswahjudi menyematkan Bagde Dragon Siera kepada kedua penerbang, dengan demikian Lettu Pnb Sandy Tyas Febrianto berhak menyandang Badge DS-2301 dan Letda Pnb Chandra Yudha Bakti DS-2302.

Tradisi terbang solo dilanjutkan dengan penyiraman air kembang sebagai ungkapan rasa bangga dan apresiasi dari Danlanud Iswahjudi dan para pejabat, serta para perwira senior kepada kedua penerbang tersebut.

Lettu Pnb Sandy Tyas Febrianto merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 2016, sedangkan Letda Pnb Chandra Yudha Bakti merupakan alumni Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI tahun 2018

Turut hadir pada upacara tradisi terbang solo ini, Ketua PIA AG Cabang 2/Daerah II, Ny. Yanti Ikoputra beserta pengurus, Danwing 3, Kolonel Pnb M. Anjar Legowo, Kadisops, Letkol Pnb Taufik Andriandi S. Sos, Kadislog, Kolonel Tek Jarot Sudarwanto SE.MM, Kepala RSAU dr. Efram Harsanah, Kolonel Kes dr. Tjatur Budi W.,Sp.B., dan sejumlah pejabat jajaran Lanud Iswahjudi lainnya.(disp/red)