Categories
Pendidikan TNI

Tutup Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna AAU, KSAU minta Capaja Terus Perdalam Ilmu Pengetahuan

Koran Jurnal, Yogyakarta – Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., meminta para Calon Perwira Remaja (Capaja) lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU), terus menggali dan memperdalam ilmu pengetahuan.

“Meskipun sudah ditempa dengan berbagai materi pembelajaran dan pembinaan, Calon Perwira Remaja tetap harus menggali ilmu dan memperdalam pengetahuan,” ujar KSAU.

Hal tersebut disampaikan KSAU saat memimpin upacara penutupan Pendidikan, sekaligus Wisuda Sarjana Taruna Akademi Angkatan Udara (AAU) Tahun 2023, di Gedung Sabang-Merauke Kampus AAU, Yogyakarta, Jum’at (7/7/2023).

KSAU mengucapkan selamat kepada 114 Taruna dan Taruni AAU yang telah menyelesaikan pendidikan militer pertama di Bumi Maguwo.

“Secara khusus, saya menyampaikan selamat kepada Sermatutar Muhammad Galuh Safari Rahmat, sebagai wisudawan terbaik dan berhak menyandang penghargaan Adhi Makayasa, sekaligus peraih Adhi Sakti Aeronautika,” ucap KSAU.

Ucapan yang sama disampaikan Kasau kepada Sermatutar Geraldino Heldan Septian Putra, peraih Adhi Sakti Elektronika dan Sermatutar Hakim Ar-Rifki Ramadhani, peraih Adhi Sakti Teknik Manajemen Industri, serta para peraih Sastra Viratama Jaya dan Cum Laude.

KSAU berpesan Para wisudawan harus bersyukur dan berbangga atas pencapaian dan jadikan sebagai kehormatan
yang harus dijaga dimanapun dan kapanpun bertugas kelak.

“Almamater AAU telah mendidik kalian sedemikian rupa, mempertajam analisis dan memperluas cara pandang kalian, hingga memperkuat fisik dan mental dalam menghadapi tugas ke depan. Berbagai hal tersebut tentu tidak cukup. Keinginan untuk terus belajar, harus ada di dalam diri kalian, dan harus menjadi mindset yang tertanam di dalam setiap jenjang pengabdian,” tambah KSAU.

Setelah resmi disematkan pangkat sebagai perwira TNI AU nantinya, pada saat tersebut telah melekat pula landasan kehormatan, kebanggaan, keteladanan, dan amanah yang harus dipegang teguh oleh seluruh perwira TNI Angkatan Udara.

“Hanya dengan landasan yang mulia inilah, seorang perwira akan mampu memberikan pengabdian terbaiknya, tidak peduli sesulit apa pun medan tugas yang akan kalian hadapi,” ungkap KSAU.

Pada Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna AAU tahun 2023, tercatat 102 Taruna dan 12 Taruni AAU, satu Taruna merupakan lulusan NDA (National Defense Academy) di Jepang atas nama Firjatullah Radita Putra.

Hadir saat acara Penutupan Pendidikan dan Wisuda Sarjana Taruna AAU tahun 2023 Ketua Umum PIA Ardhya Garini selaku Ibu Taruna Akademi Angkatan Udara, Ibu Inong Fadjar Prasetyo, Wakil Komandan Jenderal Akademi TNI dan Ibu., Gubernur Akademi Angkatan Udara dan Ibu Asuh Taruna Akademi Angkatan
Udara.

Hadir juga para Gubernur Akademi Angkatan dan Akademi Kepolisian, Komandan Kodiklatau dan Ibu, Kapolda DIY, Danrem 072 Pamungkas, Danlanal Yogyakarta, serta para pejabat TNI
POLRI di Daerah Istimewa Yogyakarta dan para Rektor Perguruan Tinggi dan Pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga DIY serta segenap sivitas akademika Akademi Angkatan Udara dan para orang tua Taruna dan undangan.

Para calon perwira remaja lulusan AAU dituntut untuk berintegritas, disiplin dan profesional karena tugas mereka cukup berat sebagai pengawal kedaulatan dan pertahanan negara di udara serta tugas-tugas lain dalam mendukung pembangunan nasional.(disp)

Categories
TNI

Mayor Pnb Pandu “Hornet” Eka Prayoga Raih 3000 Jam Terbang Pesawat Tempur F-16

Koran Jurnal, Madiun – Berhasil mengukir prestasi 3000 Jam Terbang, Mayor Pnb Pandu “Hornet” Eka Prayoga tercatat sebagai penerbang tempur ke-5 pada  pesawat F-16 fighting falcon.

Atas raihan prestasi yang membanggakan ini, Mayor Pnb Pandu berhak menyandang Badge 3000 Jam Terbang yang disematkan langsung oleh Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Widyargo Ikoputra, S.E., M.M., pada acara tradisi 3000 Jam Terbang di shelter Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Rabu (04/11/2020).

Turut hadir pada acara tradisi ini,  Ketua PIA AG Cab.2/D. II Lanud Iswahjudi, Ny. Yanti Ikoputra, Danwing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb M. Anjar Legowo, Kadisops, Letkol Pnb Taufik, Kepala RSAU dr. Efram Harsana, Kolonel Kes dr. Tjatur Budi W., Sp.B., dan para komandan satuan jajaran Lanud Iswahjudi.

Pada kesempatan tersebut Komandan Lanud Iswahjudi mengucapkan selamat kepada Mayor Pnb Pandu Eka Prayoga yang telah berhasil membukukan 3000 jam terbang menggunakan pesawat tempur F-16 dengan lancar dan selamat.

Danlanud Iswahjudi mengatakan,  pencapaian 3000 jam terbang ini merupakan prestasi yang patut dibanggakan oleh setiap penerbang tempur, karena pencapaian 3000 jam terbang membutuhkan waktu yang panjang, usaha keras dan penuh kegigihan, serta kondisi yang prima.

“Prestasi yang telah diukir oleh Mayor Pnb Pandu Eka Prayoga ini patut disyukuri dan diikuti oleh elang-elang muda yang ada di skadron-skadron lainnya, khususnya di Lanud Iswahjudi,” ujar Marsma Iko.

Mayor Pnb Pandu “Hornet” Eka Prayoga merupakan alumnus AAU tahun 2004 dan menyelesaikan Sekolah Penerbang Angkatan ke-72. Saat ini menjabat sebagai Kalambangja Wing 3 Lanud Iswahjudi.(disp/red)

Categories
Pendidikan TNI

Jalani Latihan Wajib Kematraan, 113 Taruna AAU Tingkat II Lulus Susparadas

Koran Jurnal, Bandung – Sebanyak 113 siswa taruna-taruni Akademi TNI Angkatan Udara (AAU) tingkat II dinyatakan lulus dalam Pendidikan Kursus Para Dasar Angkatan 188 usai menjalani latihan wajib kematraan di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, Sabtu (12/09/2020).

Kursus para dasar angkatan 188 ini diikuti oleh 113 siswa AAU, terdiri dari 104 taruna dan 9 taruni sebelumnya para siswa telah melaksanakan penerjunan sebanyak 7 kali diantaranya 6 kali terjun pada siang hari dan 1 kali terjun pada malam hari selama satu bulan penuh.

Komandan Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan Latihan Angkatan Udara (Dankodiklatau) Marsekal Muda TNI Tatang Harlyansyah, S.E., M.M., dalam sambutannya mengatakan Susparadasar memiliki arti yang sangat penting bagi para siswa, karena sasaran dan latihan para dasar salah satunya adalah mewujudkan kemampuan dan keterampilan prajurit dalam menerapkan prosedur terjun statik.

“Hal ini bukan semata-mata sebagai pencapaian kemampuan para dasar saja bagi para siswa, akan tetapi lebih dari itu yakni salah satunya adalah untuk membentuk sikap mental dan disiplin militer yang lebih baik lagi,” ucap Dankodiklatau.

Selain itu Dankodiklatau secara khusus mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas kesiapan terselenggaranya Susparadas Angkatan ke-188, tidak lepas dari kesiapan Komandan Lanud Sulaiman, Komandan Skadik 204, para instruktur dan pembina.

“Oleh karena itu saya harapan ke depan kegiatan serupa dapat terlaksana dengan lebih baik lagi, yang tentu harus dengan tahapan perencanaan yang baik, agar output pendidikan dapat dipertanggung jawabkan secara profesional,” tambah Dankodiklatau.

Sebelum upacara penutupan, para siswa melakukan penerjunan terakhir dengan dropping zone runway Lanud Sulaiman dan dilanjutkan dengan penyematan brivet para dasar oleh para pejabat, pengasuh dan instruktur kepada para siswa taruna AAU.

Para dasar terjun payung merupakan latihan kematraan yang wajib diikuti oleh Taruna AAU Tingkat II, bertujuan untuk memperkuat karakter air crew serta memberikan pengalaman tentang teknik terjun statik sekaligus menanamkan semangat cinta dirgantara dan kebanggaan sebagai calon perwira TNI AU.

Acara Wingday Susparadas Angkatan ke-188 dihadiri undangan secara terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan mengingat situasi dalam masa pandemi Covid-19.

Hadir pada kesempatan tersebut Dirum Kodiklatau, Kalambangja Kodiklatau, Dirdik AAU beserta tim AAU, para kepala dinas di jajaran Lanud Sulaiman dan para komandan skadik.(disp/red)