Categories
Daerah Olahraga TNI

Panglima TNI Resmikan Lapangan Goal Ball, Sarana Latihan Atlet Disabilitas

Koran Jurnal, Bandung – Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa didampingi Pangdam III/Slw Mayjen TNI Agus Subiyanto meresmikan Lapangan Goal Ball dan penyerahan bantuan Panglima TNI kepada Penyandang Disabilitas Jawa Barat, bertempat di Aula Satata Sariksa Rindam III/Slw, Jalan Gudang Utara No. 9 Kota Bandung Jabar, Rabu (12/1/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Hetty Andika Perkasa, selain meresmikan Lapangan Goal Ball juga menyerahkan bantuan berupa satu unit Sepeda Motor Roda tiga, peralatan fitnes pull down yang dirancang lebih aman khusus bagi penyandang disabilitas serta memberikan tali asih dan paket Sembako.

Seusai prosesi penyerahan bantuan, Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ny. Hetty Andika Perkasa yang didampingi Mayjen TNI Agus Subiyanto selaku Pembina NPCI (National Paralympic Committee Indonesia), Jawa Barat, beserta Pejabat lainnya yang hadir saat itu terpukau, dengan penampilan kemampuan para disabilitas, diantaranya unjuk kebolehan bela diri Pencak Silat, Tarian Khas Sunda yaitu tari jaipong. Selain itu Jenderal TNI Andika Perkasa dan Ny. Hetty Andika Perkasa turut mengikuti permainan lempar olahraga goal ball.

”Sebenarnya sejak satu tahun lebih yang lalu kita sudah menyiapkan sepeda motor, alat-alat untuk fitnes juga Lapangan Goal Ball, tapi karena adanya Covid- 19 sehingga tertunda. Jadi, saya mohon maaf baru sempat sekarang,” ujar Jenderal TNI Andika Perkasa, saat ditanya oleh media di Lapangan goal ball.

Jenderal TNI Andika Perkasa juga mengatakan, bahwa dirinya tidak mendapatkan tugas sebagai pembina tingkat Provinsi, yang mempunyai tanggung jawab sebagai Pembina NPCI adalah Pangdam. Namun, saya disini hanya sekedar ingin membantu Pangdam, agar dalam pembinaan atlet NPCI bisa lebih bagus.

”Jadi, intinya hanya ingin membantu sejauh saya masih mampu, ya hanya soal ini saja, dan memang punya peluang juga untuk membantu,” ujar Jenderal TNI Andika Perkasa.

Hadir pada acara tersebut selain para Pejabat Utama Mabes TNI, Pangdam III/Slw, dihadiri juga Kasdam III/Slw, Kasgartap II/ Bandung, para Asisten Kasdam III/Slw, para Kabalakdam III/Slw, Danrem 062/TN, Danrindam III/Slw, Dandim 0618/Kota Bandung, dan para Dandodik jajaran Rindam III/Slw.(pen/ton)

 

Categories
Ekonomi

Tumbuhkan Wirausaha Muda, Kemenpora Fasilitasi Prasarana Kewirausahaan

Koran Jurnal, Demak – Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam Sholeh menegaskan pentingnya dukungan dalam pengembangan kewirausahaan di kalangan pemuda dengan mengoptimalkan potensi lokal agar memiliki keunggulan.

“Gedung ini berfungsi sebagai pusat pemberdayaan dan pengembangan pemuda, khususnya di daerah Mranggen dan sekitarnya,” ujar Ni’am saat meresmikan pemakaian pondok pemuda Yayasan Kyai Ageng Giri Banyumeneng Mranggen Demak, Jum’at (20/12/2019).

Fasilitas pondok pemuda yang diberikan oleh Kemenpora menurut Niam adalah perwujudan kehadiran negara dalam melayani masyarakat, tidak hanya masyarakat perkotaan akan tetapi juga pedesaan.

“Jangan sampai ada potensi masyarakat yang tidak berkembang dengan baik karena minimnya fasilitas, oleh sebab itu kami hadir sebagai jawaban,” jelas Akdemisi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Potensi desa Banyumeneng sebagai penghasil Rebun bambu kuning sebagai bahan pokok lumpia Semarang menjadi potensi yang bisa disorong nilai ekonominya oleh masyarakat khususnya pemuda dalam kegiatan pendampingan kewirausahaan dan pelatihan.

“Lumpia adalah identitas Semarang. Nah gedung ini bisa menjadi fasilitas utama mendorong kegiatan pengembangan keterampilan Pemuda dan masyarakat secara luas di daerah ini. Kami meminta Pak Camat dan Ketua Yayasan agar potensi kewirausahaan ini bisa didorong dan disinergikan, baik dengan kami maupun dengan potensi masyarakat lainnya,” tegas Ni’am.

Bersamaan dengan pondok pemuda sebagai pusat aktifitas kepemudaan, pemerintah melalui Kemenpora juga memberikan fasilitasi Balai Latihan Kerja Komunitas. Diharapkan sinergi pemanfaatannya bisa lebih optimal dalam pemberdayaan potensi desa.

Sebelumnya, Camat Mranggen Wiwin dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemenpora atas bantuan gedung ini. “Desa Banyumeneng merupakan salah satu di antara sebelas desa di Mranggen, yang kondisi masyarakatnya masih tertinggal dibanding desa lain. Namun, potensinya luar biasa. Kanan kiri gedung ini bambu kuning yang jadi bahan baku lumpia, oleh-oleh khas Semarang. Ini bisa dioptimalkan,” ujar Wiwin.

Ketua Yayasan Kyai Ageng Giri, Nabil Munif Zuhri menyampaikan terima kasihnya atas bantuan Kemenpora ini sangat bermanfaat. “Terima kasih atas amanat yang diberikan. Alhamd lillah, pembangunan gedung ini kami selesaikan dalam waktu lima bulan, dengan panduan juknis yang ada. Alhamd lillah Gedung ini bisa terwujud dengan optimal. Dan ini langsung dimanfaatkan untuk pusat kegiatan pemuda dan santri”, tegas Nabil.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Deputi bidang Kewirausahaan Pemuda Drs. Imam Gunawan MAP, Camat Kec Mranggen, Danramil, Kapolsek, Kepala Desa Banyumeneng, Tokoh Masyarakat, dan para pimpinan organisasi kepemudaan serta para santri dan pemuda se-Mranggen.(hum/red)