Categories
TNI

Satgas Yonif 642 Bersama Bea Cukai dan Instansi Terkait Musnahkan BMN Hasil Penindakan

Koran Jurnal, Kalbar – Kerja sama dengan instansi terkait di wilayah perbatasan terus dilaksanakan oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas bersama Customs, Immigration, Quarantine & Security (CIQS), Kepolisian, beserta Instansi terkait lainnya.

Bertempat di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) C Entikong, Kec. Entikong, Kab. Sanggau, Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas bersama Bea Cukai Entikong dan Instansi Terkait melaksanakan pemusnahan Barang Milik Negara (BMN) Hasil Penindakan, Rabu (2/12/2020).

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas, Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa pemusnahan barang tersebut merupakan Barang Milik Negara yang merupakan hasil penindakan di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, penindakan di jalur tradisional, dan operasi bersama antara TNI AD dan Kepolisian RI serta operasi pasar Barang Kena Cukai periode BMN Februari 2019 s.d September 2020 bersama dengan seluruh Instansi yang di perbatasan RI-Malaysia wilayah kerja Entikong.

“Sesuai dengan Pasal 33 huruf d Peraturan Menteri Keuangan Nomor 178/PMK.04/2019 tentang Penyelesaian terhadap Barang yang Tidak Dikuasai, Barang yang Dikuasai Negara, dan Barang yang menjadi Milik Negara, pemusnahan dilakukan dalam hal berikut yaitu, Barang yang menjadi Milik Negara tidak dapat digunakan, tidak dapat dimanfaatkan dan tidak dapat dihibahkan, tidak mempunyai nilai ekonomis, dilarang diekspor atau diimpor serta berdasarkan peraturan perundang-undangan harus dimusnahkan,” jelasnya.

“Barang yang dimusnahkan yaitu berupa produk hasil tembakau, makanan, kosmetika, obat-obatan, minuman ringan, balon mainan dan lain-lain senilai kurang lebih 289 juta rupiah,” tambahnya.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Bapak Ristola S.I Nainggolan selaku Kepala KPPBC TMP C Entikong, bersama dengan Dansatgas Yonif 642/Kapuas, Kapolres Sanggau, Dandim 1204/Sgu, Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Pontianak, Kepala Loka BPOM Sanggau, Kepala Administrator PLBN Entikong, Camat Entikong, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Entikong, Kepala BP2MI Entikong, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Sanggau Entikong, Kapolsek Entikong, Danramil 1204-21/Entikong, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan UPT Entikong dan Kepala Stasiun Karantina Pertanian Kelas I Entikong.

Menurut Dansatgas, kegiatan ini merupakan hasil dari peran serta masyarakat dan sinergi dari seluruh unsur terkait baik dari Satgas Yonif 642/Kapuas, unsur CIQS, Kepolisian, serta Instansi terkait lainnya.

“Saya selalu menekankan ke jajaran saya agar terus melaksanakan patroli dan pengawasan bekerjasama dengan instansi terkait dan masyarakat untuk menekan adanya kegiatan penyelundupan barang ilegal khususnya di Entikong ini,” ujarnya.(pen/red)

Categories
Daerah TNI

Tim Wasev Sopsad Kunjungi Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa

Ijin kirim berita 🙏🏽

Koran Jurnal, Merauke – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa di bawah Komando Pelaksana Operasi Korem 174/ATW kembali menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Evaluasi Staf Operasi Angkatan Darat (Wasev Sopsad) untuk memastikan tugas berjalan secara optimal.

Pada saat mengunjungi Pos Kout dan Pos Samleber Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa, Selasa (1/12/2020), Ketua Tim Wasev Sopsad Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo beserta rombongan didampingi langsung oleh Dansatgas Pamtas Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi.

Dansatgas mengatakan bahwa kunjungan Tim Wasev Sopsad merupakan suatu kehormatan sekaligus menjadi motivasi dan semangat baru bagi kami (Satgas). “Dalam kunjungannya ke jajaran Satgas Yonif 125/Simbisa, Tim Wasev Sopsad juga memberikan bingkisan berupa sembako kepada prajurit,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Wasev Sopsad Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo dalam arahannya menyampaikan kepada personel Satgas supaya lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama di waktu menjelang berakhirnya masa penugasan.

“Selalu waspada, laksanakan tugas dengan tulus dan bertanggungjawab, karena tugas operasi adalah suatu kebanggaan dan kehormatan,” katanya.

“Pelihara moril dan semangat Prajurit, pergunakan waktu yang ada dengan mengisi kegiatan yang positif dan bermanfaat,” tambahnya.

Mengakhiri pengarahannya, Kolonel Inf Heri Dwi Subagyo menyampaikan rasa bangga dan mengapresiasi pelaksanaan tugas Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa dapat berjalan dengan baik, serta memberikan motivasi kepada seluruh Prajurit agar tetap berbuat yang terbaik dan selalu menjaga citra TNI AD.

“Saya bangga sama kalian, tetap semangat dan jangan lupa berdoa agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan lancar,” ucapnya.(pen/red)

Categories
TNI

Satgas Yonif 642/Kapuas Bantu Puskesmas Desa Aruk Berikan Imunisasi DPT kepada Anak

Koran Jurnal, Kalbar – Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas membantu Puskesmas Desa Aruk berikan Imunisasi DPT (Difteri, Pertusis dan Tetanus) kepada siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Negeri 01 Aruk, Desa Sebunga, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas, Kalbar, Selasa (24/11/2020).

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 3 orang Tim Kesehatan Satgas Yonif 642/Kapuas Pos Gabma Sajingan dipimpin oleh Sertu Galoh bersama dengan Perawat Puskesmas Desa Aruk.

Menurut Dansatgas, kegiatan yang dilaksanakan anggotanya merupakan salah satu bentuk kepedulian Satgas Yonif 642/Kapuas kepada masyarakat perbatasan dalam bidang kesehatan. “Kita selalu berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bersama-sama memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di perbatasan agar kualitas kesehatan masyarakat tetap terpelihara dengan baik,” ujarnya.

Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas disamping tugas pokoknya menjaga perbatasan, juga memberikan bantuan dalam bidang kesehatan khususnya dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat perbatasan agar kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga dengan baik.

Selain itu, Satgas Yonif 642/Kapuas juga selalu berkoordinasi dengan instansi terkait agar terjalinnya hubungan yang baik antar instansi dengan personel Satgas di perbatasan.

Ibu Ida (35 th) salah satu Perawat Puskesmas Desa Aruk menjelaskan bahwa vaksin DPT ini diberikan sebagai imunisasi lanjutan atau booster pada anak untuk mencegah tiga penyakit, yakni difteri, pertusis (batuk rejan), dan tetanus.

“Vaksin ini bekerja dengan cara memasukkan bakteri difteri, pertusis, dan tetanus yang sudah dilemahkan ke dalam tubuh, kondisi ini akan memicu sistem kekebalan tubuh manusia untuk memproduksi antibodi dalam memerangi infeksi dari ketiga penyakit tersebut jika sewaktu-waktu menyerang,” jelasnya.(pen/red)