Categories
Nasional TNI

Kolonel Nav Indrastanto Setiawan Jabat Danlanud SIM Banda Aceh

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I (Pangkoopsau I), Marsekal Pertama TNI Nanang Santoso memimpin serah terima jabatan Komandan Pangkalan TNI AU Lanud Sultan Iskandar Muda dari Kolonel Penerbang Suliono, S.Sos kepada Kolonel Navigator Indrastanto Setiawan. S.Sos di Gedung Roesmin Nurjadin, Makoopsau I, Jalan Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jum’at (12/01/2018).

Dalam sambutannya Pangkoopsau I mengatakan “Kedudukan Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) mempunyai posisi yang sangat strategis, karena berada pada wilayah yang berbatasan langsung dengan perairan internasional, yaitu Samudera Hindia dan Selat Malaka yang memiliki potensi kerawanan, dan berbagai bentuk pelanggaran wilayah yurisdiksi nasional, baik melalui laut dan media udara. Dengan demikian, keberadaan Lanud Sultan Iskandar Muda memiliki fungsi yang sangat strategis dalam menangkal dan menindak semua kerawanan dan potensi ancaman tersebut sesuai dengan tugas dan tanggungjawab Koopsau I.

Pangkoopsau I juga menekankan bahwa Lambangja (Keselamatan Terbang dan Kerja) merupakan prioritas utama. Tidak ada toleransi sekecil apapun terhadap pelanggaran lambangja. Masing-masing personel harus memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap segala potensi kecelakaan terbang dan kerja. Diakhir amanatnya Pangkoopsau I menghimbau agar timbulkan budaya bahwa kerja adalah suatu kebutuhan. Pimpinan pada intinya adalah pelayan bagi anggotanya.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Pia AG Daerah I Koopsau I, Kepala Staf Koopsau I, Marsma TNI Henri Alfiandi, Komandan Lanud Halim PK, Komandan Lanud Atang Sendjaya, Komandan Lanud Suryadarma serta beberapa perwakilan Personel dari Makoopsau I.(tonmp/Disp)

Categories
Daerah Militer Nasional TNI

KSAL Pimpin Sertijab Delapan Jabatan Strategis TNI AL‎

Koranjurnal.co.id, Surabaya – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Ade Supandi, memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) delapan jabatan strategis di TNI AL bertempat di Dermaga Madura Koarmatim, Ujung, Surabaya, Selasa (14/11/2017).

Pejabat yang diserahterimakan adalah Laksamana Muda TNI Darwanto, menggantikan Laksamana Muda TNI I.G. Putu Wijamahaadi sebagai Dankodiklatal, Laksamana Pertama TNI Didik Setiyono, menggantikan Laksamana Muda TNI Darwanto, sebagai Pangarmatim, Laksamana Pertama TNI Sulistiyanto, sebagai Danseskoal menggantikan Laksamana Muda TNI Aru Sukmono Indra Sucahyo, serta Kolonel Laut (P) Dwika Tjahya Setiawan sebagai Danpuspenerbal menggantikan Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir.

Dalam sambutannya KSAL mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Laut merupakan proses berkelanjutan dari pembinaan personel. Pergantian pejabat bertujuan untuk mendinamisasikan lingkungan kerja yang terus bergerak adaptif, guna menjawab tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks.

“Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika pembinaan organisasi secara menyeluruh dan saling terkait, oleh karena itu pergantian personel pada jabatan strategis merupakan sebuah kebutuhan untuk menghasilkan kinerja organisasi yang lebih optimal”, ujar KSAL.

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa tantangan tugas TNI Angkatan Laut dari waktu ke waktu semakin kompleks dan berubah secara dinamis, sehingga peningkatan kinerja dan kualitas organisasi merupakan suatu hal yang harus dilakukan,” kata KSAL.

“Untuk itu, kita terus berupaya melakukan perubahan secara positif melalui kerja cerdas yang terarah, terukur dan bertanggung jawab dengan bekerja keras dan senantiasa adaptif terhadap situasi dan kebutuhan organisasi”,.

Mengakhiri amanatnya KSAL memerintahkan kepada seluruh prajurit dan aparatur sipil negara TNI Angkatan Laut, untuk memberikan dukungan sepenuhnya kepada pejabat baru, agar tugas yang diemban dapat terlaksana dengan lebih baik.

“Kepada para istri pejabat yang baru, saya juga menyampaikan selamat dan berharap agar selalu setia mendampingi, seraya berdoa dan memberikan dukungan demi suksesnya pelaksanaan tugas suami,” tegas KSAL.

Sementara itu di hari yang sama, bertempat di Gedung Candrasa Koarmatim, sebelumnya telah dilaksanakan serah terima jabatan Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) KSAL, dari Laksamana Muda TNI Tri Wahyudi Sukarno, kepada Laksamana Muda TNI Aru Sukmono Indra Sucahyo, Kepala Dinas Operasi dan Latihan TNI Angkatan Laut (Kadisopslatal) dari Laksamana Pertama TNI Didik Setiyono, kepada Laksamana Pertama TNI Abdul Rasyid Kacong, Kepala Dinas Pendidikan TNI Angkatan Laut (Kadisdikal) dari Laksamana Pertama TNI Sulistiyanto, kepada Laksamana Pertama TNI Manahan Simorangkir, dan Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Laut (Kadislitbangal) dari Laksamana Pertama TNI Ir. Arief Maksum kepada Laksamana Pertama TNI Moelyanto.

Pada upacara sertijab di Armatim, dimeriahkan dengan tarian kolosal gabungan Kowal, ASN dan ibu-ibu Jalasenastri. Selain itu, juga ditampilkan fly pass Bonanza G36 dari Puspenerbal, dilanjutkan upacara defile dari Gabungan 1 Kompi Pamen, Gabungan 1 Kompi Pama, 1 Kompi Kowal, 1 Kompi Pasukan Khusus,  1 Batalyon Koarmatim, 1 Batalyon Marinir, 1 Batalyon Kodiklatal, 1 Batalyon Seskoal, 1 Batalyon Puspenerbal, dan 1 Kompi Pomal, serta 1 Kompi ASN Wilayah Timur. 

Turut hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, Ketua Umum Jalasenastri Ny. Endah Ade Supandi, para Asisten Kasal, para pejabat utama Mabesal, para Pangkotama TNI AL, para Kepala Dinas di lingkungan Mabesal, dan pejabat terkait lainnya, serta Pengurus Pusat Jalasenastri.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Daerah Militer Nasional TNI

KSAD Pimpin Sertijab Sepuluh Jabatan Pati TNI AD 

Koranjurnal.co.id, Bandung – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Mulyono bertindak selaku Inspektur upacara pada acara serah terima jabatan (Sertijab) sepuluh jabatan Pati (Pejabat Tinggi) diantaranya delapan jabatan strategis dan dua jabatan fungsi organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat, yang dilaksanakan di Markas Kodam III/Siliwangi, Bandung, Selasa (14/11/2017).

Kesepuluh jabatan yang diserahterimakan tersebut meliputi Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Herindra kepada Mayjen TNI Donni Monardo, Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Tatang Sulaiman Kepada Mayjen TNI Wuryanto, Pangdam V/Brw dari Mayjen TNI Kustanto Widiatmoko, M.D.A., kepada Mayjen TNI Arif Rahman, M.A.



Selain itu juga diserahterimakan jabatan Pangdam XVI/Ptm dari Mayjen TNI Doni Munardo kepada Mayjen TNI Suko Pranoto, Danpuspenerbad dari Mayjen TNI Suko Pranoto kepada Brigjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H.,

Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Arif Rahman, M.A., kepada Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A.,
Danpusterad dari Mayjen TNI Hadi Prasojo kepada Mayjen TNI Hartomo, Aspam Kasad dari Mayjen TNI Ilyas Alamsyah kepada Brigjen TNI Muhammad Nur Rahmad, Aster Kasad dari Mayjen TNI Widagdo H. Sukoco kepada Brigjen TNI Supartodi serta Danpusintelad dari Brigjen TNI Herianto Syahputra S.I.P., M.Si., kepada Kolonel Inf Djaka Budhi Utama, S.Sos.
‎
Dalam amanatnya Kasad mengatakan, pergantian pejabat di lingkungan TNI AD merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi guna pembaruan dan penyegaran pemikiran dalam rangka kemajuan organisasi. 

Tour of Duty dan Tour of Area juga merupakan  proses untuk memberikan pengayaan dan pengalaman serta menjaga kesinambungan kepemimpinan di tubuh TNI AD, yang pelaksanaannya menaati prinsip-prinsip pembinaan personel, yang salah satunya adalah the right man on the right place atau menempatkan personel yang tepat pada jabatan yang tepat.

Rotasi jabatan di lingkungan TNI AD juga menunjukkan bahwa Reformasi Birokrasi TNI AD terus berjalan seiring dengan meningkatnya profesionalitas Sumber Daya Manusia, nilai etika dan budaya kerja, kualitas pelayanan publik, kapasitas dan akuntabilitas kinerja di lingkungan jajaran TNI AD. 

Sebagai Negara yang memiliki posisi geografis yang sangat strategis, kekayaan alam yang sangat besar serta kekuatan ekonomi yang tumbuh semakin besar, Indonesia harus membentengi diri dari berbagai bentuk ancaman yang semakin kompleks. Indonesia memerlukan TNI yang kuat dan profesional dalam membangun Bangsa, serta mampu menangkal setiap bentuk ancaman terhadap keselamatan Bangsa dan keutuhan NKRI. 

Terkait dengan hal tersebut, KSAD menekankan kepada para Pangdam yang baru melaksanakan serah terima untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayahnya masing-masing terhadap berbagai gangguan yang dapat mengancam kedaulatan dan keutuhan NKRI.

“Saya minta agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di Kotama masing-masing dalam mengelola potensi konflik   yang mungkin terjadi, menyelenggarakan operasi pertahanan dan keamanan Negara matra darat serta pembinaan kemampuan, kekuatan dan gelar kekuatan melaksanakan pembinaan teritorial untuk mendukung tugas pokok TNI AD,” ujar KSAD.

KSAD juga menegaskan bahwa amanah TNI sebagai penjaga kedaulatan NKRI harus dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya serta dilandasi oleh kemauan yang kuat untuk berbuat yang terbaik, berani, tulus dan ikhlas dalam menjalankankan tugas. Komitmen seperti inilah yang telah menjadikan dan menjaga TNI maupun TNI AD sebagai institusi yang paling dipercaya masyarakat saat ini, sebagaimana hasil survey Litbang Kompas  yang diumumkan tanggal 21 Oktober yang lalu, dimana TNI mendapatkan kepercayaan masyarakat hingga 94%, meningkat dari tahun sebelumnya.

Berkaitan dengan akan digelarnya Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tahun 2018, KSAD menegaskan kepada seluruh prajurit TNI untuk tidak terlibat dalam politik praktis.

“Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 34 tentang TNI, saya ingin tegaskan agar sikap netralitas dan memegang teguh ketentuan demokrasi harus dijunjung tinggi. Jangan biarkan prajurit kita, baik perorangan maupun satuan terpengaruh atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis, karena TNI hanya mengenal politik Negara,” tegas KSAD.

Pewarta : Anton/disp.

Categories
Jurnal Lain-lain

Kolonel Pnb Bayu Hendra Jabat Asops Kaskoopsau I

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Jabatan Asisten Operasi Kaskoopsau I diserah terimakan dari pejabat lama Kolonel Penerbang Samsul Rizal kepada penggantinya Kolonel Penerbang Bayu Hendra P, S.E., M.M.. Acara sertijab dilaksanakan secara sederhana di ruang Kaskoopsau I dengan dihadiri Kepala Staf Koopsau I Marsekal Pertama TNI Henri Alfiandi, dan para pejabat Koopsau I. 

Kolonel Pnb Bayu Hendra P, S.E., M.M. sebelumnya menjabat Paban II/Evalbangdik Ditjian Kodiklatau, sedangkan Kolonel Pnb Samsul Rizal selanjutnya mendapat tugas baru sebagai Komandan Lanud Iswahyudi, Madiun.

Serah terima tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan Asops Kaskoopsau I ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Sertijab oleh pejabat lama dan baru.

Pewarta : Anton/Pen.

Categories
Megapolitan Militer TNI

Letkol Kav. Andre Henri Masengi Resmi Jabat Dandim 0503/JB

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Letnan Kolonel (Letkol) Kavaleri (Kav) Andre Henri Masengi resmi menjabat Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0503/Jakarta Barat pada acara upacara serah terima jabatan (sertijab) yang diadakan di Makodim 0503/JB, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, Kamis pagi (12/10/2017).‎

Upacara peralihan jabatan Dandim 0503/JB dari pejabat lama Letnan Kolonel Inf Wahyu Yudhayana kepada pejabat baru Letnan Kolonel Kav. Andre Henri Masengi dipimpin oleh Komandan Korem (Danrem) 052/Wijayakrama Kolonel Inf H. Iwan Setiawan. 

Dalam sambutannya Danrem 052/Wkr mengatakan, bahwa mutasi dan pergantian pejabat di lingkungan TNI-Angkatan Darat, khususnya jajaran Korem 052/Wkr merupakan hal yang biasa terjadi, sebagai realisasi dari kebijakan pimpinan TNI-AD dalam proses pembinaan personel dan satuan, sesuai dengan tuntutan perkembangan dan kebutuhan organisasi.

“Dengan pengalaman tugas selama di Kodim 0503/JB dapatlah dijadikan bekal yang bermanfaat bagi pelaksanaan tugas di satuan baru nantinya. Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Letkol Inf Wahyu Yudhayana beserta istri yang akan menempati jabatan baru sebagai Waaspers Paspampers, doa serta harapan semoga sukses di tempat tugas yang baru. Selanjutnya kepada Letkol Kav Andre Henri Masengi beserta istri saya mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Kodim 0503/JB, semoga dengan berbekal pengalaman bertugas selama ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam menyukseskan pelaksanaan tugas wewenang serta bertanggung jawab jabatan baru ini,” kata Danrem 052/Wkr.

Menurutnya, jabatan Dandim merupakan suatu kehormatan dan kepercayaan yang harus diterima dengan rasa syukur serta menjadi motivasi untuk bekerja keras meningkatkan berbagai keberhasilan yang sudah diraih para pendahulunya.‎

‎“Sadarilah bahwa jabatan yang kalian emban saat ini adalah sebuah amanah dari Sang Khalik sehingga apa yang kalian lakukan dan tidak lakukan berkaitan dengan jabatan itu akan dimintai pertanggung jawaban kelak dihadapan Allah SWT,” pungkasnya.

Pewarta : Anton