Categories
Ekonomi TNI

Pushidros TNI AL Terima Tim Wasrik BPK RI

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menerima tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Tim Wasrik BPK RI yang diketuai oleh Abdul Hakim selaku Pengendali Teknis ini, diterima oleh Wadanpushidrosal Laksamana Muda TNI Budi Purwanto, S.T., M.M., mewakili Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P., dan sekaligus memimpin pembukaan Wasrik di Ruang Rapat Danpushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara, Kamis (18/03/2021).

Danpushidrosal dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wadanpushidrosal antara lain menyampaikan bahwa Pushidrosal berdasarkan peraturan Presiden RI (Perpres) Nomor 66 Tahun 2019 telah mengalami perubahan organisasi yang semula adalah Kotama Pembinaan (Kotamabin) menjadi Kotama Pembinaan dan Operasi (Kotama Binops), serta perubahan Nomenklatur dari Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL menjadi Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL.

Pushidrosal yang semula dipimpin oleh Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Kapushidrosal) Pati TNI AL Bintang Dua, menjadi Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Pati TNI AL Bintang Tiga.

Kehadiran Tim Wasrik BPK RI di Pushidrosal kali ini bertujuan untuk saling berkoordinasi dan saling bertukar pikiran untuk mengetahui sejauh mana perencanaan, pelaksanaan dan pelaporan terkait pengendalian internal dan kepatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan serta pemenuhan terhadap prinsip akuntabilitas dan transparansi laporan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa dilingkungan Pushidrosal.

Lebih lanjut Danpusidrosal menyampaikan bahwa Pushidrosal telah berusaha untuk membenahi dan meningkatkan kinerja, yang selaras dengan tuntutan akuntabilitas untuk menuju intitusi yang lebih baik. Selalu berupaya meningkatkan budaya pengawsan melekat secara terus-menerus terhadap penyelenggaraan semua program dan kegiatan di jajaran Pushidrosal, sehingga kinerja Pushidrosal akan semakin meningkat dan akan lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Danpushidrosal mengharapkan seluruh obyek pemeriksaan dapat membantu secara penuh tim pemeriksa BPK RI melalui kerjasama yang baik serta keterbukaan antara obyek yang diperiksa dengan tim pemeriksa sebagai mitra kerja, dengan demikian tujuan dan sasaran pemeriksaan ini dapat tercapai dan memberikan manfaat sehingga hasilnya dapat digunakan sebagai saran masukan yang positif bagi pimpinan dalam menentukan kebijakan selanjutnya.

Kepada jajaran Pushidrosal, Danpushidrosal memerintahkan untuk segera memberikan data dukung yang diminta olek BPK RI dengan cepat, lengkap, akurat dan menindak-lanjuti secara sungguh-sungguh semua hasil pemeriksaan, arahan, saran dan rekomendasi yang disampaikan oleh tim wasrik BPK RI.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Irpushidrosal Laksamana Pertama TNI Dr. Syahbudi, S.E., M.A.P, Kapoksahli Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Dr. Haris Djoko Nugroho, M.Si beserta para pejabat utama Pushidrosal.(disp/red)

Categories
TNI

Komandan Lanud Suryadarma Terima Tim Wasrik BPK RI

Koran Jurnal, Subang – Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc, menerima rombongan Tim Pengawasan dan Pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Ruang Rapat Mako Lanud Suryadarma, Subang, Jawa Barat, Kamis (15/08/2019).

Tim (BPK) tersebut beranggotakan 6 orang dan di bawah pimpinan Edy Witono, S.E., M.M.,A.K, selaku Wakil Penanggung Jawab. Menurut rencana, Tim Pengawasan dan Pemeriksaan ini akan berada di Lanud Suryadarma hingga Jum’at (16/08) mendatang.

Danlanud Suryadarma dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan pemeriksaan atas pengelolaan aset tetap khusus, aset tanah, aset gedung dan bangunan tahun 2017, 2018 dan 2019 di Lanud Suryadarma yang dilaksanakan oleh tim BPK RI ini, merupakan salah satu upaya pembinaan dan pengendalian guna mewujudkan tertib manajemen, terutama pada bidang pengelolaan aset tetap khusus, aset tanah dan aset gedung dan bangunan tahun 2017, 2018 dan 2019.

“Saya berharap, kehadiran tim BPK RI dalam melaksanakan tugas pengawasan dan pemeriksaan di Lanud Suryadarma ini, tentunya dapat memberikan masukan yang nantinya dapat kami gunakan untuk membenahi kembali kekurangan yang ada dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang ditemui. Sehingga akan diperoleh solusi terbaik yang bermuara kepada pembenahan dalam peningkatan kinerja. Terutama yang berkaitan pada ketaatan, ketertiban, efektivitas dan efisiensi serta disiplin anggaran,” ujar Danlanud.

Lebih lanjut Danlanud menyampaikan, untuk memberikan data up to date sesuai bidang tugasnya, terutama berkaitan dengan laporan inventaris kekayaan milik negara (IKMN) juga harus dibuat secara lengkap, dan dapat diimplementasikan pelaksanaannya ke dalam sistem informasi manajemen dan akuntansi barang milik negara (Simak BMN).

“Apabila nantinya ditemukan kekurangan-kekurangan atau permasalahan khususnya mengenai pencatatan aset yang belum teregistrasi dapat dikoordinasikan agar dapat diperbaiki dan disempurnakan,” tegas Alumni AAU 89.

Sementara Edy Witono, S.E., M.M.,A.K menegaskan, walaupun kehadiran Tim Pengawasan dan Pemeriksaan BPK di Lanud Suryadarma merupakan tugas rutin, namun akan dikatakan berhasil apabila temuan-temuan selama pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan dapat diterima secara positif dan ditindaklanjuti sesuai rekomendasi yang diberikan.
Disela-sela kegiatan Wasrik, Danlanud Suryadarma Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc, Kadislog Lanud Suryadarma Kolonel Tek Budhi Arifa Chaniago dan Kapen Lanud Suryadarma Letkol Sus Gerardus Maliti, S.Sos., M.Si serta Tim BPK RI juga berkesempatan untuk mengunjungi obyek sejarah yang ada Di Lanud Suryadarma yaitu Rumah Sejarah, dikesempatan tersebut Tim BPK RI, menerima penjelasan dari Staf Disbudpar Kabupaten Subang Ibu Fitri dan Kadislog Lanud Suryadarma Kolonel Tek Budhi Arifa Chaniago yang menjelaskan awal berdirinya rumah sejarah Lanud Suryadarma ini yang dulunya merupakan tempat tinggal Perwira Staf dari Sekolah Penerbang Hindia Belanda di Pangkalan Udara Kalijati.

“Saya Berharap agar obyek sejarah yang di Lanud Suryadarma ini, dapat dijaga dan dilestarikan dimasa-masa mendatang. Rumah ini sangat bersejarah agar tetap dijaga dan dilestarikan,” ujar Edy Witono, S.E., M.M.,A.K.

Senada dengan Bapak Edy Witono, S.E., M.M.,A.K, Kadislog Lanud Suryadarma Kolonel Tek Budhi Arifa Chaniago menambahkan bahwa Rumah sejarah Lanud Suryadarma ini adalah saksi bisu dari penyerahan kekuasaan Belanda kepada Jepang pada tanggal 8 Maret 1942,” terang Kadislog Lanud Suryadarma.(pen/red)