Categories
Hiburan Militer Ragam TNI

Meriahkan Hari Armada RI 2017, Koarmabar Adakan Lomba Kicau Burung Mania

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Armada RI Tahun 2017, Koarmabar menggelar lomba burung berkicau Piala Pangarmabar, bertempat di Halaman Mako Komando Latihan (Kolat) Koarmabar di Sunter Kodamar, Jakarta Utara, Minggu (03/12). Lomba Burung Berkicau dengan tema “Mengukir Prestasi Menjalin Silaturrahmi Kicau Mania” tersebut diselenggarakan untuk memperebutkan Piala Pangarmabar yang diikuti oleh kurang lebih 850 – 1.000 peserta lomba burung dari berbagai jenis.

Pembukaan acara lomba kicau burung diawali dengan penggantinya pertama secara simbolis oleh Wadan Kolat Koarmabar Letkol Laut (P) Rizal Musa Karim, S.E. Wadah Kolatarmabar menyampaikan bahwa acara lomba burung berkicau tersebut merupakan rangkaian peringatan Hari Armada pada 5 Desember mendatang. Tujuan utamanya adalah untuk mempererat hubungan kebersamaan antara TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar dengan masyarakat para pecinta burung berkicau.

Enam kelas yang dilombakan dalam Piala Pangarmabar antara lain Kelas Pangarmabar sebagai kelas utama, kelas ini melombakan burung Murai Batu. Juara pertama mendapat hadiah berupa Tropi, Piagam dan uang pembinaan sebesar Rp 5.000.000,- ditambah dengan bunus Rp 1.000.000,- (total hadiah Rp. 6.000.000,-).

Kelas Danguspurlabar dengan  juara pertama diganjar Tropi, Piagam serta uang pembinaan  Rp 3.000.000,-. Kelas ini melombakan burung Love Bird, Murai Batu, Kacer, LB Bebas Aksi, Cucak Ijo dan Kenari standar. Kelas Danguskamlabar juara pertama diganjar Tropi, Piagam serta uang pembinaan Rp. 5.000.000,-. Kelas ini melombakan burung Murai Batu dan Love Bird dengan mewajibkan peserta menggunakan sangkar Radja.

Selanjutnya untuk Kelas Danlantamal, juara pertama diganjar Tropi, Piagam serta uang pembinaan  Rp 2.000.000,-. Kelas ini melombakan burung Muray Batu Ring, Murai Batu Ekor Hitam, LB Bebas Aksi, Love Bird A-B, Kacer, Cucak Ijo, Anis Merah dan Kenari standar. Kelas Danlanal  juara pertama diganjar Tropi, Piagam serta uang pembinaan Rp 1.000.000,-. Kelas ini melombakan burung Love Bird Paud, Love Bird, Anis Merah, Kenari Standar Kecil/ Kalitan, Cucak Ijo dan Kacer.  Kelas Radja  juara pertama diganjar Tropi, Piagam serta uang pembinaan Rp 700.000,-. Kelas ini melombakan burung Love Bird , LB Bebas Aksi, LB Paud A-B, Anis Merah dan Plecia A-B-C.

Hadir dalam acara pembukaan para Perwira Staf Kolatarmabar, Ibu-ibu Jalasenastri Cabang 6 DJAB, Pembina Radjawali Indonesia Bapak Priyo Sutrisno, Ketua Radjawali Indonesia Bapak Sofyan Djuandi, para pecinta kicau mania dan Club Burung Berkicau se-Jakarta.

Pewarta : Anton/Disp.

 

Categories
Daerah Hiburan Militer Ragam TNI

Taruna/Taruni AAL Suguhkan Atraksi Drumband ‎Kirab Kota di Padang

Koranjurnal.co.id, Padang – Taruna/Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL) tingkat III (tiga) angkatan 64 yang melaksanakan Kartika Jala Krida (KJK) suguhkan atraksi drumband kepada masyarakat Padang dalam acara Kirab Kota di Padang Sumatera Barat, Kamis (09/11/2017).
 
Atraksi ini merupakan rangkaian kegiatan dari kedatangan KRI Bima Suci-945 di Padang. Acara kirab kota  dibuka oleh Sekda Provinsi Sumatera Barat Ali Aksmar, yang didampingi oleh Wagub AAL, KS Pangarmabar, Danlantamal II, Danmen AAL, Wadan Lantamal II, Komandan KRI Bima Suci-945, Wakapolda Sumbar, Para Asisten Danlantamal II, dan Kasatker Lantamal II.
 
Peserta kirab meliputi Pleton drumband AAL,Pleton Paskibraka, Pleton Taruna/Taruni AAL Angkatan 64, Pleton Yon 133/Ys, Pleton Lantamal II, Pleton Yonmarhanlan II, Pleton Lanud Sutan Syahrir, Pleton Brimob, Pleton Polda Sumbar, Pleton siswa SMAN 10,SMA 1 Adabiyah, SMA Don Bosco, SMA 3 dan SMA 1 Padang.
 
Masyarakat sangat antusias saksikan kirab sepanjang jalan yang dilalui dari start Kantor Gubernur, Jalan Sudirman, Jalan Jend. Ahmad Yani, Jalan Olo Ladang, Jalan Samudra dan berakhir di Monumen Perdamaian Muaro Lasak.
 
Kirab dimulai pukul 09.30 Wib dan sebagai komandan kirab adalah Mayor Laut (P) Julizar, S.E., M.Sc. yang sehari-hari menjabat sebagai Perwira Pelaksana (Palaksa) Detasemen Markas Lantamal II.‎

Pewarta : Anton/Disp.

Categories
Hiburan Megapolitan Militer TNI

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Lantamal III Jakarta Ajak Generasi Muda Nobar Film MPM

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Tahun 2017 Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta mengajak generasi muda yang terdiri dari pelajar SMK Hang Tuah II, SMKN 36 dan Pramuka Saka Bahari nonton bareng (nobar) film Merah Putih Memanggil (MPM) di Studio IV Atrium XXI Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10/2017).

Kegiatan nobar yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air itu dipimpin Kepala Dinas Pembinaan Potensi Maritim (Kadispotmar) Lantamal III Letkol Laut (P) Agus Djatmiko, S.M.

Film berdurasi kurang lebih 112 menit ini mengisahkan tentang perjuangan pasukan elite TNI dalam menyelamatkan sandera dari kelompok teroris internasional, sehingga memberikan gambaran dan citra positif TNI dalam mengemban tugas negara demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia kepada generasi penerus.

Acara nobar yang dilaksanakan bersama-sama dengan Dispotmar Koarmabar itu dihadiri oleh Kadispotmar Koarmabar Letkol Laut (P) Wahyu Endriawan, S.H., M.H., Perwira Dispotmar Koarmabar, Perwira Dispotmar Lantamal III, perwakilan prajurit Bintara dan Tamtama Koarmabar serta Lantamal III.

Pewarta : Anton

Categories
Infotainment Militer Nasional TNI

Panglima TNI: FFN 2017 Tumbuhkan Rasa Nasionalisme

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Film-film Nominasi dalam Festival Film Nusantara (FFN) 2017 merupakan karya anak bangsa yang sangat luar biasa, karena kita sejatinya dapat menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa bela negara, rasa optimisme dan rasa bangga terhadap negara. Demikian dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada Malam Penghargaan Festival Film Nusantara (FFN) dalam rangka HUT ke-72 TNI tahun 2017 di Teater Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya No. 73, Jakarta Pusat, Selasa malam (10/10/2017).
 
Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa penyelenggaraan Festival Film Nusantara 2017 mengakselerasi karya konten kebangsaan yang diwadahi dalam film-flim karya komunitas anak bangsa yang merupakan sumbangsih masyarakat dan prajurit TNI, guna mendorong motivasi perfilman Indonesia.  

“Karya anak bangsa yang dituangkan dalam Festival Film Nusantara sangat luar biasa, para nominator dan peserta telah menunjukkan kemampuannya di berbagai kategori FFN,” katanya.
 
Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Film adalah suatu metode pembelajaran untuk meningkatkan motivasi bela negara, kemudian yang paling penting lagi adalah menggali budaya-budaya asli Indonesia yang sudah akan hilang padahal budaya itu merupakan kekuatan hakiki.

“Saya merasa bangga akan karya para nominator dan peserta lainnya dan Saya tidak menduga peserta FFN 300 lebih dari semua daerah di Indonesia, walaupun masih pemula, tapi sangat luar biasa,” ucapnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan bahwa kedepan, TNI akan membuat Film Laksamana Malahayati seorang pejuang perempuan yang bertugas sebagai intelijen Kesultanan Aceh dan lulusan Akademi Angkatan Laut Aceh.  

“Untuk membuat film Laksamana Malahayati tentu diperlukan studi pustaka agar tidak terjadi kesalahan data dan fakta, karena film ini bukan hanya untuk nasional saja tetapi internasional. Kita tunjukan kepada dunia bahwa kita punya Laksamana Malahayati,” pungkasnya.
 
Adapun film dokumenter kebangsaan peserta FFN  2017 sebagai berikut : Film Kategori Umum meliputi Kasepuhan Cisungsang, Pemburu Dongeng, Dongeng Sebuah Batik, Srikandi Dari Pati, Sense of Place, Sugihartini, Wajah Negara Di Timur Indonesia, Presiden Singkong (Cassava President), Perjalanan Mencintai Negeri, Tarung Bebas Ala Pondok Pesantren, Rembulan, Jagoan Online, Sekolah Emperan, Ciliwung Berdongeng, Cerdas Bersama TNI, Warna Islam Di Nusantara, Toleransi Di Nusantara, Pesantrenku Tak Beratap, Ludruk Tjap Soerabaja, Lentera Dalam Kehidupan, Rona Kerontang Di Tanah Timor, Menyemai Asa Di Pesisir Malang, Buah Manis Pengabdian, Para Penjaga Tana Ulen dan Bunyi Budaya Menuju Moksa.
 
Film Kategori Prajurit TNI terdiri dari Profil Kodam XIV/Hasanudin, Profil Koarmabar Dispen Armabar, Profil Dispenau, KRI Bung Tomo 357 Koarmatim, Sersan Darwis Kodam XIV/Hasanudin, Babinsa Sebagai Garda Terdepan Kodam IX/Udayana, Loen Galak Merah Putih (Aku Cinta Merah Putih) Kodam IM dan Peduli Kasih TNI AD Terhadap Masyarakat Kodam XII/Tanjung Pura.
 
Dalam FFN tersebut, ditampilkan dramateater yang diperankan oleh para prajurit TNI diantaranya Kapten Inf Abu Bastian S.Ikom.M,Si, Lettu Inf Sulaiman S.Pd.I, Letda Chb (K) Uli Magdalena, Serma Bek/ W Parah AP, Serka TTU/ W Veronika, Serka Deasi,  Serda Mustafa Habibi, Serda (K) Rinia Sekarwati, Serda (K) Yulianda KD, Serda (K) Venny Grace, Serda Tri Asviani, Serda Intan Vantika D, Serda heru Purwanto, Serda Anggi R, Serda Rifki Fs, Prada Gregorius S., Prada Khaerul Dahlan, Prada M. Kholil dan Prada Legi Apriansyah.

Pewarta : Anton/pusp. ‎