Categories
Militer

Wapres Ma’ruf Amin Pimpin Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2022

Koran Jurnal, Bandung – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menjadi Inspektur Upacara Penetapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2022 di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Kamis (8/9/2022).

Dalam upacara penetapan Penetapan Komponen Cadangan Tahun Anggaran 2022, Wapres mendengarkan laporan dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tentang pelaksanaan kegiatan Penetapan Komponen Cadangan.

Ditetapkan Komponen Cadangan TNI Tahun Anggaran (TA). 2022 yang diikuti sebanyak 2.974 orang dan dibagi menjadi lima batalyon yang dilatih di masing-masing matra.

Untuk Matra Darat sebanyak 450 orang dilatih di Rindam II/Sriwijaya, 500 orang di Rindam VI/Mulawarman, dan 500 orang di Rindam XIV/Hasanuddin, sedangkan Matra Laut 499 orang dilatih di Kodikmar Surabaya, dan Matra Udara 500 orang dilatih di Pusdiklat Kopasgat Bandung.

Selain itu terdapat 50 orang dilatih di Pusdik Kowad dan terdapat 475 orang Kadet Unhan dilatih di Unhan RI.

Anggota Komponen Cadangan yang merupakan amanat Undang Undang Dasar RI Tahun 1945, Undang Undang Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara, dan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional Untuk Pertahanan Negara.

Acara juga diisi dengan deffile atraksi pasukan dan pameran industri pertahanan dalam negeri yang memamerkan produk-produk anak bangsa yang digunakan oleh TNI-Polri termasuk Komcad.

Hadir dalam acara tersebut Mensekneg, Kepala Staf Kepresidenan diwakili oleh Mayjen TNI (Purn) Erro Kusnara, Kabin Diwakili Ketua DAS Letjen (Purn) DR M Munir, Ketua Dewan Analisis Strategis BIN, Komisi I DPR RI, perwakilan Gubernur, perwakilan dari ATHAN 21 negara, sejumlah pejabat Kemhan

Sejumlah petinggi TNI diantaranya Panglima TNI yang diwakili Irjen TNI, Kapolri diwakili Dankorbrimob, KSAD, KSAL dan KSAU. Selain itu juga hadir Dankodiklat TNI, Kabais TNI diwakili Direktur A Bais TNI, Brigjen TNI Joko Suparyanto, Danjen Akademi TNI, Pangkostrad diwakili Kaskostrad, Danpusterad, Dankodiklatad , Dankodiklatal, Dankodiklatau, Pangkoarmada RI, Pangkoopsudnas ,
Aster Panglima TNI, Pangdam II/Swl,
Pangdam XIV/Hsn, Danjen Kopassus, Danpusdiklatoassus Kopassus, Dankorpasgat dan sejumlah Danrem serta mitra TNI seperti PT. Pindad (Persero), PT. PAL Indonesia (Persero).

Categories
Daerah TNI

Pangkoarmada III Menerima Kunjungan Kerja Kadismatal

Koran Jurnal, Sorong – Bertempat di Pasific Room Mako Koarmada III, Katapop Kabupaten Sorong Papua Barat, Panglima Komando Armada III/ Pangkoarmada III, Laksamana Muda TNI Irvansyah, S.H., CHRMP., M.Tr. (Opsla)., menerima Kunjungan Kerja Kepala Dinas Material TNI Angkatan Laut (Kadismatal) Laksamana Pertama TNI Widiyantoro, S.E.,CHRMP, Kamis (08/09/2022).

Dalam pertemuan itu,  Pangkoarmada III mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada Kadismatal yang telah meluangkan waktunya untuk berkunjung dan silaturahmi di Mako Koarmada III.

Hadir mendampingi Pangkoarmada III dalam kegiatan tersebut, yaitu Kepala Staf Koarmada III Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho, S.E., M.M., M.H., Kapoksahli Koarmada III Laksamana Pertama TNI Yohanis Yulius Tamoni, Pejabat Utama Koarmada III, dan Aslog Lantamal XIV Sorong.

Kegiatan kunjungan tersebut membahas mengenai kesiapan unsur-unsur KRI dijajaran Koarmada III dalam mendukung kegiatan operasi maupun Latihan. Selanjutnya, Kadismatal melakukan kegiatan silahturahmi dan pengarahan kepada Perwira korps Teknik yang berdinas di Koarmada III, di Gedung Serbaguna Mas Pardi Mako Koarmada III.

Pada kesempatan tersebut, Kadismatal selaku Binkorps/Binpers Korps Teknik, menyampaikan arahannya, agar Perwira Korps Teknik menjadi Perwira yang profesional di seluruh aspek teknik, taktis operasi dan strategi bidang logistik, serta responsif dan adaptif pada perkembangan teknologi, dan mampu mengamalkan ilmu dan keterampilan sesuai bidang Pemeliharaan Perbaikan, Perbekalan dan Fasilitas Pangkalan.

Diakhir kunjungan ke Mako Koarmada III, Kadismatal bersama stafnya, melaksanakan pengecekan dan pengarahan langsung ke beberapa KRI yang sedang sandar di Dermaga Mako Koarmada III.(pen)

Categories
TNI

Canangkan Gerakan Nasional Laut Bersih, TNI AL Terima Muri ke-6

Koran Jurnal, Jakarta – Mencanangkan Gerakan Nasional Laut Bersih, TNI Angkatan Laut (TNI AL) menerima Rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) ke-6 yang diserahkan oleh Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono yang kegiatannya di pusat di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Rabu (07/09/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan secara serentak di 77 lokasi di Jajaran TNI AL hingga satuan terkecil di seluruh penjuru Indonesia, berkolaborasi dengan segenap elemen masyarakat. Sebelumnya, TNI AL telah berhasil memecahkan Rekor MURI bahkan Rekor Dunia yakni penanaman mangrove di lokasi terbanyak seluruh Indonesia, pengibaran bendera dibawah air di 77 titik seluruh Indonesia serta donor darah di atas kapal perang terbanyak, khitanan massal di atas kapal perang terbanyak dan pembersihan plak dan karang gigi dengan jumlah dan lokasi terbanyak dengan menyasar siswa SD, SMP dan SMA, Keluarga Besar Angkatan Laut (KBAL), personel TNI/TNI AL serta masyarakat umum.

Pencanangan Gerakan Nasional Laut Bersih yang mengusung tema “Membangun Kejayaan Maritim Untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat” ini dibuka oleh Menteri Koordinator Maritim dan Investasi (Menkomarves) RI Luhut Binsar Panjaitan didampingi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, Wagub DKI Jakarta serta para Dirjen beberapa kementerian dengan penekanan sirene.

Kasal mengatakan bahwa hal yang sangat membanggakan adalah pemerintah Indonesia telah menetapkan visi maritim sebagai cita-cita bersama. Kasal mengutip pernyataan Presiden Jokowi pada pidato pelantikannya sebagai presiden periode pertama tahun 2014 bahwa “Kita harus bekerja dengan sekeras-kerasnya untuk mengembalikan Indonesia sebagai negara maritim. Samudera, laut, selat, dan teluk adalah masa depan peradaban kita. Kita telah terlalu lama memunggungi lautan. Kini saatnya kita mengembalikan semuanya, sehingga Jalesveva Jayamahe, Justru di Laut Kita Jaya”.

Laksamana Yudo berharap melalui gerakan yang akan dilaksanakan secara berkelanjutan ini, dapat memicu gelombang kesadaran seluruh bangsa Indonesia untuk mencintai laut, dengan tidak mengotorinya, dengan menjaga kebersihannya.

Kasal juga menyampaikan rencana kegiatan bersih-bersih laut ini ke depannya akan dilaksanakan tiga bulanan oleh Jajaran TNI AL bekerja sama dengan seluruh komponen bangsa. “Hal ini akan menjadi gerakan kita bersama, karena sampah ini menjadi tanggung jawab kita bersama, sehingga saya harapkan nanti Gubernur DKI, dari Kementerian Lembaga, dari Dinas Kemaritiman bersama-sama kita semuanya bertekad membersihkan laut,” pungkas Kasal.

Sementara itu Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan kebanggaannya kepada TNI AL yang telah mencanangkan gerakan laut bersih dalam rangka menyambut HUT-nya dan berharap dimanapun kegiatan Angkatan Laut agar mengadakan kegiatan memungut sampah, hal tersebut adalah pekerjaan mulia yang akan banyak menyelamatkan masyarakat.

Kemudian Menkomarves Luhut juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama dan kompak memerangi masalah sampah. Dirinya berkeyakinan tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan apabila diatasi dengan bekerja sama, termasuk masalah sampah.

Dalam kegiatan Gerakan Nasional Laut Bersih ini Kasal beserta para Pejabat TNI AL, Wagub DKI berkesempatan meninjau dan Forkopimda DKI Jakarta, para pejabat TNI/POLRI, para pimpinan stake holder terkait, para delegasi dari negara sahabat dan para pimpinan komunitas peduli lingkungan serta peserta lainnya berkesempatan meninjau sekaligus ikut melaksanakan pembersihan laut dengan menggunakan sea rider di Kawasan kali Kresek Jakarta Utara.(disp)

Categories
TNI

KSAL Terima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Delapan Pati TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat (Kenkat) Delapan Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Auditorium Denma Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (07/09/2022).

Empat Pati menerima kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Laksamana Pertama (Laksma) ke Laksamana Muda (Laksda) yakni Aslog Kasal Laksda TNI Agus Santoso, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unhan Laksda TNI Dr. I Nengah Putra A., Perwira Sahli Tingkat III Bidang Jahpers Panglima TNI Mayjen TNI (Mar) Edi Juardi, dan Sesmilpres Kemensetneg Laksda TNI Hersan.

Sedangkan, empat Pati yang menerima kenaikan pangkat dari Kolonel ke Laksamana Pertama (Laksma) yakni Ses Itjenal Brigjen TNI (Mar)Eddy Setiawan, Sekretaris Deputi pada Deputi Bidang Koord. Pertahanan Negara Kemenko Polhukam Laksma TNI Totot Gumulyo, Kadiskomlekal Laksma TNI Anang Sufiantono dan Aslog Pangkoarmada RI Laksma TNI Fernando Situmeang.

Sebelumnya, delapan Pati TNI AL ini telah melaksanakan laporan Korps Kenaikan Pangkat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa bertempat di Aula Gatot Soebroto, Denma Mabes TNI bersama dengan 19 Pati TNI AD dan 9 Pati TNI AU lainnya berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/1750/VIII/2022 tentang Kenaikan Pangkat ke dan Dalam Golongan Pati TNI yang dikeluarkan pada tanggal 29 Agustus 2022.(disp)

Categories
TNI

TNI AL: Pesud Jenis G-36 Bonanza T-2503 Jatuh di Alur Pelayaran Barat Surabaya saat Latihan Adex Siaga Armada II

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Danpuspenerbal) Laksamana Muda TNI Dwika Tjahja Setiawan, S.H., M.H. didampingi Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, menggelar konferensi pers terkait musibah jatuhnya pesawat udara milik TNI Angkatan Laut, bertempat di Mabesal Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (7/9/2022).

Danpuspenerbal menjelaskan musibah kecelakaan jatuhnya Pesawat Udara (pesud) jenis G-36 Bonanza T-2503 milik TNI Angkatan Laut tersebut terjadi pada hari Rabu 07 September 2022 sekitar pukul 09.30 WIB di Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) yaitu di Perairan Laut Selat Madura (antara Kab. Bangkalan Madura dan Gresik).

Pesawat yang mengalami kecelakaan saat melaksanakan Latihan ADEX SIAGA ARMADA II dengan unsur KRI-KRI di jajaran Koarmada II itu diterbangkan oleh Pilot Lettu Laut (P) Judistira Eka Permady dan Copilot Letda Laut (P) Dendy Kresna Bhakti.

Saat ini, TNI Angkatan Laut mengerahkan 7 KRI, 1 Pesud CN235, 2 helikopter, 2 KAL, 2 Tim Kopaska, dan 2 Tim Tim Penyelam untuk mencari pesawat tersebut. Kegiatan SAR dipimpin langsung oleh Pangkoarmada II dan Komandan Guspurla Koarmada II.

Berdasarkan perkembangan informasi di lapangan, telah ditemukan titik yang diduga sebagai pesawat tersebut berdasarkan siluet sonar kapal SAR. Penyebab jatuhnya pesawat T-2503 masih belum diketahui dan baru dapat dilakukan investigasi setelah pesawat ditemukan.

Danpuspenerbal menegaskan bahwa pesawat yang mengalami musibah itu masih sangat layak terbang.

“Pesawat buatan Amerika, masuk di jajaran TNI AL pada tahun 2013 dan masih sangat layak karena baru saja menjalani perawatan pada tanggal 22 Agustus 2022,” paparnya.

Sementara itu Kadispenal mengharap masyarakat bersabar menunggu sampai pesawat ditemukan dan investigasi yang lebih cermat.

“Mohon doa restunya agar TNI Angkatan Laut segera dapat menemukan dan mengevakuasi pesawat, kedua pilot serta penyebab faktor kecelakaan,” pungkasnya.(disp)

Categories
Militer TNI

TNI AL Gelar Program Capacity Building EAHC, Diikuti Peserta dari Tujuh Negara

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut dalam dalam hal ini Pusat Hidro-Oseanorafi TNI AL (Pushidrosal) selama tiga hari, 6-8 September menggelar Program Capacity Building East Asia Hydrographic Commission (EAHC) di Hotel Mercure Ancol Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Program tersebut dibuka oleh Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat selaku Indonesian Chief Hydrographer dan diikuti peserta dari tujuh negara anggota EAHC, yaitu Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Singapura, Jepang, Vietnam.serta Indonesia selaku tuan rumah. Peserta dari Indonesia terdiri perwakilan dari Pushidrosal, Basarnas, BNPB, serta Dirjen Hubla Kemenhub.

Kegiatan bertema “Developing and Implementing a Regional Framework for Disaster Mitigation and Management” ini diselenggarakan secara hybrid, dengan tujuan untuk mengumpulkan gagasan dan menghasilkan rekomendasi dalam berkolaborasi antara negara anggota EAHC tentang penanggulangan krisis akibat bencana.

Hadir sebagai Pembicara dalam kegiatan ini adalah para pakar yang berkompeten di bidangnya, di antaranya Instruktur Prof. Dr. Poerbandono dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Ms. Yuka dari Jepang (secara online), serta dari BNPB.

Danpushidrosal Laksamana Madya TNI Nurhidayat dakam sambutannya menyampaikan bahwa peristiwa bencana yang terjadi di Indonesia dalam dekade masa lalu telah mengajarkan perlunya peningkatan kapasitas regional dalam penanganan krisis bencana dan pascanya.

“Dengan pertumbuhan kemitraan dan jaringan regional, khususnya antara negara-negara anggota EAHC, aset kolaborasi antar negara regional berupa. data, informasi, dan pengetahuan dapat bermanfaat dalam mendukung manajemen dan operasi krisis bencana dan pasca-nya” katanya.

Ditambahkannya, beberapa kantor hidrografi di beberapa negara baru-baru ini telah membangun dan meluncurkan portal Marine Spatial Data Infrastructure (MSDI) yang dapat diakses publik. Sistem MSDI yang terhubung dengan database hidrografi memungkinkan untuk menghasilkan platform fundamental untuk manajemen bencana, termasuk mitigasi dan pusat krisis.

“Saya harap program ini bermanfaat dan menjadi batu loncatan terhadap kemitraan regional dalam penanganan krisis bencana” pungkasnya.(disp)

Categories
TNI

Pangkoopsudnas Apresiasi Capaian Kru F-16 di Pitch Black ’22

Koran Jurnal, Darwin – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Andyawan Martono Putra, S.I.P., M.Tr (Han)., menyampakan apresiasi dan rasa bangga atas capaian kontingen TNI AU dalam latihan Pitch Black ’22.

“Saya sangat bangga dan mengapresiasi partisipasi kontingen TNI AU dalam Latihan Pitch Black, saya minta pengalaman ini dimanfaatkan sebaik mungkin dan dapat menjadi pelajaran positif untuk TNI AU ke depan,” ujar Pangkoopsudnas.

Apresiasi tersebut disampaikan Pangkoopsudnas, saat meninjau kontingen TNI AU, di RAAF Base Darwin, Australia, Selasa (6/9/2022).

Kedatangan Pangkoopsudnas di RAFF Base, turut disambut oleh Australia Chief of Air Force (CAF) Air Marshal Robert Chipman.

Pangkoopsudnas berpesan kepada seluruh kontingen TNI AU, baik penerbang, ground crew dan Kolat selalu mengutamakan keselamatan dan senantiasa jaga kesehatan selama latihan.

Sementara, Australia CAF menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif TNI AU selama mengikuti latihan Pitch Black 2022.

Australia CAF juga berharap, TNI AU dan RAAF dapat saling bertukar ilmu dan pengalaman serta makin mempererat hubungan antara kedua angkatan udara.

Turut mendampingi Pangkoopsudnas, Pangkoopsud III Marsda TNI T.B.H. Age Wiraksono, S.Ip., M.A., Danwing 6 Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Bagus Hariyadi Brotokusumo, Atud RI untuk Australia Kolonel Nav Muhammad Jausan, S.Pd., M.Eng.,. Sedangkan CAF didampingi _Director of International Enggagement_ Group Captain Ian Goold dan Atud Australia untuk RI Group Captain Ken Bowes.(disp)

Categories
Megapolitan Polisi

Kapolri Lepas 140 Pasukan Perdamaian Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FGU 4 Minusca

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara pelepasan pasukan perdamaian Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 4 Minusca di Lapangan Bhayangkara, Jakarta Selatan, Selasa (6/9/2022).

Dalam amanatnya, Sigit menekankan kepada 140 personel dengan rincian 115 Polisi laki-laki (Polki) dan 25 orang Polisi Wanita (Polwan) untuk selalu berpegang pada Tribrata sebagai pedoman hidup dan Catur Prasetya dalam pedoman kerja.

“Kepada personel Garuda Bhayangkara FPU 4 Minusca, saya berpesan agar terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah dengan memedomani Tribrata sebagai pedoman hidup dan Catur Prasetya sebagai pedoman kerja,” kata Sigit.

Dalam hal ini, Sigit mengingatkan kepada seluruh personel pasukan perdamaian tersebut untuk menjaga dan mengharumkan nama baik Bangsa Indonesia setiap menjalankan tugas ataupun misi pemeliharaan perdamaian PBB di Bangui, Afrika Tengah.

“Bendera Merah Putih yang telah diberikan kepada rekan-rekan sekalian merupakan lambang kepercayaan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, jadilah pasukan kebanggaan Polri yang melaksanakan misi dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab, sehingga nama baik dan kepercayaan internasional terhadap institusi Polri maupun Indonesia dapat terjaga,” ujar Sigit.

Pada kesempatan ini, Sigit menyatakan bahwa, Negara Indonesia saat ini telah mendapatkan kepercayaan yang tinggi di mata dunia. Hal itu, kata Sigit tergambar dalam dipercayakannya Indonesia menjadi tuan rumah pelaksanaan Presidensi G-20 serta pada tahun depan akan menjadi Ketua ASEAN.

“Ingatlah bahwa kepercayaan dunia Internasional terhadap bangsa kita sangat tinggi. Bukan hanya itu, beberapa waktu yang lalu Bapak Presiden RI diterima oleh Presiden Rusia dan Presiden Ukraina sebagai jembatan perdamaian meskipun situasi geopolitik sedang memanas serta juga dipercaya oleh PBB sebagai Champions dari Global Response Group untuk penanganan krisis global, sebagaimana penyampaian Bapak Presiden RI pada Sidang Tahunan MPR RI bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2022,” ucap Sigit.

Disisi lain, mantan Kabareskrim Polri ini juga meminta kepada seluruh Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas FPU 4 Minusca untuk segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah ketika sampai di medan tugas.

Menurut Sigit, seluruh Kontingen harus mampu beradaptasi dengan kebudayaan setempat sehingga ketika menjalankan tugas perdamaian dunia tetap mengedepankan rasa penghargaan terhadap kebudayaan lokal setempat.

Tak hanya itu, kata Sigit, sesama personel juga harus tetap menjaga kekompakan dan soliditas, serta menjalin hubungan yang baik dengan seluruh elemen kepolisian negara lain, maupun organisasi internasional. Dengan begitu, dapat mendukung setiap pelaksanaan misi di lapangan.

“Sehingga rekan-rekan dapat diterima dengan baik di lingkungan tersebut sebagaimana sebuah pepatah When in Rome, do as Romans do (sebagaimana pepatah dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung),” tutur eks Kapolda Banten tersebut.

Lebih dalam, Sigit menyinggung soal keikutsertaan Indonesia dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia ini merupakan wujud dari pelaksanaan amanat yang tertuang dalam pembukaan UUD 1945 alinea IV yaitu ‘ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial’.

Sigit mengatakan, amanat UUD tersebut juga sejalan dengan penyampaian Presiden Joko Widodo terkait isu perdamaian dan kemanusiaan selalu menjadi prioritas politik luar negeri Indonesia. Konstitusi Indonesia mengamanatkan agar Indonesia selalu berusaha berkontribusi bagi terciptanya perdamaian dunia.

“Partisipasi dan kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia tersebut telah menempatkan Indonesia pada peringkat ke-delapan sebagai negara kontributor pasukan terbanyak di dunia dengan jumlah pasukan yang masih aktif hingga saat ini sebanyak 2.674 personel TNI-Polri,” ucap Sigit.

Sigit menyampaikan, seiring perkembangannya, misi perdamaian dunia tidak terbatas pada pemeliharaan gencatan senjata dan stabilisasi situasi di wilayah konflik, namun juga membutuhkan kehadiran komponen Kepolisian untuk ikut mengemban tugas-tugas yang lebih multidimensional. Sehingga mendorong Polri untuk berpartisipasi aktif dengan mengirimkan pasukan Formed Police Unit (FPU) maupun Individual Police Officer (IPO).

“Hal tersebut sejalan dengan konsep Transformasi menuju Polri yang Presisi pada Transformasi Operasional program ke-5 terkait Pengembangan Kerja Sama Internasional yang tertuang dalam aksi ke-84 yaitu meningkatkan peran Polri dalam misi perdamaian, misi kemanusiaan internasional, dan misi internasional lainnya,” jelas Sigit.

Diketahui, keikutsertaan Polri dalam misi PBB diawali tahun 1989 pada misi United Nations Transition Assistance Group (UNTAG) di Namibia. Dalam perjalanannya sampai dengan saat ini, Polri telah mengirimkan 3.003 personel Polri yang terdiri dari 2.828 Polki dan 175 Polwan pada 27 misi di 16 negara, salah satunya adalah misi Minusca di Bangui yang merupakan sebuah misi kemanusiaan PBB akibat adanya konflik berkepanjangan di Afrika Tengah.

Lebih jauh, Sigit menegaskan, dalam pengiriman pasukan perdamaian ini, Polri juga mengikutsertakan Polwan. Pasalnya, hal itu wujud komitmen Korps Bhayangkara dalam mendukung pengarusutamaan gender sebagaimana Perkap Nomor 1 Tahun 2022 dan mandat PBB dalam UN Security Council resolution 1325.

“Kehadiran Polwan tersebut diharapkan mampu memberikan warna tersendiri dalam menciptakan perdamaian di daerah misi dengan pendekatan humanis, khususnya guna memberikan perlindungan bagi wanita dan anak-anak yang sangat penting dalam upaya winning the hearts and minds masyarakat setempat,” tutup Sigit.(hum)

Categories
TNI

Sambut HUT Ke-77, TNI AL Pecahkan Rekor Dunia dan MURI dengan Bhakti Kesehatan Serentak

Koran Jurnal, Jakarta – Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 yang jatuh pada tanggal 10 September 2022 mendatang, TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar sejumlah kegiatan, salah satunya adalah Bhakti Kesehatan serentak yang dilaksanakan di sejumlah Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan Pangkalan-Pangkalan TNI AL di seluruh Indonesia secara serentak, Selasa (06/09/2022).

Bhakti Kesehatan serentak ini dipusatkan dari KRI Semarang-594 dengan melakukan pelayaran dari Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara menuju Pulau Untung Kepulauan Seribu yang dihadiri langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Ketua Penyelenggara Bhakti Kesehatan Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut (Kadiskes AL) Laksma TNI dr. Agus Guntoro Sp.BS.Subsp. Spine (K), Kapuskes TNI serta para Kadiskes Angkatan.

KRI Semarang-594 membawa para peserta donor darah dan khitanan dari Jakarta yang akan mendapat pelayanan kesehatan di sepanjang pelayaran termasuk para pasien dari Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu yang dijemput menggunakan LCU.

Di KRI Semarang ini juga dilaksanakan vicon Kasal diantaranya dengan Pangkoarmada III dari atas KRI dr. Wahidin Sudirohusodo yang sandar di Sorong, para Danlantamal dan perwakilan Danlanal tentang pelaksanaan Bhakti Kesehatan di wilayah masing-masing.

Kegiatan Bhakti Kesehatan serentak ini berhasil memecahkan Rekor MURI bahkan Rekor Dunia yakni donor darah di atas kapal perang terbanyak, khitanan massal di atas kapal perang terbanyak dan pembersihan plak dan karang gigi dengan jumlah dan lokasi terbanyak dengan menyasar siswa SD, SMP dan SMA, Keluarga Besar Angkatan Laut (KBAL), personel TNI/TNI AL serta masyarakat umum. Rekor MURI ini diserahkan oleh Wakil Direktur MURI Osmar Semesta Susilo kepada Kasal.

Bhakti Kesehatan dengan target donor darah 8.355 orang, khitanan massal 2.175 orang serta pelayanan kesehatan gigi dan mulut sejumlah 5.623 orang ini melibatkan lebih kurang 50 dokter dan 150 tim khitan, 400 orang dokter gigi dan perawat gigi dan petugas UTD Palang Merah Indonesia (PMI) dari 36 Kabupaten/Kota. Sebanyak 197 fasilitas kesehatan (faskes) RSAL, Diskes, Subditkes, Satkes dan BP/BK serta sejumlah Alutsista TNI AL yakni 26 KRI dan 22 Kapal Angkatan Laut (KAL) dilibatkan dalam kegiatan ini.

Kepada awak media Laksamana Yudo menjelaskan bahwa bagi TNI AL kegiatan bhakti kesehatan bukanlah hal baru tapi sudah sering dilakukan oleh TNI AL, namun untuk kali ini dilakukan di atas kapal baik KRI atau KAL dengan harapan dapat menyasar masyarakat di pesisir, pulau terpencil dan terluar dapat terlayani kesehatannya. Dan juga agar masyarakat mengetahui bahwa kapal-kapal perang TNI AL selain untuk menjaga keamanan juga dapat digunakan sebagai tempat pelayan kesehatan. “Kehadiran Angkatan Laut dimanapun harus bermanfaat bagi masyarakat,” paparnya.

Pada kesempatan tersebut Kasal juga memerintahkan kepada jajarannya untuk tidak hanya berhenti sampai disini, namun terus memberikan pelayanan kesehatan khususnya untuk masyarakat di pulau-pulau terluar yang membutuhkan. “Kalau perlu datangi ke pulau-pulau yang disinggahi dengan membawa tenaga kesehatan supaya masyarakat disana terlayani kesehatannya,” kata Kasal.

Kegiatan ini turut dihadiri Pangkoarmada RI, para Pejabat Kotama TNI AL wilayah Jakarta, para Pejabat Utama Mabesal, Dirkes Ditjen Kuathan Kemhan, pimpinan MURI, dan para pejabat lainnya.(disp)

Categories
Kesehatan TNI

KSAL Didampingi Dankormar Tinjau Kegiatan Bhakti Kesehatan Serentak

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut menggelar sejumlah kegiatan menyambut peringatan HUT TNI AL Ke 77 yang jatuh pada tanggal 10 September 2022 mendatang, salah satunya Bhakti Kesehatan yang dilaksanakan di sejumlah Kapal Perang Indonesia (KRI) dan Pangkalan-pangkalan TNI AL seluruh Indonesia secara serentak, dipusatkan dari KRI Semarang-594 dalam pelayaran menuju perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Selasa (06/09/2022).

Kegiatan TNI AL Bhakti kesehatan serentak yang di berangkat dari pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara dengan membawa para peserta donor darah dan khitanan yang akan mendapat pelayanan kesehatan disepanjang pelayaran dan di tinjau langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono yang didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen TNI Mar Widodo Dwi Purwanto, serta para pejabat TNI AL wilayah Jakarta.

Dalam sambutannya KSAL Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan, Kegiatan Bhakti kesehatan serentak dalam rangka menyambut HUT TNI-AL ini melibatkan kurang lebih 85 Dokter dan 110 tim khitan, 400 orang dokter gigi dan perawat gigi serta petugas UTD Palang Merah Indonesia (PMI) dari 35 Kabupaten atau Kota dan 53 fasilitas kesehatan (Faskes) RSAL, Diskes, Subditkes, Satkes dan BP atau BP yang tergabung dalam 26 lokasi kegiatan. Disampingi itu juga melibatkan Alutsista TNI AL berupa 30 KRI dan 34 Kapal Angkatan Laut (KAL) dengan target donor darah 8.355 orang, khitanan massal 2.175 orang dan pelayanan kesehatan gigi dan mulut sejumlah 5.250 orang.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini TNI AL memecahkan Rekor Muri melalui Pembersihan Plak dan karang gigi dengan jumlah dan lokasi terbanyak, donor darah di atas KRI terbanyak dan khitanan massal di atas KRI terbanyak.

Bhakti kesehatan serentak ini, TNI AL menyasar masyarakat umum, siswa SD, SMP, dan SMA, Keluarga Besar Angkatan Laut (KBAL) atau TNI serta personel TNI AL. terutama di wilayah Jakarta sendiri pelayanan kesehatan gigi dan mulut juga dilaksanakan di Ladokgi TNI AL R.E Martadinata dipimpin Kaladogi, sementara untuk wilayah Surabaya akan dilaksanakan di atas KRI dan Rumkit Yonkes 2 Marinir dipimpin Pangkoarmada II, sedangkan di luar Jawa akan dilaksanakan di Faskes-faskes, KRI maupun KAL dengan pimpinan Komandan satuan masing-masing.(disp)