Categories
Kesehatan

Penularan Penyakit Hewan Akibat Cuaca Ekstrem, Tiap Daerah Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) kembali menghimbau pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS), termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Melalui surat Menteri Pertanian nomor B-03/PK.320/M/01/2025 tertanggal 3 Januari 2025, Kementan terus mengingatkan bahwa peningkatan kasus PMK yang terjadi pada Desember 2024 harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Agung Suganda, mengatakan peningkatan kasus PMK yang terjadi pada minggu ketiga dan keempat Desember 2024 dipicu oleh cuaca ekstrem. “Peningkatan ini memerlukan pengawasan ketat, khususnya terhadap lalu lintas hewan dan produk hewan, untuk mencegah penyebaran lebih lanjut,” kata Agung di Kantor Kementan, Jumat (4/1/2025). Ia menyebut bahwa prediksi puncak kasus PMK akan berlangsung hingga Maret 2025.

Dalam surat tersebut, Kementan menyarankan beberapa langkah antisipatif kepada pemerintah daerah. Pertama, memperketat pengawasan terhadap lalu lintas hewan, produk hewan, dan media pembawa penyakit. Kedua, menutup pasar hewan selama 14 hari jika ditemukan kasus PMK di lokasi tersebut. Langkah ini harus disertai pembersihan dan disinfeksi pasar. Ketiga, memaksimalkan peran peternak dan sektor swasta dalam mengendalikan penyakit di tingkat daerah.

“Penutupan pasar hewan yang terpapar virus dan tindakan disinfeksi adalah langkah mendesak untuk menghentikan penyebaran PMK. Pemerintah daerah harus sigap melindungi peternak dari kerugian yang lebih besar,” ujar Agung. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani ancaman penyakit. “Sinergi lintas sektor sangat penting untuk menjaga populasi ternak dan keberlanjutan usaha peternakan,” tambahnya.

Selain itu, Kementan juga menekankan pentingnya pelaporan kasus PMK atau penyakit lainnya melalui iSIKHNAS, sistem informasi kesehatan hewan nasional. Peternak didorong untuk segera melaporkan dugaan kasus melalui platform ini untuk mempercepat penanganan. “Melalui pelaporan ini, tim kesehatan hewan dapat segera melakukan penyidikan dan pengobatan pada ternak yang sakit,” ujar Agung.

Langkah lain yang direkomendasikan Kementan adalah pelaksanaan vaksinasi pada hewan sehat dengan pendekatan berbasis risiko. Selain itu, masyarakat peternak juga diminta aktif melaporkan kasus dugaan PMK melalui layanan WhatsApp call center yang disediakan pemerintah. “Kami ingin semua pihak terlibat, mulai dari pemerintah hingga peternak, untuk memastikan langkah mitigasi yang efektif,” tambahnya. Untuk pelaporan kasus atau konsultasi, peternak dapat menggunakan layanan Hotline WhatsApp yang disediakan pemerintah di nomor 0811-1182-7889.

Sebelumnya, Kementan juga telah mengeluarkan himbauan untuk memperkuat upaya pengendalian PMK. Dalam Surat Dirjen PKH Nomor 28002/PK.320/F/12/2024 yang dikeluarkan pada 28 Desember 2024, Kementan meminta Dinas Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk mengambil langkah konkret guna meminimalkan risiko penyebaran PMK di berbagai wilayah.

Melalui serangkaian langkah ini, Kementan berkomitmen untuk menjaga stabilitas peternakan nasional. Dengan pengawasan ketat dan pemberdayaan peternak, ancaman PMK dapat diminimalkan, sekaligus melindungi kesejahteraan peternak dan ketersediaan pangan nasional.(hum)

Categories
Kesehatan TNI

Mobile Dental Service TNI AL, Layani Ratusan Masyarakat Cianjur

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-59, TNI Angkatan Laut (TNI AL) mengerahkan klinik gigi mobile (mobile dental service) dari Lembaga Kedokteran Gigi (Ladokgi) TNI AL, serta memberikan pelayanan pemeriksaan dan perawatan gigi secara gratis pada kegiatan Bakti Sosial bertempat di Lapangan Prawatasari Cianjur, Sabtu (18/11/2023).

Dalam kegiatan ini, sejumlah pelayanan kesehatan gigi dan mulut dilaksanakan oleh tenaga kesehatan Ladokgi TNI AL antara lain, pembersihan karang gigi, penambalan gigi, pencabutan gigi dan penyuluhan kesehatan gigi kepada masyarakat setempat.

Bakti Sosial diselenggarakan atas kerjasama antara TNI AL dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) cabang Cianjur, dengan menerjunkan sebanyak 25 dokter gigi gabungan dari TNI AL dan Persatuan Dokter Gigi Indonesia.

Ratusan pasien yang merupakan masyarakat sekitar Cianjur mendapat pelayanan dengan baik di dalam bus dental klino mobile dan di kursi gigi lapangan yang disiapkan oleh tim Ladokgi TNI AL. Bupati Cianjur H. Herman Suherman serta para pejabat Kabupaten Cianjur yang berkesempatan hadir menyampaikan ucapan terima kasih atas layanan tersebut.

“Kami sangat berharap dengan adanya kegiatan ini kesehatan gigi dan mulut masyarakat sekitar Cianjur dapat meningkat, serta melalui penyuluhan diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut,” ungkap Ketua Tim Kesehatan Ladokgi TNI AL Kolonel Laut (K) drg. Muh. Arifin., Sp., Ort., Mtr.Opsla.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam berbagai kesempatan menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena bahwa, TNI AL berkomitmen dalam memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan terutama dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar, seperti dalam hal ini kegiatan Bakti Sosial dengan memberikan pelayanan pemeriksaan gigi secara gratis.(disp)

Categories
Kesehatan Megapolitan TNI

Panglima TNI dan Menkes RI Teken MoU Sinergitas Penyelenggaraan Kerjasama Kesehatan

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M, melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (6/11/2023).

Sinergitas Penyelenggaraan Pelayanan Kesehatan antara TNI dan Kemenkes yang ditandai dengan penandatangan MoU ini, berlaku selama 5 (lima) tahun dan memiliki ruang lingkup sebagai berikut : Pertama, Pelayanan kesehatan; Kedua, Penanggulangan, pencegahan, dan pengendalian penyakit menular dan tidak menular; Ketiga, Penanggulangan krisis kesehatan; Keempat, Kesehatan masyarakat; Kelima, Sosialisasi dan pelaksanaan program kesehatan; Keenam, Pendidikan dan pelatihan SDM bidang kesehatan; Ketujuh, Pengelolaan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan serta logistik kesehatan; Kedelapan, Riset bidang kesehatan; Kesembilan, Kerja sama luar negeri bidang kesehatan; dan Kesepuluh, Kegiatan lainnya yang disepakati oleh Para Pihak.

Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan bahwa tugas TNI selain Operasi Militer Perang (OMP) juga melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yakni menjaga kedaulatan keutuhan NKRI dan menjaga keselamatan bangsa dan negara. Salah satu dari 14 tugas pokok TNI dalam OMSP diantaranya membantu Polri dan Pemerintah Daerah serta melindungi bangsa dan negara dari segala macam ancaman yang ada, baik bencana alam atau pun bencana non alam seperti penyakit, “Bencana dari virus yang telah kita lalui bersama yaitu Covid-19 yang tidak pernah kita duga,” ujar Panglima TNI.
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa di Papua saat ini ada bencana kelaparan, dan banyak Puskesmas yang dibakar yang mengakibatkan masyarakat kesulitan mendapatkan penanganan dokter, dan tenaga kesehatan sangat minim karena diganggu KSTP, “Kita memiliki tenaga dokter di seluruh jajaran TNI dari Sabang sampai Merauke, Kapuskes sebagai leading sektor rumah sakit yang tersebar dari kelas A, B maupun C di seluruh wilayah kita punya, tentunya kita berdayakan ruma sakit di daerah-daerah tersebut,” katanya.
Panglima TNI berharap MoU dengan Kemenkes ini, ke depan harus lebih bisa membantu masyarakat di daerah-daerah yang tidak terjangkau atau daerah-daerah yang terancam keamanannya terutama daerah terpencil yang sangat membutuhkan untuk dilaksanakan perawatan dan pengobatan.
Turut hadir pada acara tersebut, Kasum TNI Letjen TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M., Irjen TNI Letjen TNI (Mar) Suhartono, M.Tr.(Han), para Asisten Panglima TNI, para Kabalakpus TNI dan Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono.(Pusp)

Categories
Kesehatan Megapolitan

dr. Belle Aesthetic Clinic Punya Rekomendasi Agar Dapetin Kulit yang Sehat, Glowing dan Bebas Kerut

Koran Jurnal, Jakarta – Mendambakan kulit yang sehat dan glowing pasti jadi keinginan semua perempuan. Namun, tidak cukup hanya dengan langkah perawatan kulit yang biasa (steps skincare) saja. Dibutuhkan treatment perawatan seperti yang direkomendasikan oleh salah satu rumah kecantikan, yakni dr. Belle Aesthetic Clinic.

Founder dr. Belle Aesthetic Clinic, dr. Catherine Soebroto menyebut, ada sejumlah perawatan di kliniknya, agar perempuan mendapatkan kulit yang sehat, glowing, dan bebas kerut.

“Ada Laser Oral, Botox, Filler dan Brow Laser,” sebut Dr. Catherine Soebroto, di Jakarta, Senin (25/9/2023).

dr.Catherine menjelaskan, sesuai sama namanya, laser oral ini menggunakan alat yang dimasukkan ke dalam mulut. Alat tersebut tergolong baru di Indonesia.

“Yes, alat laser ini memang baru satu-satunya di Indonesia, dan hanya ada di dr. Belle Clinic ya. Laser ini membantu merangsang kolagen dari mulut, sehingga membantu mengurangi garis senyum yang merupakan tanda-tanda penuaan. Treatment ini no-downtime dan nggak sakit sama sekali, loh,” terangnya.

Sedangkan Botox, menurut Catherine, merupakan perawatan dengan menyuntikkan protein ke area-area tertentu untuk mengurangi kerutan.

“Botox berfungsi merileksasi otot, sehingga mengurangi tampilan kerut pada wajah. Botox ini bisa dilakukan di area rahang, dahi, mata, angry line, atau bahkan bahu. Treatment ini sudah mulai terlihat hasilnya di hari ketiga, loh! Cocok buat kamu yang perawatan tapi langsung kelihatan hasilnya dan treatment ini udah nggak asing pastinya ya,” tukasnya.

Selanjutnya Filler, treatment ini menjadi salah satu treatment paling favorit dan dicari. Nggak perlu takut untuk treatment Filler, karena isi dari Filler ini adalah Hyaluronic Acid yang memang sudah ada di dalam tubuh. Filler disuntikkan di area-area yang “kosong” atau “kempes” agar terlihat lebih berisi, mengurangi kerut, dan membuat tampilan lebih muda dan segar.

“Namun, kamu perlu hati-hati ya untuk treatment Filler. Pastikan klinik yang kamu datangi adalah klinik terpercaya dengan dokter yang kompeten, karena Filler termasuk salah satu tindakan yang sulit,” kata dr. Catherine Seobroto, yang sudah sangat expert melakukan treatment ini dan hasil fillernya selalu natural.

Untuk treatment Brow Laser, yakni perawatan bulu mata alias alis adalah satu bagian dari wajah yang terlihat sepele, tapi sangat krusial. Alis yang rapi akan membuat tampilan wajah juga lebih “rapi” dan cantik.

“Kamu bisa nih, ngebentuk alis kamu yang berantakan dengan Brow Laser. Dengan laser, alis kamu nggak numbuh lagi, jadi kamu gak perlu repot-repot cukur atau threading atau waxing yang bikin sakit dan diulang setiap bulan,” tandasnya.

Tertarik untuk melakukan perawatan di atas? Kamu bisa datang ke dr. Belle Aesthetic Clinic di Muara Karang, Sudirman Park atau Gading Serpong.

“Nggak cuma masalah kulit, untuk urusan slimming dr. Belle juga punya perawatan yang lengkap. Mulai dari Meso, dengan menyuntikkan cairan untuk menghancurkan lemak ke area tertentu, Exilis untuk mengencangkan kulit wajah, perut, lengan dan paha, juga Emsculpt salah satu alat yang digunakan Kim Kardashian untuk membentuk otot,” ujar dr. Catherine Soebroto.

“Dan kalau masih bingung perawatan apa yang cocok sama kamu, kamu bisa lho konsultasi dulu,” tuturnya.

Untuk diketahui, dr. Belle Aesthetic Clinic sudah berdiri lebih dari 10 tahun dan merupakan klinik yang berizin resmi dengan dokter-dokter yang profesional di bidangnya.

Ayo tunggu apa lagi…!! Untuk bulan Oktober 2023, dr.Belle Aesthetic Clinic memberikan promo loh untuk treatment 2cc Filler dengan harga 9.9 juta aja. Juga masih ada promo lainnya. Untuk info lebih lanjut kamu bisa cek Instagram dr. Belle di @dr.belle.clinic atau hubungi 0811 886 7970. #foreveryoungwithdrbelle ya!

 

Categories
Kesehatan TNI

Sambut HUT Ke-60 WARA Ikuti Donor Darah

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-60, Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) Tahun 2023, Wara Bakorcab Jakarta melaksanakan kegiatan donor darah yang diselenggarakan di Gedung Suharnoko Harbani, Mabesau, Cilangkap, Senin (17/7/2023).

Donor darah ini dilaksanakan dalam rangka peringatan ke-76 Hari Bhakti TNI Angkatan Udara, sekaligus juga dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-60 Wanita TNI Angkatan Udara yang akan diperingati pada 12 Agustus mendatang.

Menurut Ketua Panitia HUT ke-60 Wara, Letkol Sus Dian Shintani N, ST., M.Han., mengungkapkan, “melalui kegiatan donor darah ini diharapkan menjadi wujud nyata partisipasi dan bakti Wanita TNI Angkatan Udara kepada masyarakat. Sesuai tema HUT Wara pada Tahun ini yakni ” Dengan Semangat Kanya Bhakti Sakti Sejati, Wara Sebagai Prajurit Profesional, Tangguh dan Modern, Siap Mewujudkan TNI Angkatan Udara Yang Disegani di Kawasan”.

Diharapkan dengan bertambahnya usia, Wara sebagai tentara rakyat, dapat lebih banyak berkontribusi bagi masyarakat. “Dengan donor darah ini sebagai wujud sumbangsih kepada sesama sekaligus bentuk kepedulian wanita TNI Angkatan Udara terhadap ketersediaan stok darah yang ada di PMI”, Ungkap ketua panitia.

Kegiatan ini melibatkan tim dari Yonkes Denma Mabesau yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta.

Dalam donor darah kali ini, tercatat jumlah peserta sebanyak 322 orang, dan yang berhasil donor sebanyak 240 orang, 107 orang diantaranya dari Wanita TNI Angkatan Udara.

Wara yang turut hadir dan berpartisipasi dalam donor darah diantaranya, Dosen Tetap Unhan Marsekal Muda (Marsda) TNI Reki Irene Lumme, S.H.,M.H., Kadiskumau Marsekal Pertama (Marsma) TNI Evi Zuraida, S.H.,M.H., Marsma TNI (Purn) Rini Mukayani, serta perwakilan Wara Dari Mabes TNI, Mabesau, Koopsudnas, Kodiklatau, wara Lanud Halim Perdanakusuma dan Kosek IKN.(disp)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Status Darurat Covid-19 Resmi Dicabut WHO, Indonesia Siapkan Transisi Jangka Panjang

Koran Jurnal, Jakarta – Kementerian Kesehatan menyambut baik keputusan Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencabut status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) untuk Covid-19 pada Jum’at (5/5/2023).

Indonesia sendiri sebelumnya sudah bersiap bertransisi dari pandemi ke endemi dengan berkonsultasi dengan WHO. WHO menyampaikan bahwa persiapan Indonesia dipandang baik dalam menghadapi transisi pandemi ke endemi.

“Kami mengucapkan terima kasih untuk seluruh tenaga medis dan tenaga kesehatan yang telah berjuang bersama sehingga penularan Covid-19 Indonesia dapat terkendali, dan saat ini kita bersama-sama menuju pengakhiran kondisi kedaruratan,” ujar Juru Bicara Kemenkes dr.Mohammad Syahril, dalam siaran pers yang diterima, Minggu (7/5/2023).

“Kami telah berkonsultasi dgn Dirjen WHO dan tim WHO baik di Jenewa dan Jakarta untuk Indonesia mempersiapkan transisi pandemi beberapa waktu lalu sebelum pencabutan status PHIEC diumumkan WHO,” tambahnya.

Kendati status kegawatdaruratan pandemi sudah dicabut, pemerintah tetap mengedepankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan. WHO juga menegaskan perlunya masa transisi untuk penanganan Covid-19 jangka panjang.

Diantaranya dengan surveilans kesehatan di masyarakat, dan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dan obat-obatan, serta mempersiapkan kebijakan kesehatan lainnya, sebagai upaya ketahanan kesehatan nasional dan kesiapsiagaan atas kemungkinan adanya pandemi di masa yang akan datang.

Masyarakat juga dihimbau agar tetap memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan. Upaya vaksinasi juga terus dijalankan terutama untuk meningkatkan perlindungan bagi kelompok masyarakat yang paling berisiko

Pemerintah terus mempersiapkan langkah langkah pencabutan status pandemi sesuai dengan Strategi Kesiapsiagaan dan Respon Covid-19 2023-2025 yang telah disiapkan oleh WHO sebagai pedoman negara-negara. Dirjen WHO menyampaikan persiapan Indonesia dipandang baik dalam menghadapi transisi pandemi ke endemi.

“Virus Covid-19 masih ada di sekitar kita, sehingga masyarakat harus tetap waspada. Kelompok lansia dan pasien dengan penyakit penyerta masih memiliki resiko paling tinggi, sehingga vaksinasi harus tetap dilakukan,” jelas dr. Syahril.(*)

 

Categories
Kesehatan TNI

TNI AU Canangkan Pencegahan Stunting Nasional di Seluruh Lanud Jajaran

Koran Jurnal, Kupang – TNI AU mencanangkan penanganan dan pencegahan stunting secara nasional tahun 2023 di jajaran TNI AU. Pencanangan langsung disampaikan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA, bersama Kepala BKKBN DR. (H.C) dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG dan Gubernur NTT Victor Laiskodat, dalam sebuah acara di komplek kantor gubernur NTT, Kupang, Senin (20/3/2023).

Kasau mengatakan, pencanangan stunting sebagai bentuk kepedulian TNI AU kepada permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat khususnya bidang kesehatan. Kegiatan dalam rangkaian peringatan HUT ke-77 TNI AU tersebut, juga untuk membantu program pemerintah penurunan stunting pada anak.

Pencanangan penanganan stunting, dalam rangka mendukung program pemerintah, dengan melibatkan masyarakat, khususnya di wilayah satuan TNI AU.

“Secara khusus saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kepala BKKBN beserta jajarannya, dan juga kepada Gubernur NTT yang telah bersedia menerima kedatangan tim pencegahan stunting TNI AU di Kupang,” ujar Kasau.

Kasau menginstruksikan kepada Komandan Lanud Eltari Kupang khususnya dan para Komandan satuan TNI AU diseluruh Indonesia umumnya untuk membantu program nasional pencegahan stunting.

“Untuk mendukung program nasional pencegahan stunting, satuan TNI AU diwilayah ini wajib mendukung program pembangunan di kota Kupang, inilah bakti kita yang dapat diberikan kepada wilayah yang kita tempati,” pinta Kasau.

Kasau juga merespon positif permohonan Gubenur NTT. “Kami siap kenalkan daun kelor sebagai konsumsi keluarga prajurit, di satuan TNI AU,” ujar Kasau.

Kasau berharap, melalui sinergisitas dan gotong royong, permasalahan stunting di Indonesia dapat ditekan semaksimal mungkin. Kasau juga optimis, melalui kerjasama semua elemen masyarakat, target 14% yang direncanakan pemerintah ditahun 2024 dapat tercapai.

Selain diikuti ratusan peserta secara online, pencanangan stunting TNI AU juga diikuti seluruh Komandan satuan jajaran TNI AU diseluruh tanah air. Kasau juga berkesempatan dialog dengan beberapa Komandan satuan TNI AU yang berada di daerah, secara vicon.

Selain pencanangan stunting, Tim kesehatan TNI AU juga memberikan bantuan stunting dengan menyerahkan alat kesehatan pemantau pertumbuhan Balita dan anak bagi pos Yandu yang ada diseluruh jajaran TNI AU.

“Kita akan terus lakukan edukasi gizi dan penyuluhan bagi ibu dan Keluarga serta pembagian paket makanan bergizi ibu hamil dan Balita di desa-desa,” kata Kasau.

Seusai pencanangan Stunting, Kasau didampingi Gubernur NTT dan kepala BKKBN dan pejabat meninjau kegiatan baksos kesehatan TNI AU di kantor Gubernur NTT.

Baksos kesehatan kali ini meliputi operasi bibir sumbing (target 200 orang), khitanan (target 150 orang), perawatan gigi (target 200 orang), donor darah (target 200 orang), pelayanan KB (target 100 orang), dan layanan kesehatan umum (target 1000 orang). Selain itu juga pembagian kaca mata baca (750 orang), paket gizi Balita (300 orang), serta pembagian Sembako (1000 paket).

Turut hadir pada kegiatan tersebut Pangkoopsudnas Marsdya TNI M.Toni Hardjono, S.E., M.M., Asrena Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Pangkoopsud II, dan pejabat utama TNI AU lainnya.(disp)

Categories
Kesehatan TNI

Peringati HUT ke-77, TNI AU Gelar Baksos Kesehatan di Kupang, NTT

Koran Jurnal, Kupang – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77, TNI AU menggelar bakti sosial (Baksos) Kesehatan. Baksos yang dipusatkan di kantor Gubernur NTT, Kupang, ditinjau Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau, Marsda TNI Andi Wijaya, S.Sos, Sabtu, (18/3/2023).

Aspotdirga Kasau mengatakan, Baksos kesehatan sebagai bentuk kepedulian TNI AU kepada masyarakat, khususnya pelayanan kesehatan gratis warga kota Kupang, NTT.

“Kegiatan Baksos kesehatan, sebagai bentuk nyata kepedulian TNI AU untuk selalu hadir ditengah masyarakat Kupang,” ujar Aspotdirga Kasau.

Baksos kesehatan yang terselenggara atas kerjasama TNI AU dengan BKKBN dan Walubi, memberikan berbagai layanan kesehatan gratis. Layanan kesehatan berupa operasi bibir sumbing (target 200 orang), pelayanan gigi (target 200 orang), Khitanan (target 150 orang), donor darah (target 200 orang), posyandu (target 100 orang) dan layanan kesehatan umum (target 1000 orang).

Selain layanan kesehatan, TNI AU juga membagikan paket Sembako (1000 paket), paket gizi Balita (300 Balita), dan kaca mata baca untuk 750 orang.

Kegiatan Baksos kesehatan di Kupang, rencananya juga akan dirangkai dengan pencanangan peran TNI AU dalam membantu pemerintah dalam pencegahan Stunting. Pencanangan pencegahan stunting akan disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., CSFA., pada Senin (20/3/2023), di Kupang, bersama pejabat Kementerian dan Lembaga terkait, seperti Kementerian PMK dan BKKBN.(disp)

Categories
Kesehatan TNI

TNI AU Gelar Layanan Kesehatan dan Penyuluhan Stunting di Jawa Tengah

Koran Jurnal, Ambarawa – Guna membantu mencegah stunting pada anak, TNI AU menyelenggarakan layanan dan penyuluhan kesehatan, di Ambarawa, Jawa Tengah, Sabtu (11/3/2023) kemarin.

Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama antara TNI AU dengan pemerintah daerah Ambarawa dan Keluarga Besar Pesona Bakti Ambarawa (PBA), sekaligus untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 TNI AU.

Acara dihadiri Ketua PBA Marsma TNI Edi Wuryanto, Wakil Bupati Semarang H. Basari S.T M.Si dan Ketua Panitia HUT ke-77 TNI AU tahun 2023, yang diwakili Paban I/Ren Spersau Kolonel Penerbang Didik Kristyanto S.E., M.Sc.

Macam layanan kesehatan yang dilaksanakan, meliputi pemeriksaan kesehatan Balita, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, dan layanan kesehatan lainnya.

Sosialisasi dan penyuluhan Stunting, disampaikan oleh dr.Citra dan Mayor Kes Anis dari Rumah Sakit Pusat TNI AU dr. Hardjolukito.

Selain layanan kesehatan dan sosialisasi, pada kesempatan tersebut, juga dibagikan paket makanan bergizi untuk Balita.(disp)

Categories
Kesehatan Megapolitan

Pelaksanaan Donor Darah Sehaty di Swiss-Belhotel Mangga Besar Disambut Antusiasme Warga 

Koran Jurnal, Jakarta – Sahabat Selalu Dihaty (Sehaty) Jakarta Pusat kembali menggelar acara donor darah dan cek kesehatan dengan menggandeng Swiss-belhotel Mangga Besar Jakarta Pusat, Senin (20/2/2023).

M. Irvan selaku ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan donor darah dan cek kesehatan ini menjadi kegiatan rutin pertiga bulanan dari Sehaty, dimana sudah beberapa kali menggandeng pihak hotel yang berada di Jakarta.

Untuk kegiatan ini kami menargetkan pendonor darah sebanyak 150 orang, dengan mengajak masyarakat sekitarnya dengan meminta bantuan camat dan lurah setempat dan alhamdulilah pada kegiatan donor darah dan cek kesehatan ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat sekitar dan lainnya sehingga peserta donor melebih dari target yang diharapkan,” kata Irvan.

Dalam kesempatan yang sama Budi Utami selaku Direktor of Sales & Marketing Swiss-belhotel Mangga Besar menambahkan, ini merupakan kegiatan yang pertama dilakukan oleh Swiss-bellhotel Mangga Besar Jakarta setelah hampir selama tiga tahun tidak ada kegiatan di karenakan Covid-19.

Melihat semangat dan animo masyarakat yang datang untuk mendonorkan darahnya, kami sangat bangga dan berterima kasih sekali sehingga apa yang kami inginkan dalam penyampaian target bisa di lalui dan setelah pendaftaran ditutup masih ada juga para pendonor yang datang namun dikarenakan kantong darah yang dibawa habis dengan terpaksa di tolak. Namun untuk tidak menghilangkan rasa kecewa para calon donor yang gagal dilakukan cek kesehatan,” terang Utami.

Dr.Sahrianta Tarigan yang mewakili ketua PMI DKI Jakarta dalam sambutannya mengatakan bahwa ada 4 keuntungan bagi pendonor darah yakni, begitu pendonor darah selesai mendonor maka dalam waktu singkat akan diketahui apa darahnya ada terjangkit penyakit hepatitis B, hepatitis C, Spilis atau AIDS.

Oleh karena itu bagi bapak ibu yang punya anak gadis kalau ada yang melamarnya minta kepada calon prianya untuk donor darah terlebih dahulu karena dari donor darah tersebut akan ketahuan calon mantu kita terkena penyakit tersebut tidak,” ungkap Tarigan sambil senyum.

Selain itu pendonor darah jika terkena covid cepat sembuh terbukti semua pengurus PMI di Jakarta ada yang berkali-kali terkena covid-19 tetapi tidak ada yang parah atau sampai meninggal hal ini dikarenakan para pengurus rutin dalam melakukan donor darah, oleh karena itu rajin-rajinlah mendonorkan darahnya setiap tiga bulan sekali,” harap Tarigan.

Kasi Kesra walikota Jakarta Pusat, Ahmad Joehandi yang mewakili walikota Jakarta Pusat mengatakan ini merupakan kegiatan yang sangat baik sekali dan jarang-jarang kegiatan donor darah dilakukan di hotel, apa lagi yang menjadi panitianya sebuah organisasi Sehaty dan berharap kedepannya ini dapat terus dilakukan agar PMI tidak kekurangan stok darah apa lagi dalam waktu dekat ini akan memasuki bulan puasa dimana biasanya PMI akan kekurangan stok darah dikarenakan para pendonor sedang berpuasa,” terangnya.

Kami dari pemerintah akan selalu mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini dan jika akan mengadakan di kantor Walikota Jakarta Pusat kita juga siap untuk memfasilitasi untuk kegiatan tersebut, karena banyak juga yang mengadakan kegiatan donor darah di kantor walikota,” tutup Ahmad.(*)