Categories
TNI

KSAL: TNI Angkatan Laut Berkomitmen Untuk Mendukung Program Pemerintah Bidang Kemandirian Industri Pertahanan

Koran Jurnal, Batam – Sebagai wujud dari program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, TNI AL memfokuskan dalam pencapaian kekuatan yang siap dioperasionalkan dengan menambah alutsista berupa kapal perang. KSAL memimpin acara Delivery Ceremony, Peresmian, dan Pengukuhan Komandan KRI Tuna-876 bertempat di Galangan PT Karimun Anugrah Sejati (KAS), Kamis (07/09).

Pada kesempatan ini, Laksamana TNI Muhammad Ali meresmikan secara langsung Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jenis kapal patrol cepat (PC) 60 M yang merupakan salah satu kapal perang hasil karya putra-putri bangsa yang dibangun di galangan PT Karimun Anugrah Sejati (KAS) dengan masa pembangunan selama dua puluh dua bulan. Pemilihan PT KAS sebagai produsen pembangunan kapal PC 60 M sejalan dengan program pemerintah dalam pemberdayaan dan peningkatan kemampuan industri pertahanan nasional menuju kemandirian pemenuhan alutsista.

Kasal dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan ini menjadi indikator keberhasilan dari program pemerintah menuju kemandirian industri pertahanan, khususnya dalam upaya peningkatan kemampuan industri galangan pembuat kapal perang.

“Pemerintah telah mengambil kebijakan dalam hal penguatan industri pertahanan dalam negeri, yang bertujuan untuk membangun industri yang maju, kuat, mandiri dan berdaya saing untuk dapat mendukung pertahanan negara, serta mendukung pembangunan pertumbuhan ekonomi nasional,” ungkap KSAL.

Lebih lanjut Kasal menjelaskan pembangunan KRI Tuna-876 ini merupakan salah satu komitmen TNI Angkatan Laut untuk mendukung program pemerintah dibidang kemandirian industri pertahanan. Sesuai dengan fungsi asasinya, kapal PC 60 ini dapat melaksanakan peperangan anti kapal permukaan, peperangan anti udara terbatas, melaksanakan patroli keamanan laut dan juga tugas operasi tambahan seperti operasi SAR serta operasi lainnya.

Kapal yang memiliki panjang keseluruhan 62,40 Meter, Lebar 8,80 Meter dan Tinggi 19,37 Meter ini memiliki kecepatan maksimal 24 Knot serta kecepatan jelajah sejauh 17 Knots. Kapal ini dipersenjatai dengan 1 unit Meriam Kaliber 40 mm dan 2 unit Meriam Kaliber 12,7 dengan jumlah personel pengawak 50 orang.

Ditetapkannya kapal PC 60 Meter ini sebagai Kapal Perang Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Kasal Nomor Kep/2192/IX/2023 tanggal 1 September tentang Peresmian Satu Unit Kapal Perang Republik Indonesia Patroli Cepat 60 Meter Hasil Pengadaan Disadal Multy Years TA 2021, TA 2022, dan TA 2023, dengan nama kapal KRI Tuna (TNA) dengan nomor lambung 876 yang akan berada dibawah komando Satuan Patroli Lantamal 1 Belawan.

Dengan adanya kapal ini, sebagai langkah untuk mendukung dan turut serta dalam meningkatkan program pemerintah yaitu Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang merupakan kebijakan dalam pemenuhan alutsista TNI AL.

Pada kesempatan ini juga, KSAL mengukuhkan Mayor Laut (P) Muhammad Arif, S.T., M.T., M.Tr.Opsla NRP 17139/P sebagai Komandan KRI Tuna-876, berdasarkan Keputusan Kasal Nomor Kep/2193/IX/2023 Tanggal 1 September 2023 tentang Pengukuhan Komandan Kapal Perang Republik Indonesia Tuna-876.

Di akhir sambutannya KSAL berpesan kepada Komandan KRI Tuna-876 yang mengawali tugas sebagai pengawak pertama KRI Tuna-876.

“Ingatlah selalu nilai-nilai kehormatan, integritas dan keberanian yang menjadi landasan TNI Angkatan Laut. Emban amanah ini sebaik-baiknya dan selalu tekadkan dalam diri seluruh prajurit sekalian untuk memberikan pengabdian yang terbaik kepada bangsa dan negara tercinta,” pesan KSAL.

Categories
Ragam TNI

Korps Marinir Juarai Lomba MTQ Tingkat TNI AL

Koran Jurnal, Jakarta – Membanggakan, prajurit dan Keluarga Besar Korps Marinir berhasil mendominasi dengan menjuarai di semua kategori Lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat TNI AL tahun 2023 yang dilaksanakan di Masjid Al-Arif, Mabesal, Cilangkap, Jakarta Timur, tanggal 6 dan 7 September 2023.

Pada Lomba MTQ tingkat TNI AL tahun 2023 diikuti 40 peserta dari Kotama-kotama TNI AL seluruh Indonesia yang merupakan peserta hasil seleksi terbaik Kotama TNI AL dengan kategori Militer Pria, PNS Pria, kategori wanita terdiri dari Kowal, PNS Wanita dan Jalasenastri dan kategori anak-anak, SMP, SD.

Dari hasil lomba, untuk kategori militer putra, Serda Marinir Djaka Septian dari Batalyon Bekpal 2 Marinir Pasmar 2 berhasil meraih Juara Pertama dengan nilai : 93.0. Kategori Wanita/PNS/Jalasenastri, Ny. Baiq Nurrahmi, istri dari Praka Marinir Safwandi, prajurit Yonif 1 Marinir Pasmar 2 berhasil menjadi Juara Pertama dengan nilai: 95.5. Kategori SMA, Alfiya A’yun anak dari Koptu Marinir Sunarya, prajurit Batalyon Roket 1 Marinir Pasmar 1 berhasil menjadi Juara Dua dengan nilai : 94.5. Kategori SMP, Beni Risto, anak dari Koptu Marinir Dedi Sihombing, prajurit Yonif 9 Marinir Brigif 4 Marinir/BS berhasil meraih Juara Harapan l dengan nilai : 84,5. Sedangkan pada Kategori SD, M. Dzikri Prawira, anak dari Kopka Marinir Sumardi, prajurit Yonif 9 Marinir Brigif 4 Marinir/BS berhasil meraih Juara Dua dengan nilai : 89.0.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengharapkan lomba MTQ yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut peringatan HUT ke-78 TNI AL tahun 2023, bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk mengejar kemenangan samata, akan tetapi lebih kepada upaya memupuk motivasi dan keinginan yang kuat untuk menguasai ilmu-ilmu keagamaan yang berkaitan dengan Al-Qur’an.

Sementara itu, Komandan Korps Marinir Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan prajurit dan Keluarga Besar Korps Marinir menjuarai MTQ tingkat TNI AL tahun 2023. Prestasi yang telah diraih ini patut disyukuri dan diharapkan akan lebih memotivasi Prajurit maupun Keluarga Besar Korps Marinir lainnya untuk dapat meraih prestasi pada ajang lomba yang lainnya baik pada lingkup TNI AL, TNI maupun Nasional di masa yang akan datang.

“Semoga prestasi ini dapat memberikan kontribusi positif yang nyata terhadap pembangunan sumber daya manusia Korps Marinir TNI AL yang tangguh,” pungkas Dankormar.

Pada kesempatan tersebut Kadisbintalal Brigjen TNI (Mar) Sandy Muchjidin Latief, S.IP., menyampaikan para Juara selanjutnya akan mewakili TNI AL pada ajang MTQ ditingkat TNI bahkan dapat menuju pada tingkat regional dan internasional.(disp)

Categories
Ragam TNI

Tim Putih Ekspedisi Maritim TNI AL Mulai Perjalanan dari Pontianak 

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam rangka menyambut HUT TNI AL ke-78, para prajurit jalasena laksanakan ekspedisi maritim di Pulau Kalimantan yang dilaksanakan mulai dari 4 -10 September 2023, dengan dua rute yang berbeda melalui jalur darat dan laut.

Kedua rute tersebut juga dimulai dari garis start yang berbeda namun dengan finish yang sama yakni Ibu Kota Negara (IKN). Masing-masing rute memiliki tim yang berbeda yakni Tim Merah dan Tim Putih.

Untuk Tim Putih diawali dari Pontianak dengan rute Pontianak-Pakunegara Tayan-Sandai-Batas Kota Kalbar-Pangakalan Bun-Banjarmasin-Kec. Satui-Balikpapan, dengan total jarak tempuh 1.270 km jalur darat dan 250 nm jalur laut.

Untuk diketahui bahwa Rute Tim Putih telah dimulai tanggal 4 September lalu yang dilepas langsung oleh Komandan Lantamal XII Pontianak dan saat ini telah sampai di etape ke 5 yakni Pangakalan Bun menuju Banjarmasin melalui jalur laut menggunakan KRI Layang-635.

Tujuan dilaksanakannya Ekspedisi Maritim ini yaitu untuk memberikan edukasi kepada generasi penerus dan juga masyarakat tentang negara maritim Indonesia sekaligus menggali potensi-potensi maritim yang ada serta jejak sejarahnya, sehingga diharapkan para generasi penerus memiliki pola pikir peduli dan kembali ke laut. Banyak sekali sumber daya alam yang belum terjamah berada di laut dan kita belum memanfaatkannya dengan maksimal

Hal ini sesuai dengan program prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali mengenai peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berkelanjutan untuk mencapai kejayaan angkatan laut yang “Jalesveva Jayamahe”.(disp)

Categories
Hiburan TNI

HUT Ke-78 TNI AL Persembahkan Pagelaran Seni Jalasena Laksamana Malahayati

Koran Jurnal, Jakarta – Dalam menyambut Hari Ulang Tahunnya yang ke 78, TNI Angkatan Laut menggelar pertunjukan teatrikal yang mengangkat sosok Malahayati sebagai panglima armada laut perempuan pertama di dunia dari Kesultanan Aceh Darussalam di abad 16, dan menjadi inspirasi dalam membangun kekuatan maritim Indonesia yang merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia.

Dikatakan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali bahwa, lewat kisah hidup dan sejarah Laksamana Malahayati terdapat banyak hal bisa dipelajari TNI AL di antaranya terkait penggunaan kekuatan berbasis maritim (sea power) dalam menjaga kedaulatan dan membangun perekonomian disamping pembangunan infrastruktur maritim, diplomasi maritim, dan kekuatan armada laut.

Memasuki usianya ke-78 tahun pada 10 September 2023, TNI AL pun bertekad menjadikan kisah heroik perjuangan Laksamana Malahayati bersama Laskar Inong Balee, sebuah kesatuan yang berisikan lebih dari 2.000 prajurit perempuan, dalam mengusir bangsa asing dari Tanah Rencong sebagai inspirasi

Semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan Laksamana Malahayati turut mengilhami TNI AL, salah satunya membentuk Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) pada tahun 1963 silam. Bahkan sejak 2013, Akademi Angkatan Laut mulai menempa taruni agar kelak lahir lebih banyak lagi Laksamana Malahayati di era modem.

Bukan itu saja, karena TNI AL turut menyematkan nama Laksamana Malahayati yang merupakan pahlawan nasional pada salah satu kapal perang yang masih beroperasi sampai hari ini, KRI Malahayati-362 yang memperkuat Komando Armada III di Sorong, Papua Barat.

Selain menjadikan sebagai nama Alutsista, “Malahayati” turut dipakai untuk penamaan sejumlah ksatrian, gedung, dan jalan di Komplek TNI AL, bahkan di Markas Besar TNI pun terdapat sarana dan prasarana yang diberi nama Malahayati. Oleh sebab itu, dalam menyambut HUT ke-78 TNI AL, digelar sebuah seni pertunjukan teaterikal berlatar perjuangan perempuan yang lahir pada 1 Januari 1550 dan wafat 30 Juni 1615.

TNI AL sebagai eksekutif produser menggandeng sejumlah nama besar di dunia seni pertunjukan seperti artis Marcella Zalianty yang merupakan produser sekaligus sebagai pemeran utama dalam cerita ini, Arswendi Bening sebagai Sultan Aceh, Cut Mini yang memerankan sosok ibu Laksamana Malahayati, dan Teuku Rifnu Wikana sebagai suami Malahayati, serta Aulia Sarah yang memerankan Cut Limpah.

Pertunjukan disutradarai oleh Iswandi Pratama dibantu Jay Soebijakto selaku penata artistik, dan Toro Arto sebagai pimpinan produksi. Ikut dilibatkan Nya Ina Raseuki atau Ubiet sebagai pelantun lama dan koreografer senior Hartati sebagai penata gerak, penata musik dipercayakan kepada Indra Perkasa.

Pertunjukan digelar di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 8 dan 9 September 2023. Tanggal 8 diperuntukkan bagi para undangan sedangkan pada tanggal 9 akan ada dua show pada siang dan malam yang diperuntukkan bagi publik.

Sebanyak 67 orang ikut serta sebagai pemain di pertunjukan ini termasuk sembilan prajurit Kowal bersanding dengan pemain-pemain teater dari kelompok ternama diantaranya Teater Koma dan Wayang Orang Bharata. Mereka berlatih serius sejak pertengahan bulan Juli 2023 lalu di Gelanggang Olahraga Mabes TNI AL Cilangkap, Jakarta.

Ada banyak hal menarik disajikan pada pementasan teaterikal Laksamana Malahayati kali ini. Selain adegan pertempuran kolosal yang menggambarkan prajurit Inong Balee dengan serdadu asing, juga ditampilkannya replika kapal perang ke atas panggung pertunjukan.

Jay Soebijakto menjelaskan, bahwa replika kapal perang merupakan hasil risetnya selama beberapa waktu dan dihasilkan sebuah bentuk kapal terbuat dari rangka baja yang dapat dibongkar pasang (knock-down) berukuran tinggi 3,5 meter dan panjang 10 meter.

“Kapal ini sanggup menampung sampai 10 orang secara bersamaan di dalamnya. Sewaktu di panggung, nantinya kapal dapat didesain mampu membelah menjadi dua. Kapal menjadi arena pertempuran termasuk ada aksi melompat dari satu kapal ke kapal lainnya,” ujar anak dari KSAL pertama, Laksamana R. Soebijakto yang memimpin TNI AL pada 1948.

Tak hanya itu, karena pria lulusan Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia dan telah berpengalaman menangani seni pertunjukan panggung sejak 1992 ini mengaku tertantang dengan desain baru Graha Bhakti Budaya, TIM.

Panggung utama selebar 12 meter dan panjang 18 meter menurutnya member dinamika tersendiri bagi dirinya yang sebelumnya pada 2010 pernah menampilkan musikal Laskar Pelangi.

Dengan dukungan immersive sound system dan tata cahaya berkekuatan 130.000 watt dipadu dengan flow set multimedia untuk menguatkan visual panggung, Jay juga melengkapinya dengan struktur rumah panggung khas Aceh yang sarat makna serta Istana Kesultanan Aceh Darussalam yang ia desain layaknya bangunan dalam ukuran normal.

Selain itu, sepanjang pertunjukan berlangsung, penonton juga ikut disuguhi aksi videomapping menggunakan 2 projector @32rb lumens dengan lensa ultra short throw menemani Marcella Zalianty dan para pemain teater beraksi.

“Kita ingin memberikan yang terbaik di HUT ke-78 TNI AL,” ucapnya.

Tiket pertunjukan teater ini dapat diakses melalui tautan httes://bit.| /TiketRes ulerMalaha ati atau akses ke www.keana.id.

Beberapa pendukung pementasan ini diantaranya Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Komunikasi dan Informasi, Siber Kreasi, Telkomsel, Jakpro, Bank Mandiri, Taman Ismail Marzuki, loket.com. Didukung pula oleh media partner seperti antaranews.com, kompas.id, tempo.co, liputan6.com, Men and Women Obsession, Radio Female, Radio Bahana, Bazaar, Her World, suara.com, sindonews.com, sportstar.id, celebrities.id, okezone.com, Radio Celebrities, RDI FM, Radio Trijaya, dan Radio Okezone.(disp)

Categories
TNI

Jelang Operasi Amfibi Latgabma Super Garuda Shield 2023, Korps Marinir TNI AL Laksanakan Tactical Floor Game 

Koran Jurnal, Surabaya – Dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield 2023 yang akan memasuki tahap Operasi Amfibi (Opsfib), Prajurit Korps Marinir TNI AL yang terlibat Amphibious Exercise WG melaksanakan Tactical Floor Game (TFG) di Puslat Kaprang Kolat Koarmada II, Surabaya, Rabu (06/09/2023).

Tactical Floor Game (TFG) merupakan bagian dari skenario latihan untuk mematangkan rencana operasi amfibi yang telah disusun bersama dengan Personel Militer dari beberapa Negara yang terlibat, antara lain dengan United States Marine Corps (USMC), Japan Ground Self-Defense Force (JGSDF), Singapore Army, dan Korps Marinir TNI AL.

Kegiatan ini dipimpin oleh Danguskamla Koarmada III Laksamana Pertama TNI Tunggul selaku CTU (Commanding Task Unit) Amphibious Exercises WG, dan diikuti oleh Danyonif 3 Marinir Letkol Marinir Mintarjo, S.H., M.Tr.Opsla selaku Wadan Satgas UT Marinir Marines Exercise

Pelaksanaan TFG yang dilaksanakan tersebut merupakan upaya untuk mempersiapkan secara maksimal sejumlah taktik dan strategi Operasi Amfibi untuk mampu merebut sasaran yang telah dikuasai oleh musuh.

Dari materi yang telah dilatihkan melalui TFG kali ini diharapkan seluruh unsur yang tergabung dalam Amphibious Exercise WG mampu mengetahui tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, sehingga dalam pelaksanaan manuver di lapangan dapat berjalan dengan lancar, sukses, serta dapat mempererat persahabatan antar negara melalui interaksi selama latihan berlangsung.(disp)

Categories
TNI

TNI AL Bersama Tim Gabungan Tanggulangi Kebakaran Kapal di Merak Banten

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banten melaksanakan evakuasi dan pemadaman api atas terjadinya kebakaran Kapal Motor (KM) Mutiara Berkah I di Dermaga IKPP (Indah Kiat) Merak Cilegon Banten, Rabu (6/9/2023). Hingga berita ini diturunkan, para prajurit TNI AL bersama dengan personel dari KSOP Klas 1 Banten, Basarnas, serta Ditpolairda Banten terus berupaya melaksanakan pemadaman serta penyelamatan.

KM. Mutiara Berkah I terbakar sekitar pukul 10.40 WIB, diduga api berawal dari Truk bermuatan kendaraan bermotor yang diangkut oleh Kapal Naas tersebut. Api semakin membesar meskipun ABK Kapal telah berupaya melakukan pemadaman dengan Alat Pemadam Api Ringan dan Springkler. Karena kondisi semakin tidak terkendali akhirnya menyebabkan KM Mutiara Berkah I terbakar seluruhnya.

Lanal Banten sendiri mengerahkan Patkamla Peucang guna melaksanakan Pengamanan serta membantu evakuasi penumpang dengan dukungan ambulance dari Balai Pengobatan Lanal Banten. Selain itu sejumlah truk TNI AL terus melaksanakan bantuan pengiriman air untuk Tim Pemadam Kebakaran.

Atas terjadinya peristiwa ini, belum diketahui total kerugian serta korban jiwa dari terbakarnya Kapal Motor yang mengangkut 136 unit truk tersebut. Selain itu puluhan mobil Pemadam Kebakaran, truk tangki air, serta ambulance terus dikerahkan guna melaksanakan penanggulangan.

Dikatakan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali pada berbagai kesempatan telah menegaskan, agar seluruh satuan TNI AL untuk merespon cepat terhadap kondisi-kondisi darurat yang terjadi di Masyarakat, khususnya yang membutuhkan kehadiran unsur maupun personel TNI AL.(disp)

Categories
TNI

KSAL Laksanakan Courtesy Call Kepada Chief of Navy Royal Australian Navy

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali melaksanakan kunjungan kehormatan kepada Chief of Navy Royal Australian Navy (RAN) Vice Admiral (VADM) Mark Hammond di Russel Office, Kamis (31/08/2023).

Pada kegiatan tersebut, Laksamana TNI Muhammad Ali dan VADM Mark Hammond mendiskusikan beberapa topik pembicaraan kerjasama, yang mana dianggap sebagai landasan dan kesepahaman bersama dalam meningkatkan dan memperluas bidang kerjasama antara TNI AL dan RAN. Diskusi ini sebagai tindak lanjut kerjasama yang terjalin sejak lama antar kedua Angkatan Laut ini.

Pada kesempatan tersebut, KSAL didampingi Asintel Kasal, Asops Kasal, Staf Khusus Kasal dan Waasrena Kasal melaksanakan kunjungan dan tour facility Maritime Border Command Australia.

Pada saat yang sama, sebagai salah satu bentuk kerjasama dan hubungan diplomasi yang terjalin harmonis antara TNI AL dan RAN, di Perairan Indonesia telah dilaksanakan kegiatan latihan Passing Exercise (Passex) antara TNI AL dengan unsur KRI Sultan Hasanuddin (SHD) – 366 dan kapal selam KRI Alugoro (ALG) – 405 terhadap Kapal Selam RAN yaitu HMAS Waller-75.

HMAS Waller-75 merupakan kapal selam Collins class dibangun oleh Australian Submarine Corporation (ASC Pty Ltd), diluncurkan pada tahun 1997 dan memperkuat Angkatan Laut Australia pada tahun 1999.

Kapal selam yang bermarkas di Fleet Base West, Perth, ini setelah melaksanakan latihan juga berkesempatan memberikan penghormatan dengan melaksanakan tabur bunga di lokasi tenggelamnya KRI Nanggala di utara pulau Bali.(disp)

Categories
TNI

Pushidrosal Gelar FGD Urgensi Pembentukan Satgasduk Surta Guna Dukung Opsgab TNI 

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Urgensi Pembentukan Satuan Tugas Dukungan Survei dan Pemetaan (Satgasduk Surta) Guna mendukung Operasi Gabungan TNI Dalam rangka Mencapai Tugas Pokok TNI pada Operasi Militer Perang.

FGD tersebut dibuka oleh Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat bertempat di Markas Komando Pushidrosal, Jakarta Utara, Rabu (6/9/2023).

Danpushidrosal dalam sambutannya mengatakan, latar belakang Pushidrosal menginisiasi FGD adalah satu kejanggalan, dimana setelah dicermati Pushidrosal, khususnya sebagai Kotama Ops TNI, serta organisasi survei pemetaan di matra AD dan AU tidak terakomodir pada organisasi komando tugas gabungan.

Diakui atau tidak, peran informasi geospasial baik di darat, laut dan udara sangat diperlukan mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan maupun pengakhiran suatu operasi gabungan bahkan kampanye militer.

Tugas pokok TNI yang dilakukan melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) dalam implementasinya dilaksanakan oleh Komando Gabungan TNI secara bertingkat pada Kogab dan Kogasgab, melalui kampanye militer dan operasi gabungan sebagai operasi utama serta 15 jenis operasi dukungan sebagaimana yang tertuang dalam Doktrin TNI Tridek.

Pada saat ini, pengerahan kekuatan dan kemampuan Pushidrosal serta Dittopad dan Ditsurpotrudau guna mendukung tugas pokok Kogab masih belum optimal. Dalam susunan organisasi Kogab maupun Kogasgabduk masih belum ada alokasi organisasi untuk mengakomodir pengerahan kekuatan dan kemampuan Kotamaops atau Balakpus TNI komunitas Survei dan pemetaan untuk mendukung penyediaan informasi geospasial pertahanan.

Lebih lanjut, dengan kondisi saat ini dan permasalahan tersebut, Pushidrosal mengundang satuan kerja TNI terkait untuk melaksanakan FGD dengan tema “Urgensi Pembentukan Satuan Tugas Dukungan Survei dan Pemetaan Guna Mendukung Operasi Gabungan TNI Dalam Rangka Mencapai Tugas Pokok TNI Pada Operasi Militer Perang”.

Dengan adanya kegiatan ini dapat dihasilkan rekomendasi bagi Sops TNI, Sops TNI AD, Sops TNI AL, Sops TNI AU, Pushidrosal, Dittopad, dan Dissurpotrudau serta Kodiklat TNI, Kodiklatad, Kodiklatal, Kodiklatau dalam mewujudkan organisasi dan konsep operasi satuan tugas dukungan survey dan pemetaan di bawah organisasi Kogabgabduk TNI pada operasi gabungan TNI, tegas Danpushidrosal.

Kegiatan FGD yang dilaksanakan secara luring maupun daring ini, menghadirkan dua narasumber antara lain Paban VI Surta Sops TNI Kolonel CTP Mohammad Khoirul Hadi, S.I.P., dengan memaparkan tentang operasi dukungan survei dan pemetaan dalam rangka operasi gabungan TNI, serta Sahli C Ops Pushidrosal Kolonel Laut (P) Siswo Widodo, S.T., dengan paparannya tentang apresiasi operasi dukungan survei dan pemetaan dalam rangka operasi militer perang, dengan moderator Komandan KRI Rigel-933 Letkol Laut (P) Yohanis L Kalambo.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Kapoksahli Danpushidrosal Laksma TNI Suhendro, Asopssurta Danpushidrosal Laksma TNI Dyan Primana Sobaruddin, Pejabat Utama Pushidrosal, perwakilan Mabes TNI, perwakilan Dittopad, serta perwakilan Dissurpotrudau.(disp)

Categories
TNI

KSAL: TNI AL Berkomitmen Jaga Kelestarian Lingkungan Perairan, Wujudkan Visi Indonesia Emas

Koran Jurnal, Jakarta – Menyambut Hari Ulang Tahun TNI AL ke-78, TNI Angkatan Laut menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial, salah satunya Program Kali Bersih Nusantara yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali bertempat di Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (05/09). Pelaksanaan kegiatan Program Kali Bersih digelar dari 78 titik satuan TNI AL di seluruh Indonesia.

Dengan tema “Melalui Program Kali Bersih, TNI AL Bersama Masyarakat Siap Menjaga Kelestarian Lingkungan Guna Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”, TNI AL mengajak seluruh komponen bangsa untuk mewujudkan kelestarian lingkungan hidup di sepanjang daerah aliran sungai, yang dilaksanakan secara serentak di 78 lokasi di seluruh wilayah nusantara.

Lebih lanjut KSAL menyampaikan bahwa sungai adalah tempat tumbuhnya peradaban manusia, yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga, pertanian, perikanan dan transportasi. Selain itu, sungai juga memiliki fungsi penting bagi alam, yaitu sebagai pendukung utama kehidupan flora dan fauna.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Laut bersama segenap komponen bangsa terhadap kelestarian lingkungan hidup guna mendukung strategi pemerintah dalam pembangunan kesehatan, pemantapan ketahanan air dan ketahanan nasional yang telah ditetapkan sebagai salah satu pilar utama untuk mendukung upaya pembangunan yang berkelanjutan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas tahun 2045,” ungkap KSAL.

Dalam kesempatan ini Laksamana TNI Muhammad Ali terjun langsung melaksanakan pembersihan sungai bersama Para Pejabat Tinggi TNI AL, serta para pejabat dari Kementrian, penanaman pohon dan pemberian sembako kepada perwakilan warga. Dihadapan awak media, Kasal menjelaskan keterlibatan personel TNI dalam kegiatan program kali bersih ini kurang lebih 13.000 personel yang berkolaborasi dengan seluruh masyarakat, warga, TNI-POLRI, Kementerian Lembaga, dan kedinasan-kedinasan yang berada di seluruh daerah.

Turut hadir dalam Program Kali Bersih di Cilincing diantaranya Wakasal Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono, Pangkoarmada RI Laksdya TNI Heru Kusmanto, Komandan Pushidrosal Laksdya TNI Nurhidayat, Pejabat Utama Mabesal, Pimpinan Kotama TNI AL Wilayah Jakarta, Perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) Rofi Alhanif, Perwakilan Kementerian PUPR Muhammad Ade Rizaldi, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Ir. Sigit Reliantoro, serta pejabat terkait lainnya.(disp)

Categories
TNI

Single Navy Programme Wujudkan Prajurit TNI AL yang Militan dan Bermartabat

Koran Jurnal, Jakarta – Perkembangan teknologi digital dan informasi yang begitu cepat di era globalisasi membuat maraknya konten negatif media sosial seperti pornografi, berita hoax, ujaran kebencian, dan paham radikalisme beredar luas yang dapat mempengaruhi pola pikir serta cara pandang seseorang juga merusak identitas nasional sebagai bangsa Indonesia, tidak terkecuali pada prajurit TNI Angkatan Laut.

Melihat hal tersebut TNI Angkatan Laut dalam hal ini Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal) menggelar kegiatan Pembinaan Mental Tradisi Kejuangan yang mengangkat tema “Single Navy Programme Dalam Mewujudkan Prajurit Matra Laut Yang Militan Dan Bermartabat” yang dimulai tanggal 1-3 September 2023 di Villa Blessing Hills Trawas, Mojokerto, Jawa Timur. Kegiatan ini diikuti oleh Perwira Pertama (Pama) tidur dalam TNI AL dalam rangka meningkatkan soliditas para prajurit.

Selama kegiatan peserta diberikan Outbound dan materi tentang ketahanan keluarga Financial IQ, bijak dalam bermedia sosial, Premarital Guidance dan materi PDD Khas TNI AL Hal ini diberikan guna mencegah timbulnya permasalahan baik dalam kehidupan berkeluarga dan pelanggaran dalam kedinasan nantinya,

Selain itu diberikan juga pembekalan mengenai cara mengelola keuangan dengan bijak dan bimbingan pranikah yang baik, karena dua aspek penting ini perlu diterapkan dalam mempersiapkan diri menuju masa depan yang sukses dan bahagia, keterampilan ini membantu membangun fondasi yang kokoh untuk hidup yang lebih baik dan hubungan yang lebih bermakna.

Pembinaan Mental Tradisi Kejuangan TNI AL selaras dengan Program prioritas Kasal dimana kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) prajurit TNI AL ditempatkan sebagai prioritas utama guna menjadi tumpuan kesuksesan suatu organisasi.(disp)