Categories
Ragam

PERDOSKI, LADS dan BIODERMA Kampanyekan Pentingnya Praktek Dermatologi Berbasis Bukti di Era Globalisasi pada Regional Conference of Dermatology (RCD) 2018

PERDOSKI (Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia) dan League of ASEAN Dermatological Societies (LADS), bersama BIODERMA Indonesia mengkampanyekan Pentingnya Praktek Dermatologi Berbasis Bukti di Era Globalisasi pada Regional Conference of Dermatology (RCD) yang diadakan pada 8-11 Agustus 2018 di Grand City Convex, Surabaya. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-16 PERDOSKI. Acara ini menyajikan hasil penelitian, pedoman terbaru, praktek klinis terbaik, dan terobosan terkini, dalam ilmu dematologi bagi seluruh spesialis kulit dan kelamin se-Asia dan Australia.
Dr.Syarief Hidayat, SpKK, FINSDV, FAADV selaku Ketua LADS mengatakan, “Dengan mengangkat tema Enhancing Evidence Based Dermatology Practice in Globalization Era, pada RCD kali ini, hal yang ingin kami tekankan adalah pembahasan tentang pembinaan etika dan patient safety dalam menjalankan profesi kedokteran. Hal ini dilakukan untuk mengingatkan seluruh anggota agar senantiasa menjunjung tinggi etika, profesionalisme dan tetap dalam ranah kompetensi dalam berpraktek sehari-hari”.
DR. Dr. M. Yulianto Listiawan, SpKK(K), FINSDV, FAADV selaku Ketua Umum PERDOSKI sekaligus Ketua Panitia RCD 2018 menyatakan, “RCD tahun ini dihadiri oleh lebih dari sekitar 2000 peserta dan menghadirkan lebih dari 40 pembicara asing serta lebih dari 100 pembicara lokal. Kegiatan ini terdiri dari 80% kegiatan ilmiah dan 20% kegiatan sosial. Kegiatan pra RCD dan PIT tanggal 8 Agustus 2018 akan diisi berbagai Workshop. Salah satu yang menarik adalah Workshop dengan menggunakan Cadaver. Tidak hanya diisi oleh kegiatan ilmiah, RCD juga diisi dengan kegiatan sosial, diantaranya pelaksanaan bakti sosial di Kampung Nelayan, Kenjeran sebagai bentuk pengabdian PERDOSKI kepada masyarakat.”
Pada acara RCD dan PIT tahun ini akan dilakukan penganugerahan sebutan Fellow of Asian Academy of Dermatology and Venerology (FAADV) dan Fellow of Indonesian Society of Dermatology and Venereology (FINSDV) bagi para dokter kulit yang telah memenuhi persyaratan. Penganugerahan ini diberikan untuk dapat meningkatkan kerjasama di tingkat Asia, mengembangkan kompetensi dokter spesialis kulit dan kelamin, serta guna mendapatkan pengakuan di tingkat internasional.
Indonesia adalah negara yang sangat potensial untuk berkembangnya pasar, termasuk sektor perawatan kulit. Di tengah pesatnya globalisasi dan perkembangan dunia, tentu Indonesia tidak boleh ketinggalan. Untuk dapat bersaing, kita perlu memastikan kompetensi dermatologis dari Indonesia. Tentunya pengembangan potensi ini tidak mungkin dapat berjalan tanpa kerja sama dan dukungan dari sektor industri. PERDOSKI sangat menghargai kerjasama yang telah terjalin dengan Bioderma selama ini terutama dalam dukungannya untuk memberikan edukasi kepada paradokter kulit dengan topik-topik terbaru sesuai perkembangan era,” lanjut Yulianto.

NAOS melalui salah satu brand-nya Bioderma selalu berkomitmen untuk mendampingi para dokter kulit dalam menjaga kesehatan kulit masyarakat dengan menghadirkan produk perawatan kulit yang diformulasikan khusus oleh para ahli Biologi dan Dermatologist. Melalui pendekatan EkoBiologi, yakni pendekatan unik untuk memelihara ekosistem kulit dan untuk memperkuat mekanisme alaminya dengan lebih baik, Bioderma percaya daripada merawat kulit secara berlebihan, kulit harus diajarkan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya dengan baik.
Seluruh inovasi Bioderma terinspirasi oleh Kulit. Melalui konsep BioMimetism, seluruh komposisi produk yang digunakan telah disesuaikan takarannya dengan kebutuhan kulit. Bioderma juga menggunakan komposisi yang memiliki kemiripan dengan molekul – molekul yang terdapat secara alami di kulit. Karena hal inilah produk Bioderma memiliki toleransi yang sangat baik bagi kulit, untuk membantu menjaga kesehatan kulit lebih lama.
Iman Solichin selaku Vice President Bioderma Indonesia menyatakan, “Sebagai perusahaan yang berakar pada sains, riset dan inovasi, Bioderma memiliki lebih dari 50 patent internasional, dan selama lebih dari 25 tahun produk kami telah direkomendasikan dan resepkan oleh para Dermatologist yang ada di lebih dari 100 negara”.
“Kami berharap dapat terus mendampingi para dokter kulit dalam merawat para pasiennya dengan produk yang telah teruji secara klinis. Dimana seluruh produk Bioderma memperhatikan rekomendasi yang paling ketat oleh otoritas kesehatan dan para dermatologist, serta telah menjalani studi klinis yang dilakukan oleh para ahli kulit, ahli alergi dan ahli toksikologi,” tutup Iman.

Categories
Nasional Polhukam Ragam

Doa Bersama Peringatan HUT MPR dan Kemerdekaan RI ke-73, Zulkifli Hasan: Semoga Persaudaraan dan Persatuan Tetap Terjaga

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Majelis Permusyawaratan Rakyat memperingati hari lahir MPR dan Hari Kemerdekaan RI ke 73 dengan menggelar syukuran dan doa bersama mengundang Ustad Abdul Somad untuk memberikan tausiah. Ketua MPR Zulkifli Hasan berharap dengan doa bersama ini Allah SWT melindungi bangsa Indonesia di tahun politik.

“Semoga di tahun politik ini persatuan dan persaudaraan bangsa Indonesia tetap terjaga,” kata Zulkifli Hasan didampingi ustad Abdul Somad sebelum naik panggung tempat berlangsungnya syukuran dan doa bersama di lapangan bola komplek Parlemen, Jakarta, Rabu malam (29/08/2018).

Syukuran dan doa bersama ini diikuti semua Pimpinan MPR yaitu Zulkifli Hasan, Oesman Sapta (juga Ketua DPD), Ahmad Basarah, Muhaimin Iskandar, Mahyudin, Hidayat Nur Wahid, EE Mangindaan, Ahmad Muzani, serta pimpinan fraksi di MPR, dan anggota MPR.

“Kita sudah lihat pemimpin kita berangkulan. Pak Jokowi dan Pak Prabowo berangkulan. Kita harapkan rakyatnya juga bisa saling menghormati dan menghargai. Karena itu tim sukses dan para pendukung jangan emosi,” tambah Zulkifli.

Menurut Zulkifli, di tahun politik ini kontestasi adalah sesama anak bangsa dan saudara.

“Walaupun partai beda, semua beda, tapi merah putih kita sama. Jangan menghalalkan segala cara. Mari adu konsep dan gagasan. Biarlah rakyat yang mendapatkan manfaat sebesar-besarnya,” kata Zulkifli.

Dia menambahkan bahwa MPR adalah rumah rakyat dan pengawal Pancasila dan konstitusi.

“Karena itu kita mengadakan syukuran untuk memperkuat persaudaraan bangsa. Kita datangkan UAS. Ini bukan baru. Ustad Abdul Somad sudah setahun lalu kita pesan, bukan tiba-tiba hari ini,” imbuhnya.

Sementara itu Ustad Abdul Somad mengatakan ingin menyegarkan kembali memori bahwa Indonesia merdeka dari penjajahan karena adanya persatuan. “Kalau tidak mungkin satu dalam keyakinan, tapi saudaraku dalam satu kebangsaan,” ujarnya.

“Mungkin masyarakat kita terkena dimensia bahkan amnesia,” sambungnya. Karena itu melalui kegiatan syukuran dan doa bersama, Ustad Abdul Somad berharap masyarakat bisa mendengar pesan-pesan kebaikan.

“Sehingga kita tidak disibukan dengan berbagai isu, tapi bisa duduk bersama dan menjadi bangsa yang diharapkan dunia di masa datang,” ujarnya.(red)

Categories
Megapolitan Ragam

Lifelike Pictures: Film Wiro Sableng Siap Tayang di Bioskop 30 Agustus 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Lifelike Pictures telah menyelesaikan keseluruhan proses paska-produksi film Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 pada bulan ini dan siap hadir menyapa para penonton melalui layar bioskop pada 30 Agustus 2018 mendatang. Film hasil co-production pertarna 20th Century Fox di Asia Tenggara ini dihadirkan dengan tujuan untuk memuaskan para penggemar yang rindu akan sosok pendekar Kapak Maut Naga Geni 212, sekaligus memberi angin segar bagi para penonton film Indonesia akan hadirnya pahlawan asli Indonesia.

Film Wiro Sableng diangkat dari novel karya Alm. Bastian Tito yang terdiri dari 185 buku dalam rentang waktu 39 tahun dan menjadi Intelectual Property (IP) terlama dan terpanjang di Indonesia. Film Wiro Sableng mengusung genre Action Fantasy khas Indonesia. Aksi yang dihadirkan di film ini dibuat menggunakan Pencak Silat hasil koreografi dari Mayan Ruhian, berpadu dengan Fantasi khas Nusantara dari Adrianto Sinaga selaku Production Designer.

Berkolaborasi dengan Chris Lie dari Caravan Studio, Anto merancang 300 kostum dan 150 senjata yang berbasis Nusantara untuk setiap karakter yang ada. Selain itu, film Wiro Sableng juga menyajikan sederet elemen drama dan komedi yang turut mengisi 123 menit durasi film ini.

Lifelike Pictures resmi bekerja sama dengan 20th Century Fox untuk co-production film Wiro Sableng pada Februari 2017 lalu dan berlanjut ke tahap pra-produksi yang berlangsung selama 6 bulan. Pengambilan gambar dilakukan selama 4 bulan di berbagai lokasi di Indonesia, dilanjutkan ke tahap paska-produksi yang berlangsung selama 9 bulan. Secara total, lebih dari 1.5
tahun proses pembuatan film Wiro Sableng berlangsung dan melibatkan total 977 kru dan pemain dalam proses panjang tersebut.

“Saya beruntung karena seluruh kru di semua departemen mempunyai komitmen dan kecintaan kepada film ini, sehingga proses panjang tersebut terasa menyenangkan. Koordinasi dan jalinan kerja tiap departemen juga selalu mendukung sehingga hasilnya memenuhi harapan kami semua,” ujar Sheila Timothy, Produser film Wiro Sableng dalam konferensi pers di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/08/2018).

Kurt Rieder selaku Executive Vice President Asia Pacific 20th Century Fox International pun memberi tanggapannya tentang kerja sama dengan Lifelike Pictures untuk menghasilkan film Wiro Sableng .

“Seluruh tim di Fox sangat terkesan oleh kreativitas dan profesionalisme dari Lifelike Pictures dan mungkin tidak bisa menemukan rekan kerja yang lebih baik lagi di Asia Tenggara. Mulai dari produksi dan paska produksi hingga marketing, media sosial, dan promosi pihak ketiga, Wiro Sableng telah menetapkan tonggak baru di Indonesia dan menunjukkan bahwa Lifelike Pictures dapat memenuhi standar studio,” ujar Kurt.

Menyajikan film genre fantasi menjadi tantangan tersendiri bagi Lifelike Pictures. Dukungan Computer-Generated Imagery (CGI) tentu dibutuhkan untuk menghasilkan Visual Effects (VFX) dibeberapa bagian yang diperlukan guna menambah fantasi film ini. Untuk film Wiro Sableng, Lifelike Pictures membuat sebuah workflow yang berbeda dari biasanya dalam proses pengerjaan CGI. Lifelike Pictures melibatkan 93 VFX artist asli Indonesia yang terbagi dalam lebih dari 10 studio VFX. Selama masa paska-produksi, seluruh VFX artist tersebut bekerja keras guna menghasilkan efek visual yang memanjakan mata.

Bagi para pemain, terlibat dalam film Wiro Sableng merupakan kesempatan yang tidak mungkin dilewatkan, terlebih bagi pemeran Wiro Sableng itu sendiri, yakni Vino G. Bastian.

“Film ini sangat penting bagi saya karena ini menjadi tribute untuk ayah saya, alm. Bastian Tito. Ini sumbangsih yang mungkin tidak seberapa dari seorang anak untuk orang tuanya. Namun demikian, saya sangat bersyukur karena semua orang yang terlibat mencurahkan kemampuan terbaik dan dedikasi mereka untuk film ini,” ujar Vino.

Sejak awal, Sheila Timothy memang tidak hanya merencanakan Wiro Sableng untuk menjadi sebatas film, tetapi juga menciptakan Universe untuk Wiro Sableng itu sendiri sehingga menjadi IP (intellectual property) lokal yang bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk kreasi. Oleh karenanya, berbagai kerja sama dengan beberapa pihak pun dapat terjalin hingga menghasilkan IP Chain yang luas, seperti Poster Competition, hingga hadirnya karakter Wiro Sableng dalam game MOBA AOV (Arena Of Valor). Lifelike Pictures juga akan menghadirkan Wiro Sableng Experience, sebuah eksibisi perayaan film Wiro Sableng yang akan dibuka pada 28 Agustus 2018 besok dan berlangsung hingga 2 September 2018 di Food Society Kota Kassablanka.

“Karya Wiro Sableng sangat bisa dibuat dalam berbagai bentuk kreasi, maka dari itu kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan Wiro Sableng dalam bentuk lain diiuar film.

Harapannya, Wiro Sableng dapat hadir di tengah-tengah masyarakat luas dan mereka dapat menikmatinya bukan hanya di film, melainkan dalam berbagai wujud yang lain,” ujar Sheila.

Bentuk kerja sama yang dijalin diantaranya adalah sponsorship (mitra pendukung), yang menghadirkan berbagai produk edisi khusus Wiro Sableng, salah satunya adalah Panther Energy.

“Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap sesama produk lokal hasll karya anak bangsa. Semoga film Wiro Sableng ini sukses dan akan membawa penontonnya untuk leblh menonton karya-karya dalam negeri sendiri, serta termotivasi untuk terus memiliki karakter yang kuat dan tangguh dalam memajukan tanah air,” ucap Reynaldo Sunyata, Brand Manager Panther Energy.(ton)

Categories
Nasional Ragam

Presiden Jokowi: Keberanian dan Semangat Juang Joni Patut Jadi Contoh

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Yohanes Ande Kala, atau yang biasa disapa dengan panggilan Joni, akhirnya bisa bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Kisah Joni menjadi viral setelah video dirinya beredar luas di media sosial maupun pemberitaan. Demi memperbaiki tali di tiang bendera yang cukup tinggi dalam sebuah upacara bendera, seorang diri ia memanjat tiang berukuran kecil tersebut dan memperbaikinya.

“Saya lihat di videonya itu terus terang terkaget-kaget. Joni ini kan naik, tiangnya kan kecil banget. Yang dinaiki itu bukan tiang yang pendek, tiangnya tinggi sekali. Saya cek tinggi sekali kurang lebih 20 meter,” kata Presiden saat acara silaturahmi dengan para teladan nasional di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/08/2018).

Meski mengingatkan Joni bahwa aksinya itu cukup membahayakan dirinya, Presiden Jokowi penasaran dengan aksi Joni itu.

“Terus terang waktu melihat itu saya khawatir dan cemas. Gimana? Kok enggak takut menaiki tiang yang kecil dan katanya itu pas kamu sakit perut?” tanya Presiden.

Siswa SMP di Desa Silawan, Nusa Tenggara Timur, NTT tersebut kemudian memulai kisahnya. Mulanya, Joni mengaku merasakan sakit di perutnya saat upacara berlangsung dan diminta beristirahat di ruang UKS.

“Yang pertama aku sakit perut. Terus dipanggil Ibu disuruh masuk ke ruangan UKS,” kata Joni.

Selang berapa lama, Joni mendengar Wakil Bupati Belu menanyakan apakah ada yang bisa memanjat bendera untuk memperbaiki tali yang tersangkut. Saat itulah Joni langsung melepas sepatunya, berlari kembali ke lapangan, dan langsung memanjat tiang bendera.

“Langsung memanjat, tidak ngomong dulu?” kata Jokowi.

“Enggak,” jawab Joni.

Kepala Negara yang melihat aksi Joni dari video yang beredar itu kemudian bertanya kepada Joni mengapa ketika sudah mencapai setengah tiang bendera Joni sempat berhenti sejenak.

“Saya lihat baru setengah kelihatannya sudah ngos-ngosan. Kenapa berhenti?” ucapnya.

“Capek,” polos Joni yang langsung disambut tawa seisi ruangan.

Dialog kemudian berlanjut hingga Presiden bertanya kepada Joni soal apa yang dilakukan olehnya saat sampai di puncak tiang bendera.

“Tarik tali bendera dibawa turun dengan digigit,” kata Joni.

Di akhir dialog, Presiden kemudian meminta Joni untuk menyebutkan permintaannya. Mulanya, Joni hanya meminta sepeda kepada Presiden.

“Kamu jauh-jauh dari Belu ke Jakarta hanya minta sepeda. Mau minta apa?” tanya Presiden lagi.

Barulah ketika ditanyakan untuk yang kedua kalinya, Joni meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk dibuatkan rumah.

“Nah gitu. Udah gitu aja, sepeda sama rumah. Saya titip ya, belajar yang baik, bekerja keras, tinggal bisa meraih cita-cita,” ucap Presiden.

Kepala Negara kemudian mengingatkan kepada para teladan nasional bahwa apa yang dilakukan oleh Joni sebenarnya sangat berbahaya. Namun, semangat juang yang dimiliki oleh Joni itulah yang patut dicontoh oleh semua orang.

“Sebenarnya yang dilakukan Joni adalah sesuatu yang membahayakan dan harus diingatkan. Tapi itulah saya kira keberanian dan pengorbanan tanpa pamrih yang saya kemarin baca wawancaranya dengan Joni memang ingin agar Merah Putih terus berkibar di Kabupaten Belu,” tuturnya.

Sebagai hadiah khusus untuk Joni, Presiden kemudian meminta Menteri Sekretaris Negara Pratikno, yang hadir dalam acara itu untuk mengajak Joni berkeliling ke wahana hiburan Dunia Fantasi dan Taman Mini Indonesia Indah.

“Mumpung sudah di Jakarta, Pak Mensesneg, diajak lihat Dunia Fantasi sama Taman Mini. Masih anak-anak, jangan dibawa ke yang sulit-sulit,” ucapnya.

Sementara itu sesaat sebelum meninggalkan Istana Negara, Presiden mengatakan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla bahwa kaki Joni terasa sakit saat memanjat tiang bendera. “Tidak terasa sakit lagi?” tanya Wapres. “Tidak,” jawab Joni.(ton/DBPers)

Categories
Nasional Ragam TNI

Panglima TNI Serahkan Bea Siswa kepada Joni Pemanjat Tiang Bendera

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyerahkan bea siswa dalam bentuk tabungan 1 juta rupiah perbulan hingga lulus SMA kepada Johannes Adekalla (Joni) siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Silawan, Atambua, yang memanjat tiang bendera saat Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73 tahun 2018 di Belu Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan bea siswa dilaksanakan di ruang tamu Panglima TNI Subden Mabes TNI Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (20/08/2018).

Panglima TNI pada kesempatan tersebut berpesan agar Joni mempunyai semangat yang tinggi dan tekat baja serta rendah hati untuk mewujudkan cita-citanya menjadi tentara.

“Kalau kesehatan bagus, jasmani bagus, akademik bagus dan psikologi bagus bisa masuk Akademi Militer, menjadi Letnan Dua,” ungkapnya.

“Untuk itu, saya minta orang tua turut mengawasi dan juga saya perintahkan kepada Dandim 1605 Belu untuk memonitor, membimbing fisik dan kesehatan Joni agar cita-citanya terwujud,” ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Turut hadir dalam penyerahan bea siswa tersebut, Waaster Panglima TNI  Brigjen TNI (Mar) Purnomo, Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Gunung Iskandar, Wakapuspen TNI Laksma TNI Tunggul Suropati, S.E., M.Tr. (Han), Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang dan kedua orang tua  Joni Victorino Fahik Marschal serta Ibu Lorenca Gama.(red/Pusp)

Categories
Megapolitan Ragam

Dubes Afrika Selatan Peringati Kelahiran Mandela di Panti Dinso DKI Jakarta 

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Duta Besar Afrika Selatan memperingati Hari Internasional Nelson Mandela di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3 milik Dinas Sosial DKI Jakarta dengan menanam pohon dan kerja sosial. Dalam peringatan tersebut, anak-anak asuhan panti juga diberikan semangat meneladani seorang pejuang dari Afrika Selatan itu.

Kepala Panti Sosial Asuhak Anak Putra Utama 3, Ucu Rahayu menyampaikan, dalam peringatan itu, pihaknya mengaku antusias dengan kunjungan Dubes Afrika Selatan. Selain untuk kerja sosial, kunjungan ini dapat menjadi pelajaran berharga anak-anak dalam meneladani sikap pantang menyerah memperjuangkan keadilan dari seorang Mandela.

“Untuk memperingati perjuangannya, setiap hari Kelahiran Nelson Mandela, rakyat Afrika Selatan termasuk yang ada di Indonesia mengisinya dengan kerja sosial di lingkungan sekitar, untuk memperlihatkan bahwa mereka memiliki karakter Nelson Mandela dalam diri mereka,” ungkap Ucu Rahayu saat dihubungi pada Kamis (19/07/2018).

Ia melanjutkan pada setiap tanggal 18 Juli sebagai hari kelahiran Nelson Mandela, seorang pemimpin moral di Afrika Selatan, ditetapkan sebagai Hari Internasional Dunia oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Selama 27 tahun, Nelson Mandela menjalani masa kurungan karena membela kebenaran. Mandela dikenal sebagai tokoh demokrasi dan Presiden kulit hitam pertama di Afrika Selatan.

Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, His Excelentia Ambassador Dr. Hilton Fisher, pada kesempatan ini memperingati hari Nelson Mandela bersama perwakilan PBB, Ms. Eshila Maravanyika, Acting United Nation Information Center (UNIC) Jakarta melakukan kerja sosial di PSAA Putra Utama 3, Tebet, Jakarta Selatan.

“Mereka melakukan kerja sosial berupa membantu membersihkan lapangan, memasak makanan di dapur, melakukan penanaman pohon-pohonan berupa cabai rawit, melon, kangkung dan lain-lain,” kata Ucu.

Selain itu, rombongan Kedubes dan PBB itu juga bersama-sama menanama pohon Tin dan Bidara yang merupakan pohon surga sebagai simbol dari kehidupan dan perjuangan Nelson Mandela yang harus dirawat dan terus berlanjut.

“Pohon adalah kehidupan, kami bisa saja pergi tapi pohon ini akan terus tumbuh sebagai simbol perjuangan,” ujar Dubes Afrika Selatan Dr. Hilton Fisher saat memberikan sambutan.

Kegiatan yang berlangsung sederhana tapi syarat makna ini juga melibatkan para pegawai dan anak anak asuh. Mereka dapat belajar mengenai nilai-nilai kehidupan dari Nelson Mandela sehingga dapat mengikuti jejak langkah perjuangannya.

Kasubag Tata Usaha, ibu Wiwik Widiyati sebagai perwakilan dari panti menyampaikan bahwa Kegiatan ini memberikan banyak pelajaran bagi anak-anak asuh, untuk dapat memperjuangkan keadilan seperti Presiden Nelson Mandela.(ton/hum)

Categories
Megapolitan Polhukam Ragam

Dukung Jokowi 2 Periode, Relawan JO-KO: Moeldoko Paling Ideal Cawapres

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Sekelompok masyarakat yang menamakan diri Relawan JO-KO atau disingkat ‘Jokowi-Moeldoko’  menyatakan dukungannya kepada Joko Widodo (Jokowi) untuk maju mencalonkan diri kembali sebagai Presiden RI.

“Kita dukung 100 persen Jokowi maju kembali di Pilpres 2019. Kinerja Jokowi sudah terbukti dan rakyat sudah menikmati, bukan saja dipusat, tapi pembangunan dirasakan juga dibeberapa daerah,” kata Ketua Relawan JO-KO, Alex Marantika saat memberikan alasannya mendukung Jokowi, di Jakarta, Selasa (17/07/2018).

Alex menuturkan bahwa, kerja Presiden Jokowi hingga saat ini memang masih dalam mewujudkan program Nawa Cita. Namun harus disadari, lanjut Alex, beliau (Presiden Jokowi) terus fokus bekerja sehingga kesejahteraan dan ekonomi rakyat Indonesia betul-betul merata dan ekonomi masyarakat tumbuh sesuai dengan harapan.

Oleh karena itu, demi melanjutkan cita-cita bangsa Indonesia, Alex merasa, kepemimpinan Presiden Jokowi masih dibutuhkan kelanjutannya.

Terkait calon wakil presiden yang akan mendampingi Jokowi, menurut Alex, menentukan calon atau figur untuk mendampinginya sangat penting. Pasalnya saat ini, marak dari berbagai pihak mulai menentukan dukungan terhadap figur Capres dan Cawapres yang diusung, baik oleh komunitas, lembaga dan partai politik.

Berangkat dan menyikapi hal tersebut, Relawan JO-KO memilih untuk mendukung Jenderal TNI (Purn) Moeldoko sebagai calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi selama 5 tahun kedepan.

“Pak Moeldoko paling Ideal. Dia (Moeldoko) adalah sosok yang cocok untuk mendampingi Jokowi di periode 2019-2024,” cetus Alex.

Sementara itu, Edo selaku salah satu pengurus Relawan JO-KO menuturkan, penentuan (Cawapres) mantan Panglima TNI di era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, adalah merupakan keputusan bersama Relawan JO-KO.

“Ini adalah keputusan bulat kami untuk memilih bapak Jenderal TNI (Purn) Moeldoko. Pak Moeldoko sudah banyak orang tau track record nya, beliau selain seorang purnawirawan TNI, juga sosok yang kredibilitas, integritas dan nasionalisme tidak diragukan lagi. Kita yakin pak Moeldoko mewakili aspirasi rakyat Indonesia,” ujarnya.

Kepada wartawan, Edo mengungkapkan, Relawan JO-KO berencana akan melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak dan elemen masyarakat untuk menyatukan tekad dukungan terhadap pasangan ideal ini, Jokowi-Moeldoko.(red)

Categories
Megapolitan Ragam

Lembaga Sensor Film Kembali Gelar Anugerah LSF 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Lembaga Sensor Film (LSF) kembali menggelar pemberian penghargaan bergengsi ‘Anugerah LSF 2018’. Perhelatan ini sebagai bentuk apresiasi LSF terhadap sejumlah pelaku industri perfilman dan masyarakat pencinta film nasional.

Sebagaimana tahun sebelumnya, dalam Anugerah LSF kali ini akan ada dua
kegiatan yang dilakukan, yaitu pemberian Award atau penghargaan untuk film-film terbaik dan berbagai lomba yang dapat diikuti masyarakat secara luas.

“Pertama, LSF akan memberikan Award untuk film bioskop, film serial, FTV,
stasiun televisi dan eksibitor,” kata Rommy Fibri, Ketua Panitia Pelaksana Anugerah LSF 2018, di gedung LSF, Jalan MT. Haryono, Jakarta Selatan, Senin (02/07/2018).

Dan kedua, Rommy menambahkan, LSF mengadakan lomba yang dapat diikuti seluruh masyarakat, yakni lomba penulisan Artikel, Poster dan pembuatan Film Pendek.

“Keseluruhan rangkaian kegiatan ini dibingkai dalam tema besar “Sensor Mandiri, Wujud Kepribadian Bangsa,” jelas Rommy.

Menurut Rommy, Sensor Mandiri adalah program literasi media yang dilakukan Lembaga Sensor Film (LSF) periode 2015-2019. Inti dari “Sensor Mandiri” adalah ajakan kepada seluruh pemangku kepentingan, baik pelaku perfilman, eksibitor, lembaga penyiaran dan masyarakat luas dalam memilah
dan memilih film yang akan dibuat, dipertunjukkan dan ditonton.

“Oleh karena itu, seluruh aspek penilaian Award dan lomba didasarkan pada ide besar tentang Sensor Mandiri,” ujar Anggota yang juga Juru Bicara LSF itu.

Menurut data LSF, jumlah produksi film nasional yang disensorkan menunjukkan tren yang meningkat Film Nasional yang disensorkan pada 2017 berjumlah 159 judul film. Hal ini meningkat dari dua tahun sebelumnya yakni 142 judul pada 2015 dan 154 judul pada 2016.

“Film nasional terus menggeliat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas,” katanya.

la menuturkan, LSF akan menilai seluruh film nasional yang tayang di bioskop
maupun televisi pada periode 1 September 2017 hingga 31 Agustus 2018.

“Para pemenang rencananya diumumkan dalam acara Malam Puncak Anugerah LSF 2018 yang akan digelar Oktober mendatang,” katanya.

Adapun untuk lomba, pendaftaran dibuka selama 1 Juli hingga 7 September 2018. Masyarakat yang ingin mengetahui lebih mendetail tentang kriteria dan persyaratan lomba, dapat membuka situs www.lsf.go.idt

“Dengan adanya lomba semacam ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan sensor mandiri, Yakni masyarakat menonton film sesuai dengan klasifikasi usia yang telah ditetapkan LSF,” tukasnya.(red)

Categories
Megapolitan Ragam

Hadirkan Rossie dan Molie Kmita, PSSI dan Asprov DKI Jakarta Berharap Sepak Bola Putri Indonesia Kembali Berkiprah

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Asprov PSSI DKI Jakarta dan ASBWI (Asosiasi Sepak Bola Wanita Indonesia) bekerjasama dengan Pro:Direct Academy menghadirkan dua bintang Women Premier League Inggris ke tanah air.

Kehadiran dua pemain profesional West Ham United Ladies FC, si kembar Rossie dan Molie Kmita itu dalam rangka memeriahkan ‘Festival Girls Go Pro’ (festival sepak bola) dan untuk menggeliatkan serta menggairahkan kembali sepakbola putri di Indonesia.

Anto Sudaryanto, Direktur Pro:Direct Academy Indonesia yang juga sebagai Asprov DKI Jakarta di Bidang Sepak Bola Wanita mengemukakan, kehadiran dua pemain profesional dari Inggris yang juga menjabat sebagai kepala pelatih dan pelatih Pro:Direct Girls United Kingdom itu diharapkan mampu memberikan inspirasi pemain sepak bola putri Indonesia di acara ‘Festival Girls Go Pro’.

“Harapannya seluruh peserta festival sepak bola bisa mendapatkan inspirasi dari Rosie dan Mollie untuk percaya bahwa mereka bisa mencapai level profesional dalam karir sepak bola,” cetus Anto pada acara Girls Go Pro yang diselenggarakan Sabtu 23 Juni 2018 lalu di Jakarta.

“Mereka berdua akan berbagi pengalaman dalam acara talk show kepada seluruh peserta festival sepak bola tentang bagaimana perjalanan karir sepak bola mereka berdua sampai bisa mencapai level profesional baik dalam hal profesional di dalam dan diluar lapangan,” lanjut Anto.

Pada kegiatan ‘Festival Girls Go Pro’, Pro:Direct mempertandingkan 4 tim sepak bola putri yang seluruhnya berasal dari Jakarta yaitu Pro:Direct Academy Indonesia, Persija Barat FC, Bina Mutiara FC, dan Jakarta 69.

“4 tim putri itu bertanding dengan sistem round robin, untuk setiap pertandingannya dimainkan dalam 2×15 menit menggunakan lapangan National Youth Training Centre PSSI yang berstandar rumput artifisial dari FIFA dan juga menggunakan bola berstandar FIFA quality Pro,” paparnya.(ton)

Categories
Megapolitan Ragam TNI

Lantamal III Jakarta Adakan Karya Bakti TNI di Muara Angke

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Dalam rangka Karya Bakti TNI   tahun 2018, Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) III Jakarta mengadakan Karya Bakti TNI di Lapangan Kerang Hijau Jalan Dermaga Baru Kaliadem Blok Empang Muara Angke Kel. Pluit Kec. Penjaringan Jakarta Utara, Kamis (28/06/2018).

Kegiatan Karya Bakti  TNI yang dipimpin Komandan Lantamal (Danlantamal) III Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata S.E., M.M yang di wakilkan wakil Komandan (Wadan) Lantamal III Kolonel Laut (P) I Made Wirahady A. membuka Karya Bakti TNI  selama 4 (empat) hari terhitung tanggal 25 s.d 29 Juni 2018.

Kegiatan Karya Bakti TNI yang mengambil tema “Melalui Kegiatan Karya Bakti Kita Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat dan Kemanunggalan TNI – Rakyat”. Hadir pada acara ini antara lain Walikota Jakarta Utara yang diwakilkan Asisten Perekonomian dan pembangunan. Bapak Suroto M Si, Kapolres Jakut Kombes Pol Reza, Danramil Penjaringan Jakarta Utara, Dirut PT.PJB Muara Karang Bapak Ramat Azwin, Dirut PT Palindo II Jkt, Dirut PT Lautan Makmur Sentosa, Ketua PNCI, DPD HNSI dan warga sekitar.

Dalam acara Karya Bakti TNI ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan laporan ketua panitia oleh  Kadispotmar Lantamal III Letkol Laut (P) Agus Djatmiko, dilanjutkan pembacaan doa, sambutan Walikota Jakut, sambutan Danlantamal III yang di bacakan oleh Wadan Lantamal III Kolonel Laut (P) I Made Wirahady A. Dilanjutkan penyerahan secara simbolis bantuan berupa gerobak sampah 6 unit, sumur bor 1 unit, sembako 165 paket, sejadah 4 gulung, toa 1 unit dan life jacket 55 buah dan scraping jalan sepanjang 1000 mtr dan lebar 4 mtr.

Acara ini dihadiri pula  para Asisiten Danlantamal III, Danpomal Lantamal III, Kakuwil Lantamal III, Para Kadis dan kasatker Lantamal III.(tonmp/Disp)