Categories
Infotainment Ragam

Musisi Indonesia Jodie Wenas Sambut Baik Cawapres Ma’ruf Amin Ingin Bangun ‘Opera House’

Koran Jurnal, Jakarta – Musisi Indonesia Jodie Wenas menyambut baik rencana calon wakil presiden nomor urut 01 KH.Ma’ruf Amin, membangun sebuah gedung kesenian dan kebudayaan ‘Opera House’ di Indonesia.

Hal itu dikatakan Jodie Wenas merespon apa yang disampaikan cawapres Ma’ruf Amin dari debat tahap ke 3 antara kedua pasangan cawapres 01 Ma’ruf Amin dan cawapres 02 Sandi Solahuddin Uno, yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/03). Debat pilpres 2019 yang ke 3 mengangkat topik, Pendidikan, Ketenagakerjaan, dan Sosial Budaya.

Menurut Jodie, 3 topik debat yang disampaikan Ma’ruf Amin, diluar dugaannya bahwa ternyata cawapres 01 pendamping capres petahana Joko Widodo (Jokowi), dapat tampil memukau dan menguasai topik debat, khususnya mengenai sosial budaya.

“Nga menyangka orang tua dan seorang kiai, dia sangat menguasai banget itu hal-hal bahkan milenial. Khususnya soal seni budaya,” ujar Jodie, di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (18/03/2019) malam.

“Dia (Ma’ruf Amin) sempat bilang mau bikin opera house seperti di Sydney (Australia). Hal ini (dia) sangat memperhatikan budaya. Jadi yang disampaikan oleh Kiai Ma’ruf, benar-benar dia menguasai semua bidang,” pungkasnya.

Bahkan, Jodie asal musisi asal Sulawesi Utara ini, tidak menduga sosok kiai yang mempunyai latar belakang pendidikan agama dan kerohanian ini, mempunyai kepedulian lebih terhadap kesenian dan kebudayaan.

“Kalau saya lihat latarbelakangnya dengan paparan soal sosial budaya itu kayaknya jauh banget ya. (padahal) Dia seorang kiai, yang biasa berdakwah, dia juga master ekonomi (ekonomi syariah), tapi masalah sosial budaya dia menguasai banget ya, dan dia punya konsen yang sangat tinggi mengenai seni dan budaya,” salut Jodie, yang juga sebagai Sekjen Vokalis Rock Indonesia.

“Itu suatu cita-cita yang besar sekali, dan harapan kita,” imbuhnya.

Diketahui, cawapres Ma’ruf Amin berjanji akan membangun gedung pertunjukan seperti ‘Opera House’ di Sydney (Australia). Gedung opera ini sebagai wujud komitmen membangun kebudayaan.

“Kami juga akan membangun semacam opera seperti opera yang ada di Sydney untuk ekshibisi dan pertunjukan kebudayaan,” kata Ma’ruf Amin dalam debat cawapres di Hotel Sultan, Minggu (17/03).

Ma’ruf Amin menyebut pemerintahan Jokowi saat ini sudah memiliki strategi kebudayaan. Maka diperlukan program berkelanjutan agar cita-cita pengembangan kebudayaan bisa terwujud.

“Akan kita lakukan konservasi budaya, pelestarian budaya, dan kita akan melakukan globalisasi budaya ke dunia luar supaya lebih terkenal lebih berkembang,” sambung Ma’ruf Amin.

Selain itu, Ma’ruf berbicara tentang optimalisasi anggaran. Menurutnya, perlu dana abadi kebudayaan selain dana abadi pendidikan dan dana abadi riset.

“Pemerintah sekarang, dengan Bekraf, kita akan mengembangkan kebudayaan dan festival kebudayaan di berbagai negara, ini cita-cita besar,” ujar Ma’ruf Amin.(red/ton)

Categories
Nasional Pendidikan Ragam

Presiden Jokowi Lantik Budi Waseso sebagai Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden Joko Widodo selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional (Mabinas) Gerakan Pramuka melantik Komjen Pol (Purn) Budi Waseso sebagai Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka untuk masa bakti tahun 2018-2023. Pelantikan berlangsung di halaman tengah Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Selain melantik Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Presiden juga sekaligus melantik anggota dan pengurus Kwarnas untuk periode 2018-2023, yakni H. Suriyadi dengan anggotanya Pontianus Rushandono, H. AS. Budianto, H.A. Madjid Husen, dan Haris Yasin Limpo selaku sekretaris.

Pelantikan tersebut disaksikan serta dihadiri 11 wakil ketua atau ketua komisi Kwarnas diantaranya, Ketua Komisi Perencanaan dan Pengembangan Jana T. Anggadiredja, Ketua Komisi Pembinaan Anggota Muda Supriyadi, Ketua Komisi Pembinaan Anggota Dewasa Suyatno, Ketua Komisi Organisasi dan Hukum Chairul Huda, dan Ketua Komisi Aset dan Usaha Yulius.

Turut hadir pula Ketua Komisi Kerja Sama Dalam Negeri Dede Yusuf M. Effendi, Ketua Komisi Kerja Sama Luar Negeri Ahmad Rusdi, Ketua Komisi Kehumasan dan Informatika Berthold DH. Sinaulan, Ketua Komisi Pengabdian Masyarakat GKR Mangkubumi, Ketua Komisi Saka, Sako, dan Gusdarma Laksamana Muda TNI (Purn.) Kingkin Suroso, dan Ketua Komisi Bela Negara Brigjen TNI Hasto Pratisto Yuwono.

Budi Waseso sebelumnya terpilih menjadi Ketua Kwarnas masa bakti 2018-2023 melalui Musyawarah Nasional (Munas) X Gerakan Pramuka yang berlangsung di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jum’at (28/09).

Dirinya dilantik oleh Presiden berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 67/M Tahun 2018 tentang Pengukuhan Susunan Pengurus Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2018-2023.(red/DBPers)

Categories
Megapolitan Ragam Transportasi

Berdayakan Ekonomi Ojek Online, Relawan Independen Sambangi Komunitas Ojol Bogor Raya

Koran Jurnal, Bogor – Momen peringatan Hari Ibu 22 Desember 2018 digunakan Relawan Independen (Raden) untuk menggerakkan komunitas Ojek Online Bogor Raya dalam kegiatan silaturahmi.

Kegiatan silaturahmi yang bertajuk relawan Jokowi bersama Ojol Bogor Raya, diselenggarakan di lapangan sepakbola Kresna Kota Bogor Jawa Barat, Sabtu (22/12/2018). Dalam acara tersebut, para anggota komunitas ojek online diberikan suguhan acara yang memikat dan menambah tali silaturahmi.

“Sebagai Ketua umum Raden, saya ingin mengucapkan terima kasih untuk semua perjuangan driver ojek online yang telah menjadi pioner dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil,” ujar RR. Neti Herawati Ketum Raden mengawali sambutan.

“Saya ingin terus memberikan semangat dan motivasi kepada segenap ojol Bogor Raya untuk tetap optimis, karena pekerjaan Ojol adalah profesi mulia dan menjadi jalan jihad dalam menghidupi keluarga,” tambahnya.

Bunda Neti juga menyampaikan untuk terus berikhtiar, dan Relawan Independen akan mengawal perjuangan Ojek Online untuk mendapatkan payung hukum dalam menjalani profesinya. Tak lupa bunda Neti juga mengatakan akan tetap memberdayakan komunitas Ojol di beberapa program pemberdayaan masyarakat agar ojol memiliki keterampilan lainnya.

Suasana bahagia itu terlihat pada wajah sekitar 1000 peserta komunitas Ojol yang hadir di lapangan tersebut.

Peserta yang hadir dari beberapa perkumpulan ojol Bogor Raya tersebut, tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi yang telah memberi perhatian penuh atas keberadaan dan eksistensi ojek online, dan ke depan mereka berharap agar payung hukum bagi profesi ojol segera diterbitkan oleh pemerintah.

Acara yg digagas oleh Relawan Independen dan Komando Relawan Satu Aspal juga memberikan sumbangan cinderamata sebagai tali asih kepada beberapa komunitas Ojol yang hadir untuk ikut berbahagia dalam momen Hari Ibu 22 Desember 2018.

Silaturahmi komunitas ojol, rencananya  juga akan digelar oleh Raden di beberapa kota diantaranya Depok, Cianjur, Tangerang, Sukabumi dan Bekasi pada awal januari 2019 mendatang.(ton/rl)

Categories
International Ragam TNI

Ketua Umum Dharma Pertiwi Kunjungi Child Care Center di Amerika Serikat

Koran Jurnal, Jakarta – Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto beberapa waktu lalu melaksanakan  kunjungan studi banding ke Child Care Center di Ft Myers, Virginia, Amerika Serikat, Kamis (13/12/2018).

Dalam kunjungannya Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto didampingi oleh Mrs. Ellyn Dunford, istri dari Jenderal Joseph F. Dunford (Panglima Angkatan Bersenjata AS) untuk berdiskusi dengan para tenaga pengajar.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan Child Care Center atas sambutan dan sharinginformasi terkait program-program pendidikan dan pengasuhan yang diterapkan di Child Care Center.

Sebelumnya, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ibu Nanny Hadi Tjahjanto mengkuti kegiatan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., melaksanakan tour museum dan ziarah ke Pemakaman Nasional Arlington Amerika Serikat.

Pemakaman Nasional Arlington  merupakan pemakaman militer Amerika serikat yang terletak di area Arlington, Virginia, di seberang sungai Potomac dari arah Washington DC. Pemakaman seluas 624 Acre yang dibangun sejak perang sipil, telah dimakamkan para korban konflik Nasional dimulai dari Perang Sipil AS sampai dengan peperangan terakhiryang berjumlah sekitar 400.000 korban perang. Pemakaman ini berada dibawah manajemen dari Departemen Angkatan Darat Amerika serikat.(red/Pusp)

Categories
Militer Pendidikan Ragam TNI

Kolonel Inf Kristomei Sianturi Raih Juara 3 Lomba Karya Jurnalistik TMMD-103 Katagori Kapen

Koran Jurnal, Jakarta – Kapendam Jaya/Jayakarta, Kolonel Inf Kristomei Sianturi, meraih Juara 3 Lomba Karya Jurnalistik Kategori Kepala Penerangan (Kapen) jajaran TNI AD dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 tahun 2018.

Trofi dan penghargaan diserahkan langsung oleh Irjen TNI, Letjen TNI Muhammad Herindra, di GOR Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (05/12/2018).

Usai menerima penghargaan, Kristomei mengatakan, keberhasilannya itu tidak lepas dari bantuan rekan-rekan media, baik elektronik, cetak maupun online saat TMMD di wilayah Kodim 0508/Depok.

“Alhamdulillah, hasilnya Pendam Jaya bisa meraih juara ketiga lomba karya jurnaliatik yang diselenggarakan oleh Sterad ini. Tentu ini prestasi yang baik,” ujarnya.

Pada TMMD Reguler ke-103 tahun 2018 ini, kategori Kepala Penerangan merupakan perdana dilombakan. TMMD sebelumnya hanya melombakan kategori Dansatgas (Dandim) dan wartawan (elektronik dan cetak/online) saja. Atas capaian ini, Kapendam Jaya juga berharap lomba jurnalistik pada TMMD berikutnya bisa berprestasi lebih baik.

Kapendam Jaya mengatakan, keberhasilan menyabet juara ketiga lomba karya jurnalistik kategori Kapen ini, tentunya tak lepas dari kerja keras seluruh anggota Pendam Jaya dalam mempublikasikan kegiatan TMMD.

“Ini adalah capaian seluruh anggota Pendam Jaya yang terus mempublikasikan seluruh kegiatan TMMD. Baik kegiatan fisik maupun nonfisik di seluruh media yang ada,” terangnya.

Untuk kategori Kapen dalam lomba karya jurnalistik program TMMD ke-103, Juara 1 diraih oleh Kapendam I/Bukit Barisan dan Juara 2 Kapendam VI/Mulawarman.(red)

Categories
Nasional Ragam

Hari Pangan Sedunia 2018, FAO Apresiasi Kementan Jadikan Lahan Rawa Masa Depan Pertanian Indonesia

Koran Jurnal, Barito Kuala – Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 di Kalimantan Selatan dinilai menjadi terobosan baru dalam membangun kantong penyangga pangan nasional dari lahan rawa. Pemanfaatan lahan rawa tentu menjadi solusi guna memastikan ketersediaan pangan dan masa depan pertanian Indonesia.

FAO Representative di Indonesia, Stephen Rudgard mengatakan pencapaian tersebut sejalan dengan tema yang diangkat pada HPS kali ini, “Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Lebak dan Pasang Surut Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045”. Optimalisasi lahan rawa menjadi upaya yang cukup besar untuk menghadapi tantangan pertambahan jumlah penduduk ditambah dengan meningkatknya urbanisasi dan perubahan permintaan konsumen.

“Kami melihat kepemimpinan pemerintah dalam hal ini, dan kami sangat senang bahwa Kementerian Pertanian mempromosikan penerapan praktik-praktik pertanian yang baik terkait penerapan model FAO untuk intensifikasi produksi pangan yang berkelanjutan, termasuk mengurangi penggunaan pestisida melalui pengendalian hama terpadu,” ujar Stephen pada pembukaan puncak Peringatan HPS di Desa Jejangkit, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (18/10/2018).

Dia pun menekankan peningkatan produktivitas melalui pemanfaatan lahan rawa ini sangat penting untuk memberikan makan populasi yang terus berkembang. Namun lebih penting lagi untuk memiliki pendekatan pertanian yang berkelanjutan dalam berbagai intervensi pertanian.

Pada kesempatan ini, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan rawa menjadi bagian penting masa depan pertanian Indonesia. Saat musim kemarau bulan Juli-September, lahan rawa menjadi penyumbang produksi nasional.

Untuk itu, lahan rawa dimanfaatkan untuk berbagai tanaman pertanian, misalnya padi, jagung, kedelai, hortikultura sayuran, jeruk, peternakan kambing dan itik, bahkan untuk budidaya perikanan seperti ikan mas, nila, lele dan lainnya. Pengelolaanya dengan integrated farming yakni mina-padi, ternak itik, sayuran dan lainnya.

“Hari ini kita buktikan melihat bersama ada terobosan baru untuk pangan Indonesia. Kami bangun di lahan rawa ini ada inovasi baru yang menjadikan rawa sebagai penyangga pangan nasional. Ini pesan terpenting dari pelaksanaan HPS tahun ini,” ujarnya.

Amran menyebutkan potensi lahan rawa di Indonesia sangat luas yakni mencapai 34,1 juta hektare. Lahan rawa ini tersebar di 18 provinsi dan 300 kabupaten. Dari total luas tersebut, potensi untuk pengembangan pertanian seluas 21,82 juta hektare atau 64 persen.

“Apabila digarap 10 juta hektar saja yang tersebar di Sumsel, Kalsel, Jambi dan Kalbar, ditanam minimal dua kali setahun, dengan produktivitas 6 ton per hektar, akan menghasilkan padi 120 juta ton setara 60 juta ton beras. Beras surplus bahkan bisa memasok kebutuhan dunia,” terang Amran.

Karena itu, Amran menjelaskan pemanfaatan lahan rawa harus dengan prinsip sustainable agriculture. Program dirancang skala luas dengan mengkorporasikan koperasi petani, regenerasi petani dengan mewirausahakan 4 juta jiwa.

“Kemudian harus dikerjakan dengan full mekanisasi dan pola mina padi sehingga dapat menghemat Rp 15 juta per hektar, dari biaya cetak sawah Rp 19 juta menjadi Rp 4 juta per hektar. Pemerintah kabupaten mendukung biaya bahan bakar,” jelasnya.

Terbukti, lahan rawa di Kalimantan Selatan ditanam jagung dengan pola zig-zag dan pemupukan menghasilkan 20 ton/hektar, bawang merah 10 ton/hektar dan semangka 7 kg/buah dengan pola tumpangsari pepaya.

“Produktivitas dulu 2 ton per hektare umur 6 bulan, sekarang menjadi 6 ton per hektare. Bahkan bisa ditanam padi 3 kali setahun produktivitas 8,3 ton per hektare, hasilnya 250 juta ton setara Rp 1.134T. Produksi ini mampu memasok pangan dunia,” ungkap Amran.

Pembukaan puncak Peringatan HPS ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, Gubernur Kalimantan Selatan, Syahbirin Noor, para Bupati, perwakilan FAO, para Pelaku Usaha, Asosiasi, HKTI, KTNA dan pegiat pertanian.(ton)

Categories
Ragam

IBL Go-Jek Pre Season Tournament 2018 di Solo, Ajang Asah Kekuatan Jelang Kompetisi 2018-2019

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Gelaran IBL Go-Jek Pre Season Tournament 2018 di Sritex Arena Solo, 14-21 Oktober akan menjadi ajang penting bagi semua tim sebagai persiapan menuju kompetisi IBL musim 2018-2019. Kegiatan Off Season IBL 2017/2018 kembali didukung oleh Go-Jek sebagai sponsor utama.

Hasan Gozali, Direktur Utama IBL menyambut baik dukungan ini dan berharap nantinya dukungan yang diberikan dapat mengembangkan olahraga tanah air terutama di cabang basket.

“IBL Go-Jek Tournament ini merupakan kegiatan Off Season yang dapat dijadikan pertandingan “pemanasan” sebagai persiapan di kompetisi IBL musim 2018/2019. 10 tim peserta IBL turut berpartisipasi pada turnamen ini,” kata Hasan dalam konferensi pers, di Hotel Santika Slipi, Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Kristy Nelwan, VP Corporate Communications Go-Jek menyampaikan, “Kami senang dapat kembali mendukung gelaran kompetisi IBL sebagai kegiatan Off Season ini. Selaras dengan misi Go-Jek dalam mendukung semangat sportivitas dan olahraga tanah air, termasuk cabang olahraga basket. Kami berharap IBL menghasilkan bibit unggul para atlet muda yang nantinya mampu bersaing mengharumkan nama bangsa.”

“Selain itu juga untuk mempermudah masyarakat yang ingin menyaksikan dan mendukung kompetisi ini, tiket IBL Go-Jek Tournament bisa didapatkan di GO-TIX pada aplikasi Go-Jek. Semoga dengan kemudahan yang diberikan, dapat menyebarkan antusiasme positif bagi masyarakat terutama penggemar olahraga basket,” tambah Kristy.

“IBL Go-Jek Tournament akan kami manfaatkan untuk memadukan tim dan mengasah kekuatan sebelum menuju kompetisi,” kata Ali Budimansyah,
pelatih kepala Bogor Siliwangi.

Budi juga akan mengasah dua pemain rookie-nya. Sabdayagra Ahessa dan Gustav.

“Tantangan bagi kami mematangkan mereka,” katanya.

Sabda pun berharap mendapatkan menit bermain cukup di Bogor Siliwangi.

“Saya senang bisa bergabung di Bogor Siliwangi. Saya sudah kenal sebagian besar pemain mereka sejak SMA. Saya berharap bisa mendapatkan cukup menit bermain dan pelatih,” kata Sabda.

Selain Sabda dan Gustav, Siliwangi juga akan diperkuat pemain baru yang banyak memiliki penggemar, Daniel Wenas.

“Saya ingin mendapatkan tantangan baru dengan tergabung di Bogor Siliwangi,” kata Daniel.

Pelatih Stapac, Giedriuz Zibenas juga akan memanfaatkan turnamen ini untuk melihat
kemampuan para pemain.

“Semua pernain akan mendapatkan kesempatan bermain merata,” janji pelatih asal Lithuania ini.

Saat ini dalarn persiapan, latihan Stapac kerap hanya dihadiri tujuh pemain sebab beberapa pemain masih mengalami cedera,

Satria Muda Pertamina juga akan mencoba sistem dan pola baru.

“Terus, terang setelah Christian Ronaldo Sitepu menyatakan pensiun, kami harus sedikit mengubah pola bermain,” kata Youbel Sondakh, pelatih Satria Muda,

Peran Dodo, sapaan Sitepu, akan dipegang oleh Muhammad Dhiya ul Haq yang akrab disapa Yaya serta big man lainnya.

“Yaya menunjukkan perkembangan setelah ikut bergabung dengan timnas di Asian Games lalu. Semoga makin berkembang dalam turnamen nanti,” harap Youbel,

Selain itu, dalam rangka membantu korban bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Seluruh hasil penjualan tiket yang didapat akan didonasikan untuk pemullhan korban bencana Palu dan Donggala. Hal ini diharapkan dapat meringankan beban saudara kita yang terkena dampak dan membantu dalam membangun kembali Palu dan Donggala sehingga masyarakat bisa kembali berakti vitas seperti sedia kala.(ton)

Categories
Ekonomi Ragam

Kementan Bersama Praktisi Kesehatan Sosialisasikan Pangan Lokal di Pura Besakih Bali

Koranjurnal.co.id, Bali – Kementerian Pertanian (Kementan) dengan menggandeng praktisi kesehatan semakin gencar mensosialisasikan kecintaan terhadap pangan lokal. Pura Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun manca negara menjadi tempat sosialisasi keunggulan pangan lokal terhadap stamina tubuh, Minggu (07/10/2018).

Kegiatan ini dihadiri Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi, praktisi kesehatan, dr. Hanson, Jajaran SKPD Kabupaten Karangasem, Dinas Pertanian Provinsi Bali, Asosiasi dan Pengelola Usaha Wisata, Tour Guide, Pelaku Usaha Pangan Lokal, Tokoh Adat dan Petani.

Praktisi kesehatan, dr. Hanson menjelaskan bahwa pangan lokal seperti kopi, kedelai, kentang dan lainnya dapat meningkatkan dan mengembalikan stamina tubuh seperti stamina nenek moyang yang amat hebat dan menampilkan inner beauty.

Sebenarnya makanan dan minuman apa yang baik bagi kita? Tubuh kitalah yang paling tahu. Praktisi kesehatan, dr. Hanson mengungkapkan dalam konteks kesehatan holistik, semua hal baik bagi tubuh adalah semua hal yang bermanfaat membantu tubuh membangkitkan kembali potensi tubuh sesuai fitrah manusia. Jadi bukan hanya untuk sehat, tapi juga untuk meningkatkan potensi dalam bekerja bahkan penampilan.

“Semua hal termasuk makanan, minuman, harus tepat penggunaannya. Makanan dan minuman baik sesungguhnya yang ideal dibutuhkan tubuh saat itu. Bukan hanya kualitas dan jenisnya, tapi juga jumlah (red.kuantitas) harus pas. Harus tepat,” ungkapnya.

Menurutnya, tubuh manusia memiliki kecerdasan alami atau body intelligence untuk tahu apa yang baik bagi tubuh dengan tepat. Body Intelligence dan nutrisi saling berhubungan. Makanan dan minuman yang baik meningkatkan potensi tubuh hingga mampu membangkitkan kembali body intelligence untuk optimalnya potensi tubuh dan otak.

“Saat body intelligence tubuh aktif kembali tubuh jadi punya kemampuan untuk mengembalikan stamina dalam hitungan detik, sehingga hasil yang didapat adalah tidak capai dan itu adalah tanda awal dari pulihnya seluruh potensi sejati diri,” ujar dr. Hanson.

Lebih lanjut dijelaskan, body intelligence yang optimal akan membantu manusia memilih hanya makanan dan minuman yang baik, yang nyaman bagi tubuh. Saat manusia makan atau minum yang tidak baik bagi tubuh, manusia menjadi tidak koheren.

“Dan kalau makan sesuai kebutuhan tubuh yang dapat diketahui melalui body intelligence, tubuh akan koheren,” jelasnya.

Makan dan Minum Sesuai Prinsip Body Intelligence

Prinsipnya makan dan minum bertujuan untuk perkuat organ vital, minimal tidak melemahkan. Pertama, Biogenik, bermanfaat meningkatkan potensi tubuh. Kedua, Biostatik, manfaatnya tidak melemahkan tubuh. Ketiga Biosidik bermanfaat melemahkan, jangan makan atau minum.

“Jadi sebaiknya carilah makanan dan minuman yang biogenik, minimal biostatik. Kalau tubuh sudah kuat, kita bisa lebih bebas memilih makanan karena  organ-organ kita akan cukup kuat menahan dampak makanan minuman yang buruk dan mampu optimal dalam membuang racun,” beber dr. Hanson.

Menurut dr. Hanson, beberapa makanan minuman yang perlu dicoba yakni pangan lokal berupa kopi dan kedelai unggul dan telah diproses khusus yang diperkenalkan Kementan melalui program Viva Republik Indonesia. Ternyata saat dites dengan prinsip body intelligence, bukan hanya mampu menguatkan hasil tes banyak organ utama, bahkan seperti ginseng tua kualitas bagus, ternyata keduanya tidak melemahkan hasil tes organ vital apapun.

“Uji kinesiologi tentang kehebatan pangan lokal ini juga dapat dijadikan salah satu atraksi daya tarik wisatawan asing di wilayah Pura Besakih dan Pura Lempuyang di Karangasem. Para wisatawan dikenalkan dengan mencicipi pangan lokal dan dilatih teknik yang sesuai prinsip Body Intelligence, ternyata saat dites mengalami lonjakan stamina yang signifikan dalam waktu singkat. Mereka langsung mampu naik turun tangga dengan semakin terasa ringan, kaki tidak pegal, ada dorongan dan tidak lelah. Bahkan malam harinya saat tidur pulas dan bangun tidur terasa enteng, enak di badan,” jelasnya.

“Tidak hanya kopi dan kedelai saja, ternyata beragam tanaman pangan, buah, sayur, kentang, cabai, serta hasil perkebunan yang tumbuh di Indonesia memiliki kualitas unik sehingga mampu bersaing dibanding negara lain. Secara tidak langsung, ternyata ada korelasi antara kualitas tanaman dengan budaya masyarakat sekitar,” tambahnya.

Direktur Jenderal Hortikultura, Suwandi mengatakan program konsumsi pangan lokal dan cintai produk petani ini dipastikan lebih banyak menjangkau banyak kalangan. Program ini konkrit, bisa langsung ditunjukkan perubahan stamina sebelum dan sesudah mengonsumsi.

“Manfaatnya sangat luas baik pada sisi sistem produksi, intermediat dan sisi konsumsi. Kesadaran hidup sehat meningkat. Melalui turis, nantinya Dunia akan mengetahui keunggulan pangan lokal kita sebagai warisan budaya nenek moyang,” ujarnya

Peserta dari Sub Terminal Agribisnis Desa Besakih, Karangasem, I Gusti Ngurah Alit, mengatakan bertahun-tahun menggeluti pertanian, baru kali ini mengatahui manfaat pangan lokal terhadap stamina tubuh.

“saya baru kali ini tahu dan kagum pada pangan lokal, tadinya tidak percaya, kok bisa ya, aneh ya, tapi setelah dipraktekkan, ini sungguh luar biasa, sungguh hebat, pasti wisatawan sangat tertarik, saya mau minta benihnya dari Kementan,” ucapnya.

Sementara itu I Wayan Supandi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem mengatakan program pangan lokal ini akan ditindaklanjuti melalui dukungan program produksi pangan lokal. Pasalnya, ini merupakan terobosan baru untuk meningkatkan kualitas dan kecintaan masyarakat terhadap pangan lokal.

“Tadi semua peserta penasaran, heboh, kaget, ternyata pangan kita hebat, dipraktekkan berjalan keliling Pura Besakih enteng dan bertenaga. Kami tindaklanjuti karena manfaatnya luar biasa, pangan lokal menjadi diminati, wisatawan akan banyak datang, butuh sehat mencari pangan kita, produk petani menjadi laku, ekonomi lokal tumbuh, ujar Supandi.

Pelatihan yang dilakukan dengan teknik sesuai prinsip Body Intelligence diterapkan terhadap peserta yang hadir di Pura Besakih, Karangasem. Didemokan dr. Hanson, dengan teknik khusus untuk bertanya pada tubuh, tubuh ternyata mampu memilih pangan lokal sebagai makanan yang cocok dan baik melalui respon otot.(ton/Hum)

Categories
Ragam

Kemendikbud Gelar Festival Saman 2018

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan ‘Pembukaan dan Workshop Festival Saman 2018’.

Diadakannya kegiatan tersebut merupakan bagian dari kebijakan Kemendikbud untuk mensukseskan platform pemajuan kebudayaan sebagaimana yang diamanahkan oleh Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017.

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan Kemendikbud, Nadjamuddin Ramly, menegaskan bahwa tari saman adalah budaya asli bangsa Indonesia yang harus tetap dipertahankan eksistensinya, salah satunya melalui Festival Saman 2018.

“Tari saman khas kepunyaan Kabupaten Gayo Lues dan tidak dipunyai oleh negara lain,” ujar Nadjamuddin di Aula Plaza Insan Berprestasi, Komplek Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/2).

Tari Saman, kata Nadjamuddin, merupakan sebuah budaya yang sangat menonjolkan jati diri bangsa Indonesia. “Inti ajaran tari saman berisi nilai-nilai karakter bangsa kita. Sekarang tari saman sudah mendunia,” ujarnya.

Sementara, Bupati Gayo Lues, Muhammad Amru, berharap agar tari saman dapat berperan dalam memajukan perekonomian khususnya
bagi masyarakat Kabupaten Gayo Lues. “Tari saman harus bisa mendongkrak perekonomian masyarakat, untuk itu kami berupaya membuat saman center di Kabupaten Gayo Lues,” kata dia.

Sekadar infornasi, Festival Budaya Saman (FBS) 2018 yang akan digelar di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh ini berlangsung sejak 2 Oktober hingga 24 November 2018 dengan melibatkan ratusan penampil dari 11 kampung di 11 Kecamatan di Kabupaten Gayo Lues.

Diketahui, UNESCO telah menetapkan Saman sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda (WBTb) asal Indonesia melalui rapat Komite Antar Negara di Bali pada 24 November 2011.(ton/ms)

Categories
Ragam TNI

Flag Relay Merah Putih HUT ke-73 TNI di Balikpapan dan Manado

Koranjurnal.co.id, Manado – Rangkaian Pawai Bendera (Flag Relay) Merah Putih dari Sabang sampai Merauke dalam rangka peringatan HUT ke-73 TNI tahun 2018, yang dibawa oleh Prajurit TNI peraih medali Asian Games XVIII meninggalkan Pulau Jawa dan berlanjut ke kota berikutnya, yaitu Balikpapan-Kaltim dan Manado-Sulut, Senin (02/10/2018).

Pembawa Flag Relay Merah Putih, yaitu Pratu Mar Ardianto (atlet Rowing peraih medali emas), Serda (K) Huswatun Hasanah (atlet Tinju Kelas Ringan 60 kg putri peraih medali perak dan perunggu), Serda (K) Dini Mitasari (atlet Sepak Takraw peraih medali perunggu), Serda Jas Rio Akbar (atlet Dragon Boat 1.000 meter dan 500 meter peraih medali perak) dan Serda Bah/W Ririn Pujiastuti (atlet Dragon Boat 200 meter peraih medali perak) bersama sejumlah prajurit TNI perwakilan tiga matra pembawa Pataka.

Setibanya di Bandara Sepinggan Balikpapan, Flag Relay Merah Putih diarak dengan konvoi kendaraan menuju kantor Walikota Balikpapan melintasi jalan protokol yang disambut meriah oleh warga masyarakat yang menyaksikan arak-arakan tersebut. Dilanjutkan ke Makodam VI/Mulawarman dengan berjalan kaki  bersama dengan prajurit TNI, Polri, FKKPI, PPM, pelajar dan unsur masyarakat.

Sementara itu, di Lanud Samratulangi Manado, Flag Relay Merah Putih disambut  dengan tarian selamat datang Cakalele  kemudian dilanjutkan pengarakan Bendera berkendaraan keliling kota Manado  menuju Yonif 712/Raider.

Dilanjutkan berjalan kaki menuju Makodam XIII/Merdeka yang dikuti oleh unsur TNI, Polri, Tarian adat, Marching Band Satpol PP Manado, pelajar, pramuka, FKKPI, PPM, Panser Ki Kav, Panser Barakuda Polri,  Kelompok Motor Gede, Kendaraan Jepang dan gabungan kelompok  masyarakat kota Manado. Kirab bendera diiringi juga dengan parade bendera sebanyak 1.500 bendera Merah Putih dan bentangan bendera sepanjang jalan 400 meter.

Pawai Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-73 TNI tahun 2018, bertujuan untuk membangkitkan jiwa nasionalisme dan menunjukkan bahwa antara TNI dan Rakyat tidak ada pemisah karena TNI berasal dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.(ton/Pusp)