Categories
Daerah Ragam TNI

KSAD Apresiasi Pemkab Tabanan Atas Alokasi Anggaran 1,7 Miliar untuk TMMD ke-106

Koran Jurnal, Bali – Di tengah kesempatan menutup kegiatan TMMD 106 secara terpusat di Tabanan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa berikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan yang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 1,7 Milyar untuk program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 yang dilaksanakan bersama dengan Kodim 1619/Tabanan.

Hal tersebut disampaikan Kapendam IX/Udy Kolonel Kav Jonny Harianto G, S.IP dalam rilis tertulisnya, Tabanan, Bali, Kamis (31/10/2019).

Dikatakan Kapendam, pelaksanaan TMMD ke-106 Kodim 1619/Tabanan yang dilaksanakan selama 30 hari sejak 2 Oktober 2019 secara resmi ditutup pada Kamis (31/10/2019).

“Secara terpusat, TMMD 106 ditutup hari ini oleh Kasad di Lapangan Desa Gubug Tabanan, tentunya kehadiran beliau di Tabanan tidak hanya menjadi kehormatan maupun kebanggaan bagi masyarakat (Tabanan) di sini semata, namun juga bagi (masyarakat) Bali juga,” ujar Jonny.

Menurut Jonny, kehadiran Jenderal TNI Andika Perkasa tidak hanya sekadar seremonial dalam menutup TMMD, namun juga menunjukkan komitmennya dalam membangun Kemanunggalan TNI-Rakyat.

“Kegiatan in telah lama direncanakan dan tentunya Kasad juga meluangkan waktunya untuk bertemu dan menepati undangan masyarakat Bali, apalagi dalam TMMD 106, kali ini Pemkab Tabanan mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 1,6 Milyar dalam program ini,” terang Jonny.

Sanjutnya Jonny jelaskan bahwa dalam upacara penutupan tersebut, Jenderal TNI Andika Perkasa tidak hanya memberikan apresiasi kepada Pemkab yang juga telah memberikan tambahan Rp. 100 juta, sehingga total anggaran menjadi Rp. 1.7 Milyar, namun juga kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi secara totalitas, termasuk masyarakat desa Gubug.

“Dengan penutupan tadi dan disaksikan oleh Kasad, maka secara simbolis, hasil kegiatan TMMD-106 diserahkan kepada masyarakat desa Gubug dan desa Bongan melalui Bupati Tabanan, yaitu Ni Putu Eka Wiryastuti oleh Dansatgas TMMD-106 yaitu Dandim 1619/Tabanan,” tegasnya.

Sebagai pertanggungjawaban pelaksanaan TMMD 106 itu, disampaikan paparan oleh Dansatgas TMMD, Letkol Inf Toni Sri Hartanto kepada Kasad, berupa terwujudnya pembuatan jembatan sepanjang 17 meter dengan lebar 5,5 meter dan tinggi 5 meter serta sasaran lainnya seperti pembuatan senderan, pembukaan dan pengerasan jalan sepanjang 65 meter, bedah rumah dua unit.

“Itu merupakan sasaran utama dalam bentuk sasaran fisik, namun selain itu juga terdapat pencapaian lainnya dari kegiatan nonfisik, diantaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan maupun kegiatan lainnya,” terang Jonny.

Selain itu, menurut Jonny, sebagaimana disampaikan Kasad, indikator keberhasilan lainnya dari TMMD 106 ini, adalah semangat kebersamaan dan gotong- royong yang ditunjukkan oleh TNI bersama masyarakat.

“Sehingga Kasad dan Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana (Ny. Hetty Andika Perkasa) sangat terkesan dengan itu, termasuk berbagai kearifan lokal,” imbuhnya.

“ Rangkaian kegiatan diakhiri dengan kegiatan peninjauan Stand Pameran dan Baksos oleh tamu undangan yang hadir,” tutur Jonny.

Sementara Bupati Kabupaten Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti menilai TMMD bukanlah hal asing lagi karena sudah dilakukan sejak dulu dan banyak membantu pembangunan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Dimana ada rakyat di situ ada TNI dan begitu juga sebaliknya.

“Sinergi dan kerja sama antara TNI dengan Pemerintah Kabupaten dan masyarakat dalam konteks TMMD memang benar-benar dirasakan manfaatnya”, tutup Bupati Tabanan.

Untuk diketahui, usai upacara penutupan, Kasad didampingi Ny. Hetty Andika Perkasa dan Bupati Tabanan menyerahkan dua buah sertifikat tanah, dua buah kunci hasil bedah rumah, buku perpustakaan bantuan dari Perpustakaan Nasional, penyerahan secara simbolis berupa Sembako, alat penetas telur, dan Pupuk Bios 44 kepada warga Desa setempat.(disp/red)

Categories
TNI

TNI AD Siap Kerahkan Seluruh Kekuatan untuk Amankan Pelantikan Presiden dan Wapres 20 Oktober 2019

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan pihaknya siap mengamankan jalannya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih pada Minggu, 20 Oktober 2019 mendatang.

“Dalam pengamanan TNI sebagai bagian keamanan, kami siapkan seluruh kekuatan. Tidak saja dari satuan tempur di seluruh Indonesia, tapi satuan teritorial dan badan pelaksana kita standby fokus di event besar,” kata Andika di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jalan Veteran, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (15/10/2019).

Andika memerintahkan jajarannya untuk fokus pada operasi pengamanan event besar, satu di antaranya ialah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih. Ia siap menyiapkan pasukan berapapun jumlahnya untuk pengamanan.

“Pengguna Pak Panglima, berapapun yang diminta kita siap, tapi karena kita sudah minta semua satuan fokus kepada operasi pengamanan dalam menghadapi event minggu ini dan depan,” tuturnya.

Diwartakan sebelumnya, pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih dilakukan di gedung DPR/MPR pada Minggu, 20 Oktober 2019. Acara dimulai pada pukul 14.30 WIB.

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan, sebanyak 30 ribu personel TNI-Polri akan di deploy di sekitar kompleks parlemen untuk mengamankan jalannya pelantikan.

“Personel yang akan disiagakan dari TNI dan Polri kurang lebih 30 ribu personel. Akan menyisir ring 1 dan ring 2 yang nanti pelaksanaannya akan diatur sehingga bisa berjalan dengan baik,” ucapnya, kemarin.

Pada saat pelantikan, tidak semua orang bisa masuk ke dalam gedung parlemen. Pasalnya sistem clereance akan diterapkan karena alasan keamanan dan kondusifitas.(okz/red)

Categories
TNI

KSAD Resmi Menutup Pelaksanaan TMMD ke-105 di Lombok Timur

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa secara resmi menutup TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 tahun 2019 secara terpusat di lapangan Keruak, Kecamatan Keruak, Lombok Timur.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya yang juga selaku Pati Koordinator Penerangan TMMD, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Rabu (07/08/2019).

‘’Upacara penutupan oleh KSAD, yang juga merupakan Penanggung Jawab Operasional TMMD, menandai berakhirnya program TMMD ke-105 yang mengambil tema “Bersama TMMD Membangun untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat,’’ ujarnya.

Pada upacara yang berlangsung tertib tersebut, lanjut Kadispenad, hadir pula Ketua Umum Persit KCK Ny. Hetty Andika Perkasa, Pangdam IX/Udayana, Gubernur NTB, Bupati Lotim, yang turut didampingi para istri.

‘’Selain itu, hadir sebagai peserta upacara yang juga merupakan pelaksana di lapangan antara lain para tokoh agama dan adat, Dinas Perhubungan, BKD, Satpol PP, Korem, Kodim serta unsur dari Kepolisian di wilayah NTB,’’ pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, yang juga bertindak selaku inspektur upacara, mengawali amanatnya dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin, baik undangan maupun peserta upacara yang hadir di lapangan Keruak.

‘’Kedatangan saya, hanya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bupati Lotim, yang begitu peduli kepada masyarakatnya. Dengan dukungan anggaran sebesar Rp. 1,5 milyar, kesemua itu diperuntukkan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,’’ tutur KSAD.

‘’Yang dilakukan adalah berbagai pembangunan diantaranya, merehabilitasi 100 rumah yang tidak layak huni, tiga Mushola, pembuatan dua Poskamling, yang seluruhnya dibiayai oleh Bupati. Hal itu, menunjukkan kepedulian Bupati kepada masyarakatnya. Terima kasih Bapak Bupati,’’ tambah KSAD.

Dalam kesempatan yang sama, KSAD turut pula memberikan apresiasi kepada para pelaksana di lapangan, sehingga sasaran TMMD yang ingin dicapai dapat selesai tepat pada waktunya.

‘’Selanjutnya, saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Angkatan Darat, Satgas TMMD, yang dibantu juga oleh Polri, Angkatan Udara, Angkatan Laut, serta dari masyarakat, sehingga dalam 30 hari ini kita bisa menyelesaikan berbagai pembangunan yang menjadi sasaran TMMD,’’ ucapnya.

‘’Semoga semuanya bermanfaat dan semoga masyarakat di Kecamatan Keruak, di Lotim ini, bisa semakin fokus menuju masa depan yang lebih baik,’’ pungkasnya.

Usai menutup secara resmi TMMD ke-105, KSAD didampingi Gubernur NTB, Pangdam IX/Udayana, serta Bupati Lotim, menyerahkan kunci rumah secara simbolis, sembako, perlengkapan Mushola, dan Poskamling kepada perwakilan masyarakat.

Sebelum meninggalkan tempat acara, KSAD beserta rombongan meninjau kegiatan bakti sosial diantaranya pasar murah, pembagian sembako, serta pengobatan gratis. (Disp/red)

Categories
Militer Pendidikan TNI

KSAD Berikan Penghargaan kepada Adhi Makayasa dan Anindya Wiratama sebagai Lulusan Terbaik Sermartutar

Koran Jurnal, Magelang – Sejumlah 259 taruna dan taruni Sermatutar mengikuti upacara penutupan pendidikan yang dipimpin Kepala Staff TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, sekaligus menganugerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik Adhi Makayasa dan Anindya Wiratama.

Hal tersebut disampaikan Kadispenad, Brigjen TNI Candra Wijaya dalam rilisnya, di Akademi Militer, Magelang, Senin, (08/07/2019).

Diungkapkan Kadispenad, seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berjumlah 259 orang taruna dan taruni Akademi Militer Tingkat IV (Sermatutar), yang terdiri dari 244 orang taruna dan 15 orang taruni.

”Setelah melalui masa pendidikan selama empat tahun di Akademi Militer dengan baik, mereka berhak menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan, S.Tr.(Han),’’ ujarnya.

Dalam upacara tersebut, Kasad memberikan penghargaan kepada dua orang lulusan terbaik Akmil, diantaranya Sermatutar Fajar Muhammad Al Farouk, peraih Adhi Makayasa dan Sermatutar Dewi Okta Pusparini, peraih Anindya Wiratama.

Saat ditemui awak media, Kasad yang didampingi Gubernur Akmil, Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa pada hari ini, kita menutup pendidikan sekaligus mewisuda sarjana taruna dan taruni Akademi Militer tingkat IV, yang tanggal 16 nanti, akan dilantik di Istana Negara oleh Presiden.

“Mereka selama empat tahun telah menyelesaikan pendidikan dan memperdalam kecabangannya masing-masing,’’ terang KSAD.

Kasad berharap, kepada para taruna dan taruni yang baru selesai melaksanakan pendidikan, jangan pernah lupa terhadap komitmen awal mereka, dan jangan lupa pula dorongan dari kedua orang tua mereka.

”Bertugas yang terbaik, sehingga akumulasinya juga akan membantu Angkatan Darat untuk dapat menyelesaikan tugasnya,’’ pungkasnya.

Turut hadir pada Kegiatan tersebut diantaranya para Asisten Kasad, para Pejabat Teritorial di lingkungan TNI AD, Gubernur Akmil, Pejabat Distribusi Akmil, Pengasuh Taruna Akmil serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Akmil.(Disp/red)

Categories
Infrastruktur Militer TNI

TMMD ke-105 Sasar 50 Titik Daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) di Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Darat kembali melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang ke-105 Tahun 2019. Program TMMD kali ini bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan akan mulai dilaksanakan pada 10 Juli 2019 mendatang dengan menyasar 50 titik daerah kabupaten/kota se-Indonesia.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa saat Rapat Koordinasi Teknis TMMD ke-105 Tahun 2019 mengatakan program yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial dan pemerintah daerah itu akan dilaksanakan selama 30 hari.

“Setiap titik atau satgas kami memiliki 150 personel. Biaya didukung oleh TNI, sehingga tidak mengganggu anggaran daerah untuk infrastruktur maupun fasilitas sosial,” kata KSAD, di Mabes TNI AD, Jakarta, Kamis (20/06/2019)

KSAD berharap kegiatan TMMD itu nantinya bisa menjadi stimulan untuk menggerakkan perekonomian di sejumlah daerah di Indonesia.

Dalam kegiatan TMMD nanti, lanjut KSAD, sejumlah pembangunan fisik dilakukan berdasarkan kebutuhan dari masing-masing daerah.

“Konkretnya biasanya banyak pembangunan fisik. Saluran irigasi, jalan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, sekolah. Jadi itulah bentuk-bentuk konkretnya. Sambil berjalan juga ada hal-hal yang berkaitan dengan non fisik yang dilakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, KSAD menambahkan, kegiatan TMMD juga mampu mengantisipasi paham-paham radikalisme yang dapat mempengaruhi masyarakat. Lantaran dalam TMMD juga dilakukan penyuluhan-penyuluhan tentang wawasan kebangsaan.

Dalam kesempatan sama, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita meyakini kerja sama dengan TNI AD melalui TMMD mampu mempercepat penanganan masalah-masalah sosial terutama di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T) di Indonesia.

“Kami sangat mendukung TMMD karena kami percaya bisa memberikan manfaat membawa percepatan program-program di Kementerian Sosial,” kata Mensos.

Menurut Agus, terkait TMMD yang dilaksanakan di 50 titik diharapkan bisa menjadi sasaran utama di daerah 3T yang aksesnya sangat sulit dan sering menjadi kendala bagi Kemensos untuk menjangkau daerah-daerah tersebut.

“Kami percaya TNI mempunyai kapasitas terutama terkait fasilitas, infrastruktur maupun mobilitas untuk mencapai wilayah 3T,” katanya.

Dengan kemampuan TNI terutama TNI AD tersebut maka sinergi program-program di Kemensos bisa ditingkatkan.

“Kita sama-sama memerangi kemiskinan, memeratakan pembangunan dan menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di masyarakat,” kata Agus menambahkan.

TMMD merupakan program terpadu antara TNI dengan Kementerian/ Lembaga, Pemerintah Daerah serta komponen masyarakat untuk mendukung program pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan.(ant/red)

Categories
Militer TNI

TNI-AD: Tujuh Jabatan Strategis Angkatan Darat Resmi Diserahterimakan

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Darat melakukan rotasi tujuh jabatan stategis di lingkungan internalnya. Upacara serah terima jabatan (Sertijab) digelar di Aula Jenderal Besar A.H Nasution, Mabesad,  Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).

Prosesi sertijab terhadap tujuh jabatan strategis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Candra Wijaya menjelaskan bahwa tujuh jabatan yang diserahterimakan adalah penyerahan jabatan Panglima Komando Cadangan Strategis (Pangkostrad) dari pejabat lama (saat itu) Letjen TNI Andika Perkasa (saat ini sebagai KSAD) kepada Mayjen TNI Besar Harto Karyawan yang sebelumnya menjabat sebagai Pangdam III/Siliwangi dan penyerahan jabatan Asrena Kasad dari Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto yang menempati jabatan baru sebagai Irjenad kepada Kasad, karena belum ada pejabat pengganti.

Selanjutnya, serahterima jabatan Inspektur Jenderal Angkatan Darat (Irjenad) dari Mayjen TNI Johny Lumban Tobing kepada Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, Pangdam III/Siliwangi dari Mayjen TNI Besar Harto Karyawan kepada Mayjen TNI Tri Soewandono.

“Selain itu, juga diserahterimakan jabatan Pangdam IV/Diponegoro dari Mayjen TNI Wuryanto kepada Mayjen TNI Mochamad Effendi, Komandan Pusat Intelijen Angkatan Darat (Danpusintelad) dari Brigjen TNI Djaka Budhi Utama kepada Brigjen TNI Sonny Aprianto, Direktur Perbekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Dirbekangad) dari Brigjen TNI Taat Agus Budianto kepada Kolonel Cba Helly Guntoro serta Kepala Dinas Psikologi Angkatan Darat (Kadispsiad) dari Brigjen TNI Arief Budiarto kepada Kolonel Cku Eri Radityawara Hidayat,” imbuh Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya.

Dijelaskan juga oleh Kadispenad bahwa kegiatan Sertijab yang rutin dilakukan di lingkungan organisasi TNI AD ini merupakan sebuah proses alamiah regenerasi kepemimpinan dalam rangka menjaga kualitas kinerja dan produktivitas organisasi.

Dihadapkan pada tantangan dan tuntutan tugas yang semakin kompleks dan dinamis saat ini dan di masa mendatang, sambung Kadispenad maka TNI AD harus mampu mengantisipasi perkembangan yang terkait tuntutan tugas dan profesionalisme TNI AD.

“Pergantian pejabat ini merupakan bagian dari mekanisme pembinaan personel dalam rangka mewujudkan TNI AD yang profesional, modern, dan adaptif,” jelasnya.

Upacara Sertijab yang berlangsung secara sederhana namun khidmat tersebut ditandai dengan penyerahan lambang satuan kepada KSAD dari pejabat lama, penanggalan dan penyematan tanda jabatan, pemasangan pangkat dan penyerahan tongkat komando, dan penandatanganan naskah Sertijab serta diakhiri dengan laporan resmi dari masing-masing pejabat kepada KSAD.

Dalam rangkaian upacara penyerahan jabatan dan Sertijab tersebut menurut Kadispenad juga dilaksanakan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan pakta integritas yang dipimpin oleh Kasad. Penandatanganan pakta integritas tersebut menegaskan komitmen TNI AD untuk mewujudkan penyelenggaraan negara yang bersih, transparan dan bebas dari korupsi, khususnya di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Usai upacara penyerahan jabatan dan Sertijab dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dari Kasad didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa kepada para pejabat yang melakukan Sertijab dengan didampingi istri masing-masing, diikuti Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman beserta istri, serta undangan pejabat TNI AD lainnya. (red/Disp)

Categories
Militer Nasional TNI

KSAD Apresiasi Prestasi Kontingen Petembak AARM dan Peterjun Skydiving TNI AD

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memberikan apresiasi atas prestasi Kontingen Petembak Asean Armies Riffle Meet (AARM) ke-28 dan Peterjun Skydiving TNI AD. Hal tersebut disampaikan saat menerima laporan kembali kedua kontingen TNI AD tersebut di Gedung Serbaguna Mabesad, Jakarta, Senin (03/12/2018).

Dalam acara laporan kembali tersebut, KSAD mengucapkan selamat kepada seluruh kontingen. KSAD menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa bangga serta apresiasi atas keberhasilan dan prestasi kedua kontingen tersebut. Menurutnya prestasi tersebut tidak hanya mengharumkan nama Angkatan Darat semata, namun juga dan bangsa Indonesia di forum Internasional.

Sebagaimana diketahui bersama, pada bulan Nopember ini, TNI AD mengikutsertakan kontingen petembak di Lomba Tembak AARM ke-28 Tahun 2018 di Malaysia dan peterjun di 1st Asiania Indoor Skydiving Championship (AISC) di yang digelar di Jihua Park, Chongqing, China.

Dalam dua even bergengsi tersebut, Kontingen TNI AD mencetak prestasi yang membanggakan, yaitu juara umum AARM yang ke-13 kali sekaligus memecahkan rekor perolehan medali sepanjang sejarah keikutsertaannya di lomba tembak antar Angkatan Darat negara-negara ASEAN.

“Sedangkan dalam Asiania Indoor Skydiving, yang digelar pertama kalinya dan diikuti 19 peserta dari Asia dan Eropa ini, TNI AD berhasil menjadi juara-3,” terang Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya sesaat sebelum laporan ke KSAD dimulai.

Sebagai bentuk apresiasi Kasad juga memberikan hadiah dan penghargaan kepada para prajurit yang berprestasi tersebut.

Secara keseluruhan dalam Lomba Tembak AARM ke-28 tersebut, kontingen TNI AD membawa pulang 9 trofi, 32 medali emas, 14 perak dan 10 perunggu. Prestasi ini memecahkan rekor perolehan medali tahun sebelumnya yang dicapai di Singapura, yaitu 9 trofi, 31 medali emas, 10 perak dan 10 perunggu.

Ini menjadikan Indonesia, sebagai peraih juara umum terbanyak diatas negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, dalam ajang tersebut, kita berhasil mencatatkan rekor baru, merebut medali emas, perak dan perunggu sebanyak 3 kali, jelas Kadispenad .

“Itu semua diperoleh dari tim putri pada dua cabang menembak Pistol Match-1 Individual dan Trophy Individual, serta tim putra pada Senapan Match-2 Individual,” imbuh Candra.

Lebih lanjut Candra menyampaikan bahwa, peraih prestasi yang menonjol lainnya adalah Sertu (K) Pratiwi Kartika S yang berhasil merebut 6 emas dan 2 trofi (individual dan tim) bersama dengan rekannya Serka (K) Eva Triana dan Sertu (K) Carlelis. Sedangkan untuk putra, yaitu Pratu Ali Firdaus dengan 5 emas dan 2 trofi, serta Sertu Woli Hamsah dengan 7 emas (2 diantaranya sebagai overall champion baik individual maupun tim).

Sementara itu, Tim Indoor Skydiving TNI AD, yang diwakili peterjun Kopassus dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PTPAD) Mabes TNI, berhasil menjadi juara ke-3 dari 19 negara Asia dan Eropa yang berlaga.(red/Disp)