Categories
IPTEK TNI

Resmikan Satsiber Dispamsanau, KSAU: Internet Berevolusi menjadi Domain Sarana untuk Pertempuran

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. mengatakan, kemajuan teknologi di bidang internet memberi banyak kemudahan serta mengubah cara hidup manusia dalam menangani suatu permasalahan, internet juga berevolusi menjadi salah satu domain yang dapat digunakan sebagai sarana untuk pertempuran.

Hal tersebut disampaikan Kasau saat meresmikan Satuan Siber (Satsiber) Dinas Pengamanan dan Persandian Angkatan Udara (Dispamsanau) di Gedung I.G. Dewanto Denma Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (16/09/2020).

Lebih lanjut KSAU mengatakan, spectrum ancaman dan bentuk peperangan masa depan, akan ter-disrupsi secara ekstrem oleh unprecedented technology, dimana salah satunya adalah kemampuan Siber.

“Karakter ancaman dan bentuk peperangan yang semakin tidak bisa diprediksi, menjadi tantangan tersendiri bagi militer di seluruh dunia, termasuk Indonesia khususnya TNI AU, hal ini lah yang menjadi pendorong pembentukan Satuan Siber agar mampu menangani permasalahan ini,” tegas KSAU.

Kasau menekankan agar setiap personel Satsiber dapat menjadikan tugas sebagai sebuah kehormatan, gunakan kesempatan untuk jadikan dasar dan fondasi yang kokoh sehingga akan memberikan pengaruh yang besar bagi kemajuan dan kejayaan TNI AU.

Satuan Siber Dispamsanau merupakaan salah satu upaya TNI AU untuk mencegah, menanggulangi, memulihkan, dan menindak serangan Siber terhadap infrastruktur Angkatan Udara yang memanfaatkan berbagai macam celah keamanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakasau, Irjenau, para Asisten Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Kadispenau dan para pejabat lingkungan Mabesau.(disp/red)

Categories
TNI

Perkuat Kerjasama, KSAU Kunjungi Basarnas

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., melaksanakan kunjungan kehormatan ke Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kedatangan Kasau selain silaturahmi juga untuk memperkuat hubungan kerja sama antara kedua Lembaga Negara di Gedung Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (14/09/2020).

Pada pertemuan tersebut, selain silaturahmi kedua pejabat juga membahas tentang hubungan kerja sama pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI di bidang pencarian dan pertolongan khususnya para korban kecelakaan pelayaran, penerbangan dan di lokasi-lokasi rawan bencana lainnya sesuai yang diamanatkan dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Kedatangan Kasau disambut langsung oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito beserta para pejabat Basarnas serta dilanjutkan dengan pertemuan, peninjauan ruang pusat komando Basarnas, pertukaran cinderamata dan foto bersama.(disp/red)

Categories
Militer TNI

KSAU Tinjau Latihan “Jalak Sakti” 2020 dan Berikan Apresiasi para Penerbang Tempur

Koran Jurnal, Pekanbaru – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., meninjau Mission Oriented Training (MOT) dalam latihan antar satuan Komando Operasi TNI AU (Koopsau) I “Jalak Sakti” Tahun 2020 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin (07/09/2020).

Dalam peninjauan latihan MOT tersebut KSAU memberikan apresiasi kepada para penerbang yang berhasil menembakkan misil dengan tepat pada target sasaran.

Pada kegiatan tersebut KSAU mengunjungi gedung Air Combat Maneuvering Instrumentation (ACMI) untuk menyaksikan pergerakan pesawat tempur yang sedang melaksanakan latihan manuver lapangan dengan sasaran Air Weapon Range (AWR) Siabu guna melihat kemampuan para penerbang tempur dalam operasi udara dengan berbagai formasi melalui layar monitor yang terintegrasi dengan pesawat tempur dilanjutkan menerima paparan dari Danlanud dan Danwing 6 Lanud RSN.

Usai menyaksikan pertempuran udara melalui ACMI, KSAU berkesempatan meninjau langsung Air Weapon Range (AWR) Siabu yang berada di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau dengan menggunakan Heli Caracal.

Latihan MOT dimaksudkan untuk memberikan kemampuan penerbang TNI AU pada misi-misi pertempuran dalam operasi udara, sekaligus meningkatkan kemampuan koordinasi dan kerjasama antara penerbang yang mengoperasikan alutsista TNI AU.

Kegiatan latihan ini berlangsung selama dua hari dengan melibatkan pesawat Hawk 100/200 dari Skadron Udara 1 dan Skadron Udara 12, serta pesawat F-16 dari Skadron Udara 16.

Pesawat tempur terdiri dari 2 pesawat Hawk 100/200 dari Skadron Udara 12, 8 pesawat F-16 dari Skadron 16, 2 pesawat tempur dari Skadron 1 dan 1 Boeing intai dari Skadron 5.

Turut hadir mendampingi KSAU, para Asisten Kasau, Pangkoopsau I, Dankodiklatau, Dankorpaskhasau, Danseskoau, para pejabat Mabesau, Danlanud Atang Sendjaja, Danlanud Suryadarma, dan Danlanud Supadio.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Dua Pesawat F-16 Kembali Mengudara Usai Jalani Program Falcon Star dan eMLU

Koran Jurnal, Madiun – Usai menjalani program Falcon Star dan eMLU, dua pesawat F-16 TNI AU tail number TS-1610 dan TS-1601 kembali mengudara di langit Indonesia.

Prosesi Roll out Ceremony pesawat F-16 Falcon Star eMLU disaksikan langsung Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E.,M.P.P., beserta rombongan di hanggar Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Madiun, Jum’at (28/08/2020).

Dalam sambutannya, KSAU mengatakan program Falcon Star eMLU adalah sebagai hybrid case yang menggabungkan Direct Commercial Sales (DCS) dengan Lockheed Martin, serta Foreign Military Sales (FMS) dengan pemerintah Amerika Serikat, merupakan keputusan yang tepat, karena TNI Angkatan Udara mendapat keuntungan besar, yaitu peningkatan SDM, khususnya kemandirian para teknisi dalam melaksanakan pemeliharaan hingga tingkat berat dan bahkan hingga factory level.

Kasau juga menjelaskan, program Falcon Star eMLU bertujuan untuk meningkatkan kemampuan struktur pesawat, peningkatan usia pakai hingga 8.000 equivalent flight hours, sampai dengan peningkatan avionic, dan armament system. Secara khusus, peningkatan kemampuan radar, sehingga pesawat dapat mengunci dan menembak 4 target udara secara simultan, selain itu, peningkatan kemampuan Beyond Visual Range dan Within Visual Range dengan Advanced Weapon juga telah menjadikan combat effectiveness meningkat signifikan.

“Saya merasa bangga dan berbesar hati terhadap kemampuan para teknisi Angkatan Udara yang telah berhasil meluncurkan dua pesawat dari program Falcon Star eMLU ini. Demikian juga dengan terpenuhinya empat personel penerbang yang telah memiliki kualifikasi test pilot dalam program ini,” ujar Kasau.

Pada bagian lain dalam sambutannya Kasau juga menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan kepada Menteri Pertahanan RI, Menteri Keuangan, Menteri PPN/ Ka Bappenas RI, Dirut PT. DI, Deputi Chief ODC, Lockheed Martin, tim Falcon Star eMLU, test pilot dan seluruh pihak yang terkait, atas segala dukungan yang diberikan.

“Terlibat dalam proyek berkelas dunia adalah momentum langka yang tidak didapatkan semua orang. Kalian adalah prajurit yang dipercaya untuk meningkatkan kemampuan pesawat Dirgantara Indonesia. Berbanggalah dan teruslah bersemangat Terbangkan kembali pesawat-pesawat selanjutnya ke langit Indonesia, dengan kemampuan yang jauh lebih baik,” pesan Kasau.

Diawali penandatanganan berita acara penyerahan pesawat oleh Kasau kepada Danlanud Iswahjudi, kemudian melaksanakan peninjauan pesawat F-16 TS-1601 dan TS-1610.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri PPN/Ka Bappenas RI, Sekjen Kemhan RI, Dirjen Renhan Kemhan RI, Asrena Kasau, Asops Kasau, Aslog Kasau, Aspers Kasau, Pangkoopsau II, Dankoharmatau, Waasrena Kasau, Kapuslaiklambangjaau, Kadiswatpersau, Kadispenau, Kadisaeroau, Kadiskomlekau, Kadisadaau, Dirjen Anggaran Kemenkeu RI, Deputi bidang Polhukhankam Bappenas RI, Direktur politik luar negeri dan KPI Bappenas RI, Dirum dan SDM PT. Dirgantara Indonesia, Deputy Chief ODC, Perwakilan Lockheed Martin, dan Forkopimda Madiun dan Magetan.(disp/red)

Categories
TNI

KSAU Hadiri Peresmian Monumen Pesawat N250 Gatot Kaca

Koran Jurnal, Yogyakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S. E., M.P.P., menghadiri peresmian monumen pesawat PA-01 N-250 Gatot Kaca, yang diresmikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., di Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla), Yogyakarta, Rabu (26/08/2020).

Dalam sambutannya Panglima TNI menyampaikan pesawat N250 Gatot Kaca adalah bukti kehebatan dan kecintaan anak bangsa kepada negaranya serta kecintaan kepada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, pesawat ini mengusung teknologi Fly By Wire dan berbagai teknologi canggih saat itu dan telah melambungkan nama Indonesia di dunia penerbangan internasional.

“Tujuan menempatkan pesawat N250 Gatot Kaca di Muspusdirla adalah untuk mengabadikan buah karya terbaik anak bangsa sekaligus bentuk penghargaan yang tinggi terhadap bapak teknologi Indonesia Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie,” ujar Panglima TNI.

Panglima TNI berharap agar generasi muda melanjutkan perjuangan Bapak B.J. Habibie meraih kemandirian dalam teknologi dirgantara serta membangun Indonesia sebagai bangsa yang maju.

Senada dengan Panglima TNI, Direktur Umum dan SDM PT. Dirgantara Indonesia Sukatwikanto menjelaskan pesawat N250 Gatot Kaca sendiri pada tanggal 10 Agustus 1995 berhasil melakukan penerbangan perdana, namun karena krisis moneter 1998 proyek pesawat tersebut terpaksa dihentikan.

“Saya yakin dan percaya pesawat N250 Gatot Kaca akan menjadi inspirasi generasi muda, untuk mengikuti jejak Pak Habibie dalam membuat pesawat terbang,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangkogabwilhan III, Asops Panglima TNI, Aslog Panglima TNI, Pangdam IV Diponegoro, Asrena Kasau, Asintel Kasau, Asops Kasau, Pangkohanudnas, Pangkoopsau, Dankodiklatau, Dankoharmatau, Kadisdikau, Kadiskuau, Kadispenau, Danlanud Adi Sutjipto, Direktur Umum dan SDM PT. DI, Kepala BPPT, Kepala Program N250, Pilot pesawat N250, dan Forkopimda DIY.(disp/red)

Categories
Militer TNI

KSAU Tinjau Pembangunan Infrastruktur Satrudal TNI AU di Teluk Naga

Koran Jurnal, Tangerang – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., meninjau pembangunan infrastruktur Satuan Peluru Kendali (Satrudal) NASAMS (National Advanced Surface to Air Missile System) TNI AU di Teluk Naga Tangerang, Banten, Rabu (05/08/2020).

Dalam kesempatan tersebut KSAU mengatakan TNI AU akan terus mengembangkan sistem keamanan dan pertahanan udara termasuk pembangunan Satuan Peluru Kendali (Satrudal) TNI AU dengan tetap memperhatikan faktor taktisnya.

“Pembangunan sarana dan prasarana Satrudal TNI AU dapat dikerjakan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat difungsikan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan,” tegas KSAU.

Peninjauan KSAU di Satrudal TNI AU Teluk Naga diawali dengan paparan Kasubdis Rudal Diskomlekau, dilanjutkan peninjauan fasilitas pendukung diantaranya, perkantoran, gudang amunisi, peluncur rudal, pos komando, instalasi listrik, ruang briefing dan pembangunan perumahan.

Satrudal NASAMS TNI AU merupakan sistem pertahanan udara untuk melindungi Jakarta dengan persenjataan rudal jarak sedang yang terdiri dari radar, peluncur rudal, dan pos komando untuk mendeteksi ancaman serta mengeksekusi dengan rudal AMRAAM (Advanced Medium Range Air to Air Missile).

Turut hadir mendampingi KSAU, para Asisten Kasau, Pangkoopsau I, Pangkohanudnas, Kadiskonau, Kadiskomlekau dan Danlanud Halim Perdanakusuma.(disp/red)

Categories
TNI

KSAU Luncurkan Filateli

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. meluncurkan ‘filateli’ berupa Sampul Peringatan (SP) Hari Bakti TNI AU, Souvenir Sheet (SS), dan Prangko Alutsista TNI AU di lapangan apel Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (29/07/2020).

Ditengah kemajuan teknologi yang serba digital dan berkembangnya dunia maya, TNI AU mencoba untuk menghidupkan kembali budaya leluhur berkarakter, seperti budaya menulis melalui filateli, sehingga dapat menghargai kembali material/fisik dan sejarah dibaliknya.

Menyambut Hari Bakti ke-73, TNI AU bekerja sama dengan Kemenkominfo dan PT. Pos Indonesia meluncurkan SP Hari Bakti dan SS berprangko khusus Alutsista TNI AU.

SP Hari Bakti yang diluncurkan sejumlah 4 jenis dengan 4 pesawat yang berbeda, yaitu Sukhoi SU-30 MK, C-130 Hercules, F-16 Fighting Falcon dan NAS-332 Super Puma. Menariknya, apabila SP digabungkan, akan membentuk logo TNI AU Swa Bhuwana Paksa.

Sedangkan untuk SS menampilkan pesawat Boeing 737-5U3 yang terbang di atas pantai Pelabuhan Ratu.

Berbeda dengan SP dan SS pada umumnya yang selalu menuliskan makna dari gambar tersebut di balik amplop, SP dan SS TNI AU menyisipkan _QR Code_ . Apabila di _scan_ akan langsung terhubung dengan Wikipedia yang menjelaskan secara detail spesifikasi masing-masing pesawat.

Kegiatan peluncuran ini dilakukan setelah upacara peringatan Hari Bakti ke-73 TNI AU di lapangan apel Mabesau. Ditandai dengan penandatanganan SP Hari Bakti dan SS berprangko Alutsista oleh Kasau dan Direktur Pos Ditjen PPI Kemenkominfo, yang dampingi Wakasau, Kadispenau dan Direktur SDM PT. Pos Indonesia.(disp/red)

Categories
Militer TNI

KSAU: 32 Tahun Berkiprah, Yasarini Ikut Mencerdaskan Generasi Penerus Bangsa

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., mengatakan, selama 32 tahun berkiprah, Yasarini berperan penting dalam membangun pendidikan dan kecerdasan generasi penerus bangsa. Peran Yasarini diwujudkan, melalui sekolah-sekolah Angkasa yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasau pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-32 Yayasan Ardhya Garini (Yasarini) dan peresmian gedung Yasarini di Kantor Yasarini Pusat Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (29/07/2020).

Kasau menambahkan, mengelola ratusan sekolah angkasa tentunya tidak mudah. Keberhasilan Yasarini mengelola SMA Pradita Dirgantara juga bentuk pencapaian yang sangat luar biasa, tidak hanya bagi keluarga besar TNI AU, namun juga bagi dunia pendidikan di Indonesia.

“Yasarini kini juga memiliki sekolah unggulan bertaraf Internasional dan berwawasan kedirgantaraan, yaitu SMA Pradita Dirgantara,” ungkap Kasau.

Kasau berharap, Yasarini senantiasa dapat mempertahankan dan meningkatkan berbagai prestasi yang telah ditorehkan, serta menjalin komunikasi dengan TNI AU dan berbagai stake holder lainnya, sehingga Yasarini dapat senantiasa meningkatkan kesejahteraan keluarga besar prajurit TNI AU khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum (Ketum) Yasarini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan, salah satu aset berharga yang dimiliki keluarga besar TNI AU adalah Yayasan Ardhya Garini, bukan dalam artian nilai ekonomi tinggi, melainkan berharga karena fungsi dan perannya dalam bidang pendidikan untuk menunjang kesejahteraan keluarga prajurit TNI AU dan masyarakat Indonesia.

“Urusan pendidikan nasional adalah tanggung jawab semua komponen bangsa, sehingga Yasarini merasa bangga dan bahagia mempunyai kesempatan menjadi bagian dalam menyumbangkan pikiran dan tenaga untuk pendidikan Indonesia,” ucap Ketum Yasarini.

Peringatan Hari Ulang Tahun ke-32 Yasarini tahun ini mengungsung tema “Abhinaya Dharma Yasarini” Yasarini tidak akan menyerah dan kehilangan semangat dengan keadaan. Tetapi akan terus mencari solusi menghadapi setiap persoalan.

Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara selaku Pengawas Yasarini Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, Pangkoopsau I, Dankodiklatau, Aslog Panglima TNI, Ketua Umum Pia Ardhya Garini Ny. Inong Fadjar Prasetyo, Ketua Harian Yasarini Ny. Fahru Zaini Isnanto, serta seluruh pengurus Yasarini.(disp/red)

Categories
Militer TNI

Hari Bakti ke-73, KSAU: Prajurit TNI AU Harus Menjadi Contoh dan Rela Berkorban Meringankan Beban Kesulitan Rakyat

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., mengatakan, Prajurit TNI AU harus memiliki semangat kerelaan untuk berkorban, kesediaan untuk menjadi contoh, serta ikut mempelopori usaha untuk meringankan beban dan kesulitan rakyat di sekeliling kita.

Hal tersebut disampaikan Kasau, saat menjadi Inspektur Upacara pada Peringatan Hari Bakti ke-73 TNI AU di lapangan upacara Denma Mabesau, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (29/07/2020).

Lebih lanjut KSAU menyampaikan, dari Covid-19 kita belajar untuk saling berempati dan ikut merasakan kesulitan masyarakat di sekitar kita, wabah ini mengajarkan kita untuk bersatu, saling bahu membahu, berjuang serta meringankan beban saudara sebangsa dan setanah air, itu lah makna sesungguhnya dari Hari Bakti TNI AU.

“Meskipun sederhana namun Peringatan Hari Bakti ke-73 TNI AU, sarat akan makna pengorbanan dan perjuangan prajurit TNI AU dalam berbagai misi kemanusiaan membantu pemerintah dalam penjemputan dan pendistribusian alat kesehatan serta kebutuhan logistik ke seluruh penjuru Indonesia,” ujar KSAU.

Kasau menambahkan, TNI AU juga telah menyiapkan Rumah Sakit dan menugaskan tenaga kesehatan guna menangani masyarakat terkena pandemi Covid-19. Selain itu, prajurit TNI AU juga turut dilibatkan dalam mensosialisasikan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru kepada masyarakat Indonesia. Semua upaya tersebut adalah bentuk bakti TNI AU kepada Bangsa dan Negara.

“Saya mengingatkan bahwa perjuangan kita belum usai, bahaya Covid-19 masih berada di sekitar kita, teruslah bersabar, bersemangat, berjuang dengan tulus dan ikhlas dalam mengatasi pandemi ini, demi bangsa Indonesia,” tegas KSAU.

Peringatan Hari Bakti TNI AU pada tahun ini mengusung tema “Dengan Nilai-nilai Kepahlawanan 29 Juli 1947, TNI Angkatan Udara berkomitmen untuk siap mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru menuju Indonesia Maju” dilaksanakan secara sederhana dan dengan format yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada rangkaian kegiatan napak tilas sejarah hingga ziarah di Monumen Ngoto, sebagaimana yang biasa dilaksanakan secara terpusat di Yogyakarta.

Meskipun demikian, TNI AU turut berempati dengan memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, melaksanakan kegiatan donor darah, ziarah di TMP Nasional Kalibata dan ziarah ke Pusara Bapak AURI Marsekal TNI Raden Suryadi Suryadarma di TPU Karet Bivak.

Upacara peringatan dan rangkaian kegiatan Hari Bakti ke-73 TNI AU digelar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan Adaptasi Kebiasaan Baru seperti menjaga jarak antar individu serta penggunaan masker.

Pada kesempatan tersebut KSAU juga berkesempatan mendatangani perangko seri khusus yang dikeluarkan oleh PT. Pos Indonesia, dalam memperingati Hari Bakti ke-73 TNI AU.

Hadir pada kegiatan upacara tersebut, Wakasau Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto, S.H., M.D.S., Koorsahli Kasau, para Asisten Kasau, para Kepala Dinas jajaran Mabesau, perwakilan Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS Mabesau.(disp/red)

Categories
TNI

Danlanud Adisutjipto Pimpin Upacara Peringatan ke-73 Hari Bakti TNI Angkatan Udara

Koran Jurnal, Yogyakarta – Danlanud Adisutjipto Marsma TNI Ir. Bob Henry Panggabean memimpin upacara gabungan peringatan ke-73 Hari Bakti TNI Angkatan Udara di Yogyakarta, bertempat di Hanggar Skatek 043 Lanud Adisutjipto, Rabu (29/07/2020).

Hadir dalam upacara tersebut Ka RSPAU dr. S. Harjolukito, Danwingdikterbang, Para Kepala Dinas, Komandan satuan serta perwakilan anggota dari Lanud Adisutjipto, AAU, RSPAU Harjolukito dan Denhanud 474 Paskhas.

Dalam sambutannya Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E.,M.P.P., yang dibacakan Danlanud Adisutjipto menyampaikan bahwa Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara pada tahun ini dilaksanakan secara sederhana dan dengan format yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Meskipun hidup di era yang berbeda, namun prajurit TNI Angkatan Udara di masa kini, harus mampu berjuang dan mengabdi dengan semangat yang sama. Sehingga peringatan bersejarah ini, dapat menjadi pendorong dan penyemangat para prajurit dalam mengabdikan diri kepada bangsa dan negara,” tegasnya.

Secara khusus bagi prajurit TNI Angkatan Udara, inilah makna sesungguhnya dari Hari Bakti TNI Angkatan Udara. Yaitu kerelaan untuk berkorban, kesediaan untuk menjadi contoh, serta ikut mempelopori usaha untuk meringankan beban dan kesulitan rakyat di sekeliling kita.

Tema Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara kali ini adalah, dengan mengambil “Nilai-nilai Kepahlawanan 29 Juli 1947”, TNI Angkatan Udara berkomitmen untuk siap mendukung Adaptasi Kebiasaan Baru menuju Indonesia Maju.

Dalam kesempatan tersebut KSAU juga menyampaikan bahwa TNI Angkatan Udara telah membantu pemerintah dalam penjemputan dan pendistribusian alat kesehatan dan kebutuhan logistik ke seluruh penjuru Indonesia.

“Kita juga menyiapkan Rumah Sakit dan menugaskan tenaga kesehatan TNI Angkatan Udara guna menangani masyarakat terkena pandemi. Selain itu, para prajurit TNI Angkatan Udara, juga turut dilibatkan dalam mensosialisasikan penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru kepada masyarakat Indonesia. Semua upaya tersebut adalah bentuk bakti TNI Angkatan Udara” jelas KSAU.(pen/red)