Categories
Pendidikan TNI

Komandan Pushidros TNI AL Berikan Kuliah Umum di Universitas Maritim Raja Ali Haji

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (PUSHIDROSAL), Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M. memberikan Kuliah umum yang bertemakan “Peran Hidrografi untuk Mendukung Pertahanan dan Pembangunan Nasional” bertempat di auditorium utama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Senin (17/3/2025).

Acara yang dihadiri oleh mahasiswa, akademisi, serta pemangku kepentingan di bidang kemaritiman dibuka oleh Wakil Rektor UMRAH bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Suryadi, S.P., M.H. dimana dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Danpushidrosal serta menekankan pentingnya hidrografi dalam pembangunan maritim nasional dan berharap Kuliah umum ini menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa UMRAH untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi yang berpengalaman.

Danpushidrosal pada kuliah umumnya menjelaskan bahwa, Hidrografi adalah ilmu yang berkaitan dengan pengukuran dan deskripsi karakteristik fisik perairan, termasuk laut, sungai, dan wilayah pesisir. Data hidrografi yang akurat sangat dibutuhkan dalam berbagai sektor, mulai dari keselamatan pelayaran, mitigasi bencana, pengelolaan perikanan, hingga eksplorasi energi kelautan.

“Tanpa pemetaan hidrografi yang akurat, kapal-kapal tidak dapat berlayar dengan aman, pembangunan dermaga dan pelabuhan akan terhambat, serta operasi militer di laut menjadi tidak optimal.”

Hidrografi menjadi tulang punggung dalam perencanaan dan pembangunan infrastruktur kelautan. Data batimetri yang akurat, misalnya, digunakan untuk perencanaan alur pelayaran, pembangunan pelabuhan, serta mitigasi dampak perubahan iklim terhadap wilayah pesisir.

Lebih lanjut, dalam bidang pertahanan, hidrografi berperan krusial dalam mendukung operasi militer di laut. Data hidrografi digunakan dalam navigasi kapal perang, operasi pendaratan amfibi, pengamanan perbatasan, serta penanggulangan ancaman maritim. Pushidrosal juga terus mengembangkan teknologi hidrografi modern, salah satunya melalui Hydrospatial Information System (HIS). Sistem ini memungkinkan analisis data kelautan secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan strategis di sektor pertahanan dan keamanan.

Selain dalam bidang pertahanan, hidrografi juga memainkan peran penting dalam pembangunan nasional, Pushidrosal terlibat dalam berbagai proyek strategis, termasuk pemetaan alur pelayaran dan pelabuhan, pengelolaan lingkungan laut, serta pemanfaatan energi kelautan seperti energi pasang surut dan gelombang.(disp)

Categories
TNI

Komandan Pushidros TNI AL Berikan Kuliah Umum di Universitas Syiah Kuala Banda Aceh 

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat memberikan kuliah umum di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh Kamis (3/8/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan selesai melaksanakan kunjungan inspeksi KRI Spica-934 yang saat ini tengah melaksanakan Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-oseanografi (Opssurta Hidros) di perairan Selat Malaka Utara.

Pada kegiatan ini, Danpushidrosal didampingi oleh Pabanlat Sopssurta Kolonel Laut (P) Priyo Dwi Saputro diterima oleh Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Ir. Marwan, untuk menjadi narasumber dalam kuliah umum yang dihadiri 250 mahasiswa Universitas Syiah Kuala dengan materi tema yang diberikan “Peran Hidrografi pada Dekade Kelautan 20230 Menuju Indonesia Emas 2045”.

Danpushidrosal menyampaikan tugas pokok Pushidrosal sebagai penyelenggara pembinaan hidro-oseanografi meliputi survey, penelitian, pemetaan laut, publikasi, penerapan lingkungan laut, dan keselamatan navigasi pelayaran baik untuk kepentingan TNI maupun kepentingan umum.

Keterlibatan di dunia internasional hingga saat ini di bidang hidrografi yaitu menjadi anggota International Hydrographic Organisation (IHO) sejak tahun 1951 dan aktif di berbagai komisi dan kelompok kerja teknis IHO hingga saat ini. selain itu sejak tahun 2017 hingga 2023 secara resmi menjadi anggota dewan (Council) IHO yang dapat memberikan suaranya disidang-sidang dewan dalam pengambilan keputusan dan kebijakan IHO.

Pada lingkup regional lainnya sejak tahun 1971 pushidrosal menjadi anggota di komisi hidrografi asia timur (East Asia Hydrographic Commission-EAHC), tahun 2017 pushidrosal telah diterima sebagai anggota komisi hidrografi di kawasan samudera hindia utara (North Indian Ocean Hydrographic Comission-NIOHC) dan saat ini sebagai ketua, serta menjadi anggota associate di komisi hidrografi pasifik barat daya (South West Pacific Hydrographic Comission-SWPHC) sejak tahun 2018, keanggotaan pushidrosal di kantor hidrografi ketiga kawasan ini, menjadi sentral untuk membangun kerjasama bidang hidrografi sekaligus mengambil peran sebagai upaya mendukung kebijakan politik luar negeri pemerintah indonesia.

Kontribusi nyata peran hidrografi Pushidrosal adalah menyelenggarakan kegiatan unggulan seperti “Ekspedisi Jala Citra” yang telah berjalan selama 3 tahun yang bersifat kolaboratif untuk anak bangsa dengan program ekspedisi jala citra yang mengikut sertakan peneliti dari kementerian lembaga dan akademisi bersama sama melaksanakan penelitian di laut sesuai bidang dan keahlian masing-masing yang akan mengungkap potensi kelautan yang ada di Indonesia.

Lebih lanjut Danpushidrosal menyampaikan, sesuai tema yang dibawakan bahwa tanpa Hidrografi, Kapal-kapal tidak dapat berlayar aman, pembangunan dermaga/pelabuhan terkendala, pelaksanaan SAR di laut terkendala, pemanfaatan info lingkungan laut tidak maksimal, wilayah tidak dapat dipertahankan, infrastruktur pantai tidak dapat dikembangkan, perundingan batas maritim tidak dapat terdukung, pemodelan inundasi tsunami tidak dapat dilakukan.

Hadiri pada kuliah umum tersebut antara lain Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, Dripolairud Polda Aceh, Keta SAU, Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Alumni dan Kemahasiswaan, Yayasan World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia, Kepala Pangkalan PSDKP Lampulo Aceh, Direktur PT. Yakin Pasifik Tuna, Walikota Aceh, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab, diakhiri dengan pertukaran plakat dan cinderamata serta penyerahan Peta NKRI dan foto bersama.(disp)

Categories
Militer Pendidikan

Kepala Bakamla RI Berikan Kuliah Umum Pasis Seskoal Dikreg 61

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia memberikan Kuliah Umum kepada perwira siswa Dikreg Seskoal LXI dengan mengangkat materi Kolaborasi Sebagai Kunci Menghadapi Ancaman Maritim. Materi berisikan Upaya Bakamla RI mengelola keamanan di laut Natuna Utara. Kuliah umum dilaksanakan di Ruang Kelas Gabungan Seskoal, Jakarta Selatan pada Rabu (14/6/2023).

Kuliah umum dihadiri sebanyak 109 orang perwira yang terdiri dari 101 TNI AL, 2 TNI AD, 2 TNI AU, dan 4 Polisi.

Mengawali paparannya, Kepala Bakamla RI menjelaskan tugas, fungsi serta wewenang Bakamla RI, dilanjutkan dengan menjelaskan berbagai ancaman yang terjadi di wilayah perairan Indonesia, situasi keamanan laut yang terjadi atau disebut Indeks Keamanan Laut (IKL), serta berbagai strategi dalam menjaga keamanan dan keselamatan di laut. Terakhir, upaya yang telah dilakukan oleh Bakamla RI untuk membangun sinergi.

Lebih lanjut, Laksdya TNI Dr. Aan Kurnia menguraikan strategi keamanan maritim di Laut Natuna Utara, yaitu presence at sea, exploit/explore the sea dan trust build by sea. “Implementasi ketiga strategi ini membutuhkan sinergi, yang untuk mewujudkannya, membutuhkan strategi juga yaitu melalui pendekatan operational, hukum dan kompetensi”, papar kepala Bakamla RI. “Sinergi mudah diucapkan tetapi sulit untuk dilakukan, dan ini menjadi tantangan, dan perlu strategi untuk mewujudkan sinergi” pungkasnya.

“Tindaklanjut membangun sinergi yang telah dilakukan Bakamla terbagi menjadi 3 poin penting yaitu pertukaran informasi, capacity building, dan dialog intensif. Aksi pertukaran informasi dalam bentuk pertukaran informasi secara periodik dan penguatan parameter informasi yang kredibel dan akurat. Kemudian dalam aspek capacity building bisa berbentuk seminar, pelatihan, kunjungan, dan pembentukan SOP bersama. Terakhir, dalam aspek dialog intensif, dapat dilakukan pertemuan pada semua strata dan upaya mendorong komunikasi informal yang bersahabat.”, ujar Kepala Bakamla RI.

Dalam memberikan kuliah umum, Kepala Bakamla RI di dampingi oleh Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Friche Flack, M.Tr.Opsla, Direktur Kerja Sama Laksma Bakamla Agam Endrasmoro dan Pranata Humas Ahli Madya Kolonel Bakamla Dr. Wisnu Pramandhita, S.T., M.M., M.Tr. Hanla.(hum)