Categories
IPTEK TNI

Pushidrosal Gelar Pelatihan Mesin untuk Mendukung Percepatan Pencetakan Buku Nautika

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar Pelatihan Mesin untuk mendukung percepatan pencetakan Buku-Buku Nautika TA 2021 bertempat di Labsa Pushidrosal Lantai II, Mako Pushidrosal, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara, Senin (06/12/2021).

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan pengalaman personel dalam mengawaki mesin pencetakan buku-buku nautika, sehingga diharapkan mampu berkontribusi aktif di Pushidrosal dalam menjawab tantangan di masa yang akan datang.

Pada pelatihan tersebut, mesin yang digunakan adalah mesin cetak hot stamping TYQ-601 C, dengan spesifikasi perangkat cetak untuk mesin poli buku-buku nautika produksi Pushidrosal. Mesin poli ini digunakan untuk memberikan gambaran buku yang lebih menarik dan lebih elegan dalam tampilan dari sudut pandang cover serta isi buku-buku nautika lebih jelas dipahami dan menarik untuk dibaca atau dipelajari oleh para pelaut dan pengguna di laut

Kolonel Laut (P) Sukrisno, S.T., MSi., mewakili Asisten Personel (Aspers) Danpushidrosal Kolonel Laut (P) B. Dwiaji Gultom, S.T., membuka pelatihan tersebut yang digelar selama 5 hari terhitung mulai tanggal 6 Desember hingga 10 Desember 2021 mendatang dan diikuti oleh 15 personel. Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan akan dilaksanakan di ruang cetak Dinas Prodisi, Pushidrosal.

Dalam sambutannya Aspers Danpushidrosal mengatakan bahwa Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan teknologi selalu menuntut untuk mempermudah dalam setiap kegiatan yang mana perangkat yang digunakan dapat memberikan informasi dan ilmu pengetahuan. Untuk pencetakan buku nautika yang dilaksanakan oleh Pushidrosal membutuhkan perangkat mesin cetak yang memadai dan mumpuni.

“Saya harap kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, terutama oleh para peserta pelatihan, karena mesin hot stamping TYQ-601 C merupakan salah satu perangkat yang sangat mendukung pelaksanaan tugas pokok bagi personel Pushidrosal,” pungkasnya.(disp/red)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Gelar Pelatihan Pengelolaan Data Survei Bidang Nautika

Koran Jurnal, Jakarta – Guna menjawab semakin meningkatnya intensitas pengolahan data Survei dan Pemetaan Hidrografi, Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar pelatihan Pengolahan data Survei dan Pemetaan (Surta) bidang Nautika di Laboratorium Bahasa Pushidrosal Lantai II, Jalan Pantai Kuta V/I, Ancol Timur, Jakarta Utara, Jum’at (26/11/2021).

Kegiatan Pelatihan Pengolahan Data Survei bidang Nautika ini rencananya digelar selama 5 hari terhitung mulai tanggal 26 November sampai dengan 2 Desember 2021. Asisten Personel (Aspers) Danpushidrosal Kolonel Laut (P) B. Dwiadji Gultom, S.T. berkesempatan hadir sekaligus membuka Pelatihan tersebut. Dengan jumlah peserta pelatihan sebanyak 10 personel mewakili Unit Survei, KRI dan Satker terkait.

Dalam sambutannya Aspers Danpushidrosal menjelaskan, rangkaian kegiatan survei dan pemetaan Hidro-Oseanografi (Surta Hidros) yang dilaksanakan oleh Pushidrosal meliputi pelaksanaan pengambilan data di lapangan, pengolahan data, dan pembuatan peta serta buku-buku nautika. Salah satunya adalah tentang pengolahan data yang terdiri dari pengolahan data hidrografi, pengolahan data oseanografi, pengolahan data meteorologi serta pengolahan data kenautikaan.

Pelatihan ini diperuntukkan bagi personel baru di lingkungan Pushidrosal, yaitu personel yang baru selesai melaksanakan pendidikan pembentukan (Diktuk) maupun selesai melaksanakan pendidikan pengembangan (Dikbang) seperti STTAL Hidros, Dikspespa Hidros maupun Dikba Hidros. Diiharapkan agar Satuan Kerja di lingkungan Pushidrosal (Satsurvei, Disnautika dan Dispeta) dapat ikut terlibat dalam pelatihan ini.

“Kegiatan teori, pengolahan data pada area survei yang meliputi Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBPN) baik karakteristiknya dan posisi pada peta lautnya, daerah kedangkalan, kerangka kapal, instalasi bangunan bawah laut serta kawasan yang telah masuk zona (zona latihan militer, kawasan konservasi dan lain-lain). Diharapkan dengan adanya pelatihan ini personel yang terlibat sudah memiliki pengetahuan dasar Hidrografi dan Oseanografi.” tambah Aspers Danpushidrosal

Adapun tujuan dilaksanakan pelatihan ini adalah agar peserta pelatihan dapat melaksanakan pengolahan data kenautikaan hasil surta hidros menggunakan metodologi yang berlaku di Pushidrosal, peserta dapat menganalisa hasil pengolahan data kenautikaan dalam rangka informasi keselamatan di laut, dan terakhir peserta dapat melaksanakan pengolahan data nautika hasil surta hidros dalam penyediaan data dan informasi kenautikaan guna mendukung operasi Pushidrosal.

Kegiatan ini menghadirkan 5 orang instruktur dari Dinas Nautika dengan pimpinan Mayor Laut (P) Dhony Agies, S.T., yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdis Infonautika Dinas Nautika Pushidrosal.(disp/red)