Categories
Uncategorized

Wadanpushidrosal Inspeksi Opssurta Hidros di Perairan Pontianak

Koran Jurnal, Jakarta – Wakil Komandan Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Wadanpushidrosal) Laksamana Muda TNI Bambang Irawan, S.E., M. Tr.Opsla melaksanakan Inspeksi Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-Oseanografi (Opssurta Hidros) di perairan Pontianak.

Dalam inspeksi tersebut, Wadanpushidrosal yang didampingi Sahli C Ops Kolonel Laut (P) Soenardi menerima paparan tentang perkembangan hasil survei yang dipaparkan oleh Komandan Unit Tugas (Dan UT) Survei Perairan Pontianak Mayor Laut (P) Yuniardi Sumekta bertempat di Ruang rapat Mako Lantamal XII, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Kamis (31/10/2024). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Lantamal XII Laksamana Pertama TNI Avianto Rooswirawan.

Pada kesempatan tersebut, Wadanpushidrosal antara lain menyampaikan bahwa Pushidrosal bertanggung jawab atas keamanan dan keselamatan bernavigasi di perairan Indonesia khususnya yang saat ini tengah dilaksanakan survei di perairan Pontianak, dan Hasil survei yang telah dipaparkan nantinya akan diolah dan Lantamal XII dapat menyampaikan data yang tersedia kepada Pemerintah Daerah maupun instansi samping untuk kepentingan keselamatan navigasi di Perairan Pontianak.

Sementara itu, Danlantamal XII mengucapkan terima kasih kepada Pushidrosal, dengan survei di perairan Pontianak dan fasilitas yang dimiliki Lantamal XII khususnya beaching plate, dan Data yang didapat dari hasil survei akan disampaikan kepada Pemda, Pemprov dan instansi maritim lainnya, yang dapat menjadi acuan yang sangat penting karena ini berkaitan dengan ekonomi daerah.(disp)

Categories
TNI

Danpushidrosal Inspeksi Opssurta Hidros di Labuan Bajo NTT

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI Angkatan Laut (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M. melaksanakan Inspeksi Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-oseanografi (Opssurta Hidros) di Teluk Rangko Rangko, Labuan Bajo NTT, Rabu (7/8/2024).

Dalam Inspeksi tersebut, Danpushidrosal yang didampingi Kapoksahli Danpushidrosal Laksamana Pertama TNI Siswanto, Dansatbinlat Pushidrosal Kolonel Laut (P) Edward H Sibuea, serta Kadispam Pushidrosal Kolonel Laut (P) Agus Sutomo menerima Presentasi dari Dan UT Labuan Bajo Mayor Laut (E) Yogo Pratomo, S.T., CTMP tentang perkembangan pelaksanaan Survei di Labuan Bajo dan memberikan pembekalan kepada seluruh tim survei di Posko Unit Survei Teluk Rangko Di Pelabuhan Pelindo Wae Kelambu, dilanjutkan dengan meninjau pemasangan peralatan Survei di Area Survei Labuan Bajo.

Opssurta Hidros di perairan Teluk Rangko ini dilaksanakan untuk updating peta laut Indonesia di perairan tersebut, juga untuk mitigasi bencana. Teluk Rangko terletak di Labuan Bajo NTT merupakan salah satu daerah yang memiliki keanekaragaman hayati terbaik di dunia. Tidak hanya kekayaan alam yang melimpah dan beraneka ragam, namun juga budaya, adat seni dan keragaman yang tersebar di seluruh pulau. Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi berkepulauan dengan luas wilayah hingga 47,952 KM², memiliki tingkat kerentanan bencana. Hal ini dikarenakan adanya sesar aktif naik busur belakang Flores yang memanjang dari Laut Flores sampai Utara Lombok dan Bali sehingga daerah ini rawan akan terjadinya Tsunami. Ditambah lagi, provinsi NTT yang terdiri dari banyak pulau, membutuhkan kinerja ekstra demi menjangkau masyarakatnya. Dalam kapasitasnya sebagai Lembaga Hidrografi Militer, Pushidrosal bertanggung jawab untuk menyediakan data dan informasi Hidro-oseanografi yang akurat dan mutakhir guna mitigasi bencana di khususnya Teluk Rangko Labuan Bajo NTT

Di sela-sela Inspeksi, Danpushidrosal juga berkesempatan untuk bertemu muka dengan Masyarakat Maritim di Warloka Labuan Bajo NTT. Pada kesempatan tersebut, Danpushidrosal antara lain menyampaikan tentang arti pentingnya hidrografi, kepariwisataan, dan mengharapkan anak yang berasal dari daerah pesisir dapat dibina dan masuk menjadi TNI AL serta pemberian Sembako kepada masyarakat Warloka.(disp)

Categories
TNI

KRI Spica-934 Gelar Opssurta Hidros di Perairan Alki III Laut Maluku 

Koran Jurnal, Jakarta – Salah satu unsur TNI AL di bawah pembinaan Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Pushidrosal) yaitu KRI Spica-934, bertolak dari Dermaga 100 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara untuk melaksanakan Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-oseanografi (Opssurta Hidros) di perairan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) III Laut Maluku.

Keberangkatan kapal Bantu Hidro-oseanografi (BHO) tersebut dilepas oleh Komandan Satuan Survei (Dansatsurvei) Pushidrosal Kolonel Laut (P) B Dwiadji Gultom beserta segenap Perwira Staf Satsurvei Pushidrosal di Dermaga 100 Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara, Selasa (20/02/2024).

KRI Spica-934 dengan komandan Letkol Laut (P) Deirus Rizki Khair selama 60 hari akan melaksanakan Opssurta Hidros yang meliputi pengumpulan data hidrografi, oseanografi, meteorologi, geofisika dan geografi maritim di perairan ALKI III Laut Maluku guna mendukung tugas TNI AL dalam rangka mewujudkan data perairan yang berpotensi digunakan sebagai mandala latihan TNI/TNI AL untuk mendukung kesiapan operasi militer di laut guna menyiapkan dan meningkatkan kemampuan operasional matra laut.(disp)

Categories
TNI

Pushidros TNI AL Ungkap Kerangka Kapal dan Pesawat di Perairan Ambon 

Koran Jurnal, Jakarta – Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) mengungkap kerangka kapal dan pesawat di perairan Ambon. Hal itu diungkap oleh Unit Tugas (UT) Survei Pushidrosal yang melaksanakan Opssurta Hidro-Oseanografi di perairan Kate-Kate Ambon.

Unit Tugas di bawah komando Letkol Laut (P) Aminanto, S.T., M.Tr.Opsla, Komandan Unit Survei III beserta 9 orang prajurit Pushidrosal yang ditugaskan oleh Danpushidrosal melaksanakan Opssurta Hidro-Oseanografi di perairan Kate-Kate, Ambon untuk melaksanakan pengumpulan data dan informasi hidro-oseanografi untuk mendukung pengembangan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon.

Kegiatan utama yang dilaksanakan oleh UT Kate-Kate adalah akuisisi data hidrografi, oseanografi, meteorologi dan geografi maritim. Sebagai bagian dari kegiatan hidrografi, Unit Tugas melaksanakan investigasi anomali kedalaman baik yang disebabkan oleh fitur alami maupun fitur non alami seperti kerangka kapal tenggelam. Pada opssurta kali ini, UT Kate-Kate mampu mendeteksi sejumlah kerangka kapal dan kerangka pesawat terbang yang belum terdeteksi pada survei sebelumnya.

Kerangka kapal baru yang terdeteksi di sekitar Perairan Dermaga Pertamina Ambon pada kedalaman 32 m dan least depth 11,8 m. Dimensi kerangka kapal menurut data MBES adalah panjang 163,7 m lebar 21,8 m dan tinggi 19 m. Berdasarkan hasil wawancara dari penyelam lokal, kerangka tersebut adalah SS Aquilla yang tenggelam pada tahun 1958. Selain itu, UT Kate-Kate juga berhasil mendeteksi kerangka kapal terbang yang ada di Teluk Halong pada kedalaman perairan 26 m. Secara detail, fitur kerangka kapal dan pesawat terbang tersebut akan diupdate ke dalam Peta Laut Indonesia (PLI) dan ENC terkait. Informasi tersebut dapat berguna untuk keselamatan navigasi, perlindungan konservasi BMKT, maupun pengembangan wisata bahari sebagai spot penyelaman.(disp)

Categories
Jurnal Foto TNI

Danpushidrosal Inspeksi Opssurta KRI Spica-934 di Semarang 

Koran Jurnal, Jakarta – Komandan Pusat Hidro-oseanografi TNI AL (Danpushidrosal) Laksamana Madya TNI Nurhidayat melakukan inspeksi KRI Spica-934 yang bersandar di Dermaga Samudera 2 Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, Rabu (3/8/2022).

Inspeksi ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan Operasi Survei dan Pemetaan Hidro-oseanografi (Opssurta Hidros) yang sedang dilaksanakan KRI Spica-934 di perairan Laut Jawa segmen 10 dan agar metode pelaksanaan survei sesuai dengan standar IHO (International Hydrographic Organization).

Pada kesempatan tersebut, Danpushidrosal menerima Paparan dari Komandan KRI Spica-934 Letkol Laut (P) Indragiri tentang perkembangan pelaksanaan survei, terutama terkait dengan hasil pengumpulan dan pengolahan data yang sudah dilaksanakan.

KRI Spica-934, kapal Bantu Hidro-oseanografi (BHO) TNI AL saat ini tengah melaksanakan operasi survei dan pemetaan (opssurta) di perairan Laut Jawa segmen 10 dalam rangka mengumpulkan data kelautan guna pemutakhiran Peta Laut Indonesia (PLI) di perairan Laut Jawa untuk kepentingan keselamatan pelayaran dan kepentingan pertahanan.

Berbagai kegiatan dilaksanakan di antaranya pengukuran kedalaman laut (batimetri), investigasi bahaya pelayaran, verifikasi SBNP (Sarana Bantu Navigasi Pelayaran), pencitraan dasar laut dengan menggunakan side scan sonar, pengukuran pasang surut air laut. Selain itu, juga dilaksanakan pengukuran arus dan gelombang laut, pengukuran sedimentasi, serta pengambilan contoh dasar dan air laut.(disp)