Categories
Kesehatan TNI

Peringati HUT RI ke 76, TNI AL Gelar Donor Darah dan Plasma Konvalesen secara Serentak di Seluruh Indonesia

Koran Jurnal, Jakarta – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menggelar kegiatan Bakti Sosial (baksos) Donor Darah dan Plasma Konvalesen secara serentak di jajaran TNI AL seluruh Indonesia, Kamis (12/08/2021).

“Kegiatan hari ini Kamis 12 Agustus 2021 merupakan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono sebagai salah satu wujud sumbangsih TNI AL dalam percepatan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Indonesia, serta dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76,” kata Komandan Pushidros TNI AL Laksdya TNI Dr. Agung Prasetiawan, M.A.P kepada wartawan saat memberikan keterangan kegiatan baksos kemanusiaan tersebut yang digelar di Mako Pushidrosal, Ancol Timur, Jakarta Utara.

Agung menjelaskan, kegiatan ini terselenggara bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

“Target alokasi pendonor sekitar 150 hingga 200 orang, sebagai salah satu wujud kepedulian sosial TNI AL dalam hal ini Pushidrosal kepada masyarakat untuk membantu mengatasi kebutuhan darah selama masa pandemi Covid-19,” jelas Danpushidrosal.

“Kegiatan ini dimonitor langsung oleh KSAL dari Mako Kolinlamil melalui Video Conference (Vicon) ke seluruh Kotama TNI AL,” terangnya.

Selain donor darah, pada hari yang sama, TNI AL dengan pelaksana lapangan Pushidrosal untuk kedua
kalinya kembali menggelar serbuan massal vaksinasi Covid-19 di kawasan Lagoa Koja, Jakarta Utara.

Kegiatan ini digelar guna memenuhi permintaan masyarakat akan tingginya kebutuhan vaksin covid-19 di wilayah tersebut.

Pushidrosal dalam kegiatan ini mengerahkan 15 tenaga kesehatan dengan dibantu 5
orang sukarelawan dari warga setempat dalam rangka memenuhi antusiasme masyarakat setempat untuk mendapatkan vaksin.

Adapun target vaksinasi kali ini sebanyak 750 orang yang dilaksanakan selama dua hari, dengan menggunakan vaksin Sinovac.

Selain Serbuan Vaksin, Pushidrosal melalui Cabang Berdiri Sendiri Jalasenastri
Pushidrosal juga turut berpartisipasi dengan melaksanakan bakti sosial berupa pembagian paket sembako bagi masyarakat setempat dan peserta vaksinasi.(disp/red)

Categories
Kesehatan

Donor Plasma Konvalesen, Upaya Membantu Menyembuhkan Penderita Covid-19

Koran Jurnal, Jakarta – Satgas Penanganan Covid-19 mengajak para penyintas atau masyarakat yang telah sembuh dari Covid-19, untuk menjadi donor plasma konvalesen. Dengan menjadi donor, maka para penyintas dapat membantu sesama yang masih menjadi penderita Covid-19 agar cepat sembuh.

Bagi para penyintas Covid-19 yang ingin mendonorkan plasma konvalesen, maka dapat mendaftarkan diri melalui website di alamat plasmakonvalesen.covid19.go.id, atau aplikasi Ayo Donor PMI, atau bisa juga menghubungi call center 117 Ext 5

“Donor plasma konvalesen merupakan upaya yang mulia sekaligus bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Atas kesembuhan yang diberikan-Nya,” Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito memberi keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (09/02/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Sebagaimana disampaikan pada kesempatan sebelumnya, saat ini terapi tersebut sudah bisa diakses masyarakat melalui Palang Merah Indonesia (PMI). PMI pun membuka bagi masyarakat yang ingin menjadi donor. PMI menentukan syarat pendonor, adalah diutamakan laki-laki, dan bagi wanita belum pernah hamil dan juga belum memiliki anak.

Untuk penyintas Covid-19 yang akan mendonorkan plasmanya, perlu menunjukkan test swab PCR negatif, bebas gejala Covid-19 selama 14 hari setelah dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri dan dilakukan pengambilan plasma konvalesen.

Disamping itu, sudah ada hasil penelitian terkini bahwa terapi ini dapat mencegah perkembangan gejala yang lebih parah. Terapi plasma konvalesen adalah penggunaan plasma darah yang mengandung antibodi dari orang-orang yang telah sembuh dari Covid-19, sebagai pengobatan pasien Covid-19.

Penelitian menyatakan pasien yang diberikan plasma konvalesen dengan titer antibodi Sars Cov-2 yang tinggi, dalam kurun waktu 72 jam berikutnya akan menunjukkan adanya penurunan risiko pasien mengalami gangguan pernapasan.(KPC/red)