Categories
Olahraga

Kapolri Beri Reward Seluruh Atlet Polri dan Non-Polisi yang Berprestasi di Sea Games 2025

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan apresiasi atau reward kepada seluruh atlet Polri yang meraih prestasi di ajang Sea Games tahun 2025. Setidaknya ada 38 personel kepolisian yang meraih medali serta mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah dunia.

“Ada kurang lebih 38 personel yang mendapatkan prestasi sea games 2025. Oleh karena itu hari ini, malam ini kita berikan apresiasi kepada personel Polri yang kebetulan menjadi atlet berprestasi di sea games untuk mendapatkan reward, apresiasi baik dalam bentuk kenaikan pangkat baik dalam bentuk kesempatan promosi sekolah, maupun ikuti ataupun mendapatkan promosi jabatan,” kata Sigit di Malam Apresiasi Sang Juara Polri untuk Indonesia di The Tribrata, Jakarta Selatan, Kamis (15/1/2026).

Selain personel kepolisian, Sigit juga memberikan reward kepada 101 atlet yang meraih prestasi luar biasa di cabang olahraganya masing-masing. Menurut Sigit, ratusan atlet tersebut memiliki keinginan besar untuk bergabung ke dalam keluarga besar Korps Bhayangkara.

Oleh karena itu, Sigit memberikan kesempatan kepada ratusan atlet tersebut untuk bergabung sebagai personel Polri. Nantinya mereka bakal diproses melalui jalur Rekrutmen Pro-aktif atau Talent Scouting. Bahkan, salah satunya ada atlet yang meraih 100 medali.

“Sehingga kami memberikan kesempatan mereka bergabung menjadi keluarga besar Polri melalui jalur rekrutmen proaktif atau talent scouting. Tentunya ini juga menjadikan kesempatan bagi mereka untuk terus berprestasi namun nanti disatu titik mereka berlatih menjadi keluarga besar Polri,” ujar Sigit.

Selain itu, Sigit menyebut, ada juga atlet yang merupakan Bhayangkari meraih prestasi atau medali emas di ajang Sea Games 2025. “Baru saja kami juga mendapatkan informasi masih banyak dari atlet yang prestasi ingin bergabung menjadi keluarga besar Polri,” ucap Sigit.

Dengan adanya kegiatan ini, Sigit berharap seluruh atlet Indonesia ke depannya terus menjaga dan meningkatkan prestasinya. Apalagi masih akan banyak event internasional yang akan berlangsung.

Sigit menegaskan, atlet Polri maupun yang tidak, harus terus berlatih secara maksimal agar bisa tetap mengharumkan nama Bangsa Indonesia di kancah dunia.

“Tentunya harapan kami seluruh atlet semakin terus menjaga prestasinya. Ke depan masih banyak event internasional tentunya kita titip kepada mereka untuk terus menjaga agar Sang Merah Putih kita kibarkan di event internasional,” tegas Sigit.

“Dan kita menitipkan bagaimana mereka terus berkiprah terus menjaga membawa harum nama bangsa dan tentunya menjaga membawa harus nama institusi Polri,” tambah Sigit.(*)

Categories
Olahraga TNI

Ini Daftar Prajurit TNI AL Yang Berhasil Persembahkan Medali di SEA Games 2023

Koran Jurnal, Jakarta – Prestasi membanggakan berhasil ditorehkan oleh para Prajurit TNI Angkatan Laut (TNI AL) dengan mempersembahkan medali bagi kontingen Indonesia pada ajang Pesta Olahraga Negara-Negara Asia Tenggara Ke 32 tahun 2023 atau lebih dikenal dengan SEA Games 2023 yang berlangsung mulai dari 5 -17 Mei 2023 di Kamboja.

Pesta olahraga yang diadakan setiap dua tahun dan melibatkan 11 negara Asia Tenggara ini telah memberikan kesan mendalam bagi TNI AL dimana para prajuritnya yang memiliki prestasi dibidang olahraga ikut serta sebagai duta bangsa untuk mengharumkan nama TNI AL dan bangsa Indonesia. Berikut ini daftar prajurit TNI AL yang berhasil menyumbangkan medali bagi Indonesia.

1. Pratu Mar Sedilta Pilon Nubatonis
Pratu Mar Sedilta Pilon Nubatonis, salah satu prajurit terbaik TNI AL yang berdinas di Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir, berhasil menyumbangkan satu medali perunggu pada cabang Duathlon (dwilomba) dengan catatan waktu 54 menit 21 detik. Duathlon merupakan multi-cabang olahraga atletik yang menggabungkan 2 cabang olahraga yaitu, lari dan bersepeda, dimana pada SEA Games 2023 kali ini, para Atlet memulai perlombaan dengan berlari sejauh 5 km, dilanjutkan bersepeda sejauh 20 km dan berlari kembali menuju garis finis sejauh 2,5 km.

2. Serda Jas Wahyudi Putra
Sedangkan satu medali perunggu lainnya diraih oleh Serda Jas Wahyudi Putra pada cabang Atletik di nomor lari 1.500 meter putra. Prajurit TNI AL yang berdinas di Lantamal XIV Sorong dan juga tergabung dalam Pelatnas Tim Lari ini berhasil mengharumkan nama bangsa Indonesia sekaligus mengibarkan bendera Merah Putih di perhelatan olah raga internasional di Stadion Morodok Techo, Phnom Penh, Kamboja, setelah masuk finis pada urutan ke-3.

3. Sersan Dua Jas/W Jeni Elvis Kause
Torehan prestasi yang sangat membanggakan diukir oleh prajurit Korps Wanita TNI AL (Kowal), Sersan Dua Jas/W Jeni Elvis Kause yang sehari-hari berdinas di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Maumere, berhasil meraih medali emas pada cabang olah raga Pencak Silat di kelas C puteri 55-60 Kg.
Dalam laga Final Pencak Silat Kelas C Puteri 55-60 Kg, Sersan Jeni Elvis berhasil mengalahkan pesilat dari Vietnam Thi Cam Nhi Nguyen, dengan kemenangan telak 46-27, dalam laga final yang berlangsung di Convention and Exhibition Center, Phnom Penh, Kamboja.

4. Sertu Jas Muhammad Malizi
Satu medali emas bagi Indonesia lainnya dipersembahkan oleh Sertu Jas Muhammad Malizi yang tergabung dalam tim bola volly putra. Pada babak final yang berlangsung di Olympic Complex Indoor Main Hall tersebut mereka berhasil mengalahkan tuan rumah Kamboja 3-0 langsung (25-21, 25-10, 25-15). Sertu Muhammad Malizi merupakan seorang prajurit TNI AL kelahiran Pasuruan, Jawa Timur, yang sehari-hari berdinas di Denma Mabesal

5. Serda Jas/W Tisya Amallya Putri
Prajurit Kowal TNI AL yang juga berhasil mengharumkan nama TNI AL dan bangsa Indonesia adalah Serda Jas/W Tisya Amallya Putri, yang sehari-hari berdinas di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) dimana tim Bola Volly Putri Indonesia yang diperkuat Serda Tisya Amallya Putri berhasil meraih medali Perunggu setelah menang melawan Tim Bola Volly Putri Filipina dgn skor 3-1 pada pertandingan final perebutan medali perunggu SEA Games 2023 di Kamboja.

Selain mengirimkan atlet-atlet berprestasi yang ikut berlomba pada ajang olahraga negara-negara Asean tersebut, TNI AL juga mengirimkan prajuritnya yaitu Lettu Mar Mukhlis sebagai pelatih Timnas Wushu Indonesia. Lettu Mukhlis berhasil membawa atlet asuhannya mempersembahkan 6 Medali Emas , 6 Medali Perak dan 2 Medali Perunggu bagi kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2023 yang berlangsung di International Church of Christ (ICOC), Hall Phnom Penh, Kamboja.

Lettu Mukhlis yang sehari hari berdinas di Resimen Kavaleri 2 Marinir, sebelum mengawali kariernya sebagai seorang pelatih, Lettu Muklis adalah seorang atlet nasional Wushu Indonesia dari tahun 2009-2012 dengan menorehkan prestasi merebut medali emas di arena SEA Games 2011 yang diselenggarakan di Jakarta.

Prestasi yang ditunjukkan oleh Prajurit TNI AL pada ajang SEA Games 2023 ini sejalan dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajurit Jalasena untuk memberikan yang terbaik dalam setiap tugas yang diamanahkan.

“Jaga nama baik TNI AL dan Indonesia, sehingga nama baik bangsa maupun TNI AL tetap harum di dunia internasional,” ungkap KSAL(disp)

Categories
Nasional Olahraga

Timnas Sepakbola Indonesia Raih Medali Emas SEA Games 2023: Menang 5-2 atas Thailand

Koran Jurnal, Jakarta – Tim Nasional (Timnas) Sepakbola U-22 Indonesia akhirnya meraih medali emas di SEA Games 2023 setelah mengalahkan tim sepakbola Thailand dengan skor 5-2 pada pertandingan final di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja Selasa (16/5/2023).

Kemenangan tim Garuda Muda di laga final SEA Games 2023 ini tentu melalui perjuangan yang cukup panjang dan tidak mudah selama penantian 32 tahun sejak terakhir kali diraih pada SEA Games 1991. Terbukti tim lapangan hijau Merah Putih ini mampu kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah persepakbolaan.

Berikut kabar singkat perjuangan keras timnas Indonesia pada laga final sepakbola SEA Games 2023 melawan Thailand,

Babak pertama Indonesia unggul 2-0, kemudian Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 menjelang waktu normal usai. Pada masa tambahan waktu Timnas Indonesia terus berusaha mencetak gol kemenangan, dan kerja keras itupun membuahkan hasil dengan mencetak 3 gol tambahan hingga akhir pertandingan.

Adapun 5 gol kemenangan timnas Indonesia berhasil dicetak oleh Ramadhan Sananta (21’, 45+4), Irfan Jauhari (91’), Fajar Fathur Rahman (107’), dan Beckham Putra (120’).

Dan 2 gol dari timnas Thailand dicetak oleh Anan Yodsangwal (65’) dan Yotsakon Burapha (90+7’).

Dalam laga final tersebut, pertandingan juga diwarnai dengan selisih paham antar pemain hingga wasit mengeluarkan empat kartu merah yang diberikan kepada Komang Teguh (Indonesia), Jonathan Khemdee (Thailand), Soponwit Rakyart (kiper Thailand), dan Teerasak Poeiphimai (Thailand).

Inilah rangkaian kerja keras timnas Indonesia melawan Thailand yang dilansir laman antaranews,

Timnas Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu pada awal babak pertama. Marselino Ferdinan mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan jarak jauh yang masih belum tepat sasaran.

Thailand kemudian mencoba balas menekan. Dari satu skema serangan, kiper Ernando Ari terpaksa keluar dari sarangnya dan melanggar Teerasak Poeiphamai. Pelanggaran itu menghasilkan kartu kuning bagi Ernando dan tendangan bebas yang tidak membahayakan gawang Indonesia.

Komang Teguh kemudian mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih melambung di atas gawang Thailand. Namun gol pemecah kebuntuan akhirnya tercipta pada menit ke-20. Diawali lemparan ke dalam Alfeandra Dewangga, bola disambut sundulan Ramadhan yang sempat mengenai kaki pemain Thailand sebelum membobol gawang lawan.

Tertinggal satu gol tidak membuat Thailand tampil semakin tajam. Mereka justru minim melancarkan umpan-umpan terobosan, sehingga serangannya relatif mudah diantisipasi para pemain bertahan Indonesia.

Peluang coba dibuat oleh Witan Sulaeman yang melepaskan tembakan namun mudah saja ditangkap kiper Sopowin Rakryat. Indonesia kemudian berbalik memdapat ancaman nyata dari tendangan bebas Thailand sedikit di luar kotak penalti, yang masih membentur pagar pemain tim Garuda Muda.

Menjelang turun minum, Indonesia menggandakan keunggulan. Diawali bola panjang dari belakang kiriman Rizky Ridho, bola tidak dapat dihalau oleh Jonathan Kemdee, untuk kemudian disambar sepakan kaki kanan Ramadhan yang melambung dan masuk ke gawang Thailand yang sudah kosong. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 2-0 bagi Indonesia.

Pada awal babak kedua, Thailand berusaha menggempur. Ancaman coba ditebar Thailand lewat tendangan Settasit Suvannaseat yang masih dapat ditepis kiper Ernando.

Buah dari kegigihan menggempur pun didapat Thailand pada menit ke-64. Diawali situasi tendangan sudut, bola dapat disambut sundulan Anan Yodsangwal untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Marselino memiliki peluang bagus untuk merubah keunggulan Indonesia, namun sepakannya masih mengarah ke sudut atas gawang Thailand. Pemain pengganti Irfan Jauhari juga mendapat peluang bagus saat sepakannya melayang di atas gawang lawan, begitu pun peluang Witan yang berada dalam situasi satu lawan satu.

Menjelang waktu normal dan tambahan waktu tujuh menit usai, justru Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Para pemain Indonesia yang kurang siap akibat menyangka pertandingan telah usai, dikejutkan oleh pergerakan pemain Thailand, yang dituntaskan menjadi gol penyama kedudukan oleh Yotsakon.

Setelah gol penyama kedudukan Thailand tercipta, sempat terjadi perselisihan antara para pemain dan staf kedua tim di tepi lapangan. Namun pertandingan tetap dapat dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Irfan Jauhari kemudian merestorasi keunggulan Indonesia pada awal masa perpanjangan waktu. Gol itu kemudian memicu keributan di antara para pemain dan staf di pinggir lapangan, yang membuat wasit memberi kartu merah kepada kiper Thailand Soponwit dan bek Indonesia Komang Teguh. Setelah itu, Thailand harus bermain dengan sembilan pemain karena Jonathan Kemdee mendapat kartu kuning kedua.

Gawang Thailand kembali bergetar pada menit ke-107. Kali ini Fajar Fathur Rahman menjadi pencetak gol, saat ia berhasil memaksimalkan peluang yang dimilikinya.

Beckham Putra menjadi penutup pesta gol Indonesia, saat ia membobol gawang Thailand melalui sepakan jarak dekat pada menit ke-119. Indonesia pun meraih medali emas SEA Games ketiganya.

Daftar susunan pemain timnas dari Indonesia dan Thailand di Final SEA Games 2023:

Indonesia: Ernando Ari, Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Komang Teguh, Haykal Alhafiz, Alfeandra Dewangga, Muhammad Taufany, Marselino Ferdinan, Fajar Fathur Rahman, Ramadhan Sananta, Witan Sulaeman

Thailand: Sopowin Rakryat, Airfan Doloh, Bukkoree Lemdee, Chatmongkol Rueangthanarot, Jonathan Kemdee, Songchai Thongcham, Channarong Promsikraew, Teerasak Poeiphamai, Achitpol Keererom, Settasit Suvannaseat, Chayapiyat Supunpasuch.(*)

Categories
Megapolitan Olahraga

Sumbang Medali di SEA Games, Kapolri Beri Penghargaan ke Atlet Polri

Koran Jurnal, Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada personel Polri sebagai atlet yang telah menyumbangkan medali emas, perak dan perunggu untuk Indonesia dalam perhelatan Sea Games Vietnam.

Upacara pemberian penghargaan kepada atlet dari Polri tersebut diselenggarakan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (30/5/2022).

“Baru saja kita melaksanakan pemberian piagam penghargaan pin emas kepada anggota kita 15 orang yang telah berprestasi, dan ikut mengharumkan nama bangsa khususnya dalam pelaksanaan Sea Games di Vietnam kemarin,” kata Sigit dalam kegiatan tersebut.

Karena telah ikut mengharumkan nama Bangsa dan negara Indonesia di Sea Games, Sigit mewakili institusi Polri menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh atlet Polri yang telah meraih medali serta mengibarkan bendera merah putih di Vietnam.

“Tentunya Polri dan saya selaku Kapolri mewakili institusi memberikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada anggota yang telah berprestasi luar biasa,” ujar Sigit.

Sigit menekankan, torehan prestasi para atlet ini dapat menjadi contoh bagi seluruh personel kepolisian untuk memberikan yang terbaik dalam menjalankan tugasnya, baik dalam kedinasan maupun bidang-bidang lainnya di luar kedinasan.

“Tentunya kita terus mendorong agar rekan-rekan, khususnya yang ikut di dalam bidang olahraga atau bidang lainnya untuk terus berlatih. Dan kita intitusi akan memberikan ruang untuk itu. Sehingga mereka bisa betul-betul fokus dan termotivasi,” ucap Sigit.

Dengan diberikannya kesempatan ataupun ruang, Sigit berharap, seluruh personel kepolisian akan selalu bisa mengharumkan serta membanggakan bagi Negara Indonesia di event nasional maupun internasional.

“Dan kedepan kita harapkan mereka bisa mengukir prestasi-prestasi di event-event internasional atau kejuaraan dunia. Ini tentunya menjadi kebanggaan bagi kita semua,” tutur Sigit.

Terkait prestasi kedinasan, Sigit meminta kepada jajaran Kapolda untuk ikut mendorong dan memberikan kesempatan kepada seluruh jajarannya dalam menorehkan prestasi di bidang kedinasan khususnya dengan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.

“Saya juga mengimbau kepada seluruh rekan-rekan Kapolda, terus mendorong anggota-anggota kita untuk berprestasi, terutama dari sisi kedinasan. Bagaimana kita, betul-betul bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, pendekatan dengan hati. Sehingga kemudian, kita bisa melakukan apa yang bisa kita berikan sebagai kontribusi kita terhadap pelayanan masyarakat,” papar Sigit.

Oleh karenanya, Sigit menegaskan kepada seluruh personel kepolisian untuk terus berjuang secara optimal dalam mengukir prestasi demi memberikan yang terbaik untuk Bangsa Indonesia dan institusi korps bhayangkara.

“Teruslah berbuat yang terbaik, teruslah berprestasi. Dan kami institusi akan support dan mendorong agar mereka betul-betul bisa melakukan yang terbaik untuk bangsa, masyarakat, dan institusi kepolisian,” jelas Sigit.

Adapun atlet Polri yang meraih medali dalam ajang Sea Games di Vietnam, yakni;

1. Briptu Rivan Nurmulki atlet voli meraih medali emas

2. Iptu Nizar Julfikar atlet voli meraih medali emas

3. Briptu Rendi Tamamilang atlet voli meraih medali emas

4. Briptu Yuda M Putra atlet voli meraih emas

5. Bripda Fahreza Rakha atlet voli meraih medali emas

6. Ipda Amalia Fajrina atlet voli meraih medali perunggu

7. Bripda Arsela Nuari atlet voli meraih medali perunggu

8. Briptu Denri Maulidzar atlet dayung meraih medali dua medali emas

9. Briptu Andi Try atlet sepak takraw meraih medali emas, perak dan perunggu

10. Briptu Tebing Hutapea atlet karate meraih medali perak

11. Aiptu Anang Yulianto atlet menembak meraih medali emas

12. Briptu Deny Pratama atlet menembak meraih medali perak

13. Bripda Muhamad Alfiyansyah Lubis atlet judo meraih medali perunggu

14. Bharatu Dewa Kadek Rama atlet judo meraih medali perunggu

15. Briptu Holypaul atlet futsal meraih medali perak.(hum)

Categories
Olahraga TNI

Sumbang 9 Medali Emas 13 Perak dan 5 Perunggu di SEA Games Vietnam, KSAD Apresiasi Perjuangan Atlet TNI AD

Koran Jurnal, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., mengapresiasi atas prestasi yang diraih para prajurit TNI AD yang berjuang membela bangsa dan negara dalam ajang pesta olahraga se-Asia Tenggara (SEA Games) ke-31 di Hanoi Vietnam dengan menyumbangkan 9 medali emas, 13 medali perak dan 5 medali perunggu bagi kontingen Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Tatang Subarna di Mabesad, Jakarta, Selasa (24/5/2022). Dikatakan Kadispenad, atas torehan prestasi yang diraih oleh para prajurit TNI AD yang menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia dalam kancah pesta olahraga se-Asia Tenggara (SEA Games), KSAD Jenderal Dudung Abdurachman selaku pimpinan TNI AD merasa bangga dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para atlet yang berasal dari Prajurit TNI AD baik pria maupun wanita yang telah berjuang dengan gagah berani mempertaruhkan harkat dan martabat bangsa sehingga mendapatkan prestasi yang mengharumkan nama baik TNI AD khususnya kehormatan bangsa dan negara.

Pada ajang bergengsi tingkat Asia Tenggara yang digelar dua tahunan tersebut, terdapat 27 prajurit TNI AD yang memperkuat Kontingen Indonesia yang terdiri dari 23 Atlet dan 4 Official. Ke-23 prajurit TNI AD ini diterjunkan pada Cabang Olahraga (Cabor) Menembak, Dayung, Atletik, Karate, Judo dan Renang. Dari 23 atlet tersebut 18 diantaranya berhasil menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia. Adapun para atlet (Prajurit TNI AD) yang meraih medali di SEA Games ke-31 Vietnam sebagai berikut :

1. Serda Fathur Gustafian (Puspalad) 2 Emas dan 1 Perak Cabor Menembak
2. Sertu Andri Agus Mulyana (Rindam III/Siliwangi) 2 Emas Cabor Dayung
3. Serda Sulfianto (Kodam XIV/Hasanuddin) 2 Emas Cabor Dayung
4. Serda (K) Dewi Laila Mubarokah (Puspalad) 1 Emas dan 1 Perak Cabor Menembak
5. Lettu Inf Totok Tri Martanto (Kopassus) 1 Emas Cabor Menembak
6. Serma Dewa Putu Yadi Suteja (Rindam IX/Udayana) 1 Emas Cabor Menembak
7. Sertu (K) Dessyinta Banurea (Pusziad) 2 Perak Cabor Karate
8. Sertu (K) Sharon Verlina Ririhena (Pusziad) 1 Perak dan 1 Perunggu Cabor Karate
9. Sertu (K) Nurul Fajar Fitriyati (Pussenarmed Kodiklatad) 1 Perak dan 1 Perunggu Cabor Renang
10. Sertu (K) Adylia Safitri (Ditkuad) 1 Perak Cabor Menembak
11. Sertu Wira Sukmana (Pomdam Jaya/Jayakarta) 1 Perak Cabor Menembak
12. Letda Inf Agus Prayogo (Pussenif Kodiklatad) 1 Perak Cabor Atletik
13 Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini (Jasdam IX/Udayana) 1 Perak Cabor Judo
14. Sertu Sandy Firmansyah (Pusziad) 1 Perak Cabor Karate
15. Sertu (K) Huswatun Hasanah (Puspalad) 1 Perak Cabor Tinju
16. Sertu Rudi Febriade (Secapa AD) 1 Perak Cabor Atletik
17. Sertu (K) Ressa Kania Dewi (Pussenarmed Kodiklatad) 2 Perunggu Cabor Renang.
18. Serka Atjong Tio Purwanto (Kodam V/Brawijaya) 1 Perunggu Cabor Atletik

“Prestasi yang membanggakan ini, dapat menjadi contoh dan motivasi bagi prajurit TNI AD lainnya. Bukan hanya di cabang olahraga saja, namun juga berprestasi di bidang lain yang dapat mengharumkan nama baik TNI AD, bangsa dan negara,” kata Tatang.

Lebih lanjut Tatang mengungkapkan, hal ini sebagai bukti bahwa para atlet TNI AD mampu mengimplementasikan dengan baik Tujuh Perintah Harian KSAD yang salah satunya menyatakan Jati diri TNI AD sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional. Kehadiran prajurit TNI AD juga senantiasa memberikan dampak pada lingkungan dan dirasakan manfaatnya untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

Sebagaimana diketahui pesta olahraga se-Asia Tenggara (SEA Games) ke-31 yang berlangsung di Hanoi Vietnam ditutup secara resmi pada hari Senin tanggal 23 Mei 2022. Pada ajang tersebut kontingen Indonesia menempati urutan ketiga dari sebelas negara di kawasan Asia Tenggara dengan peraihan medali sejumlah 69 emas, 91 perak dan 80 perunggu.(disp)

Categories
Nasional Olahraga

Presiden Jokowi Lepas Kontingen Sea Games XXXI Indonesia ke Vietnam

Koran Jurnal, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di SEA Games XXXI  Vietnam 2021. Pelepasan digelar di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (09/05/2022).

Dilansir dari laman resmi sekretaris kabinet (setkab), dalam arahannya, Presiden Jokowi mengharapkan para atlet yang akan berlaga di ajang olahraga Asia Tenggara tersebut dapat mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia.

“Saya ingin kontingen yang sekarang, yang tadi disampaikan oleh Menpora lebih ramping, tetapi kita semuanya masyarakat Indonesia ingin kontingen ini meraih prestasi yang setinggi-tingginya, meraih medali yang sebanyak-banyaknya, untuk mengharumkan nama negara kita, bangsa kita Indonesia,” kata Presiden Jokowi.

Pada perhelatan SEA Games XXVIII di Singapura tahun 2015 dan SEA Games XXIX di Malaysia tahun 2017 Indonesia berada di peringkat ke-5, sedangkan di Sea Games XXX di Filipina Indonesia berada di peringkat ke-4. Presiden Jokowi berharap di SEA Games kali ini Indonesia dapat meraih peringkat yang lebih baik.

“Kali ini kita semua ingin agar SEA Games XXXI di Vietnam kita bisa masuk ke ranking yang ke-3, yang ke-2, atau yang ke-1. Memang bukan hal yang mudah, tetapi saya dengar bahwa seleksi telah dilakukan dengan baik dan kita harapkan prestasi itu betul-betul bisa menetas,” harapnya.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali melaporkan, kontingen Indonesia yang akan diberangkatkan ke Vietnam berjumlah 776 orang, yang terdiri atas 499 atlet, 214 ofisial, dan 63 pendamping yang dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (Sekjen KOI) Ferry J Kono sebagai Chef de Mission (CdM) serta Sekjen Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Ade Lukman sebagai Wakil CdM. Atlet-atlet Indonesia akan berlaga di 318 nomor pertandingan dari 32 cabang olahraga.

“Dalam pengiriman ke SEA Games XXXI ini mulai diterapkan seleksi yang secara ketat sehingga yang direkomendasikan oleh tim reviu untuk berangkat ke SEA Games XXXI di Vietnam tahun 2022 ini berjumlah 776 orang, terdiri dari atlet 499 orang, ofisial 214 orang, pendamping 63 orang dengan mengikuti 318 nomor pertandingan dari 32 cabang olahraga,” ujar Menpora.

Hadir mendampingi Presiden dalam pelepasan antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menpora Zainudin Amali, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Selain itu, turut hadir Ketua Umum KONI Marciano Norman dan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari.

Categories
Nasional Olahraga

Ini Harapan Presiden Jokowi kepada Kontingen Sea Games Indonesia

Koran Jurnal, Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainuddin Amali melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Sea Games ke-30 Tahun 2019 di Filipina, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019).

Acara pelepasan kontingen Sea Games Indonesia diawali dengan penyerahan bendera Merah Putih dari Presiden Jokowi kepada Chef de Mission (CdM) Sea Games 2019  Harry Warganegara.

Dalam arahannya Presiden Jokowi mengatakan, sesuai laporan Menpora, atlet Indonesia yang akan berangkat ke Sea Games ke-30 di Filipina ada 841 atlet. Mereka akan mewakili 267 juta masyarakat Indonesia.

Oleh sebab itu, Presiden berharap semangat untuk membawa nama reputasi negara ada di tangan ke-841 atlet Indonesia yang berlaga di Sea Games ke-30 di Filipina itu.

Presiden mengingatkan, jika di Asian Games, Indonesia dulu berada di rangking ke-15, ranking ke-17, tapi bisa meloncat ke ranking 4. Sementara di  Sea Games yang sebelumnya, Indonesia selalu berada di rangking 5, sebelumnya  5 lagi. Tapi Presiden meminta di Sea Games ke-30 di Filipina tahun ini, Indonesia harus masuk ke 2 besar. “Siap?,” tanya Presiden Jokowi yang langsung dijawab oleh seluruh anggota kontingen Indonesia dengan lantang, “Siap!”.

Presiden mengingatkan agar berhati-hati dengan target yang harus diperjuangkan itu, karena bukan rangking yang mudah diraih.

“Tapi saya melihat dari wajah, dari wajah, dari wajah, dari wajah saudara-saudara memperlihatkan semangat yang tinggi yang kita harapkan apa yang tadi saya sampaikan betul-betul bisa kita raih, meskipun saya tahu bukan hal yang mudah, bukan hal yang gampang,” ucap Presiden Jokowi.

Kepala Negara meyakini, dukungan 267 juta rakyat akan memberikan sebuah semangat tersendiri bagi perjuangan para atlet meraih medali yang sebanyak-banyaknya di Sea Games ke-30 di Filipina.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, saya berangkatkan tim Sea Games ke-30 di Filipina tahun 2019,” kata Presiden secara resmi melepas kontingen Indonesia ke Sea Games 2019.

Selanjutnya presiden berfoto bersama dengan para atlet dan official di tangga utama Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.(DBPers/red)