Categories
Jurnal Foto TNI

Pangkoopsud I Ikuti Sepak Bola Sinergitas Gabungan TNI-Polri Se-DKI Jakarta Melawan Tim Sepak Bola BPK RI FC

Koran Jurnal, Jakarta – Panglima Komando Operasi Udara I Marsda TNI Bambang Gunarto, S.T., M.M., M.Sc., ikuti pertandingan sepak bola sinergitas gabungan TNI se-DKI Jakarta melawan tim dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) FC. Bertempat di Stadion Madya Senayan Jakarta Pusat. (Jumat, 22-09-2023)

Hadir dalam sepak bola bersama tersebut, Pangdam Jaya, Kapolda Metro Jaya, Wakil Ketua BPK RI beserta para pejabat utama masing-masing satuan TNI-Polri kewilayahan DKI Jakarta.

Pertandingan sepak bola bersama tersebut bertujuan untuk menjalin kebersamaan antar institusi sekaligus untuk meningkatkan komunikasi, untuk memperkuat soliditas, dan mempererat tali silaturahmi serta kerjasama yang baik antara institusi TNI-Polri kewilayahan DKI Jakarta dengan BPK RI.(pen)

Categories
Nasional Olahraga

Timnas Sepakbola Indonesia Raih Medali Emas SEA Games 2023: Menang 5-2 atas Thailand

Koran Jurnal, Jakarta – Tim Nasional (Timnas) Sepakbola U-22 Indonesia akhirnya meraih medali emas di SEA Games 2023 setelah mengalahkan tim sepakbola Thailand dengan skor 5-2 pada pertandingan final di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja Selasa (16/5/2023).

Kemenangan tim Garuda Muda di laga final SEA Games 2023 ini tentu melalui perjuangan yang cukup panjang dan tidak mudah selama penantian 32 tahun sejak terakhir kali diraih pada SEA Games 1991. Terbukti tim lapangan hijau Merah Putih ini mampu kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah persepakbolaan.

Berikut kabar singkat perjuangan keras timnas Indonesia pada laga final sepakbola SEA Games 2023 melawan Thailand,

Babak pertama Indonesia unggul 2-0, kemudian Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 menjelang waktu normal usai. Pada masa tambahan waktu Timnas Indonesia terus berusaha mencetak gol kemenangan, dan kerja keras itupun membuahkan hasil dengan mencetak 3 gol tambahan hingga akhir pertandingan.

Adapun 5 gol kemenangan timnas Indonesia berhasil dicetak oleh Ramadhan Sananta (21’, 45+4), Irfan Jauhari (91’), Fajar Fathur Rahman (107’), dan Beckham Putra (120’).

Dan 2 gol dari timnas Thailand dicetak oleh Anan Yodsangwal (65’) dan Yotsakon Burapha (90+7’).

Dalam laga final tersebut, pertandingan juga diwarnai dengan selisih paham antar pemain hingga wasit mengeluarkan empat kartu merah yang diberikan kepada Komang Teguh (Indonesia), Jonathan Khemdee (Thailand), Soponwit Rakyart (kiper Thailand), dan Teerasak Poeiphimai (Thailand).

Inilah rangkaian kerja keras timnas Indonesia melawan Thailand yang dilansir laman antaranews,

Timnas Indonesia mencoba mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu pada awal babak pertama. Marselino Ferdinan mencoba peruntungannya dengan melepaskan tembakan jarak jauh yang masih belum tepat sasaran.

Thailand kemudian mencoba balas menekan. Dari satu skema serangan, kiper Ernando Ari terpaksa keluar dari sarangnya dan melanggar Teerasak Poeiphamai. Pelanggaran itu menghasilkan kartu kuning bagi Ernando dan tendangan bebas yang tidak membahayakan gawang Indonesia.

Komang Teguh kemudian mencoba melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih melambung di atas gawang Thailand. Namun gol pemecah kebuntuan akhirnya tercipta pada menit ke-20. Diawali lemparan ke dalam Alfeandra Dewangga, bola disambut sundulan Ramadhan yang sempat mengenai kaki pemain Thailand sebelum membobol gawang lawan.

Tertinggal satu gol tidak membuat Thailand tampil semakin tajam. Mereka justru minim melancarkan umpan-umpan terobosan, sehingga serangannya relatif mudah diantisipasi para pemain bertahan Indonesia.

Peluang coba dibuat oleh Witan Sulaeman yang melepaskan tembakan namun mudah saja ditangkap kiper Sopowin Rakryat. Indonesia kemudian berbalik memdapat ancaman nyata dari tendangan bebas Thailand sedikit di luar kotak penalti, yang masih membentur pagar pemain tim Garuda Muda.

Menjelang turun minum, Indonesia menggandakan keunggulan. Diawali bola panjang dari belakang kiriman Rizky Ridho, bola tidak dapat dihalau oleh Jonathan Kemdee, untuk kemudian disambar sepakan kaki kanan Ramadhan yang melambung dan masuk ke gawang Thailand yang sudah kosong. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 2-0 bagi Indonesia.

Pada awal babak kedua, Thailand berusaha menggempur. Ancaman coba ditebar Thailand lewat tendangan Settasit Suvannaseat yang masih dapat ditepis kiper Ernando.

Buah dari kegigihan menggempur pun didapat Thailand pada menit ke-64. Diawali situasi tendangan sudut, bola dapat disambut sundulan Anan Yodsangwal untuk mengubah skor menjadi 2-1.

Marselino memiliki peluang bagus untuk merubah keunggulan Indonesia, namun sepakannya masih mengarah ke sudut atas gawang Thailand. Pemain pengganti Irfan Jauhari juga mendapat peluang bagus saat sepakannya melayang di atas gawang lawan, begitu pun peluang Witan yang berada dalam situasi satu lawan satu.

Menjelang waktu normal dan tambahan waktu tujuh menit usai, justru Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Para pemain Indonesia yang kurang siap akibat menyangka pertandingan telah usai, dikejutkan oleh pergerakan pemain Thailand, yang dituntaskan menjadi gol penyama kedudukan oleh Yotsakon.

Setelah gol penyama kedudukan Thailand tercipta, sempat terjadi perselisihan antara para pemain dan staf kedua tim di tepi lapangan. Namun pertandingan tetap dapat dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Irfan Jauhari kemudian merestorasi keunggulan Indonesia pada awal masa perpanjangan waktu. Gol itu kemudian memicu keributan di antara para pemain dan staf di pinggir lapangan, yang membuat wasit memberi kartu merah kepada kiper Thailand Soponwit dan bek Indonesia Komang Teguh. Setelah itu, Thailand harus bermain dengan sembilan pemain karena Jonathan Kemdee mendapat kartu kuning kedua.

Gawang Thailand kembali bergetar pada menit ke-107. Kali ini Fajar Fathur Rahman menjadi pencetak gol, saat ia berhasil memaksimalkan peluang yang dimilikinya.

Beckham Putra menjadi penutup pesta gol Indonesia, saat ia membobol gawang Thailand melalui sepakan jarak dekat pada menit ke-119. Indonesia pun meraih medali emas SEA Games ketiganya.

Daftar susunan pemain timnas dari Indonesia dan Thailand di Final SEA Games 2023:

Indonesia: Ernando Ari, Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Komang Teguh, Haykal Alhafiz, Alfeandra Dewangga, Muhammad Taufany, Marselino Ferdinan, Fajar Fathur Rahman, Ramadhan Sananta, Witan Sulaeman

Thailand: Sopowin Rakryat, Airfan Doloh, Bukkoree Lemdee, Chatmongkol Rueangthanarot, Jonathan Kemdee, Songchai Thongcham, Channarong Promsikraew, Teerasak Poeiphamai, Achitpol Keererom, Settasit Suvannaseat, Chayapiyat Supunpasuch.(*)

Categories
Uncategorized

Tim Sepakbola Jabar 1, Sabet Piala KSAD Liga Santri PSSI 2022 Melalui Drama Adu Penalti

Koran Jurnal, Jakarta – Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo S.I.P., memberikan dukungan penuh dengan hadir langsung menyaksikan laga final tim Jabar I yang diwakili Ponpes Salafiyah Al Falah Bojongsoang Kab. Bandung menghadapi Jatim III yang diwakili Darul Huda Mayak Ponorogo dalam ajang Liga Santri Piala Kasad PSSI tahun 2022 yang diselenggarakan di Stadion Madya Senayan Jakarta, Sabtu (22/10/2022).

Demikian disampaikan Kapendam III/Slw Letkol Inf Adhe Hansen seusai melaksanakan olahraga di Lapangan Gasibu Jl. Diponegoro, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/10/2022).

Lanjut dikatakannya, sesaat sebelum dimulai laga puncak partai final, gelaran Liga Santri Piala Kasad juga turut diramaikan oleh penampilan dari Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) Akademi Militer, atraksi terjun payung dan penampilan – penampilan lainnya serta penekanan tombol sirine oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman sebagai tanda final Liga Santri Piala Kasad dimulai, ditandai juga dengan pemberian bola kepada Kasad oleh tim penerjun kemudian diserahkan kepada wasit.

Pada laga waktu normal hingga berakhir kedua tim tidak mampu mencetak gol yang berakhir dengan kedudukan 0-0. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti yang berakhir dengan kemenangan tim jabar I dengan skor 5-3.

Pasca pertandingan, tim Jatim III yang naik ke podium 2 mendapatkan pengalungan medali, serta uang pembinaan senilai 100 juta rupiah yang diberikan langsung oleh KSAD.

Sementara, Tim Jabar I yang berhasil menunjukkan taringnya di ajang Liga Santri naik podium 1 mendapatkan pengalungan medali dan uang pembinaan senilai 125 juta rupiah serta trophy yang diberikan langsung oleh Menpora RI Prof. Dr. Zainudin Amali, SE, M.Si.

Dikatakan kepada awak media, KSAD mengucapkan syukur karena Liga Santri Piala Kasad berjalan dengan lancar dan sukses.

“Dari 1119 tim seluruh Indonesia, para santri melakukan pertandingan sepak bola dari mulai tingkat Kecamatan, Kabupaten, sampai Provinsi dan finalnya di Jakarta, Alhamdulillah tidak ada hal-hal yang memicu terjadinya gesekan, hal ini karena basic para pemain berasal dari santri sehingga seluruh pertandingan berjalan dengan kondusif,” tuturnya.

KSAD menjelaskan diadakannya Liga Santri ini merupakan sumbangsih TNI AD kepada Pemerintah, masyarakat dan dunia olah raga untuk mencari bibit unggul yang berprestasi bagi PSSI maupun Timnas.

KSAD pun menyampaikan bahwa para pemain yang meraih juara akan mendapat prioritas apabila berminat mendaftar menjadi prajurit TNI.

Kapendam menambahkan, pada ajang Liga Santri Piala KSAD 2022, pemain tim Jabar I Wildan Ferdiansyah yang berposisi kiper dinobatkan sebagai man of the match, sementara Muhammad Rizky Indrawan dari Jatim II sebagai top scorer yang berhasil mencetak 12 gol.(pen)

Categories
Olahraga TNI

Pangkoarmada I Resmikan Stadion Sepak Bola dan Penamaan Gedung Mako Kolat Koarmada I

Koran Jurnal, Jakarta – Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., meresmikan Stadion Sepak Bola dan pemberian nama Gedung Utama Mako, dan Gedung Puslan Kolat Koarmada I, Jum’at (29/05/2020).

Dalam sambutannya, Pangkoarmada I menyampaikan bahwa saat ini Koarmada I sangat membutuhkan fasilitas olahraga yang memadai untuk membina atlet-atlet berprestasi juga untuk membina fisik serta sarana rekreasi prajurit Koarmada I. Dengan adanya penambahan fasilitas olahraga ini, diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan prestasi prajurit TNI Angkatan Laut wilayah Barat.

Stadion Sepak Bola di Kolat Koarmada I diberi nama “Viyata Jales Yudha”, yang memiliki arti tempat pengembangan ilmu peperangan laut dan juga merupakan visi dari Kolat Koarmada, yang diharapkan memberikan motivasi semangat belajar dan berlatih bagi prajurit TNI Angkatan Laut wilayah Barat.

Sedangkan Gedung Utama Mako Kolat Koarmada I diberi nama “Andromeda” dan Gedung Puslan dengan nama “Yupiter”, nama tersebut merupakan nama planet sebagai simbol penentu arah dalam bernavigasi para pelaut dari zaman ke zaman sampai ditemukan peralatan navigasi yang canggih.

Kegiatan dirangkaikan dengan olahraga bersama prajurit Koarmada I dan kegiatan Ketahanan Pangan dengan penanaman pohon, panen sayuran, serta penebaran bibit ikan.

Kegiatan dihadiri oleh Danlantamal III, Pejabat Utama Koarmada I, Ketua Daerah Jalasenastri Armada I beserta Pengurus, serta Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil Koarmada I.(disp/red)

Categories
Megapolitan Ragam

Batalkan Pertandingan Sepak Bola dengan Israel, Capres Alternatif Indonesia Sam Aliano Beri Apresiasi Sikap Tegas Argentina

Koranjurnal.co.id, Jakarta – Calon presiden alternatif 2019 Sam Aliano bersama sejumlah relawan pendukungnya mendatangi kantor Kedutaan Besar Argentina yang berada di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (07/06/2018).

Maksud dan tujuan mereka adalah untuk memberikan ucapan dan ungkapan terima kasih kepada pemerintah Argentina, negara asal dari pemain sepakbola handal Lionel Messi atas pembatalan laga pertandingan sepak bola antara tim kesebelasan nasional Argentina melawan Israel.

Ungkapan rasa terima kasih yang pertama kali dilakukan oleh capres alternatif Sam Aliano ini tidak biasa terjadi, karena layaknya bukan suatu kemenangan dari hasil sebuah pertandingan melainkan bentuk apresiasi terhadap sikap tegas yang diambil oleh pemerintah Argentina untuk membatalkan laga pertandingan sepak bola tersebut.

Sam Aliano menilai sikap tegas pemerintah Argentina itu juga merupakan bentuk protes negara Argentina kepada perlakuan keji bangsa Israel terhadap bangsa Palestina.

Sebagai warga negara Indonesia berdarah eropa yang juga sudah cukup lama menetap di Indonesia, Sam Aliano adalah orang yang pertama kali mengucapkan selamat serta berterima kasih atas keberanian negara Argentina dalam mengambil keputusan.

“Saya selaku calon presiden Republik Indonesia mewakili para relawan dan rakyat Indonesia berterima kasih kepada Argentina, negara asal Lionel Messi,” ucapnya di lokasi.

“Ini kabar gembira dan mengejutkan dunia dari negara hebat dan berani berkata ‘tidak’ kepada Israel. Kami Rakyat Indonesia berdoa semoga Argentina bersama Lionel Messi menang Piala Dunia di Rusia, amin. I love you Argentina, love Lionel Messi, kiss,” ungkap Sam Aliano.

Sam Aliano yang kesehariannya sebagai pengusaha dan Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI) itu mengatakan, berjanji akan menolak Israel masuk ke Tanah Air, jika menang menjadi Presiden Indonesia.

“Pembantaian terhadap rakyat Palestina dan tolak warga Indonesia masuk Israel. Saya janji akan sama, tolak Israel masuk Indonesia. Saya lakukan ketika satu jam setelah saya dilantik menjadi prersiden. Indonesia tidak butuh Israel,” tegas dia.

Tak tanggung-tanggung, Sam juga membawa karangan bunga bertuliskan terima kasih kepada Argentina atas pembatalan pertandingan dengan Israel. selain karangan bunga, Sam Aliano juga membawa bunga tangan dan surat atas nama organisasi dan masyarakat sebagai bentuk terima kasih kepada duta besar Argentina.

Para relawan dan pendukung capres Sam Aliano pun kompak mengenakan kaos bergambar capres Sam Aliano. “Saya akan jadi Mahathir Mohamad Indonesia,” imbuhnya.(ton)